Longinus 14Th ( Declare of The War )
Naruto Masashi Kishimoto
High School DxD Ichie Ishibumi
Warning : AU, OOC, OC, TYPO, Semi Canon, dan Lain – lain
DemiDevilNaru, SmartNaru
Chapter 21 : Kunou, My Cute Wife ( New Queen of Kyoto and Catashtrope : Fight With 2 Gods Begin ! )
Kyoto
H-3 sebelum realisasi rencana Hero Faction
Unknown Dimension. ( Hero Faction Basis In Kyoto )
" Arggh " Erangan lema tak habis – habisnya keluar dari bibir wanita muda bersurai pirang yang kini tergantung di udara dengan rantai – rantai sihir yang menjerat seluruh anggota geraknya. Di sekelilingnya terdapat rangkaian – rangkaian besi yang mana terhubung pada rantai – rantai yang membelenggu gerakannya. Dari rantai tersebut terlihat pendaran tipis energy yang mengalir pada sebuah portal raksasa yang mana di samping portal tersebut terdapat sebuah komputer dengan monitor raksasa yang terus menampilkan jumlah energy yang terserap.
" George, apakah semuanya berjalan sesuai rencana ? " Seorang pemuda bertubuh kecil yang berdiri di depan monitor raksasa itu hanya mengangguk kecil menjawab pertanyaan dari pemuda bersurai hitam yang berdiri di belakangnya dengan bersedekap dada.
Pemuda yang dipanggil George itu melirik sebentar ke belakang, lalu kepalanya memberi isyarat untuk melihat baik – baik monitor raksasa di hadapan mereka. " Seperti yang kau lihat Cao – cao, pengumpulan energy telah melebihi 70 %. Tepat pada tanggal yang telah kita tentukan, proyek ini akan berjalan. Rencana Indra – sama untuk menculik terlebih dahulu Yasaka – sama sebelum Uzumaki Naruto dapat bergerak untuk saat ini benar – benar ampuh. "
Pemuda kekar yang semula jauh berdiri di belakang berjalan mendekat setelah mendengar nama terakhir yang disebutkan George, dengan tawa pongah, ia menyahut " Ghahaha, kau selalu saja mencemaskan segala hal Cao – Cao. Kau lihat bukan ? kondisi Kyoto sekarang telah seperti yang kita rencanakan. "
Cao – Cao mendelik atas sindiran pemuda kekar tersebut. " Pernyataanmu memang benar Sigrifierd " Seringai puas melebar pada wajah Sigrifierd mendengar ketua nya untuk pertama kali sepakat dengannya.
" Namun, " Seringainya meluntur hanya dengan satu kata itu "Kondisi sekarang ini benar – benar janggal. Memang benar, Kyoto berada dalam kepanikan sekarang. Semuanya berjalan sesuai dengan rencana, hubungan antara Kyoto dan Meikai pasti retak setelah pasukan Youkai segera menangkap para iblis yang masuk, terlebih para iblis itu datang dari Pillar Gremory dan Sitri. "
Pernyataan Cao – cao membuat seluruh anggota Hero Faction di tempat itu mengernyit bingung, terkecuali seorang gadis bersurai pirang yang mana mengenakan kostum ksatria eropa pertengahan abad 18.
