naruto : masashi kishimoto
highschool dxd : ichie ishibumi
WARNING : typo, ooc, bahasa tidak baku, amburadul, semi!canon, god!like naru, god!hina, ooc hinata, strong naru, strong hina,
author baru, dan masih amatir, jadi mohon bimbingan dari author senior? ゚ルマ
summary : demi memnghilangkan rasa bosannya, naruto sang hakaishin alam semesta 10, mencoba mengunjungi dunia lain yang terdubung dengan alam semestanya, dengan hinata yang di menjaganya. bagaimana kelanjutan kisah mereka?
naruto hakaishin
"eh, hinata-chan siapa mahluk bersayap sepuluh itu?"tanya naruto heran seraya menatap kokabiel.
'bagaimana mereka bisa datang kemari tanpa terhalang kekkai buatan sona/kaichou!.. dan bukannya itu diana-neesan/sama?'batin rias dan kelompoknya heran bercampur takjub (di sini rias tidak mengenal hinata dan grayfia, karna rias jarang ke underworld).
sedangkan tepat di luar sekolah, terlihat beberapa remaja sedang mempertahakan kekkai dengan kondisi tak jauh berbeda dengan kelompok rias, karna untuk mempertahankan kekkai butuh energi yang tak sedikit, ditambah lagi mereka sudah cukup lama berada dalam posisi ini.
"kaichou..siapa mereka? bagaimana mereka bisa masuk, tanpa terhalang oleh kekkai yang kita buat?."tanya queen sona aka tsubaki melirik sekilas ke arah naruto, grayfia dan hinata.
"simpan dulu pertanyaanmu untuk nanti.. yang paling penting sekarang kita harus tetap mempertahankan kekkai ini agar manusia tidak bisa melihat ini"jawab sona dengan nada tegas tak ingin menerima bantahan apapun, tapi di lain sisi sona juga khawatir dengan sahabat masa kecilnya itu.
'berhati-hati lah rias..'
"hai!"
kembali ke tempat naruto
"dia kokabiel naruto-sama jendral malaikat jatuh!.. dan sepertinya dia yang menyebabkan kekacauan ini!"bukan hinata yang menjawab melainkan grayfia yang tengah menatap kokabiel intens.
"eh, koktail? nama nya jelek sekali!"ucap naruto tampaknya pendengaran naruto sedang terganggu. grayfia sweatdrop mendengar panggilan naruto pada jendral da-tenshi itu. sementara kokabiel emosinya memuncak, karna naruto seenaknya saja merubah namanya menjadi minuman, apakah ia tidak tahu jika namanya tertulis dalam bibble.. dan salahkan pendengarannya yang cukup tajam dari manusia sehingga suara sekecil gumanan naruto tadi masih bisa di dengar olehnya
"buk..." "k-kau..! kau sudah membuatku marah, mahluk hina... siapa pun kau akan aku musnahkan!"hardik kokabiel dengan wajah memerah menahan amarah dan memotong ucapan grayfia. ekspresi naruto langsung menjadi dingin setelah mendengar salah satu kalimat paling di bencinya dari mahluk di depannya ini.
"hinata, grayfia, menjauhlah! aku akan menghancurkan mulut kotornya itu!"naruto berujar dengan nada dingin.
grayfia langsung tersentak dengan nada dingin naruto, dan perasaan takut mulai menjalar dalam dirinya,. baginya meski sifat naruto acuh tak acuh, tapi tuannya ini cukup hangat dengan orang terdekatnya..
tapi kali ini berbeda tuannya ini telihat seperti akan membinasakan seluruh mahluk hidup lewat kata-katanya barusan.!
sedangkan hinata terlihat santai dengan wajah datarnya karna bagaimana pun naruto pernah lebih mengerikan dari ini.
"grayfia! kita berlindung, kalau tidak kau akan terkena dampaknya"seru hinata tenang seraya melirik ke arah grayfia.
