Pagi ini Baekhyun menjalani rutinitas sehari-harinya.
Ia selalu berangkat pagi hari untuk memulai pekerjaannya, ia adalah seorang artis terkenal di Negara ini, banyak orang yang menyukainya, dari para wanita sampai para lelaki tampan.
Tapi tak ada satupun yang ia pedulikan, Baekhyun pikir itu hanya tuntutan dari pekerjaannya saja, walaupun banyak orang yang menyukainya, tapi tidak sedikit juga orang yang tidak menyukai Baekhyun. Ya.. kita bisa menyebut mereka (Haters) tapi Baekhyun tidak cukup banyak waktu untuk menanggapi komentar jahat mereka, Baekhyun hanya menganggap mereka seperti angin lalu saja.
Ngomong-ngomong, sekarang ini Baekhyun sedang melakukan pemotretan untuk Brand fashion ternama dunia, sudah tidak diragukan lagi eksistensi di dunia entertainment, setiap brand yang ia promosikan, selalu laku keras dan sold out pada hari perealeasannya. Sebab itu banyak brand-brand yang berbondong-bondong untuk menggunakan jasa seorang Byun Baekhyun.
1 jam setelah melakukan sesi pertama pemotretan, Baekhyun dan para crewnya memutuskan untuk istirahat sebentar, sambil mempersiapkan pakaian Baekhyun untuk pemotretan sesi selanjutnya.
Saat memasuki ruangannya, ia menemukan sahabat dan sekaligus manager-nya Kyungsoo sedang sibuk dengan smartphone-nya, terpikir Baekhyun untuk mengganggu sahabatnya itu.
"HOY!" kejut Baekhyun pada Kyungsoo
"Yaakk! Apaaan sih baek, kalok jantung gue copot gimana, parah banget sih" ucap Kyungsoo jutek kepada temannya itu.
"Jangan dong Uco, iyadeh aku minta maaf, elo juga sih, sibuk amat sih buk, ngapain lo? Lagi chat-an ama gebetan baru ya? Kenalin dong coo" Tanya Baekhyun dengan wajah yang sok di imut-imutin (emang dasarnya baekhyun imut sih )
"GEBETAN pala lo! Gue lagi nyusun jadwal lo tau, pusing gue, liat lo makin mau pecah kepala gue!" jawab Kyungsoo ketus.
"Ihh uco jahat banget cih ama baekiee, kan baekiee becanda uco" itu Baekhyun
"Oh ya soo, selesai pemotretan ini gue masih ada jadwal lagi gak?" Tanya Baekhyun serius kepada sahabat dan juga manajer-nya itu.
"Hmm enggak ada sih, jadwal lo kosong tuh" kata Kyungsoo
"Soo, gue kangen rumah gue yang di Busan, gue pengen kesana, gue pengen liburan kesana soo, lagian udah lama gue gak kesana soo, please gue ijin kesana ya beberapa hari ni aja, lo bisa atur jadwal gue ulang kan soo gue mohon sama lo" ucap Baekhyun memohon kepada Kyungsoo
"Kok tiba-tiba gini sih Baek, lo kenapa, gue sahabat lo baek, gue tau pasti setiap lo mau kesana pasti ada masalah yang lo sembunyiin dari gue, kenapa? Gue bakalan ijinin lo, tapi lo cerita sama gue." Ucap Kyungsoo tegas
"Gak ada apa-apa, cuman gue ngerasa penat aja akhir-akhir ini, I need vitamin sea ucoo" ucap Baekhyun sambil bergurau kepada temannya itu, lagian tidak mungkin juga Baekhyun mengatakan semua mimpi-mimpi yang di alaminya akhir-akhirnya, bisa ia tebak, Kyungsoo bisa saja tertawa mendengar, dan mengganggap Baekhyun terlalu berlebihan karena percaya dengan mimpi-mimpi itu.
"Lo lagi gak bohong kan ma gue baek?" Tanya Kyungsoo lagi.
Baekhyun menggeleng mendadakan tidak ada apa-apa kepada temannya itu.