" Aku mengerti maksudmu Cao – Cao. Rencana kita berjalan terlalu mulus … " Iris mata sang gadis menajam " seakan ada seseorang yang tengah mengalurkan kita kemari "
" Tepat sekali Jeanne " Cao – Cao mendengus puas setelah mengetahui terdapat satu anggotanya yang cukup pintar. " Tidakkah ini terlalu janggal ? di saat ratu mereka menghilang mereka langsung mengangkat Kunou – hime menjadi ratu Kyoto. "
Jeanne mengedutkan alisnya " Bukankah itu karena mereka tidak ingin terjadinya kekosongan kekuasaan ? Maksudku, ia telah memenuhi syarat, jadi kupikir tetua Kyoto spontan mengambil keputusan seperti ini. "
" Justru itulah yang membuat semua ini janggal. Kunou – hime disebut – sebut sebagai satu – satunya putri dalam silsilah Kyuubi yang lebih mementingkan keluarganya sendiri dibandingkan tahta. Pada saat Yasaka – sama dahulu diracuni oleh pihak Orochimaru, Kunou – hime terlebih dahulu berkelana mencari para tabib dan menyerahkan urusan pelaku kepada Tengu. Lantas, mengapa sekarang ia mengambil langkah politik terlebih dahulu. "
George menyipitkan matanya. Ia melirik ke Yasaka yang telah tiga hari lebih tak sadarkan diri. " Jadi yang sebenarnya ingin kau sampaikan adalah terdapat kemungkinan Kunou – hime telah memprediksi ini akan terjadi, dan membuat siasat untuk menyerang kita balik. "
Pria yang memiliki badan paling kekar di antara yang lainnya mendecih tak senang mendengar dugaan dari George. " oi oi, apa kalian tidak terlalu banyak berpikir ? Putri manja sepertinya tak mungkin dapat membalik keadaan, terlebih suami iblisnya itu saat ini menjadi sandera di wilayah Tepes. Bah, bahkan walaupun suaminya itu ada mereka tak akan berkutik begitu Indra – dono dan Loki – dono turun tangan "
Anggota – anggota bawah dari Hero Faction tampak mulai merasa percaya diri kembali setelah mendengar kata – kata Heracles. Memang, pernyataan Heracles tersebut sangat mudah diterima logika. Indra merupakan salah satu dari Top 10 Strongest Beings in The World dan lagi Loki walaupun bukan Top 10, tapi gelar Dewa yang ia pegang jelas menunjukkan bahwa ia bukan eksistensi yang dapat dipandang sebelah mata.
Leonardo, pemegang Longinus Annhilation Maker, dan anggota termuda Hero Faction hanya dapat menguap bosan melihat reaksi dari mereka yang hanya dapat mengandalkan otot. Walaupun masih muda, otaknya encer dan hanya dengan melihat ekspresi pemimpin mereka yang jenius, ia sudah mengerti bahwa mereka belum sepenuhnya memegang kendali untuk meraih tujuan mereka.
Cao – Cao menggeleng – gelengkan kepalanya, berharap kekhawatirannya dapat berkurang sedikit.
' Mah, Heracles benar juga … mengkhawatirkan ini sekarang juga tak ada gunanya. Jika memang Uzumaki Naruto atau siapapun nanti menghalangi rencana kami. Maka kami hanya harus siap untuk menghadapi mereka. '
Cao – Cao menyeringai kecil dan melakukan gerakan khasnya mengetuk – ngetukkan tombaknya pada bahunya. " Yosh, apapun yang terjadi, siapapun yang berniat menghalangi, Hero Faction tak akan gentar. Mari kita perlihatkan kepada dunia, betapa mengerikannya mereka yang keturunan legenda ! "
" YAAAAA! "
' Tapi, untuk untuk memastikan apakah Uzumaki Naruto benar – benar di Kyoto, aku akan coba memancingnya keluar … ' batin Cao – Cao memberikan isyarat singkat kepada George.
XoX
Sementara itu, pada taman istana Kyoto, yang menjadi pusat pemerintahan bangsa Youkai di Kyoto, terlihat barisan rapi prajurit Youkai lengkap dengan persenjataannya. Di tengah – tengah barisan, berdiri dengan gagah dan tegapnya, Tengu, Youkai Gagak yang masih tetap diamanahkan menjadi wakil dari Kyuubi, pemimpin pasukan Youkai. Hanya dengan melihat iris mata para prajurit yang terfokus pada satu titik, sudah jelas tergambarkan bahwa mereka sedang mengawali ataupun menjaga yang menjadi titik fokus pandangan mereka itu.
Dan titik fokus mereka adalah sekumpulan kawula muda yang mana sebagian besar terdiri dari iblis yang sepertinya tengah melakukan tur kecil yang dipimpin oleh ratu Kyoto sendiri, Kunou.
