suatu hari tepat nya siang hari di yorozuya.
"gin chan gin chan lihat lihat" kagura memanggil gintoki yang sedang menikmati tidur siang nya dengan posisi mengangkat kaki dan seperti biasa wajah nya ditutupi majalah jump.
" gin chaaan" kagura
mencoba memanggil nya lagi
"berisik" sahut gintoki
"kalau kau mengeluh makanan sadaharu habis,suruh saja dia bermeditasi nanti lapar nya hilang.atau cari
saja makan diluar asalkan jangan gigit
kepala orang."
"aku bukan bicara tentang sadaru bodoh!
sadaharu baru saja makan aru". sungut kagura
"lalu apa?, jangan menganggu ku sedang bermimpi bertemu dengan gadis panas padahal baru saja aku ingin memegang pantat nya". gumam gintoki.
muncul Vena pertigaan di pipi kagura
"aku tidak perlu mendengar kan mimpi mesum mu itu aru. atau mungkin gadis yang kau maksud itu tsukki." kata kagura
memperlihatkan wajah mengejek nya
bermaksud untuk menggoda gintoki .
gintoki langsung terbangun karena wanita
khayalan nya langsung berubah menjadi
tsukuyo.
"apa sedang kau bicarakan bakayaro, mana mungkin aku memimpikan si drunk
terminator itu, lagipula kenapa harus dia?!!
Kenapa tidak ketsuno ana."
"itu karena dua hari lalu waktu ulang tahun seita gin-chan memegang pantat nya tsukki juga kau terlihat meremasnya. kalau aku ingat cuman tsukki satu satu nya
wanita yang sudah kau pegang dada nya aru."
"itu hanya kecelakaan kau tau, aku sedang mengambil bokuto ku tapi ternyata bokuto ku ada di belakang tsukuyo jadi nya tangan ku nggak sengaja menyentuh pantat nya, asal kau tahu nyawa Ku hampir saja di renggut oleh drunk Terminator itu" sanggah gintoki .
"itu sama saja kau memegang nya
aru" kata kagura.
"SUDAH KUBILANG ITU TIDAK SENGAJA"
gintoki mulai berdiri.
pfft kagura menutup mulutnya dengan
tangan "ayolah gin chan kau pasti senang
memegang nya kan . karena
selain aku kagura yang mempunyai nice
body, tsukki juga punya nice body aru
apalagi payudara nya yang besar ditambah
lagi tsukki memakai kimono yang
memperlihatkan paha yang mulus dan juga
pantat nya montok,aku bertaruh pasti gin-chan ingin sekali menggrepe pantat
dan paha nya tsukki kan". kagura menunjuk
gintoki dengan wajah mengejek nya.
"berisik!!, jangan sok tau kau kagura
emangnya tau apa kau kalo aku tergoda
atau tidak, jangan sombong dulu mentang kau
punya nice body, payudara mu itu
masih kurang besar tau." muncul
vena perempatan di dahi kiri kagura
"kalau kau mau payudara besar sini biar
aku gre-
DUAGH!!
"alphonse"
kagura menendang wajah gintoki sehingga
dia tersungkur dan membuat darah
dihidung nya keluar.
"oii,kalau kau masih mengatakan nya aku
akan menendang biji o*ong mu itu" kagura
memberi death glare kepada gintoki.
"Padahal kau tadi yang memulai nya" bisik gintoki
"Ngomong-ngomong apa yang kau ingin perlihatkan pada ku?". Gintoki duduk di sofa dan menyilangkan kaki nya seperti biasa. Kagura seketika tersenyum cerah dan mulai menunjukkan sesuatu dibelakang nya
"Lihat gin-chan baju yang baru ku beli ini aru Bagus kan?"
Gintoki sedang mengupil "iya iya bagus untuk-, tunggu dulu kau beli baju?"
kagura mengangguk senang "lihat ini gin-chan warna pink yang cantik,sekali sekali aku ingin baju warna pink tidak terus terusan aku memakai baju warna merah, itu membosankan aru".
"KAGURA dimana kau mendapatkan baju itu?!!, apa kau mencuri nya apa kau menggoda si om yang kesepian jadi nya mereka akan membelikan mu baju apa kau-" Duagh lagi-lagi wajah gintoki dipukul oleh kagura.
"jangan asal bicara gin-chan tidak mungkin aku mencuri,kalo aku mencuri sudah pasti polisi akan menangkapmu"
"kenapa menjadi menangkapmu bukan nya kau?" kata gintoki bingung sekaligus marah.