"b-baiklah"ucap grayfia tergagap.
sedangkan di sisi rias dkk, terlihat mereka memandang ke arah hinata dan grayfia dengan intens.
"bochou.! bukannya itu diana-sama, kakak ipar anda, auranya juga sama dengan aura diana-sama?"akeno bertanya pada rias yang sudah agak mendingan sembari menunjuk ke arah grayfia.
"kurasa dia bukan kakak iparku akeno.. karna tidak mungkin diana-neesan meninggalkan underworld tanpa ada alasan yang jelas"sangkal rias menggelengkan kepala. sedangkan kelompoknya hanya menggangguk membenarkan,, tapi rias merasa pernah bertemu denga ketiga orang tersebut. 'aku merasa pernah melihat mereka,, tapi di mana ya?'
kembali ke tempat naruto dan kokabiel.
"aku akan memperlihatkan padammu siapa yang seharusnya yang lebih hina!"kata naruto dingin seraya mendekat pelan ke arah kokabiel. perkataan naruto membuat kokabiel tertawa lepas.
"hahahahaha.. kau ber.."
bruuk
ughh
perkataan kokabiel terhenti ketika merasakan sebuah pukulan sangat kuat mendarat tepat di perutnya hingga mementalkan kokabiel ke sebuah gedung di belakangnya dan menciptakan debu yang cukup kental.
rias dan kelompoknya melebarkan mata mereka melihat kokabiel terhempas hanya dengan satu pukulan yang tidak mereka lihat.
'b-bagaimana dia bisa secepat itu?!'kaget mereka kompak merasa terkesan dengan kecepatan naruto yang tak terlihat.
perlahan debu di tempat kokabiel nampak mulai menipis, samar-samar memperlihatkan kokabiel dengan kondisi cukup buruk. selang beberapa saat, jendral malaikat jatuh itu berdiri dari pijakannya, selanjutnya kokabiel mengelap darah di area sekitar mulutnya sembari menyeringai.
"hahahahahaha.. pukulanmu itu cukup kuat untuk orang sepertimu..." kokabiel tertawa lalu melanjutkan "..sekarang giliranku!"sambung kokabiel seraya menciptakan tombak cahaya cukup besar di kedua tangannya. naruto hanya menatap datar tombak tersebut, seakan-akan tombak itu tak lebih seperti tusuk gigi baginya.
"mati kau, hahahaha"teriak kokabiel berikutnya melancarkan tombak tersebut ke arah naruto yang tidak ada niatan menghindar.
boooom
bunyi ledakan cukup besar menggema di seluruh penjuru sekolah. tampak kepulan debu mengepul kemana-mana. rias dan kelompoknya terkejut, karna melihat pria tadi tidak menghindari tombak cahaya kokabiel yang menurut mereka mematikan. berbeda dengan rias dkk, hinata dan grayfia malah tenang-tenang saja dengan ledakan tersebut, karna bagaimanapun naruto tidak akan mati hanya karna serangan kacangan seperti itu.
"hahahaha.. apa hanya segitu kemampuanmu! menyedihkan"kokabiek berucap seraya tertawa angkuh,
'dasar bodoh!'batin hinata dan grayfia pada kokabiel
perlahan debu di tempat naruto mulai menghilang, setelah debu tersebut hilang sepenuhnya, terlihatlah kawah berdiameter 8 meter dengan kedalaman 3 meter di tempat naruto tadi. bukti jika serangan kokabiel cukup dasyat. namun...
tap
terdengar bunyi lompatan kaki dari dalam kawah tersebut. setelah itu terlihatlah naruto dengan keadaan baik-baik saja terkecuali piyama yang di pakainya nampak compang-camping akibat tombak dari kokabiel. semua yang ada di tempat itu sontak kaget bukan main melihat keadaan naruto terkecuali hinata dan grayfia tetap berjawah datar., khususnya kokabiel yang merasa serangannya gagal membinasakan naruto.