" Sebagai ratu Kyoto, aku ingin sekali lagi menyampaikan penyesalanku atas perlakuan tidak sopan yang kalian terima pada hari pertama kunjungan kalian kemari. Terjadi kesalahpahaman kecil, namun kami telah mendapat bukti sementara bahwa kalian tidak terlibat dalam gerakan apapun yang mengancam Kyoto "
Kunou membungkukkan badannya sebentar sukses membuat para iblis reinkarnasi menjadi gugup seketika tak menyangka menerima perasaan hormat dari bangsawan seperti Kunou. Kunou tersenyum kecil melihat raut canggung di antara para iblis muda di depannya, bahkan iblis bangsawan bersurai merah panjang juga terlihat terkejut akan tindakannya.
" Sebenarnya, aku sangat tidak ingin berlaku kurang sopan pada ras suamiku berasal. Karena itu, aku benar – benar menyesal "
" Su – SUAMI ?! "
Seluruh iblis muda di tempat itu tanpa dapat ditahan memekik tak percaya, terkecuali iblis bangsawan bersurai hitam pendek. Ia hanya memperbaiki letak kacamatanya dengan gaya yang anggun.
" Kenapa kalian terdengar begitu terkejut ? " tanya Kunou dengan wajah polos, saat ini mereka tengah berjalan pelan pada jembatan kayu merah yang mana di bawahnya terdapat aliran sungai yang begitu tenang. Bunyi gemerisik air dari pergerakan ikan – ikan emas di sana menimbulkan euphoria menenangkan.
" Ka – kami hanya terkejut, mendengar bahwa anda telah menikah … walaupun masih terlihat begitu muda "
" Ah Souka … " Kunou berhenti melangkah, jari telunjuk kanannya mendarat pada dagunya dengan wajah yang sedikit mendongak " Bagi kami para kaum Youkai, terutama bangsa Kyuubi. Perkawinan dengan usia muda itu telah menjadi hal umum. Dan, aku benar – benar bersyukur memperoleh suami yang seperti yang kuharapkan "
Tanpa sadar Kunou tersenyum membayangkan rupa dan tingkah laku suami pirangnya itu, ekspresi murninya itu memberikan efek romantis yang mampu membuat seluruh wajah iblis muda di sana dipenuhi semburat merah. Ditambah dengan kabut – kabut tipis di sekitar mereka, benar – benar membuat suasana disana layaknya doraman – dorama romantis, tunggu ?! kabut tipis ?!
Kunou dan yang lainnya tersentak begitu perlahan mereka mendengar teriakan para prajurit Youkai yang semakin mengencil seiring kabut yang mengelilingi mereka semakin pekat. Seluruh iblis reinkarnasi segera membentuk formasi mengelilingi Kunou dan king masing – masing.
" Salam hangat dariku Ratu Kunou " Kunou menyipitkan matanya pada siluet pemuda yang berjalan menuju ke arah mereka dalam kabut tebal tersebut. Iris dari ratu itu melebar begitu sosok itu benar – benar terlihat jelas di mata mereka sekarang, pemuda itu bersurai hitam menggunakan pakaian kasual dengan beberapa aksesoris cina, dan yang paling mencolok adalah keberadaan tombak emas yang bersandar di bahu kanannya.
" Cao – Cao, apa yang kau inginkan ?! " desis Kunou sama sekali tak membuat pemuda itu gentar, ia masih tetap santai berjongkok pada pinggiran jembatan walaupun di depannya terdapat dua kelompok iblis yang kapan saja siap menyerang.
" Cao – Cao, apa maksud anda dia - "
" Ya, Rias. Tidak salah lagi, dia adalah keturunan dari Cao – Cao legendaris dari negeri tirai bambu itu. Kalian yang mendalami sejarah pasti pernah mendengar nama itu " Sona yang berdiri di antara Rias dan Kunou segera menjawab Rias. Hanya dengan mendengar penjelasan itu membuat para peerage mereka tegang seketika.
" Bukan hanya itu … kalian pasti dapat merasakan aura yang tidak menyenangkan dari tombak emas di pundaknya itu kan ? Tombak itu adalah True Longinus, Longinus High – tier terkuat "
Informasi tambahan dari Kunou sama sekali tidak membantu mereka untuk tenang. Issei dan seluruh peerage Rias meneguk ludah kepayahan ketika mendengar pemuda di depannya merupakan pemegang Longinus terkuat, yang berarti kemampuannnya bisa jadi setara atau bahkan melebihi Uzumaki Naruto, iblis yang dapat mengalahkan mereka dengan gampangnya.
