Seusai ucapan Sehun yang dengan entengnya berkata bahwa Chanyeol dan Baekhyun tidak balikan adalah sebuah kabar baik, keduanya masih diam.
Chanyeol dengan sebal yang dia tenggelamkan dalam diam dan Sehun dengan keheningan yang dia perhitungkan.
Bukankah sudah pernah disebut bahwa Sehun merupakan pribadi dengan taktik dan rencana yang tersusun rapi? Jadi ya, bukan hal yang mengherankan saat diamnya Sehun itu penuh dengan makna dan rencana.
Chanyeol sudah menduganya dari awal pemuda di hadapannya ini berdiri di depan gerbang kosnya. Chanyeol sudah menduga kalau Sehun punya rencana. Entah rencana itu untuk merugikannya, menguntungkan Sehun, atau justru melindungi Baekhyun.
Tidak ada yang tahu apa maksud rencana Sehun kali ini. Terlalu tak terduga dan terlalu rapi dijaga.
"Boleh aku bertemu Baekhyun?"
"Tidak,"
Jawaban itu meluncur tanpa pertimbangan, tanpa pemikiran yang berarti. Chanyeol mana mau memperbolehkan makhluk di depannya ini seenaknya bertemu Baekhyun.
Resiko yang harus ditanggung terlalu besar, bro.
"Kenapa? Kan kau bukan siapa-siapa?"
Benar juga.
Chanyeol kan bukan siapa-siapa yah. Bukan pacar yang berhak melarang, bukan saudara yang berhak memperingati, bukan pasangan hidup yang berhak mengatur.
Dipikir-pikir benar juga.
Status Chanyeol itu bukan siapa-siapa lagi di hidup Baekhyun. Bukan lagi pacar yang seenak jidat menggandengnya di tengah keramaian. Bukan lagi pasangan yang bisa mengawasi.
Statusnya sekadar mantan, yang kebetulan saja masih menjaga komunikasi dan silahturahmi. Kebetulan saja putus dengan cara yang membuat keduanya akur, alih-alih saling canggung.
Tapi bukan Chanyeol namanya kalau menyerah begitu saja.
"Lalu kenapa kau permisi padaku kalau tahu aku bukan siapa-siapanya?"
Nah, disini Sehun yang bungkam. Total diam tak berkutik. Telak kalah.
Sehun jadi menelusuri jalan pikirannya sendiri. Merunut satu per satu kata yang beberapa menit lalu dia ucap.
Jadi tadi dia bilang apa? Aahh, meminta ijin pada Chanyeol untuk menemui Baekhyun ya?
Okay, sampai disini jelas saja tujuannya. Memancing emosi dan reaksi Chanyeol. Niatnya begitu.
Tapi ucapan Chanyeol tadi malah buat dia mengerti hal lain. Hal yang sama sekali tak terpikirkan sedikit pun olehnya. Hal yang luput dari perhitungan.
Hal yang justru Chanyeol tekankan.
Bahwa sebenarnya, tanpa sadar, Sehun mengakui kalau posisi Chanyeol masih sekuat itu di hidup Baekhyun. Masih memiliki pengaruh. Masih ada dominasi. Yang tanpa sadar buat Sehun terintimidasi.
.
.
TBC
.
.
Hay, maafkan aku kemaren gak upload.Ohya, aku mau nyampein.
Guys, jangan terlalu berharap lebih ke ff ini ya huhu. Karena ini tuh dari awal gak ada plotnya sama sekali. Apa yg aku tulis disini tuh cuma ide yg kebetulan muncul.Ff ini berdiri tanpa alur, tanpa konflik yg berarti, dengan ending yg belum pasti.
Kalau kamu nyaman, ya gapapa stay disini. Tapi kalau km berharap sesuatu yg booommm! kaya di Alexus, maaf aku belum tentu bisa ngasih wkwk.Udah lah ya.
Satu lagi, dear hellovroomvroom, aku suka komen km yg panjang dan ngomentari aku dari berbagai sisi. Komenmy sangat membangun.
Phay-phay.