"tentu saja aku masih dibawah umur aru, walaupun tubuh ku seksi tapi mereka tidak bisa menangkap ku itulah kenapa mereka akan menangkapmu"
" DAN KENAPA HARUS AKU,kenapa tidak shinpachi saja umur nya sudah 18 tahun"
tiba tiba terdengar suara shinpachi
" kenapa dengan aku, ah aku kembali"
shinpachi habis dari rumah nya karena membantu kakak nya otae untuk mengajar di Dojo.
" tetap saja Aru, karena gin-chan
yang paling tua disini,pasti mereka akan mengintrogasi gin-chan lalu menangkap gin-chan" kagura melipat tangan di dada nya.
" huh dari pada menggoda om om kesepian lebih baik aku menggoda om juragan ayam, agar aku bisa makan telur sepuasku"
"yak,itu sama saja dengan om om kagura- chan" seru shinpachi.
gintoki mendecih dan meletakkan tangan di pinggang " kalau begitu kau suruh saja mereka menangkap juragan ayam mu itu juga dengan mu"
"APA KAU BILANG HAAHH?!!". Kagura menarik kerah kemeja gintoki dan akhirnya mereka bertengkar.
shinpachi menengahi mereka "sudah tenanglah kalian berdua, sebenarnya apa yang terjadi apa maksud kalian dengan ditangkap?" tanya shinpachi bingung
"kagura menggoda om om jadinya-"
"BUKAN, aku membeli baju dan memperlihatkan ke gin-chan tapi dia bilang aku mencuri nya aru"
"eh, kagura-chan membeli baju?"
kagura mengangguk senang, "aku juga membeli cukup banyak-" kagura memperlihatkan lima tas belanjaan nya
"SUDAH KUDUGA DIA PASTI-" BUAAGHH
"AKU BILANG BUKAN SIALAN!!!" kagura menendang gintoki hingga terlempar
"Elric" gintoki tergeletak dilantai
"memang nya kenapa kalo kagura-chan punya baju baru? itu wajar kok? lagipula kan kagura-chan sudah besar,apakah itu masalah?" tanya shinpachi. gintoki langsung bangkit dari lantai.
"TENTU SAJA ITU MASALAH PATTSUAN!!! dari mana dia mendapat kan baju itu?, dia kan sudah punya baju yang dia pakai waktu gintama the final"
" itu sudah kekecilan gin-chan kau tidak lihat baju itu sudah singkat dan aku hanya punya satu model baju yang pas dengan badan aku" sanggah kagura.
" apa salah nya jika punya satu model baju?!, lihat aku hanya pakai setelan jas celana hitam dan yukata putih,shinpachi juga dengan kimono bergaris nya". kata gintoki menunjuk kearah shinpachi.
"tidak Aru,kau tidak ingat apa kalo aku sepanjang anime aku selalu mengganti model baju ,itulah kenapa aku membeli baju baru karena semua baju dulu sudah tidak muat." sanggah kagura lagi.
"kalau begitu mulai sekarang kau hanya akan memakai satu model saja" kata gintoki mencoba meraih baju yang di pegang kagura.
"tidak mau, kau tidak bisa mengubah apa yang sudah di buat anime Aru. one p*e saja berganti baju setiap arc, masa kita tidak mengganti baju juga." kagura Langsung memeluk baju yang dia pegang agar gintoki tidak bisa mengambilnya.
"anime gintama sudah tamat!!, dengan keluar nya the final tanda nya anime ini sudah tamat, juga kalo mau berganti baju seperti one p*e kau pergi saja ke to* suruh mereka mengubah model baju mu sekalian juga dengan otak mu ." ujar gintoki kesal.
"bohong, pasti itu cuman prank dari si goriila, lihat saja movie kedua gintama,mereka kira kita benar-benar tamat tapi dua tahun kemudian kita kembali dengan season baru dan karena season baru itu kita mendapatkan rating tertinggi".
"TIDAK,anime ini beneran sudah tamat!! bahkan manga nya saja sudah tamat, tidak perlu lagi di perpanjang.kau tahu
sudah berapa kali Shueisha menolak manga ini tamat, dan akhirnya sudah selesai saat nya gorilla itu kembali ke habitat nya."
seketika muncul gambaran di belakang gintoki,terlihat sorachi- oh maaf maksud nya gorilla di dalam kandang sedang nikmat menggaruk pantat nya "uho".
