Let's take time : To Fall More In Love by Lightrress
.
Warning!
Ficiton, BL, Drabble, AU
.
.
T idak perlu khawatir. Karena kita akan lebih jatuh cinta lagi dari sekarang.
.
.
.
.
Sore hari ini dihabiskan Namjoon dan Seokjin dengan bersantai di apartemen mereka. Namjoon hari ini tidak memiliki jadwal apapun, sehingga ia bisa menghabiskan waktu untuk bersantai, duduk membaca buku di sofa ruang tamu dengan Seokjin yang berbaring di sofa berbantalkan pahanya. Seokjin sendiri sedang mengutak-atik ponselnya. Menghela napas, Seokjin mengunci layar ponselnya dan beralih memeluk pinggang Namjoon. Menenggelamkan kepala pada perut kekasihnya.
Namjoon yang merasakan pergerakan Seokjin meletakkan buku dan beralih mengelus pelan kepala kekasihnya.
"Hyung kenapa?"
Yang lebih tua menggeleng, masih menguburkan kepala di perut Namjoon. Namjoon tersenyum miring, menunduk berbisik "Kalau seperti ini terus, aku tidak akan bisa menahan diri, hyung"
Seokjin bangkit duduk dengan wajah yang memerah kesal, memukul bahu Namjoon "Mesum!"
Namjoon tertawa "Salah hyung sendiri, oke?"
Seokjin mencebikkan bibir. Namjoon yang melihat itu, mengambil dagu Seokjin dan mendaratkan ciuman singkat pada bibir itu. Tertawa melihat Seokjin yang terdiam lucu. Seokjin mengerjapkan matanya menatap Namjoon yang masih tertawa melihatnya.
"Namjoon-ah"
"Hem?"
"Menurutmu…" Seokjin menggantungkan kalimatnya. Namjoon menatap Seokjin yang terlihat berpikir.
"Ya?"
"Uh apakah kita bisa jatuh cinta lagi? Pada orang yang sama?"
Namjoon menatap kekasihnya bingung "Maksud hyung?"
"Uh aku hanya merasa sedang jatuh cinta lagi akhir-akhir ini"
Namjoon tertawa melihat hyung-nya yang terlihat bingung. "Jatuh cinta lagi?"
"Iya padamu" Seokjin menatap Namjoon serius, sementara yang ditatap malah tergelak. Seokjin memerah malu dan mencubit pinggang Namjoon.
"Aku serius, Namjoon-ah. Jangan tertawa" Seokjin malu dengan pengakuannya sendiri, tapi tetap melanjutkan "Aku merasa berdebar hanya karena kau cium tadi padahal ini bukan yang pertama. Kita juga sudah bersama selama tiga tahun, harusnya aku…sudah terbiasa..?" Seokjin berucap ragu. Bingung sendiri.
Namjoon yang sudah berhenti tertawa, tersenyum melihat Seokjin yang terlihat bingung. "Bukankah itu bagus? Aku juga seperti itu. Denganmu tentu saja"
"Uh aku hanya" Seokjin menatap Namjoon ragu "Aku hanya takut kita akan merasa bosan, Namjoon-ah"
Namjoon bergeser mendekat, memeluk Seokjin dan mengusap kepalanya. Berbisik menenangkan
"Jangan khawatir, sayang. Setelah ini pun, kita akan lebih jatuh cinta lagi dari sekarang"
Mengecup dahi kekasihnya dan menangkup wajahnya. "Nanti pun akan lebih lagi dan lebih terus. Aku tidak akan pernah bosan dengan kita"
Mencuri kecupan kecil dari bibir Seokjin, tersenyum manis lalu bertanya "Mengerti?"
Seokjin mengangguk kecil, menyembunyikan wajahnya yang memerah di telapak tangannya.
"Aigoo, kenapa kekasihku bisa semanis ini, sih?" Namjoon gemas, mengacak rambut yang lebih tua.
"Um Namjoon-ah" Namjoon melihat Seokjin yang mengangkat wajah merahnya dari telapak tangan, melirik Namjoon malu-malu.
"Aku mencintaimu"
Namjoon menikmati bagaimana dadanya berdebar hangat.
"Aku lebih mencintaimu, hyung-ah"
.
.
.
.
Tidak perlu buru-buru. Pelan-pelan kita akan semakin jatuh untuk satu sama lain. Lebih dari kemarin. Lebih dari sekarang. Lebih dari nanti.
Karena kita juga butuh waktu untuk semakin jatuh cinta.
.
.
.
.
Lightrress disini. Aku akhirnya bisa menulis lagi, setelah bergumul dengan tugas-tugas perkuliahan yang banyak.
TAPI KENAPA INI CHEESY SEKALI YA TUHANN MAAFKAN AKU :((
Aku mohon maaf kalau kalian merasa cringe membaca ini m(_ _)m
Kenapa aku merasa Namjoon cocok sekali dengan karakter seperti ini, aku tidak bisaa :((
Oke. Ku tunggu tanggapan dari saudara-saudara sekaliann
Review?
-Lightrress