'b-bagaimana b-bisa dia t-tidak terluka sama sekali! ?'batin rias terbata dalam kekagetannya.
'ara ara, ternyata dia bukan orang sebarangan.. fufufufu'batin akeno dengan ciri khasnya
'k-kenapa s-serangan ku t-tidak berpengaruh p-padanya? s-siapa d-dia s-sebenarnya'kokabiel membatin tak percaya seraya mundur beberapa langkah.
"kau sudah merusak piyama kesayanganku.. apa kau tidak tahu jika piyama ini terbuat dari bahan kualitas terbaik di duniaku?"ucap naruto datar.
"kau pikir aku perduli dengan hal itu, hah?!"ujar kokabiel
naruto menarik piyama oranye nya yang terbuat dari bahan kualitas tinggi tersebut guna memudahkan dirinya bertarung, kini naruto nampak setengah telanjang, sedangkan para ibis betina langsung merona hebat melihat tubuh sixpact, di tambah kulit tan eksotis nya, tak ayal semakin melengkapi keseksian naruto dimata para gadis muda tersebut.
wuuusss
seketika naruto menghilang dari tempatnya dan muncul tepat di belakang kokabiel tanpa di sadari kokabiel sendiri.
bruuuk
kokabiel tidak sempat menghindar ketika merasakan sebuah pukulan menghantam keras punggungnya, menyebabkan malaikat jatuh tersebut kembali terpental beberapa meter ke depan.
blaaarr
bunyi ledakan terdengar diseluruh penjuru sekolah, dari balik ledakan itu terlihat kondisi kokabiel bisa di bilang sangat buruk bukti jika hataman naruto tidak main-main.,
namun perlahan tapi pasti kokabiel mulai bangkit dari jatuhnya tapi sebelum bangun sepenuhnya kokabiel kembali jatuh dengan posisi bertumpu pada lutut dan kedua tangannya seraya memuntahkan darah segar cukup banyak.
uhuuk
'serangannya tidak main-main, tulang ku rasanya remuk semua... aku harus lebih berhati-hati!'batin kokabiel sambil merogoh saku celannya untuk mengambil kembali air mata phenex.
"apa kau sudah selesai?"tanya naruto datar menatap ke arah kokabiel yang sudah selesai meminum air mata phenex.
"hahahaha.. ku akui pukulanmu barusan sungguh membuatku yerhibur... tapi kau tidak akan pernah bisa membunuhku selama aku mempunyai benda ini"kata kokabiel menyombongkan diri sambil menunjukan sebuah botol bekas air mata phenex ke arah naruto.
'kenapa ia sedikit-sedikit tertawa.. apa dia gila'batin naruto
naruto menaikan alisnya "baiklah.. kalau begitu bagaimana kalau aku menghilangkan mu dari keberadaan!"
"jangan bercanda?.. kau hanya beruntung karna memiliki kecepatan di atas rata-rata.! lantas, jangan berhayal untuk memusnahkan ku"sangkal kokabiel.
menatap bosan ke arah kokabiel naruto berkata "haah.. kau terlalu meremehkan ku"
wuuuss
naruto pun menghilang dari pijakannya. sedangkan kokabiel melihat itu kembali memasang pose siaga seraya menengok ke kanan dan ke kiri.
plak,
kokabiel langsung sadar ketika merasakan ada sebuah tangan mencekal tangan kirinya. mengalihkan pandangannya ke arah sang pelaku. seketika kokabiel terbelakak ketika naruto sudah berdiri di di depannya seraya mencengkram tangannya sangat kuat, mencoba menggerakan tangan kanannya yang bebas guna terlepas dari cengkraman naruto, namun dia merasa usahanya sia-sia, serasa sendi-sendinya sudah di kunci.
"lepaskan aku mahluk rendahan!"desis kokabiel sambil mencoba neronta-ronta.
