Chanyeol keluar dari area kampus saat jam tangannya tunjukkan angka 11:13. Terlalu malam untuk rapat dengan satu bahasan.

Entah apa yang buat anggota lain begitu kolot untuk satu suara akhir. Terlalu banyak kritik hingga berakhir pelik. Andai Chanyeol tak disana, mungkin rapat itu bisa berakhir adu kekuatan.

Chanyeol coba abaikan emosi yang mampir karena adu argumen tadi. Niat yang tadinya ingin bawa diri ke warung Mak Yen jadi batal karena emosi. Lagian sudah terlalu larut.

Akhirnya Chanyeol menepi sebentar ke salah satu pedagang kaki lima yang menjual nasi goreng. Masih duduk diatas motor, dia keluarkan ponsel dan buat satu panggilan.

"Baek?"

"Ya?"

"Sudah makan malam?"

"Sudah,"

"Pukul?"

"Sembilan tadi,"

"Aku mampir ya,"

"Oke,"

Panggilan terputus, Chanyeol turun dari motor dan segera hampiri penjual nasi goreng yang tampak sibuk meracik bumbu.

"Mang, nasi gorengnya dua teh angetnya dua,"

Setelah yakin penjual mendengar pesanannya, Chanyeol duduk di salah satu bangku yang disediakan.

Mulai pikirkan keputusan rapat yang tadi dibuat sepakat. Tangannya bergerak cepat membuka ponsel. Mengirim pesan ke beberapa rekan yang memang dia ajak bekerjasama di event kali ini.

Entah, Chanyeol kali ini merasa begitu gemas dengan kinerja rekan divisinya. Mereka terkesan santai, lelet, dan menggampangkan event. Chanyeol bahkan beberapa kali harus turun tangan demi kelancaran event.

Seperti kemarin saat salah satu anggota divisi berselisih paham dengan pihak catering tentang jumlah box makanan, Chanyeol pula yang turun tangan untuk meluruskan.

Terlalu sibuk bertukar pesan dengan salah satu rekan buat Chanyeol tak sadar bahwa pesanan sudah siap. Satu tepukan dari Mamang penjual buat Chanyeol sadar dan segera membayar.

Tanpa perlu mampir kemana-mana lagi, segera dia bawa motornya menuju ke kos Baekhyun. Sungguh Chanyeol penat dan butuh satu senyum Baekhyun sebagai obat.

.

.

TBC

.

.

Sebenernya yang tadi siang kesalahan teknis. wkwk.

BELOM SELESE UDAH AKU UPLOAD AJA WKWK.

Jadi ini bonusnya. Maafkan aku :((

Phay-phay