Chapter 4 + Pengumuman

Disclaimer :

-Naruto : Masashi Kishimoto

-High School DxD : Iciei Ishibumi

Rate : M

Warning : typo,abal,gaje,lime,lemon( beberapa chapter kedepan)

Summary : Naruto Uzumaki, pahlawan Konoha yang telah mengalahkan Kaguya. Tapi ia harus menggorbankan dirinya dan terjebak didimensi lain untuk selama-lamanya. Dengan kekuatannya yang tidak sengaja tersegel, bagaimana cara Naruto mendamaikan dimensi barunya bersama teman iblisnya

.

.

Kiba ingin pulang dari sekolah, ia sedang malas untuk berada diruang ORC.

''Haah..'' helaan nafas dari mulut Kiba menandakan ia sedang banyak pikiran.

Diperjalanan, ia tak sengaja melihat wadah ramen cup tergeletak disamping tempat sampah. Melihat wadah ramen membuat Kiba teringat dengan Naruto.

''Hai, namaku Naruto Uzumaki, cukup panggil aku Naruto saja. Aku sangat nenyukai ramen, bahkan aku sanggup memakan sepuluh mangkok ramen. Hehe.''

Kiba mengenang masa-masa ketika pertama bertemu dengan Naruto diatap sekolah.

Kiba mendekati wadah ramen tersebut dan membuangnya ditempat sampah yang berada disampingnya.

''Naruto, apa benar kau sudah tiada ?'' kata Kiba sambil menatap langit yang berwarna biru, persis dengan warna mata Naruto.

.

.

''Koneko apa kau melihat Kiba ? Sedari tadi aku tidak melihatnya.'' tanya Rias dibalas gelengan dari Koneko yang sedang memakan cemilan.

''Haah.. Kemana dia ?'' kata Rias.

''Bochou, bagaimana pendapatmu tentang kekuatanku ?''Issei bertanya kepada Rias tentang kekuatannya yang sekarang.

''Sejauh ini kau semakin hebat dan kekuatanmu semakin meningkat.'' kata Rias memberikan komentar.

''Yes ! Sebentar lagi aku akan menjadi king harem, dan untuk sementara anggota haremku saat ini Rias-chan. Dan kedepannya Akeno-chan, kedepannya lagi Sona kaichou. Walaupun Sona kaichou galak dan bermuka datar, tapi aku pasti bisa meluluhkan hatinya. Dan haremku kedepannya lagi Koneko-chan, dan terus bertambah. Dan aku bisa meremas oppai yang indah.'' Issei membayangkan dirinya dikelilingi wanita cantik diseluruh dunia dengan muka mesumnya.

''Cih.'' Koneko hanya mendecih tak suka dan Akeno hanya memutar bola matanya bosan.

.

.

Sudah tiga hari Naruto menginap dirumah/kerajaan Yasaka, dan Kunou semaki lengket dan semakin manja kepada Naruto. Hmm, ada yang tidak beres dengan Kunou.

''Tok tok tok''

Pintu kamar inap Naruto diketu oleh Kunou.

Cklek

''Ada apa Kunou ?'' tanya Naruto penasaran kenapa malam-malam Kunou belum tidut.

''Onii-chan belum tidur ?'' tanya Kunou tanpa menjawab pertanyaan Naruto.

''Belum. Ini Onii-chan akan tidur.''kata Naruto.

''Oh.. Kalau begitu Onii-chan tidur saja, Kunou juga ingin tidur.'' kata Kunou sambil menuju kamarnya.

Beberapa menit kemudian.

''Tok tok tok''

Cklek

''Kenapa Kunou ? Apa kau tidak bisa tidur ?'' tanya Naruto kepada Kunou sambil mengucek mata kananya.

''Tidak Onii-chan, kunou hanya memastikan Onii-chan sudah tidur atau belum. Kalau belum, Onii-chan harus cepat tidur, kalau tidak besok Onii-chan bangun kesiangan. Baiklah Onii-chan, Kunou akan kembali kekamar Kunou.'' kata Kunou membuat Naruto bingung.

''Kenapa dengannya ?'' tanya Naruto pelan.

Beberapa menit kemudian, Kunou datang kembali.

''Tok tok tok''

Kali ini Naruto tidak membuka pintu.

''Apa Naruto Onii-chan sudah tidur ya ?''

Cklek

Kunou membuka pintu kamar Naruto dan masuk dengan pelan.

''Onii-chan, apa kau sudah tidur ?''tanaya Kunou disamping telinga Naruto dengan suara pelan.

Tidak ada jawaban dari Naruto menandakan ia sudah tertidur pulas.