'kenapa ia tidak belajar dari kesalahan?'batin grayfia menatap iba kokabiel
'ternyata ia lebih bodoh dari yang ku kira!' ucap hinata tenang dalam pikirannya
naruto mengarahkan telapak tangannya yang bebas tepat di depan wajah kokabiel "kau terlalu menyombongkan kekuatan dan derajatmu... merasa diri paling tinggi, menganggap semua orang lebih rendah darimu... tidak sadar kalau masih ada yang jauh lebih kuat darimu!" naruto menatap dingin wajah kokabiel. dan entah mengapa ucapan dingin yang terlontar dari mulut naruto terdengar seperti melodi kematian di kedua indranya. dan entah kenapa ia mulai merasa jika sosok di depannya ini adalah malikat mau baginya.
"binasalah..!"guman naruto seraya melanjutkan "Hakai"
perlahan dari kaki kokabiel muncul pendar cahaya biru yang mulai merambat ke atas. terlihat bagian tubuh kokabiel yang terlewati cahaya tersebut melebur jadi cahaya..
sementara kokabiel sendiri. tubuhnya tengah bergetar hebat, keringat dingin semakin membanjiri pelipisnya, tanda kalau sang jendral sangat takut dibuatnya. dan mungkin jika di suruh memilih, ia lebih memilih jadi budak naruto dibanding terhapus dari keberadaan.
"a-apa y-y-yang k-kau l-lakukan?"tanya kokabiel terbata-bata sambil mencoba meronta kembali namun usahanya tetap tidak membuahkan hasil yang signifikan "a-ampuuuun.." hanya itulah jeritan kokabiel sebelum mengilang menjadi cahaya.
sementara para iblis muda melebarkan mata mereka masing-masing melihat kokabiel yang sudah hilang sepenuhnya hanya dengan tehnik yang tidak mereka ketahui.
"j-jurus apa i-itu... bahkan l-lebih hebat dari power destruction o-onii-san!"gumam rias dalan kekagetannya
"s-sebenarnya s-sampai mana batas kekuatannya?"
"s-sugoi!.. i-ia punya jurus y-yang b-benar hebat!"
tak berbeda dengan rias kelompok sona juga kaget.
"a-apa kalian p-pecaya dengan apa yang terjadi!?"tanya sona ooc menghiraukan ucapan queen nya. dan di balas gelengan lemah oleh kelompoknya.
kembali ke tempat naruto.
setelah mengantarkan kokabiel kedunia hampa. berdiam sesaat, naruto pun mulai berjalan ke arah hinata dan grayfia namun tiba-tiba saja.
kraak..pyaaar
bunyi ledakan kaca terdengar di sepanjang area sekolah. semua yang berada di tempat itu mengalihkan pandangan ke sumber suara. dan terlihatlah sesosok berarmor putih tengah melayang di udara dengan membentangkan sayap divine diving nya.
"kurasa tugasku sudah selesai!"gumam sosok itu lalu melihat ke arah naruto yang berdiri tenang sembari satu tangan di belakang "kau yang membunuhnya?"lanjut orang
"kalau iya,.. apa masalahmu?"tanya balik naruto menatap datar ke arah vali
pria bernama vali pun turun beberapa meter di hadapan naruto kemudian memperpendek jaraknya hingga sekarang kurang dari dua meter dengan naruto.
"yare-yare... aku hanya mau berterima kasih padamu karna telah meringankan tugasku err"
"panggil saja naruto!"balas naruto tetao datar
inang dari albion itu seketika tersentak setelah mendengar sebuah nama yang akhir-akhir ini sering mengganggu pikirannya.
flashblack on
di sebuah danau di bagian utara kota kuoh terlihat dua orang pria tengah duduk di tanah, pria pertama bersurai putih beriris hitam mengenakan setelan preman tengah menatap bosan ke arah danau. sementara pria ke dua bersurai hitam dengan poni berwarna kuning dan mengenakan yukata sedang melakukan kegiatan memancing.