" Mah, mah jangan tegang seperti itu " Cao – Cao melompat dari pinggiran jembatan kayu bergaya zaman edo tersebut hingga ia benar – benar berdiri tegak di badan jembatan menghadap mereka semua, dan entah sejak kapan 5 sosok telah berdiri di sekitarnya.
" Berhati – hatilah, mereka semua orang – orang terkuat dari Hero Faction, perkumpulan dari manusia keturunan legendaris dan pemilik sacred gear. Cao – cao, George, Leonardo, Heracles, Siegfried, dan Jeanne. " bisik Kunou.
" Kami kemari hanya ingin menyatakan bahwa kami … yang menculik Yasaka – sama " seringai miring tercetak pada setiap wajah keenam manusia tersebut melihat ekspresi terkejut dari para iblis di depan mereka. Mereka tak terlalu terkejut, melihat sang ratu hanya dapat menggeram.
" kau terlihat seperti telah menduga bahwa kami pelakunya, Kunou – sama ~ " Jeanne, satu – satunya wanita manusia di sana maju selangkah dengan ekspresi mengejeknya. Mendapati ejekan seperti itu, Kunou menghembuskan nafas panjang, berusaha tetap tenang. " Tidak perlu jenius untuk menyadari itu, jika ada kemalingan dalam suatu rumah, orang pertama yang dicurigai malingnya pasti adalah tamu bukan ? "
" Uhm, begitu ya ? lalu kenapa kau tidak menasihati ibumu untuk menolak kehadiran kami pada saat pertama kami tiba, hmmm ? " kali ini Heracles yang maju, pria paling kekar di Hero Faction itu jelas memberikan pandangan intimidasi.
Namun, intimidasi sama sekali tidak mempengaruhi youkai Kyuubi itu. Dengan senyum tipis, Kunou menjawab " Entahlah, mungkin aku terpikir untuk memancing kalian kemari sehingga sekaligus dapat membantu suamiku menumpas Khaos Brigade " Pandangan Kunou menajam seketika saat ia melanjutkan ucapannya " organisasi teroris yang menaungi kalian "
Syut
" Yuuto ! "
" Ha'I Buchou "
Siegfried segera melemparkan sebilah pedang setelah Kunou menyelesaikan jawabannya, namun dengan tangkas Yuuto mengikuti perintah Kingnya hingga dapat menepis pedang tersebut sebelum dapat menyentuh sang ratu.
Suasana semakin menengang, Siegfierd dan Heracles, dua anggota Hero Faction yang mudah terpancing emosi telah memperlihatkan gestur untuk menyerang, begitupula kelompok Rias terutama Issei dan Xenovia benar – benar siap untuk bertarung sekarang.
Cao – Cao menghela nafas, ia menatap tajam pada Kunou " Kami akan pergi untuk sekarang. Pertemuan selanjutnya adalah ketika aku memanggil Great Red, sang DXD dengan bantuan senjutsu tanpa batas dari Yasaka – sama, jika kalian berani, datang dan hadanglah kami huahaha itupun kalau kalian bisa ! " selepas menyampaikan ancaman dan tantangannya, Cao – cao dan seluruh bawahannya menghilang tanpa jejak. Kabut yang menyelimuti mereka juga telah memudar cepat memperlihatkan para prajurit Youkai yang terlihat khawatir.
Kunou yang menerima tantangan langsung tersebut segera bertindak, memerintahkan Tengu untuk menyiapkan pasukan setelah mengkonfirmasikan kepada wakilnya tersebut bahwa Hero Faction adalah dalang dibalik kepanikan Kyoto. Ia juga meminta Rias dan Sona untuk segera kembali ke Kuoh karena keadaan Kyoto yang semakin gawat yang langsung ditolak oleh kedua heiress tersebut. Sona menjelaskan bahwa Kyoto adalah mitra dari Meikai dan telah sepatutnya selagi mereka di sana, mereka harus membantu. Tak ingin memperpanjang masalah, Kunou menerima niat baik tersebut dan berlalu untuk memberi tahu para tetua. Namun sama sekali tidak ada yang melihat sang ratu tengah menyeringai tipis.