''Ternyata Onii-chan sudah tidur. Baiklah.'' Kunou naik keatas ranjang tempat Naruto tidur. Bukan hanya naik ranjang, Kunou naik ketubuh Naruto, ia tidur diatas perut Naruto dan menjadikan dada Naruto sebagai bantal.

''Oyasumi, Onii-chan.''

.

.

''Ngh ?'' Suara erangan keluar dari mulut Naruto ketika Naruto bangun dari tidurnya. Hari sudah pagi dan ia merasakan tubuhnya seperti ditimpa sesuatu. Penasaran 'benda' apa yang berada diatasnya, Naruto melihat kedadanya dan menemukan wajah yang imut dan damai tidur terlelap didadanya.

''Kunou?''

Naruto berniat membangunkan Kunou, tapi ia urungkan niatnya karena tidak tega karena melihat Kunou tidur dengan nyamannya.

Cklek

''Kau sudah bangun Naruto ?'' ternyata Yasaka yang membuka pintu kamar Naruto dan masuk kedalam.

''Yah, begitulah Yasaka-san.''

''Apa aku perlu membangunkan Kunou ?'' tanya Yasaka agar Naruto tidak terganggu.

''Tidak usah, aku tidak tega membangunkannya. Lagi pula ia senang bersamaku.'' kata Naruto sambil mengelus kepala Kunou pelan.

''Kalau begitu, jika Kunou sudah bangun segera ajak Kunou kebawah untuk sarapan bersama''kata Yasaka dibalas anggukan oleh Naruto. Yasaka berjalan keluar kamar dan menuju meja makan yang berada dilantai bawah.

Sekitar lima belas menit Yasaka keluar dari kamar Naruto, Kunou terbangun dari tidurnya dan duduk diatas perut Naruto.

''Ohayo Onii-chan.'' Kunou mengucek mata kirinya dengan wajah sayu menambah kesan imut diwajah Kunou.

'Kawaii' Batin Naruto melihat wajah Kunou yang kelewat imut.

''Ohayo. Sebaiknya kau mandi terlebih dahulu Kunou-chan, setelah itu kita sarapan.''kata Naruto dibalas anggukan pelan dari Kunou.

''Apa Onii-chan sudah mandi ?'' Naruto menggelengkan kepala setelah mendengar pertanyaan Kunou.

''Kalau begitu, kita mandi bersama saja.''kata Kunou sambil menarik tangan Naruto untuk menuju kamar mandi.

''E-eh, Ku-Kunou tunggu sebentar.'' Naruto mencoba menghentikan langkah Kunou, tapi Kunou tidak mendengarkan dan terus menarik tangan Naruto.

Setelah sampai didalam kamar mandi, Kunou melepas pakaiannya satu-persatu dan menampilkan tubuhnya yang mulus. Dengan dada yang masih rata dan kemaluan yang masih rapat.

''Onii-chan, cepat lepas pakaianmu. Apa Onii-chan ingin mandi dengan mengenakan pakaian ?''

''A'?'' otak Naruto yang masih memproses apa yang terjadi, hanya menampilkan wajah bodohnya saja.

''Eeeeeh!? Apa yang kau lakukan Kunou ?'' teriak Naruto setelah sadar apa yang terjadi dengan Kunou. Padahal Kunou sudah melepas pakaiannya dari tadi, tapi otak Naruto baru conec sekarang.

''Tentu saja mandi Onii-chan. Cepat buka pakaian Onii-chan.'' kata Kunou sambil menunjuk kearah Naruto.

Naruto hanya pasrah dan melepas pakaiannya dan menyisakan celana dalamnya.

''Onii-chan ? Kenapa celana dalam Onii-chan tidak dilepas ? Apa Kunou perlu melepaskannya ?'' Kunou mendekat kearah Naruto ingin meraih pinggang Naruto.

''Ti-tidak usah Kunou-chan, O-Onii-chan bisa sendiri.'' terpaksa Naruto membuka celana dalamnya. Wajah Kunou memerah setelah melihat kemaluan Naruto yang menggantung dengan bebasnya.

''Ayo mandi Onii-chan.'' Kunou menceburkan dirinya kedalam bak berukuran besar yangberisi air hangat. Naruto juga menceburkan dirinya agar Kunou tidak melihat benda berharganya terlalu lama.

''Onii-chan, bisa kau gosokkan punggungku ?'' tanya Kunou menyerahkan sabun mandi.

''Mm'' naruto mengangguk sambil menerima sabun dari Kunou.

Setelah Naruto menggosok punggung Kunou, Kunou membalikkan badannya kehadapan Naruto.