"sekarang yang ada hanya lah fanfic dari para penggemar,semua nya adalah tulisan jadi mereka tidak akan tau baju apa yang kau Pakai,makanya berikan baju mu" gintoki masih berusaha mengambil baju dari pelukan kagura.
"tidak gin-chan, mereka bisa membayangkan nya, itulah gunanya fanfiction untuk mereka menggunakan imajinasi nya, maka dari itu aku menjelaskan pada mereka baju apa aja yang ku pakai setiap di adegan ku" kata kagura dengan percaya diri nya.
"mana ada fanfic seperti itu kagura-chan!! kau pikir mudah menjelaskan baju apa yang kau pakai setiap kau tampil.itu hanya mempersulit author fanfic ini dan juga bukan nya ber imajinasi tapi malah membuat pembaca bingung."
shinpachi mulai dengan tsukomi nya.
"duuh kalian berdua ini, bisakah kalian berhenti bertengkar?. gara gara kalian kita sudah menghabisi ratusan atau mungkin ribuan kata hanya untuk pertengkaran kalian berdua" shinpachi merapikan letak kacamatanya nya.
"juga ini adalah fanfic sesudah anime gintama tamat, kalian tahu pasti ada penggemar yang merindukan anime ini. jadi nya sang author membuat fanfic ini untuk memenuhi kerinduan penggemar terhadap anime gintama". kagura dan gintoki awal nya bertengkar menjadi berhenti.
"benar aru, pasti nya para pembaca dan fans bingung kenapa gantungan kacamata bertambah tinggi".kagura meletakkan tangan di dagunya.
muncul Vena perempatan di dahi shinpachi. "SIAPA YANG KAU BILANG GANTUNGAN KACAMATA?!!" kata shinpachi dengan kesal.
"benar juga kata kagura, bukan hanya tinggi saja tapi lihat bahu nya bertambah lebar. dulu nya hanya sekedar kayu yang kecil untuk gantungan kacamata tapi sekarang sudah bertambah lebar,jadi tidak mungkin meletakkan kaca mata disana". gintoki mulai berfikir. "hoaaa" gintoki terlihat mendapat sesuatu.
"ada!!, tepat nya di antara selangkangannya. pasti penggemar dan pembaca mengira tempat menggantung kacamata disana-".
"MANA MUNGKIN MEREKA MEMIKIRKAN ITU!!!, KAU JANGAN MEMBUAT SEOLAH PENGGEMAR DAN PEMBACA BERPIKIR SAMPAI SEJAUH ITU, ITU HANYA PIKIRAN ANEH MU SAJA!!" shinpachi kesal dengan gintoki tapi dia mencoba sabar,ia menarik nafas untuk menenangkan dirinya.
"Duuh sudahlah, bertengkar ini nggak ada artinya.ya memang kalo sudah biasa kita sering bertengkar,tapi pertengkaran kalian tadi itu buang waktu saja seluruh baris paragraf dan kata hanya habis dengan kalian saja.
jika ada pembaca yang rajin membaca mereka pasti biasa saja tapi bagaimana pembaca itu malas? pasti mereka bakal langsung mengskip adegan kalian itu". shinpachi memberi ceramah pada gintoki dan kagura
"itu salah gin-chan dia duluan yang menyalahkan aku Aru" kagura menunjuk gintoki lagi.
"HAh, bukan nya ini memang-"
"tenang dulu gin-san" shinpachi memotong perkataan gintoki.
"kalo aku pikir seperti nya baju itu pasti dari umibozu-san, mungkin dia membeli kan kagura-chan baju karena kan kagura-chan sudah besar" ujar shinpachi dengan lembut. ia kemudian berjalan ke arah tas belanjaan kagura
"tapi dia bilang membeli nya pattsuan,MEMBELI NYA!!" gintoki menyelah
"Eh?. y-ya mungkin saja umibozu-san tidak memberi kan nya secara langsung berarti dia hanya memberi uang kepada kagura-chan untuk membeli nya sendiri"
gintoki terdiam. "benar juga,mungkin saja itu dari si pak tua botak itu." pikir gintoki
"aku memang membelinya" kata kagura
"tuh kan lihat-"
"tapi bukan dari papi" kata kagura,gintoki dan shinpachi menatap kagura bingung.
"huh?"
" MMMM, mana mungkin si botak itu memberikan ku baju". gintoki dan shinpachi masih kebingungan.
"eh?"