' Semuanya tepat seperti yang kau prediksikan, Naruto – san. Aku yakin kau telah mengetahui lokasi mereka sekarang '
Sementara itu, beralih ke belahan dunia lain yang berbanding terbalik dengan Kyoto yang hangat. Di sebuah menara tertinggi wilayah Vampire Tepes di kota Rumania yang beku, dua pemuda dengan surai kontras sedang duduk terikat dengan kedua tangan dan kaki mereka dipasung oleh batu.
Suasana di sana benar – benar sepi, hanya terdengar sayup – sayup suara para Vampire penjaga yang berlalu lalang di depan pintu ruangan tersebut. Salah satu pemuda yang dipasung, yakni pemuda bersurai raven hanya menatap tanpa ekspresi pada pemuda pirang di sampingnya yang sejak mereka disandera menundukkan kepalanya.
Iris hitam pemuda itu melebar begitu melihat sedikit geliat dari pemuda pirang di sampingnya, dan ia pun membuka mulut ketika pemuda pirang itu telah mengangkat kepalanya memperlihatkan sebuah senyuman tipis di sana
" Bagaimana ? Semuanya berjalan lancar ? "
Pemuda pirang itu menatap sang penanya dengan cengiran.
" Yap, kita keluar dari tempat ini dua hari lagi. Avatarasu ku telah menyusup ke sana dan menyelesaikan urusannya di tempat lain. Semuanya berjalan sesuai prediksi dan petunjuk dari Vhisnu – dono "
Pemuda bersurai raven itu berdecak meremehkan " Bah, sebenarnya tanpa perlu kekuatan [Future Prediction] dari Mahadewa Vhisnu, kita juga sudah dapat menebak alur rencana mereka. Hero Faction dikepalai oleh para keturunan pahlawan yang haus akan pengakuan, tujuan utama mereka adalah menunjukkan betapa mengerikannya ekstensi manusia dan juga berniat memasukkan peran manusia dalam dunia supranatural. Sebenarnya itu bukanlah tujuan yang buruk, tapi cara yang mereka gunakan jelas memicu konflik. Dan lagi, peristiwa kita tertangkap dan menjadi sandera ini merupakan bagian dari rencanamu juga bukan dobe ? "
Pemuda pirang hanya terkekeh pelan atas pertanyaan retoris dari rekannya, ia menjawab dengan pandangan menerawang ke tembok bata di depan mereka " Mengatakan bahwa aku merencanakan ini juga membuatku terdengar begitu jenius. Yah, aku hanya berpikir situasi dimana aku dapat beristirahat sehingga memaksimalkan kegunaan avatarasuku di tempat Ophis dan Kyoto sekaligus memastikan keadaan Valerie di sini. "
" Kheh, alasan yang naïf itu membuatku harus berada di ruangan sempit dan dingin ini, ditambah menahan lapar 5 hari lebih, kau harus membalasnya setelah kita keluar dari tempat ini, dobe "
" Tenang saja, Kaa – chan akan senang membuatkanmu semangkuk besar jus tomat setelah ini " kedua pemuda itu tersenyum tipis. Senyuman mereka luntur seketika merasakan kehadiran energy yang begitu menjijikkan dari belakang pintu ruangan tersebut, suara dari sosok tersebut benar – benar menimbulkan perasaan tak nyaman di pendengaran mereka.
" ugaugyaugya … apakah kalian kedinginan dan kelaparan di dalam sana ? "
Tidak ada satupun dari pemuda itu yang berniat menjawab.
Hanya dengan lirikan satu pesan tersampaikan dari kedua pemuda tersebut, yakni
' Mereka harus memanfaatkan iblis tua ini '
XoX
Meikai
Agares Household
Agares, satu Pillar di Meikai yang mengenggam gelar sebagai Archduke, yang mana menempatkan mereka pada kedudukan tepat di bawah Pillar Bael, the Great King. Atas gelarnya tersebut, Agares memiliki territory yang luas yang melebihi pillar – pillar lain, walaupun masih kalah dibanding
Bael. Namun, tak seperti Bael, Agares tak memiliki petinggi iblis layaknya Zekram, banyak para petinggi mereka yang telah tewas akibat pada Civil War memihak Old Satan. Karena itulah, Lord Agares memegang kendali penuh atas urusan internal Pillarnya dan kekuasaannya itulah yang membuat Kushina tetap dapat diterima di Meikai walaupun memiliki hubungan dengan manusia biasa di bumi. Intronya cukup sampai di sana, fokuskan sudut pandang anda pada dua pria muda bersurai pirang dan hitam yang hanya duduk berdua, saling berhadapan di ruang kerja sang Lord.