"ada apa denganmu vali.? aku perhatikan kau dari tadi kerjaanmu hanya menghela nafas berat saja.. apa kau sedang bosan karna tidak ada yang menemanimu bertarung?"tanya azazel memecah keheningan tanpa mengalihkan padangannya dari danau.
"kurang lebih seperti itu azazel!"jawab vali seadanya
"hmm,.. apa kau mau mendengar cerita menarik dariku vali?"
"apa itu azazel? kuharap yang akan kau katakan bisa menghiburku!"vali berujar masih dengan nada malas.
"ini berita yang cukup rahasia.. hanya aku, yondai maou, dan beberapa orang saja yang mengetahui ini!"
"ya-ya... cepatlah!"
azazel menghela nafas sesaat seraya berkata "apa kau ingin tahu siapa yang menghentikan perang saudara di underworld beberapa tahun lalu?"
shirzech sudah menceritakan semua tentang naruto pada azazel, bukannya ia suka bergosip ala ibu-ibu kondangan arisan brondong. namun ia hanya memberi peringatan pada azazel agar dirinya dan anak buahnya tidak mengganggu naruto jika nantinya mereka bertemu dengan naruto. selama mendengar cerita shirzech, hanya dua ekspresi di wajah azazel, shok dan ngeri. tapi ada satu yang tidak di beberkan oleh shirzech, yaitu kebenaran dari evil piece.
pernyataan azazel sepertinya berefek pada pemuda di sampingnya, terbukti vali langsung menengok ke arah azazel dengan raut wajah penasaran.
"siapa azazel? cepat beritahu aku! aku ingin segera mencarinya dan bertarung dengannya!"desak vali tidak sabarnya.
azazel mengalihkan pandangannya ke arah vali
"sebelum itu aku peringatkan kepadamu vali! jika kau ingin tetap hidup. jangan pernah mengusik keberadaannya!"
"kenapa azazel? memangnya sekuat apa dia, sampai-sampai kau melarangku?"tanya vali semakin penasaran. baginya yang bisa menghentikan perang saudara di underworld seorang diri hanya ada empat kandidat yaitu, kami-sama (tuhan anime), great red, trihexa, dan ophis. tapi jika di pikir-pikir, tidak mungkin ke empat eksistensi itu yang menghentikan perang tersebut. kalau kami-sama (tuhan anime) yang menghentikan perang itu, mustahil, karena azazel pernah berkata jika kami-sama sudah mati waktu great dulu, kalau great red juga rasanya mustahil karna sang naga impian itu lebih memilih bersantai di celah di mensi dari pada ikut masalah fraksi iblis, thrihexa lebih tidak mungkin lagi karna sosok itu sekarang tersegel di ujung alam semesta sana, terakhir ophis, tapi rasanya juga mustahil lantaran ophis lebih memfokuskan dirinya pada urusan organisasinya dan great red dibanding mengurus perang lokal tersebut. jadi satu-satunya kandidat yang pasti yaitu hanya sosok yang di katakan azazel tadi.
"kau ingin tahu dia sekuat apa vali?"tanya azazel dibalas anggukan antusias vali sambil menjulurkan lidahnya #plak
"shirzech mengatakan padaku jika orang itu pernah melawan imbang great red di celah di mensi... bahkan kalau tidak segera di hentikan oleh pengawalnya. pertarungan mereka mungkin bisa membuat dunia kiamat seketika!"lanjut azazel, sedangkan vali melebarkan matanya mendengar tuturan dari azazel.
"melawan imbang great ted? jangan bercanda azazel!.. bahkan kami-sama pun pikir dua kali kalau mau melawan great red!"vali mencoba menyangkal pernyataan azazel.
