Boruto yang sedang menyuap makanannya kedalam mulut langsung terbengong memandang ibunya, 'apakah tadi ibu katakan bahwa Sasuke sensei adalah ayahku?' pikir Boruto, dan Boruto semakin kaget sewaktu matanya menyapu dinding didekat meja makan mereka, biasanya yang tergantung disana adalah foto keluarganya, foto ayahnya Naruto Uzumaki, ibunya Hinata Hyuga, dirinya dan Himawari namun sekarang yang tergantung disana adalah foto Sasuke sensei bersama ibunya dan seorang anak yang mirip dengannya, hanya saja berambut hitam dan berbola mata hitam, tidak ada guratan dipipi, padahal guratan dipipinya adalah salah satu hal yang membuat Boruto mirip sekali dengan ayahnya Naruto.
Boruto memberanikan diri memandang wajah ibunya, otaknya berpikir keras, 'ada hal aneh yang sedang terjadi' pikir Boruto 'apakah ini berhubungan dengan takdir yg dimaksudkan Momoshiki sewaktu dalam pertarungan? aku harus menyelidikinya'
" Hehehehe...maaf bu..mungkin karna bangun kesiangan, otak aku jadi error " jawab Boruto pada ibunya sambil menyeringai dan mengusap belakang kepalanya dengan tangan kanannya.
Hinata memandang Boruto dengan tersenyum, " ya sudah...habiskan makanannya "
" Anata... " kata ibunya kepada Sasuke sensei.
" Hn... " jawab Sasuke
" Kemarin aku bertemu dengan Kak Neji dan Sakura...sepertinya Sakura sudah mendekati bulannya, prediksi melahirkannya diminggu ini " cerita ibunya.
" Hn..." jawab Sasuke sensei singkat.
" Sakura kuatir...dia kuatir anak yang dilahirkannya harus mendapatkan segel Hyuga..." sambung ibunya kembali
" Neji dan Sakura tidak perlu kuatir, Naruto sudah menyusun ulang kembali aturan di masing-masing klan saat ini, salah satunya aturan klan Hyuga yang sangat tidak masuk akal itu..." jelas Sasuke sambil memandang ibunya, tatapan mata Sasuke sensei sangat lembut.
Boruto melihat pipi ibunya merona merah, 'apa-apaan ini...bukannya paman Neji sudah tewas dalam pertempuran? dan Sakura itu kan ibunya Sarada...' pikir Boruto.
" Jangan mengejek klan Hyuga, klan Hyuga adalah klan ku anata..." jawab ibunya pada Sasuke sensei dengan wajah yang masih memerah.
" Dulu...sekarang klanmu adalah Uchiha...Hinata Uchiha " jawab Sasuke, sudut bibirnya tertarik sedikit, seakan ingin tersenyum, dan Boruto melihat wajah ibunya semakin bersemu merah.
" Wajahmu memerah..." sambung Sasuke sensei dengan nada menggoda kepada ibunya.
Boruto merasa jengah memperhatikan interaksi antara Sasuke sensei dengan ibunya, cara Sasuke memandang ibunya, penuh dengan kasih sayang, nada suara Sasuke terhadap ibunya, terselip nada menggoda dan canda, dan yang membuat Boruto semakin jengah adalah reaksi ibunya, tersipu malu dan memandang Sasuke dengan pandangan yang kalau bisa Boruto simpulkan adalah pandangan manja dan sayang.
" An...anata...jangan menggodaku, ad...ada anakmu disini..." jawab ibunya tergagap dengan wajah yang semakin memerah.
" Hn..." jawab Sasuke sensei singkat pada ibunya, " Bagaimana Boruto? kita latihan shuriken hari ini? " Sasuke kini mengarahkan pandangannya pada Boruto, "Atau kamu punya misi hari ini? " tanya Sasuke lagi.
Boruto mempertimbangkan bagaimana menjawab Sasuke sensei dengan tepat, Boruto ingin mencari tahu apa yang sedang terjadi saat ini, walaupun dia sangat ingin berlatih dengan senseinya, namun prioritasnya saat ini adalah mencari kejelasan dari semua keanehan di hari ini.
" Aku tidak bisa...ayah" jawab Boruto terbata...agak aneh menyebut kata ayah dan menujukan kata tersebut pada senseinya " aku ada misi hari ini " jawabnya tegas.
" Hn.." jawab Sasuke " Aku rasa aku sudah selesai..." sambung Sasuke kepada ibunya " Karna Boruto ada misi, mungkin aku akan melatih shinobi yang baru bergabung di anbu " kata Sasuke lagi pada ibunya.
"Baiklah anata...aku akan menyiapkan bekal untukmu dan Boruto" jawab ibunya sambil bergegas meninggalkan meja makan dan menuju dapur.