" ini pakai uang ku sendiri Aru,"
"kapan kau mendapatkan nya" tanya shinpachi.
"kemarin waktu kita mendapatkan klien Aru," kata kagura.
"eh kemarin?" kata gintoki bingung
" mmmm, waktu kemaren klien kita minta di perbaiki genting rumah nya,"
"oh waktu kemarin itu, aku ingat- eh tapi kenapa?" tanya shinpachi
" oi,tunggu jangan-jangan jangan-jangan kau-" gintoki mulai sedikit cemas takut yang dia pikirkan benar.
" iya waktu itu klien kita ibu-ibu memberi uang nya padaku Aru" kata kagura dengan polos nya
"kagura-chan" -shinpachi
"itu berarti"- gintoki
"KAU MEMAKAI UANG KITA UNTUK BELANJA BAJU MUU??!!!" gintoki dan shinpachi berteriak di depan kagura.
"memang nya kenapa?" tanya kagura masih dengan polos nya
"kenapa nya PALA MU, uang itu untuk kita,untuk makan kitaaa kenapa kamu membelikan nya bajuu" omel shinpachi.
"Aaaakh pantas saja aku seperti ada yang lupa ternyata uang itu, juga KENAPA DIA MEMBERIKAN NYA PADA MU" teriak gintoki kesal.
" itu salah mu gin-chan, waktu itu klien kita sedang ada pesta dan mereka mengundang kita, kau sedang mabuk, hanya di kasih sake saja kau sudah mulai mabuk Aru".
"kagura-chan kenapa tidak bilang padaku, kalo dia memberi uang padamu" tanya shinpachi frustasi.
"itu karena kau sibuk mengawasi gin-chan yang mabuk" balas kagura.
"t-tapi tidak mungkin kau bisa beli baju sebanyak ini" shinpachi melihat tas belanja kagura.
" oh itu, aku ada di kasih uang lagi sama seorang om-om"
"HUH?"
" iya waktu itu ada seseorang berteriak di dekat om-om itu jadi aku menendang om-om itu, tapi malah om-om itu memberi aku uang,Aru". kata kagura
"KENAPA JADI OM-OM ITU MEMBERIKAN MU UANG PADAHAL DIA SUDAH DI TENDANG, APAKAH DIA MASOKIS,APA DIA KIRA ITU LAYANAN MASOKIS,
bukan nya kau yang menggoda om-om itu tapi malah kau memalak om-om itu". timpal shinpachi.
"tapi di dekat om-om itu aku seperti melihat orang kita kenal" kata kagura
"huh?" -gintoki
"iya kalo nggak salah yang berteriak itu dia bertelinga kucing-"
"TERNYATA ITU CATHERINE!!!," teriak gintoki
"Kenapa dia?, apakah si om-om tidak sadar yang dia pegang itu Zaku yang sudah berkarat". ujar gintoki.
"tapi, yang di pegang om-om itu bukan Catherine" timpal
"eh?"
"iya Aru, waktu itu bukan dia yang di pegang, tapi orang disampingnya"
"TERNYATA BUKAAN CATHERINE hi hi ,juga kenapa dia berteriak seperti perawan saja, lagian siapa yang mau menggrepe kucing yang muka nya sudah seperti nenek-nenek itu". ujar gintoki
"dan orang di pegang om-om itu klien kita, yang ngira dia akan di palak oleh om-om itu, tapi ternyata si om-om sedang mabuk jadi nya minta tolong seseorang buat keluarin muntah nya"
"KENAPA SI OM-OM ITU MINTA BANTU BUAT KELUAR IN MUNTAH NYA SENDIRI,JUGA SIAPA YANG MAU NGELIHAT MUNTAHANNYA BIKIN JIJIK SAJA". timpal shinpachi.
"karena itulah aku menendang si om-om itu buat keluarin muntah nya,lalu dia kasih aku uang sebagain ucapan makasih nya". ujar kagura
"JADI ITU ALASAN NYA" timpal Shinpachi
"dan setelah itu klien kita langsung kasih bayaran nya ke aku, karena aku udah nolongin nya. jadiiii,uang ini untuk aku maka itulah aku mutusin untuk berbelanja baju" kata kagura dengan senang
"MANA BISA SEPERTI ITU KAGURA!!!!, karena dia klien yorozuya berarti itu uang punya YOROZUYA!!!!".ujar gintoki marah
"tidak gin-chan ini punya ku klien itu memberikan ny padaku jadi ini punyaku,lagian lebih baik uang ini di belanjakan daripada dihambur kan main Pachinko". ujar kagura
"Aku Tidak menghamburkan nya!!!! tapi aku menggandakan nya, jika aku main Pachinko maka aku akan bisa melipat ganda kan nya". sanggah gintoki tidak terima.