"Oke, tapi gue ikut, gue khawatir sama lo!" ucap Kyungsoo sambil beralih kembali ke ponselnya. Begitulah uco-nya walaupun terlihat jutek dan pendiam, dia sangat care kepada baekhyun, kalian tidak tahu saja Kyungsoo sudah menganggap Baekhyun seperti adiknya sendiri. Semenjak orangtua Baekhyun meninggal, dia menjadi pemurung dan lebih memilih tinggal di rumah orangtuannya yang ada di Busan sendirian, walaupun seluruh keluarganya berada di Bucheon tapi ia enggan kesana, ia terlalu muak dengan keluarganya yang hanya manis di depan, tetapi busuk di belakangnya, tak ada yang menyayangi Baekhyun sebanyak orangtuanya menyayanginya.
Tetapi setelah kecelakaan yang merenggut kedua orangtuanya, baekhyun merasa dunianya hancur, tidak ada lagi orang yang bisa ia jadikan tempat perlindungan.
Tapi tuhan selalu memiliki rencana, ia bertemu dengan kedua temannya, di sebuah pantai yang dekat dengan rumahnya. Baru pertama kali berjumpa Baekhyun sudah merasa nyaman, ia merasa ketulusan bersama kedua temannya, tidak ada kemunafikan seperti keluargannya yang lain. Sebab itu ia sangat menyayangi kedua temannnya itu.
Kedua temannnya itu adalah Kyungsoo sahabat yang merangkap menjadi manajernya, dan yang satunya lagi adalah seorang Designer ternama di Asia, siapa lagi kalau bukan Luhan, lelaki cerewet itu sedang tidak bersama mereka kali ini, ia memiliki jadwal untuk Fashion Show-nya yang akan di selenggarakan di Paris dalam waktu dekat ini, tapi tenang saja kalian pasti akan berjumpa dengannya kok.
Okey back to topic.
"Emm gak usah soo, lo disini aja kerjaan lo yang lain kan masih banyak, gue gak mau ganggu lu, lagian gue bisa kok, yaa tayang ku uco, please percaya deh, gue gak kenapa-kenapa. Gue cuman lagi pengen sendiri aja disana, gue pengen ke pantai mana tau gue bakalan jumpa Oppa-oppa tampan disana hehehe" gurau Baekhyun kepada sahabatnya itu, dia tidak mau membuat Kyungsoo khawatir.
Cukup ia saja yang menghadapi masalahnya ini, ia tak mau merepotkan teman-temanyanya, sudah cukup teman-temannya kerepotan karna ia.
.
.
.
Dan di pagi hari ini baekhyun sudah terbangun, ia harus mempersiapkan diri untuk perjalanannya menuju Busan,Baekhyun sangat lelah, sungguh dia hanya dapat tidur 1 jam, dan dia sangat bersyukur dapat tidur walaupun hanya sebentar.
Ya kalian tahukan apa penyebab Baekhyun seperti ini, mimpi itu datang lagi, lelaki itu datang lagi, wajahnya kali ini semakin jelas, dengan mata tajam, rahang tegas, oh dan jangan lupakan mata yang berwarna Ocean Blue itu sungguh sangat menawan. Dan satu lagi, tubuh atas pria itu topless menampilkan otot-otot biseps dan trisepsnya semakin menambah kesan sexynya. Dan abs-nya yang menggoda, mengalahkan seluruh actor tampan di Negara ini, Baekhyun jamin itu.
Oh tuhan, kenapa Baekhyun malah mengkhayal kan pria itu, sungguh sangat kotor pikirannya ini, rutuk Baekhyun.
"Oh ya tuhan! Kenapa aku jadi berkhayal tentang pria itu, sadar Baekhyun, kau bahkan tidak tau dia siapa, dan kau bahkan tidak tahu dia itu nyata atau tidak" rutuk Baekhyun sambil memukul-mukul kepalanya pelan.
"Ahh lebih baik aku mandi saja, agar pikiran-pikiran mesum ku ini menghilang!" ucap Baekhyun
Ia ingin berendam air panas pagi ini, sumpah ia merasa seluruh tulang-tulangnya akan retak, ia perlu bersantai dan merenggangkan tubuhnya sambil berendam air panas.
Ia mulai menyiapkan air mandinya, ia pergi ke laci yang tersedia berbagai jenis sabun mahal disana dengan beragam jenis dan wangi. Tangan lentiknya itu memilah sabun apa yang ingin ia pilih, kali ini ia memilih sabun dengan wewangian Ocean ia tak tahu alasannya memilih itu, tapi instingnya mengatakan untuk mengambil itu saja, ya sudahlah tak usah dipikirkan itu hanya sabun. Sesudah menyiapkan bathup dan air mandinya, ia beralih ke wastafelnya, walaupun Baekhyun seorang lelaki ia sangat perduli dengan kebersihan kulit dan tubuhnya, baginya itu mutlak dan jangan sampai terlewatkan.
