Boruto memandang desanya, Desa Konoha dari atas bukit monumen wajah hokage, saat ini dia tepat berdiri diatas monumen wajah hokage ke 7, Naruto Uzumaki. Tidak ada yang berbeda di Konoha semua masih tetap sama, hanya saja tidak ada bangunan yang hancur akibat ujian chunin yang terganggu oleh kedatangan Momoshiki kemarin, desa terlihat sibuk dengan aktivitas para penduduk desa, desa terlihat aman dan tentram, hal tersebut membuat dahi Boruto berkerut, 'apakah secepat itu membereskan semua kerusakan yang disebabkan Momoshiki? atau sesuatu yang aneh terjadi sehingga Momoshiki tidak menyerang desa kemarin?' batin Boruto.
" Boruto... " seru seseorang yang berlari mendekatinya. " Aku mencarimu ... ternyata ada disini " kata orang tersebut sambil mendekati Boruto.
" Sa...sarada?? " Mata Boruto membesar melihat orang yang mendekatinya, " Kamu ...kamu ada disini?? " lanjut Boruto kembali sambil terbata.
" Iya...aku nyariin kamu...ngapain kamu disini?? kita kan mau ke kantor ayahku bersama Mitsuki dan Konohamaru sensei untuk pengambilan misi pertama kita sebagai team 7...kamu lupa ya? " jawab Sarada panjang lebar sambil memperhatikan Boruto dengan kesal.
Dahi Boruto mengernyit mendengar penjelasan Sarada, ' pengambilan misi pertama? pengambilan misi pertama biasanya langsung diberikan oleh Hokage...Sarada katakan tadi ke kantor ayahnya...apakah itu berarti ayah Sarada adalah ayahku...Naruto Uzumaki? ' batin Boruto.
" Boruto...ayo bergerak...kok malahan jadi bengong " paksa Sarada sambil menarik tangan Boruto.
Boruto memandang Sarada dan memperhatikan dengan teliti, Sarada agak berbeda dengan Sarada yang seharusnya, Sarada yang sedang menarik tangannya memiliki warna rambut pirang dan berwarna mata biru, walaupun masih menggunakan kacamata dengan frame yang sama. Sarada yang merasa diperhatikan oleh Boruto berhenti menarik tangan Boruto dan menunduk dengan tersipu malu, warna merah muda terlihat jelas di pipinya.
" Kok ngeliatin begitu? " tanya Sarada dengan wajah menunduk.
" Eh...eh...ngak kok...cuman aku perhatiin warna bola mata kamu ternyata biru sekali ya? " jawab Boruto sekenanya sambil nyengir dan menggosok kepalanya dengan tangan kanannya.
Wajah Sarada semakin memerah mendengar jawaban Boruto, " Warna mataku kan sama dengan warna mata ayah " jawab Sarada " Walaupun aku harus menggunakan kacamata seperti ibu " lanjutnya " Tapi apakah harus dibahas Boruto...kita ada misiiiii...misi pertama lagi...dan Mitsuki serta Konohamaru sensei sudah nungguin kita dari tadi ..." lanjut Sarada lagi.
Jawaban Sarada semakin membuat Boruto mengernyitkan dahi, "Ayahmu? maksudnya? " tanya Boruto penuh selidik.
" Iya...ayahku Naruto Namikaze, hokage ketujuh kita, ayolah kita bergerak Boruto nanti kita dimarahin Konohamaru sensei karena terlambat " jawab Sarada, kali ini Sarada tidak menarik tangan Boruto, namun langsung berlari ke arah kantor hokage.
Boruto semakin heran mendengar jawaban Sarada, yang dia ingat bahwa hokage ke-4 memang bernama Minato Namikaze, dan Boruto tahu bahwa hokage ke-4 adalah kakeknya, namun karena hubungannya dengan ayahnya Naruto Uzumaki memburuk sejak masa remaja, Boruto tidak pernah menanyakan mengapa ayahnya dinamakan Naruto Uzumaki bukan Naruto Namikaze.
Melihat Sarada melesat dengan cepat, Boruto mulai bergerak menyusul Sarada, ' keadaan semakin aneh, aku harus menyelidiki mengapa banyak hal berbeda terjadi dalam 1 malam, lebih baik saat ini aku mengikuti Sarada, mungkin aku akan menemukan petunjuk selanjutnya pada saat bertemu dengan sang hokage ' batin Boruto.