''Onii-chan, tolong gosokkan dadaku ya ?''

Glek

Naruto menelan ludah dengan susah payah mendengar permintaan Kunou.

Dan mandi pagi hari ini diakhiri dengan Naruto yang menahan hasratnya dengan susah payah akibat godaan Kunou yang disengaja atau tidak.

.

.

''Onii-chan, ayo main ditaman.'' kata Kunou setelah selesai sarapan.

''Tunggu Kunou-chan, Onii-chan masih makan.'' kata Yasaka disetujui oleh Naruto dengan menganggukkan kepalanya.

''Umm'' gumam Kunou sambil mengerucutkan bibirnya menambah kesan imut bagi siapa saja yang melihatnya.

''Sabar ya Kunou-chan, beberapa suap lagi Onii-chan akan selesai.'' kata Naruto.

''Onii-chan, kunou ketaman dulan ya ? Nanti Onii-chan jangan lupa menyusul.'' kata Kunou dibalas anggukan oleh Naruto.

Kunou berlari keluar dari ruangan menuju taman.

''Yasaka-san,, aku pergi menyusul Kunou ketaman dulu. Kasihan dia menunggu lama.''

''Baru saja Kunou keluar, pasti tidak lama Naruto.'' kata Yasaka.

''Hehe.'' Naruto hanya nyengir sambik berjalan keluar.

Sesampainya ditaman, Narutosama sekali tidak menemukan kunou.

''Kunou...'' panggil Naruto sambil memandang sekeliling, tapi tidak menemukan kunou ditaman. Dibangku taman tidak ada, diayunan tidak ada

Naruto berniat kembali kedalan istana sebelum teriakan membuat Naruto harus melihat kebelakang.

''ONII-CHAN.''

Bruk

Tubuh Naruto diterjang oleh Kunou yang berlari dengan kencangnya menyebabkan Naruto jatuh ditimpa Kunou.

''Itai..Kunou jangan berlari seperti itu.'' kata Naruto seraya bangun dari tidurnya dan duduk sambil meletakkan Kunou dipangkuannya.

''Hehe.'' Kunou hanya cengengesan menampakkan gigi taring rubahnya yang baru tumbuh.

''Onii-chan, apa Onii-chan akan pergi dari sini ?'' tanya Kunou menghadapkan dirinya kearah Naruto yang sedang memangkunya.

''Tentu saja, tidak mungkin Onii-chan terus disini.''

Kunou sedih mendengar pernyataan Naruto.

''Tapi tenang saja Kunou-chan. Onii-chan akan menginap disini beberapa hari lagi, jadi kita masih bisa main sepuasnya kan ?'' kata Naruto dibalas anggukan oleh Kunou.

''Baiklah Kunou-chan, ayo kembali kedalam.''

''Ayo Onii-chan.''Kunou berdiri dari pangkuan Naruto.

Kunou dan Naruto masuk kedalam Istana dengan Kunou yang digendong oleh Naruto.

.

.

Sudah seminggu lebih Naruto menginap di negeri Yokai tempat Yasaka tinggal. Sekarang waktunya Naruto kembali kedunia manusia.

''Yasaka-san, terimakasih sudah memperbolehkanku menginap diistanamu.'' kata Naruto yang sedang berhadapan dengan Yasaka dan Kunou. Mereka sedang berdiri didepan gerbang istana.

''Sama-sama Naruto. Dan saya minta maaf jika selama kamu disini, Kunou selelalu merepotkanmu.'' kata Yasaka meminta maaf kepada Naruto.

''Tidak masalah, lagipula aku senang bisa bermain bersama Kunou.''kata Naruto sambil tersenyum.

''Onii-chan, apa Onii-chan tidak bisa tinggal lebih lama disini ? Kunou masih ingin bermain bersama Onii-chan.'' Kunou meneteskan air mata yang segera diusap oleh Naruto.

''Tidak Kunou-chan, Onii-chan tidak bisa berada di negeri Yokai terlalu lama. Jadi Onii-chan harus segera kedunia manusia.''

Kunou tambah sedih mendengar kata Naruto dan berlari kearah Naruto yang berada didepannya dan memeluk pinggang Naruto.

''Onii-chan, jaga diri Onii-chan dengan baik. Jangan lupa sarapan yang teratur dan olah raga, jangan lupa untuk berkunjung kesini.'' kata Kunou sambil menangis.

''Dasar kau ini, kau seperti ibuku saja Kunou-chan.'' Naruto mengusap kepala Kunou dengan halus.

''Baiklah Kunou-chan, Onii-chan akan segera pergi.'' kata Naruto melepaskan pelukannya dari Kunou.