Baekhyun mulai melucuti pakaiannya, ia memandangi tubuhnya di depan cermin wastafel. Ia cukup sexy dan menarik untuk ukuran seorang pria, pinggulnya yang ramping, kulitnya yang putih seputih porselen tanpa ada cela, bibirnya yang ranum dan merah, oh dan juga mata amber Baekhyun juga cukup indah dengan warna coklat kelam yang semakin menambah kesan sexy di dirinya, dengan tubuh yang seperti ini, ia yakin dapat membuat iri para wanita diluar sana, ia merasa beruntung dengan apa yang ada padanya.
.
.
Setelah selesai mempersiapkan keberangkatannya ke Busan. Baekhyun sudah berada di depan mobil berjenis Range Rover Velar 3.0 yang berwarna merah, ia sangat menyayangi mobilnya ini, ia sudah lama menabung untuk membeli mobil ini, dan selain itu dengan mobil ini ia bias mengangkat status sosialnya di kalangan artis.
Baekhyun sudah siap dengan 2 koper besar, dan 1 tas sandang yang akan ia bawa ke Busan.
Saat tengah memasuki kopernya kedalam bagasi mobilnya, ia di kejutkan dengan tepukan di bahunya, ternyata itu Kyungsoo sahabatnya, mungkin sahabatnya tengah mengecek persiapan Baekhyun untuk pergi ke busan.
"Ya ampun Baek, lo mau minggat apa gimana, banyak banget. Lo serius kan cuman sebentar, gue makin takut buat ngijinin lo pergi, inget Baek lo jangan macam-macam minggu depan lo harus balik lagi ke Seoul" ketus Kyungsoo
"Siap ibu boss! Tenang gue cuman ke Busan kok, gak minggat kok daku" ucap Baekhyun setelah selesai di omelin temannya itu
"Awas ya Baek, kalok lo gak balik tepat waktu, gue sendiri yang ngejemput lo kesana, kalok perlu gue bawa tim Gegana sekalian, gue makin takut ni lo ada apa-apa, seriuskan Baek, everything ok kan?" Tanya Kyungsoo
"IHhh uco mah lebai banget, tenang coo gue kagak kenapa-kenapa, yaudah deh ya gue jalan sekarang, ntar kesiangan keburu macet betek gue yang ada ntar" ucap Baekhyun
"Hmm tapi inget pesan-pesan gue!" ucap Kyungsoo
"Sipp boss, phayy…phayy ucoo, jangan merindukan kan daku ya.." ucap baekhyun yang tengah menyalakan mesin mobilnya, dan segera berangkat setelah melambai ke Kyungsoo.
Sungguh Kyungsoo merasa khawatir dengan temannya itu, tapi ia harus percaya kepada Baekhyun sahabatnya itu. Mungkin Baekhyun-nya sedang membutuhkan quality time untuk dirinya sendiri.
.
.
Baekhyun membutuhkan waktu setengah hari untuk sampai ke busan, cukup mebosankan dan melelahkan sih, mengingat Baekhyun menyetir sendiri tanpa ada supir. Tapi ia cukup menikmatinya sambil bernyanyi-nyanyi selama perjalanan untuk mengusir rasa bosannya.
Ia sudah membayangkan ketenagan yang akan dia dapatkan di rumah pinggir pantainya, deburan ombak, pasir putih ahh sangat menenangkan. Baekhyun yakin pasti bisa melupakan semua masalahnya.
Tapi tiap manusia hanya bisa berencana, tuhan lah yang mengatur takdir manusia.
Baekhyun tidak tahu siapa yang akan ia jumpai disana, atau lebih cocok dikatakan mahkluk apa yang akan ia di jumpai disana…
Tbc
Hai..haii
Aku balik lagi nih, aku udah bawa chap 1 untuk cerita ini
Maaf kalau banyak typo, gue sadar cerita ini acak kadut banget..
Gue harap kalian masih mau baca cerita gue ini.. please di komenn ya, jangan jadi silent reader pliss
I need your opinion
Oke itu aja deh..
Phayy..phayy.. di tunggu buat kelanjutannya..
Salam CHANBAEK is Real!