"sebenarnya aku tidak mau langsung percaya begitu saja.. tapi saat mendengar shirzech mengatakan jika sosok itu memiliki kekuatan yang tidak pernah di lihatnya,... aku pun akhirnya tidak punya alasan untuk tidak mempercayainya... bahkan sosok itu juga yang telah membunuh kakekmu dalam perang tersebut"
vali kembali kaget karna mendengar kalau orang yang paling ingin dia bunuh aka rezevin sudah mati. vali sedikit senang sih, karna ia tidak perlu buang-buang tenaga hanya demi membunuh kakeknya. dan juga sebanarnya vali tidak ingin percaya tapi melihat raut wajah azazel seolah mengatakan 'apa wajah mesumku ini terlihat bercanda bagimu'. ia pun akhirnya percaya, meski sedikit bimbang sih.
"apa kau siapa orangnya, dan bagaimana ciri-cirinya azazel?"vanishing dragon itu bertanya dengan nada serius. azazel menyeringai kecil melihat reaksi vali yang jarang sekali di perlihatkan.
"shirzech mengatakan ciri-cirinya, berambut pirang, bermata biru, berkulit tan serta dirinya selalu ditemani wanita bersurai indigo yang selalu membawa tongkat... namanya kalau tidak salah na... naruto.. ya naruto"
"hmmm... naruto ya? baiklah akan aku ingat!"
"ingat pesan ku vali. jika kau bertemu dengannya!"
"baiklah!"
'naruto, aku ingin sekali bertemu denganmu...'
setelah itu azazel menceritakan semua yang dia tahu tentang naruto tak ada yang terkecuali.
flashback off
'mata biru, rambut kuning, kulit tan, tak salah lagi dia memang naruto... tapi kenapa aku tidak merasakan aura apapun darinya?'
plak
seketika lamunan vali buyar ketika merasakan sebuah telapak tangan mendarat cukup keras di pipinya. melihat sang pelaku, dan ternyata pelakunya siapa lagi kalau bukan naruto yang berdiri di depannya sembari mesang wajah tak bersalah.
"kenapa kau menamparku?"protes vali sambil mengusap-ngusap pipinya yang masih terasa panas.
"siapa suruh kau melamun tadi!"balas naruto tanpa rasa bersalah.
'arrrg.. kalau bukan dewa aku sudah menghancurknamu, karna telah berani menamparku'umpat vali dalam pikirannya sementara albion yang melihat itu tertawa terpingkal-pingkal. 'hahahahaha.. tak kusangka pemegang divine diving terkuat sepanjang masa di gampar oleh seseorang yang baru dikenalnya.. hahahaha'
muncul urat pertigaan di pelipis vali bukannya berkurang kekesalan vali malah bertambah 'diam kau albion, kau pikir itu lucu, hah?'umpat vali pada albion dengan kepala menyerupai karikatur,
"aku tidak tahu masalah mu dengan pria bernama koktail tadi tadi.."vali langsung tersentak mendengar suara naruto "tapi aku peringatkan jika kau mengusik ketenanganku kau akan bernasib sama dengannya"lanjut naruto tepat melewati vali
setelah mengatakan hal tersebut naruto mulai mendekat ke arah hinata dan grayfia meninggalkan vali sendirian yang dalam keadaan sweatdrop karna mendengar panggilan naruto pada kokabiel.
"urusan kita sudah selesai di sini!.. untuk sementara kita akan tinggal di bumi"ucap naruto pada kedua wanita di depannya.
"tunggu!"
sebelum hinata dan grayfia menjawab terlebih dahulu, sudah di potong oleh suara dari belakang mereka. mengalihkan pandangan ke asal suara naruto melihat beberapa iblis muda datang menghampirinya.
"mau apa kalian?"tanya naruto datar.
