Pintu diketuk sekali. Tanda Chanyeol sudah sampai. Tak perlu tunggu lama untuk pintu itu perlahan terbuka.
Baekhyun muncul dengan kaos putih polos dan celana hitam longgar selututnya. Terlihat santai dan nyaman. Chanyeol sih sudah biasa. Tidak heran sama sekali dengan gaya berpakaian Baekhyun di kosnya.
Chanyeol masuk setelah pastikan motornya terkunci dengan benar. Maklum, terkadang ada saja orang yang suka cari rejeki dengan jalan pintas. Mencuri contohnya.
Sudah abaikan. Kembali pada keduanya yang kini tengah duduk berhadapan dengan berlatar belakang suara bising laptop. Baekhyun sedang streaming film ngomong-ngomong.
"Bawa apa?"
Baekhyun yang memang sedari awal sudah taruh atensi pada kantung yang dibawa Chanyeol pun akhirnya menyeret kantong itu mendekat untuk kemudian dia buka.
"Wah nasi goreng,"
Chanyeol hanya mengangguk. Bangkit perlahan untuk lepas jaket dan berlalu masuk ke kamar mandi. Terlalu santai seperti di kos sendiri.
"Pedas tidak,Chan?"
Dari kamar mandi, di tengah riuh suara air, Chanyeol menyahut, "Tidak kok. Dua-duanya tidak pedas,"
Eksistensi Chanyeol sejenak Baekhyun abaikan. Fokusnya terlalu tersita akan kehadiran seporsi nasi goreng dihadapannya. Chanyeol yang baru saja selesai cuci tangan bahkan hanya bisa menghela napas saat lihat Baekhyun mulai memakan nasi goreng dengan kerupuk yang digunakan sebagai sendok.
Chanyeol berjalan mendekat sambil membawa dua piring serta gelas. Duduk di depan Baekhyun dan langsung mengambil alih seporsi nasi goreng yang sudah terbuka. Menaruhnya dengan perlahan ke piring lalu memberi Baekhyun sendok yang langsung diterima dengan senang hati.
Sudah kebiasaan. Baekhyun yang kadang bertingkah manja dan Chanyeol yang mau melayani sepenuh hati.
Pasangan serasi. Tapi kata Kai justru itu definisi bucin sejati.
Chanyeol kembali pandang Baekhyun yang mulai meminum teh hangatnya dengan perlahan. Sambil menyuap untuk diri sendiri, Chanyeol pandangi wajah Baekhyun dengan teliti.
Masih semanis dulu. Seperti awal bertemu.
Masih semenarik dulu. Seperti kali pertama retina tangkap bayang pemuda mungil itu.
Untuk kedip kelima, Chanyeol mulai kembali pada bumi tempatnya berpijak. Pikirannya sudah tak lagi melayang pada satu moment kali pertama bersua namun kembali ke kondisi kini. Dimana dihadapannya ada satu sosok pemuda mungil yang sanggup buat hatinya tak bergeming. Menetap di satu tempat meski status sudah tak lagi lekat.
Lalu lisan dengan sepenuh sadar berkata, "Baek, aku menginap ya?"
.
.
TBC
.
.
Melihat komentar kemarin, ku ingin ngakak tapi ingin ngamuk jugaa.
Itu yang bilang salah aja terus biar double update sini mendekat. aku ketjup.
Buat xiaocii, katanya kisahnya hampir kaya kamu sama doi ya? Jangan-jangan kita mantanan wkwk, soalnya mantanku juga gini wkwk.
Last but not least, buat BaekHill sama Theresia341. Aku cuma mau ngomong. Komen kalian berdua tuh yang selalu aku cari wkwk. Kalian belum komen tuh rasanya beloman lengkap wkwk.
Dan buat yang lainnya, terimakasih udah mau dukung story ini.
Phay-phay