" Seperti biasa Ajuka – sama, Agares akan menerima permintaan anda untuk penggunaan territory kami sebagai arena dari Rating Game. Hal itu tentunya menguntungkan kami karena menarik minat wisatawan mengingat Meikai memiliki banyak spot wisata. "
Bisnis, itulah perbincangan di antara kedua pria muda itu. Ajuka, sang Beelzebub tersenyum tipis mendengar hal itu, setelah berjabat tangan dan menandatangani kontrak mereka berbincang ringan ditemani secangkir teh yang dibawakan para Maid.
Lord Agares menyeruput tehnya, dengan tatapan mengkritisi ia memulai topik baru. " Nah, Ajuka – sama katakan … apa anda memiliki maksud lain hingga anda datang sendiri untuk mengantarkan permintaan ini ? "
Mendengar itu membuat Ajuka tersenyum tipis " Kemampuan menganalisa anda sangat baik, tidak heran Seekvaira – san dan Naruto – kun menjadi master dalam penganalisaan karena mereka di bawah bimbingan anda. Jawaban untuk pertanyaan anda adalah benar adanya aku ingin membahas satu hal penting "
Lord Agares mengerutkan alisnya mendapati nada keseriusan pada akhir ucapan sang Beelzebub " Apa ini ada hubungannya dengan pertunangan antara putriku dan Naruto – kun, muridmu ? "
Ajuka mengibas – ngibaskan tangannya ringan " Tidak , tidak … aku tidak terlalu mengurus tentang hal itu. Sera lah yang sangat antusias untuk menjodohkan murid satu – satunya yang kami miliki itu. Aku hanya mendukung saja " Ajuka menghentikan kata – katanya dengan tawa ringan, secangkir the yang berada dalam genggamannya perlahan turun hingga kembali ke meja, dan Lord Agares terus memperhatikan gerakan Maou tersebut.
Iblis Agares itu sama sekali tidak bereaksi begitu pandangan Ajuka menjadi tajam " Maaf sebelumnya Agares – san, tapi aku ingin anda menceritakan apa saja yang ketahui mengenai Namikaze Minato, ayah dari Naruto – kun "
' Sudah kuduga hari ini akan datang ' batin Lord Agares mengeluh.
Dengan seringai kecil, Lord Agares mulai menjawab " Apa anda memiliki banyak waktu luang beberapa hari ke depan ? " Hanya dengan satu anggukan dari Ajuka, seringai di wajah Lord Agares menghilang " Baguslah, karena untuk memperoleh cerita tersebut, anda harus berhadapan dulu denganku " tatapan Lord Agares mengeras begitu ia melanjutkan kata – katanya " karena bagiku Kushina adalah teman berharga yang tak ada duanya ! "
Kedua pria muda menatap tajam satu sama lain dan hanya sedetik masing – masing dari mereka segera berteleport menuju dimensi rating game.
XoX
Kyoto
Sehari setelah pernyataan perang dari Hero Faction kepada Kyoto dalam bentuk tantangan langsung tersebut, seluruh pasukan Kyoto segera digerakkan menyerbu markas dari penelitian Hero Faction, hasilnya telah terduga, mereka telah melarikan diri namun pihak Kyoto tetap diuntungkan dengan menemukan petunjuk dimana eksprimen atas mantan ratu mereka dilakukan. Proyeknya akan dilakukan di tengah peradaban kota Kyoto pada keesokan hari. Dan yang paling membuat Kunou geram adalah Hero Faction bahkan memberikan petunjuk bahwa mereka akan menyerang Goliath dan seluruh anggota Hero Faction lainnya, yang jelas menunjukkan bahwa mereka memandang rendah atas bangsa Kyoto.
