Hanya untuk mengingatkan bahwa Fairy Tail dan Black Clover bukan milik saya. Fairy Tail hanya milik Hiro Mashima-sensei dan Black Clover hanya milik Yūki Tabata-sensei.
Untuk Latar saya buat saat Fairy Tail berhasil mengalahkan Acnologia dan Zeref. Mungkin beberapa hari sebelum malam penghargaan karya Lucy. Karena di manga, setelah malam itu mereka langsung menjalankan quest 100 tahun yang sudah ada manga spin off nya.
Jadi saya ambil sebelum malam tersebut.
Dan untuk Black Clover sendiri. Saat Erza pindah kesana, saya mengambil Latar sekitar 1 tahun sebelum Asta dan Yuno mendapat Grimoire.
Happy Enjoy minna
.
Titania in The Clover Kingdom
.
.
.
Author : Himekaheartfilia
.
.
.
.
Genre : Drama, Action, Petualangan
.
.
.
Chara : Erza Scarlet
.
.
.
.
Summary : Setelah pertarungan melawan Acnologia dan Zeref. Saat hari-hari yang damai Fairy Tail tiba-tiba berubah akibat sebuah kertas bertuliskan rune kuno yang ada ditengah meja guild. Karena tindakan bodoh Natsu dan Gray. Tanpa sengaja itu malah mengaktifkan sihir kuno yang tidak diketahui dan mengarah ke Erza.
Kemudian semua orang yang ada di guild membeku saat Erza langsung menghilang.
"ERZAAAA!!!!"
.
.
.
Happy Reading!!!
.
.
.
.
Hari yang cerah seperti biasa di Fiore.
Setelah kekalahan Acnologia dan Zeref. Sekarang mereka semua memiliki hari yang indah tanpa ancaman dari Naga purba dan penyihir kegelapan tersebut.
Semua orang sibuk dengan aktifitas masing-masing. Ada yang berdagang, Ada yang menjalankan guest karena dia penyihir dari serikat resmi, dan penduduk biasa yang tidak bisa menggunakan sihir. Benar-benar negara yang damai.
Tapi, mari kita menuju ke Selatan dari Fiore. Di Pantai Selatan Fiore adalah Kota Magnolia. Yah, dan satu-satunya guild di kota itu adalah yang sudah banyak kita semua ketahui, yaitu Fairy Tail.
Guild yang setiap hari nya selalu ramai dan bermasalah. Seperti biasa pasti akan selalu ada pertengkaran yang terjadi jika Natsu Dragneel dan Gray Fullbuster dipertemukan. seperti saat ini.
"Ha ha, Kau tidak akan pernah bisa mengalahkanku Flamehead" Ucap seorang penyihir es yang sudah dari tadi membuka bajunya, Gray Fullbuster.
"Huh?!! Apa katamu Icehead" tercetak perempatan di dahi pria berambut pink yang menjadi lawan Gray, Natsu Dragneel.
Hanya dengan beberapa kata seperti itu saja mereka sudah mulai berkelahi.
"Huuhh. hari ini pun guild sangat ramai" Ucap Lucy yang tengah duduk di konter bersama wanita tercantik Fairy Tail, Mirajanne.
"Ara.. Mereka selalu bersemangat" Balas Mira yang ikut memperhatikan Natsu dan Gray.
"Orang-orang bodoh" Ucap Carla yang tengah duduk bersama Wendy.
"Ahahaha Natsu-san dan Gray-san tidak pernah berubah" Timpal Wendy.
"Carla, Aku punya ikan untukmu" Ucap Happy yang tetap berjuang mendekati Carla. "Hmmm, Baka" Balas Carla membuang muka sambil melipat kedua tangannya di depan dada.
"Yo Flamehead, ayo bertarung dengan ku juga" Ucap Seorang pria bersemangat dengan banyak besi di wajahnya, Gajeel.
"Moo.. Gajeel tenang lah" Balas seorang wanita kecil yang duduk di sebelah Gajeel, Levy.
"Ahahaha, ayo bertarung ronde minum dengan ku" Ucap seorang wanita disudut meja konter sambil memegang minumannya yang entah keberapa kali, Cana.
"Ha ha, Cana kau juga tidak berubah. Masih pagi sudah minum banyak" Ucap Lucy tersenyum miring sambil melihat Cana.
Pertengkaran itu berlangsung agak lama, sampai salah satu diantara mereka menyadari secarik kertas yang tergeletak di tengah-tengah meja guild yang kosong.
Tidak biasanya ada meja guild yang kosong. Apalagi semenjak kemenangan mereka melawan Acnologia dan Zeref. Banyak orang yang datang ke Fairy Tail untuk bergabung atau hanya untuk berkunjung.
"Eh? Apa ini?" Tanya Natsu yang tiba-tiba terhenti melihat secarik kertas tersebut. Kemudian dia mengambilnya dan melihat-lihat. Bahkan dia Mencium secarik kertas tersebut.
