Pukul 4:45,
Satu dering menyapa ponsel Chanyeol, pertanda panggilan masuk. Ponsel itu masih bergetar sebelum akhirnya diam dan tampilkan keterangan 1 missed call.
Pemilik ponsel?
Bukan masih terlelap kok. Justru sedang sibuk bersiap. Membersihkan diri di kamar mandi sambil sesekali bersenandung. Suaranya si merdu, andai saja tak dia buat-buat sampai ke tahap berteriak. Sumpah, karaoke Chanyeol di kamar mandi itu selalu buat kamar sebelah emosi.
Untung saat ini kamar sebelah sedang pergi.
Kembali ke kondisi dimana Chanyeol baru keluar kamar mandi dan langsung hampiri ponsel di meja samping lemari.
Nama Baekhyun tertera disana. Dengan satu panggilan tak terjawab dan dua pesan belum terbaca. Chanyeol tak mau buang waktu jadi dia coba untuk hubungi balik Baekhyun.
"Halo, Baek?"
Diseberang sana terdengar bunyi benda diletakkan dengan kasar.
"Jangan lupa rapat, Chan,"
"Iya ingat kok,"
"Baru bangun?"
"Baru selesai mandi,"
"Yasudah sana cepat siap-siap. Nanti telat,"
"Iya sayang,"
Panggilan dimatikan. Entah Chanyeol atau Baekhyun yang bergerak lebih dulu untuk tekan tombol merah.
Keduanya abai, terlalu tak acuh sampai lewatkan satu kata yang terlontar dari lisan Chanyeol.
Sayang.