Sebuah lingkaran sihir keemasan muncul di tengah lantai ruangan rapat untuk membahas strategi melawan Hero Faction, Kunou tersenyum kecil begitu melihat simbol Agares pada lingkaran sihir tersebut, dan begitu 6 gadis muncul dari lingkaran sihir tersebut, ia segera menyapa.
" Selamat datang Seekvaira – san, Ravel – san, Le Fay – san, Asia – san, Reni – san, dan Ilya – san "
" Ha'I terima kasih atas sambutannya, maaf kami terlambat Kunou – hime " Seekvaira tersenyum kecil diikuti anggukan gadis pirang di belakangnya, sementara Ilya hanya dapat menggerutu pelan mendengar namanya disebut terakhir.
" Mah, aku sudah sangat senang melihat kalian datang untuk membantu kami "
" Anda tenang saja. Aku pasti akan membantu anda, lagipula anda adalah istri dari Queenku "
Pernyataan terakhir dari Seekvaira menyentak peerage Rias dan Sona. Peerage Sona yang mengetahui bahwa Queen Seekvaira adalah Uzumaki Naruto, sang guru magang di akademi mereka hanya dapat terkagum – kagum mendengar pemuda itu mendapat Kunou, ratu Kyoto sebagai istrinya sementara peerage Rias hanya dapat merutuki kebodohan mereka karena baru mengingat bahwa Azazel pernah mengatakan Naruto telah menikah dengan pewaris tahta Kyoto, yakni Kunou itu sendiri.
Melihat perhatian para peserta rapat yang mulai teralihkan membuat Tengu segera berdehem untuk menarik perhatian, begitu yakin ia menjadi pusat perhatian sekarang, ia segera melanjutkan.
" Maaf menganggu perbincangan kalian, namun kita masih harus membahas strategi ini kembali "
XoX
3 Hari setelah konfrontasi antara Hero Faction dan Kyoto.
At Unknown Dimension
" Hoi, Indra apa tak apa – apa membiarkan mereka secara terang – terangan menyatakan perang kepada Kyoto ? Bagaimana kalau rencana kita gagal ? " pertanyaan itu datang dari pria muda bersurai hitam yang mana mengenakan pakaian kebangsawanan Eropa kuno. Surai hitamnya yang bergelombang sedikit acak – acakkan dan pakaian bangsawannya juga sedikit kotor di beberapa tempat, ditambah terdapat beberapa luka gores dan lebam di sekitar tubuhnya.
Pria muda lain yang memperoleh jawaban tersebut hanya mendengus angkuh, berbeda jauh dengan pria yang duduk disampingnya, pria dengan wajah rupawan tersebut dalam keadaan mulus, hanya terdapat sedikit debu yang menempel pada zirah emas yang ia kenakan.
" Kheh, mendengar pertanyaan itu membuatmu terdengar menghinaku. Dengar dewa kelas bawah, mereka adalah kelompok yang kubina sendiri, jadi jangan ragukan kemampuan mereka. dan lagi lawan mereka hanyalah bangsa Youkai dan iblis kelas bawah, itu tidak ada apa – apanya bagi mereka. "
Mereka berdua berbincang tanpa memandang satu sama lain, keduanya hanya fokus menatap pada layar raksasa di depan mereka yang mana memperlihatkan bentrok antara Hero Faction dengan Kyoto yang dibantu oleh tiga tim iblis, Rias Gremory, Sona Sitri, dan Seekvaira Agares.
Fokus pertempuran terlihat pada Issei yang berhadapan langsung dengan Cao – Cao.
" Kheh, Sekiryuutei itu bodoh jika beranggapan Longinus menengahnya dapat mengalahkan True Longinus milik Cao – Cao " komentar Loki melihat Issei yang berkali – kali mencoba menyerang pemimpin Hero Faction.
" Nah, kau tahu dewa kelas bawah … " sebuah perempatan telah memenuhi dahi pria bersurai hitam bergelombang karena mendengar dua kali dewa di sampingnya memanggilnya dengan julukan yang hina seperti itu. Namun, Loki, pria itu, sama sekali tidak bereaksi apa – apa atas julukan dari Indra begitu merasakan beberapa energy yang berjalan dari belakang ke arah mereka
" Sebelum kita melanjutkan acara menonton ini bagaimana kalau kita membereskan beberapa tikus yang menganggu kesenangan kita ini " Indra dan Loki serentak berdiri dan berbalik menemukan 7 sosok yang berdiri menantang mereka.