"Oii!! Flamehead!! kenapa kamu berhenti!" Kesal Gray melihat Natsu tiba-tiba berhenti dan lebih tertarik pada secarik kertas.
"Luceee! Tolong kau lihat ini!" Panggil Natsu pada Lucy.
"Apa masalahmu Natsu?" Tanya Lucy sambil menuju kearah Natsu. Kemudian Natsu menyerahkan Kertas tersebut ke Lucy.
"Ehh? bukannya ini rune?" Tanya Lucy ke diri sendiri. "Levy ini keahlianmu" Sambungnya lagi dan menyerahkan kertas ke Levy.
Levy kemudian memperhatikan rune yang ada di kertas. Tampak sedikit lebih lama ia terus memperhatikan. Terkadang dahi nya mengerut, mata nya menyimpit. Lalu ia angkat bicara.
"Aku tidak tahu. Aku belum pernah melihat rune ini sebelumnya. Sepertinya ini sangat kuno". "Tapi aku akan berusaha memecahkannya" Sambungnya.
"Huuh? Ada rune yang tidak bisa kau pecahkan?" Ucap Gajeel disebelah nya sambil mengambil kertas itu.
"Gajeel hentikan. Kembalikan! aku tidak tahu itu rune apa. Tapi aku punya firasat itu hal yang buruk" Tegas Levy pada Gajeel yang seenaknya mengambilnya.
"Oiii!! IronHead kembalikan itu!!" Timpal Natsu yang juga juga ikutan mengambil paksa ke Gajeel.
"Na Natsu-san, sebaiknya kau juga tidak melakukan itu" Ucap Wendy yang was-was.
"Apa kau dengar tadi yang dikatakan Levy, Hei Flamehead!! kau tidak boleh mengambil kertas ini begitu saja" Ucap Gray yang sama saja mengambil kertas dari Natsu.
"Huuhhh?!!! Kau juga melakukannya Icehead!!!" Kesal Natsu. "Kembalikan itu!!" Sambung Natsu sambil berusaha mengambil kertas dari tangan Gray.
"Huuhh?!!! Jika ini ditanganmu ini akan berbahaya!!!" Ucap Gray yang sama-sama ikut kesal. Dan terjadi pertengkaran diantara keduanya.
"Heii, hentikan kalian berdua, Natsu! Gray!" Marah Lucy.
"Na Natsu-san, Gray-san hentikan" Ucap Wendy semakin was-was.
"Orang-orang bodo- " Deg!!
Sebelum Carla menyelesaikan ucapnya sebuah Visi terlihat. Mata nya melebar dan ia bergetar.
Di tanah entah dimana, Sebuah kerajaan terlihat di visinya. Sebuah kerajaan yang tampaknya tengah terjadi perang. Terlihat sesosok mengerikan di visinya. Seorang anak tanpa sihir dan seorang anak dengan sihir angin. Dan sesosok Erza yang terluka dan kelelahan di visi terlihat dengan mengenakan Armor nya.
"Bodoh!!! Cepat lepaskan Itu-!!!!" Teriak Carla putus asa.
Namun saat teriakan itu, bersamaan cahaya terbang keluar dari kertas dan menuju keatas dan tak terkendali.
Semua orang terkejut dan melihat arah cahaya itu tanpa memalingkan wajah nya. Carla sudah menampilkan wajah horor melihat cahaya tersebut. Kemudian Cahaya itu menuju pintu Guild.
Bersamaan dengan itu pintu guild terbuka dan menampilkan wanita terkuat di Fairy Tail, sang Titania. Erza Scarlet.
Entah itu memang kesialan Erza atau takdir. ia tidak waspada.
"Selamat Pagi, Semua-" Erza terkejut karena ada cahaya yang mengenainya. Kemudian sebelum ia menyelesaikan ucapannya ia menghilang.
Melihat cahaya itu mengenai Erza mereka semua membeku. Dan saat Erza menghilang. Natsu dan Gray saling bertatap wajah dengan tampilan horor.
"ERZAAAAAA!!!!"
Semua orang terkejut, para wanita menutup mulut mereka tidak percaya. Carla yang mengetahui akan hal tersebut tidak bisa berkata-kata. Hari itu, adalah hari dimana wanita terkuat Fairy Tail tiba-tiba menghilang.
Bersambung!!!
Terima kasih sudah membaca. tolong review nya. Terima kasih.
oh dan tolong beritahu saya. bagus nya jika Erza dapat friendships di Black Clover atau tetap sendiri sampai ia kembali ke Fairy Tail karena Jelal tersayang.
Saya niatnya ingin buat Erza tetap sendiri. Tapi bagus juga ada friendshipsnya. Tapi saya juga bingung ingin memasangkannya dengan siapa. Apalagi bangsawan cepat menikah. Seperti William Vengance yang sudah menikah. (T_T)
Tolong reviewnya ya minna-san!!
Tetap jaga kesehatan di kondisi sekarang!!
See you guys!!
