"dimana saya..? .
issei melihat pandangan sekelilingnya dia melihat dirinya sekarang berada di gurun yang dipenuhi pasir sahaja
issei tidak mengingat apa yang telah terjadi olehnya sebelum dia berada disitu " sial tak guna macam mana aku nak keluar dari tempat ini.
"issei " suara itu tiba-tiba muncul di kepala issei
issei melihat sekelilingnya dan dia melihat seseorang lelaki berumur hampir 30-an berada dihadapanya "siapa kamu? apa kita pernah kita berjumpa"
di dalam fikiran issei hanya kebingungan yang muncul dalam kepalanya
lelaki itu mendekati issei "issei yang mana kamu akan pilih dunia atau akhirat? .
issei kebingungan dengan kata-kata lelaki itu dan lelaki itu meneruskan percakapan " jika kamu terlalu mengikuti nafsu kamu di masa depan nantinya hanya rasa pedih yang akan kamu merasakan "
issei masih tidak tahu apa-apa tentang lelaki ini dan wajahnya terlihat kabur
"issei takdir akan menemukan kita lihat saja nanti apakah kamu akan memilih jalan yang benar atau yang salah " dengan kata-kata itu dunia itu hilang.
di rumah keluarga issei
"issei cepat bangun nanti kamu lewat ke sekolah sepertinya rias senpai mahu berjumpa dengan kita"
issei perlahan-lahan membuka matanya dan dia melihat seorang gadis berambut kuning iaitu Asia bekas sister gereja
issei bangun dari tempat tidurnya "arghhh asia... ya " issei baru teringat ada peristiwa aneh berlaku di mimpinya
Asia melihat issei dalam kebingungan " kenapa issei ada apa-apa kamu fikirkan kan?
issei kembali fokus ke Asia "maaf Asia aku hanya fikirkan sesuatu tadi maaf membuat mu menunggu ayo kita siap-siap "