Dua sosok di depan mereka sempat membuat Indra dan Loki terkejut karena melihat sosok itu sebelumnya di layar besar mereka. Namun, hanya dengan melihat seorang Uzumaki Naruto di antara 7 sosok itu, kedua dewa itu berhenti terkejut.
" Nah, untuk apa kalian kemari ? apa untuk menantang kami huh ? " Loki bertanya dengan nada meremehkan …
Sasuke, yang tergabung dalam sosok itu maju selangkah. Ia menyeringai kecil dan memberikan tatapan dingin kepada kedua dewa tersebut dengan iris matanya yang telah menjadi pola menyerupai shuriken.
" Tidak, kami di sini untuk …. Memperbudak kalian ! " sontak setelah menyelesaikan ucapannya, aura keunguan meledak menyelimuti tubuh Sasuke diikuti Naruto yang segera memasuki subspesies balance breakernya.
Pertarungan melawan dua dewa akan dimulai, waktunya untuk memperlihatkan kemampuan mereka sekarang ini !
TBC
Yosh, ini memang benar – benar terlambat. Maaf ya, belakangan ini aku memang sangat sibuk sehingga tak memiliki waktu untuk melanjutkan ceritanya. Ini saja kukerjakan di sela – sela mengerjakan tugas dan proposal. Untuk fic yang baru – baru sudah ada diangsur kok, mungkin sekitar seminggu atau dua minggu baru update lagi. Dan ah, kulihat author yang berniat membuat lemon atas ceritaku telah memperkenalkan dirinya, jadi tanya aja ke dia kalau pengetn tahu ya hehe. Konflik di sini akan memanas, siapa aja 6 sosok yang Naruo bawa bersamanya untuk berhadapan dengan dua dewa ini akan terbuka di chap depan yang mana pastinya akan berfokus pada pertarungan. Ah, gambarannya ada di bawah sedikit ya hehe.
Namun awal di chap depan, aku akan membahas sebentar pertarungan di Kyoto nya dan peran beberapa tokoh di belakang panggung hehe.
Selanjutnya di Longinus 14th : Declare of War
" ARGGH, cukup dengan semua ini …. Sadarilah bahwa perbedaan eksistensi kita layaknya bumi dan langit. Aku adalah dewa, sebuah mutiara indah dan kemilau yang berada jauh di dasar lautan yang mana telah menempa diri dengan tekanan tinggi sedangkan kalian, makhluk rendahan layaknya lumpur kotoran di dasar lautan. " Loki berteriak dengan keras.
Mendengar teriakan Loki itu, ekspresi Naruto menggelap, perlahan ia turun dan kembali berdiri di tanah. Kunou yang masih digendongnya sedikit khawatir melihat perubahan sikap sang suami.
" Lumpur di lautan ya … sepertinya kau benar Loki – dono " Loki tersenyum puas mengira bahwa serangan mental yang ia berikan berpengaruh pada pemuda pirang itu.
" Namun, tahukah kau Loki – dono … jika di dasar lautan itu ada tiram … maka lumpur seperti kamipun akan menjadi mutiara yang dapat menyaingi mutiara kemilau dirimu. "
Naruto tersenyum kecil dan berbisik kepada istrinya sambil berjongkok agar istrinya dapat turun dari gendongan punggungnnya. " Terima kasih hime atas bantuanmu sebelumnya. Untuk sisanya serahkan padaku "
Loki menepuk – nepuk jubah bangsawannya yang sedikit berdebu dan melompat keluar dari kawah raksasa yang Naruto ciptakan. Iris matanya menyipit begitu melihat aura emas yang membentuk spiral di sekitar Naruto yang telah menggunakan senjutsunya.
" Ini salah satu bentuk terkuat yang baru kukembangkan Loki – dono … berbanggalah ! "
The Shining Golden Fox God Ray.
Chapter 22 : Kunou, My Cute Wife ( Awakening and The Beginning of World Chess Tournament )