''Yasaka-san aku pergi dulu, Kunou-chan jaga diri baik-baik ya ? Baiklah minna, aku pergi dulu. Sampai jumpa.!'' teriak Naruto dibalas lambaian tangan oleh para Yokai yang hadir digerbang istana.

SING

Naruto menghilang menggunakan hiraishin.

.

.

SING

Sebuah kilatan berwarna kuning muncul disebuah rumah yang sangat luas untuk ditinggali satu orang saja. Mungkin bisa menampung sepuluh orang.

''Hah...'' hembusan nafas keluar dari mulut pemuda pirang yang sedang memandang keluar jendela, lebih tepatnya kejalanan yang lumayan sepi.

''Eh ? Aura ini... Geremory.'' kata Naruto sambil memandang seorang gadis berambut putih berjalan lewat didepan rumah Naruto. Sepertinya gadis itu ingin pergi sekolah.

''Seekor Yokai ya ? Heh, ternyata kau sudah mendapat anggota baru, Rias '' kata Naruto sambil memasukkan tangannya kedalam saku celana.

Perempuan berambut putih yang bernama Koneko Tojou, merasa ada yang memperhatikannya, ia melihat kearah rumah yang besar dan melihat seorang pemuda pirang didekqt jendela sedang menatap kearahnya. Beberapa detik kemudian, pemuda itu pergi meninggalkan jendela dan Koneko melanjutkan perjalanannya.

.

.

T.B.C

.

.

Hai minna-san, jumpa lagi dengan saya author lio-kun11. Kali ini kita memasuki sesi ''Jawab Review.'' ini dia acaranyaaa.

1. Ibnu

''Maaf nih thor kalu Evil Pieces diambil berarti kematian, trs knp Naruto gak mati ?''

Jwb

''Itu dikarenakan didalam tubuh Naruto ada kekuatannya yang tersegel, jadi tubuh Naruto menyerap energi yang tersegel didalam tubuhnya sedikit-sedikit. Tapi itu hanya bertahan beberapa jam saja. Dan ketika Naruto akan mati, ada seorang kakek yang ternyata iblis murni yang tidak diketahui asal-usulnya dan memasukkan bidak King kedalam tubuh Naruto yang mengakibatkan Naruto tidak jadi mati.''

2. Pertapa sedeng

''Datangin beberapa Jinchuriki atau Shinobi buat jadi peerage Naruto.''

Jwb

''Hmm, itu boleh juga. Kenapa author gak kepikiran dari dulu ya ?''

3. Pain Overture

''Thor Narutonya bisa pake mode Kurama nggak.? Saran masukin Kuroka.:-)''

Jwb

''kalau pakai mode Kurama/Kyubi tentu saja bisa, kan segelnya Naruto udah dibuka, dan Naruto juga dilatih sama Rikuudo. Dan juga Rikuudo udah ngasih Naruto mata Sharingan. Pasti lebih kuat. Kalau soal Kuroka...sepertinya nggak authpr masukin deh, kan author udah masukin Koneko dalam harem Naruto, sedangkan Kuroka masih ada hubungan darah dengan Koneko. Jadi itu tidak boleh. Eh ? Mereka kan iblis, jadi hubungan terlarang pun tidak masalahkan ? Baiklah, akan author masukin Kuroka, tapi tidak menjadi peerage Naruto.''

4. 666-Avanger

''Thor gue milih Kunou, Gabriel, dan Rossweisse.

Jwb

''Kalau Kunou author setuju, tapi kalau Gabriel...dia dari fraksi Tenshin/Malaikat, masa' Akuma dengan Tenshin. Kalau Rossweisse, akan author usahain.''

Ok, sekian sesi ''Jawab Review'' hari ini. Maaf bila ada jawaban author yang kurang memuaskan dan author minta maaf juga karena tidak bisa membalas semua review yang ada.

PENGUMUMAN

Hai reader-san dan senpai sekalian, ini sangat penting untuk minna-san baca.

Untuk tanggal 01 Juli s/d 31 Juli 2018, author akan libur sebulan guys, jadi kalian bisa baca kelanjutan chap ini setelah tanggal 31 Juli. Yah, author terpaksa menunda membuat fic sebulan karena ada urusan disekolah yang sangat mendadak, jadi...yah kalian taulah. Dan sebagai maaf dari author, kelanjutan chap ini akan authhor tambahin wordnya. Jadi ingat, 01 Agustus author Up.

Walaupun author gak bisa Up selama sebulan, jangan lupa untuk meninggalkan sesuatu dikotak Review. Baiklah minna, jumpa lagi sebulan yang akan datang. Jaa Na~