Untuk kali kesekian, status hubungan keduanya kembali dipertanyakan.
Kali ini datang dari Jennie, rekan kerja Baekhyun juga sepupu Kai. Saat datang ke rumah Kai, Jennie bertanya pada Chanyeol dengan tujuan bergurau. Dengan sedikit diselipi tawa, Jennie bertanaya, "Status seperti ini terus. Tidak takut Baekhyun tiba-tiba berpaling?"
Iya, Chanyeol sedikit banyak tahu bahwa tanya itu hanya gurau semata. Namun Chanyeol tak menyangkal kalau gurauan itu buat kepikiran?
Iya, ucapan yang Jennie lontarkan buat pendirian Chanyeol kembali goyah untuk kesekian kalinya. Mengharuskan diri berpikir ini dan itu akan kelanjutan hubungan keduanya.
Begitu sampai ke kosannya, Chanyeol kembali tanyakan pada diri. Yakinkah dia bahwa Baekhyun masih mau bertahan di tengah ketidakpastian ini? Atau justru sebenarnya Baekhyun sudah ingin berpaling sejak kemarin?
Chanyeol jadi ingat panggilan Sehun yang masuk ke ponsel Baekhyun beberapa saat lalu. Pemuda itu tak mungkin menghubungi Baekhyun tanpa alasan. Pasti ada satu tujuan yang mungkin bisa saja goyahkan hubungannya dan Baekhyun.
Tiba-tiba Chanyeol takut. Takut akan kehilangan Baekhyun. Takut Baekhyun berpaling. Dia ingin buat Baekhyun bertahan. Buat Baekhyun tetap di sisi. Namun semuanya tak semudah itu. Tak semudah ucapan yang keluar dari lisan. Tak semudah orang membalik telapak tangan.
Malam itu, untuk kali pertama setelah sekian lama, Chanyeol tertidur pukul delapan. Bukan karena kebutuhan namun sebuah bentuk pelarian.
.
.
TBC
.
.
Jadi gini, ada dua komentar menarik yang bikin aku gatal buat bales wkwk.
Pertama dari Theresia341.
Huhu beb, Baekhyun tuh gak hamil huhu. Coba baca lagi deh huhu :((
Kedua dari SehunSapiens.
Komenmu terngiang-ngiang terus tau gak sihhh. Gemes aku tuhhh. Gih cari pacar biar semangatnya gak ilang pas sadar kalau kamu tuh cewek. Wkwk
Udah itu aja. Maaf kalau gak bias bales semuanya. Ntar malah panjangan notenya drpd storynya.
Phay-phay