"mana ada menggandakan, Yang ada hanya kau menghabisinya!!!. setelah itu kau tidak membayar gaji kami sama sekali".
"itu benar gin-san, setiap kau bermain judi dan Pachinko pasti kau tidak akan membayar gaji kami". Timpal shinpachi
"diam tidak usah ikutan kau megane sialan!!".kata gintoki, lalu muncul Vena perempatan di dahi shinpachi.
"Ah sudah cukup kita harus mengembalikannya, shinpachi coba liat apakah struk nya masih ada" perintah gintoki.
"baik" jawab shinpachi dan mencoba mencari struk belanja di tas belanjaan kagura
"tu-tunggu kalian jangan seenaknya mengembalikan baju ku, Oi Shinpachi jangan berani sentuh belanjaan ku". kagura mendekati shinpachi
"lepas kan tangan mu dari belanjaan ku shinpachi" lalu terjadi tarik menarik baju antara shinpachi dan kagura diikuti juga oleh gintoki
"kagura kau lepasakan ini demi kebaikan dan kelangsungan hidup kita, dengan mengembalikan
baju ini" kata gintoki
"KELANGSUNGAN HIDUP APA NYA!! yang ada kau main Pachinko dan membuat kita kelaparan" kata kagura tidak terima
"SUDAH KUBILANG AKU MENGGANDAKAN NYA" sanggah gintoki
"Kagura-chan cepat lepaskan, jika kita tidak mengembalikan baju ini kita tidak akan makan hari ini, kau kan sudah ada baju yang kau pakai waktu gintama the final" kata shinpachi
"HEH shinpachi kenapa kamu jadi mengikuti kata gin-chan, bukan nya kau tadi bilang wajar aku membeli baju karena aku sudah besar" kata kagura kesal
"Aku tarik kembali kata kata ku" sanggah shinpachi
"MANA BISA SEPERTI ITU" kata kagura kesal
"Ah sudah cukup, cepat berikan baju mu kagura"
"Tidak mau Aru"
Dan terjadi lah tarik menarik baju hingga.
SRREEK
"eh?"
Akhirnya baju itu menjadi robek shinpachi dan gintoki berkedip tidak percaya
"anu kagura-chan kita bisa bicarakan ini" shinpachi
"Ano sebaiknya baju ini tidak usah di kembalikan, kita kembalikan saja baju yang lain, ya kan kagura" gintoki
Kagura mengepalkan tangannya bersiap untuk memukul
"Kalian..Kalian sudah merobek baju ku, kalian..kalian. GANTI BAJU KU YANG BARUUUU"
BUAAGHH
DUAAGGHH
"AAAAAKKKKHHHHH"
di suatu tempat yang lain
Sekelompok orang memakai jubah hitam dan mereka tidak memperhatikan wajah nya.
"Bagaimana? Apa kalian mendapatkan nya?" kata seorang bejubah hitam yang bisa dibilang ketua nya
"kami telah berhasil mendapatkan nya,
walaupun mengalami sedikit kesulitan tapi kami berhasil mengatasinya " kata seorang berjubah yang satu nya
"Bagus sekarang tinggal satu alat lagi, apakah kalian sudah mendapatkan informasi tentang alat yang kita cari?" Tanya orang bejubah hitam ke orang bejubah hitam lain nya
"Sudah pak kami telah menemukan lokasinya, tempat barang yang kita cari ada di Edo tepat nya di tempat sang penemu terhebat Edo yaitu gengai". Kata seorang berjubah hitam yang memegang sebuah tab
"Ohh Edo,huuuh sungguh tempat yang kubenci tapi mau gimana kan lagi kalo semua yang kita cari dan perlukan ada disana". Kata pria jubah hitam di sebelah kanan
"10 bulan setelah perang di terminal Edo, tidak disangka kita kalah kedua kali nya meskipun sudah membangkitkan tendoshu, tapi masih saja tidak bisa mengalahkan para monyet itu" kata pria jubah hitam di sebelah kiri.
"Itulah kenapa tidak akan pakai cara yang sama dilakukan oleh teman-teman kita yang dulu. kita harus pikirkan cara yang berbeda."
tbc