"t-tidak.. hanya ada beberapa hal yang ingin kami tanyakan kepadamu!"jawab rias agak tergagap, setelah menyaksikan kokabiel dengan mudahnya di kalahkan oleh naruto, rias merasa tertarik dan takut di waktu yang bersamaan dengan kemampuan yang naruto miliki..
'orang ini tidak memiliki aura apa pun di tubuhnya,'batin rias kemudian pandangannya beralih melirik grayfia
'kalau wanita ini kenapa ia sangat mirip dengan diana-neesan, ditambah lagi auranya sama dengan aura diana-neesan, apa dia saudara nee-san ya?lanjut rias dalam batinnya seraya menatap intens wajah datar grayfia.
'kurasa dia belum mengetahui jika aku kakak dari diana'batin grayfia dengan wajah datar sambil melirik rias yang sudah yang sudah kembali beralih ke arah naruto.
"cepat.. apa yang ingin kau tanyakan!"seru naruto datar
"ehem.."sona berdehem sedikit seraya berkata "bagaimana caranya kalian bisa menembus kekkai yang kami buat? bahkan frekuensi radio saja tidak bisa menembusnya"
itulah pertanyaan yang sedari tadi terus mengganggu pikiran cerdas sona, hingga membuat otaknya sedikit mengalami lowbet.
rias terkekeh melihat raut wajah sahabatnya yang menurutnya sangat langkah dan bahkan hanya akan muncul setiap 100 sekali tepat pada gerhana bulan tiba tepat di malam jum'at kliwon., sedangkan sona memberi glare pada rias.
"kalian tahu, salah satu sifat dari cahaya?" hinata bertanya balik seraya tersenyum manis hingga membuat para iblis jantan merona melihatnya.
'k-kawaiii'pikir issei, saji, bahkan kiba.
"ya.., cahaya bisa menembuh benda bening, apakah ada hubungannya dengan kekkai?"respon sona datar tapi tak menutupi raut datarnya., tampaknya otak cerdas sona memang sedang mengalami down sekarang.
"baiklah akan aku beritahu, biar kau tidak mati penasaran.."canda hinata sedikit tekikik seraya melanjutkn "kalian harus tahu jika cahaya adalah salah satu keahlianku. maka dari itu aku bisa merubah diriku manjadi cahaya, tapi dengan sedikit perbedaan"
"sedikit perbedaan?"
"ya, perbedaannya hanya di kecepatan! kecepatanku 10 kali lebih cepat dari cahaya pada umumnya, sebab itulah itu aku bisa menembus kekkai buatan kalian, karna bersifat transparan"jawab hinata masih dengan senyuman manis. sontak kelompok sona dan kelompok rias melebarkan mata mereka mendengar pengakuan dari hinata perihal cahaya dan kecepatan miliknya.
'd-dia bisa secepat itu' batin semuanya minus issei tengah menatap mesum payudara hinata dan grayfia yang tak kalah besar dengan oppai milik king dan queen nya.
'besar seperti punya bochou dan akeno-senpai, pasti sangat lembut dan kenyal jika di pegang'batin nista issei sambil nenyeringai mesum
grayfia yang melihat issei menatap masum payudaranya geram sambil mengepalkan tangannya lalu
syuuut
dingin? itulah yang tengah di rasakan issei sekarang di kulit lehernya, menengok sedikit ke bawah, seketika keringat dingin mulai mengalir deras di pelipisnya ketika melihat sebuah tombak es yang sangat runcing dan tinggal beberapa centi lagi akan menembus leher kurusnya. semua iblis muda kembali kaget melihat tombak es buatan grayfia. karna bagi mereka sihir es hanya dimiliki oleh dua clan underworld saja, kalau bukan clan sitri berarti clan lucifuge, hal itu juga semakin memperkuat dugaan mereka kalau grayfia memang punya hubungan dengan queen terkuat mekkai.
'aku rasa wanita ini memang punya hubungan darah dengan diana-neesan / san' kaget rias dan sona kompak dalam pikiran
'siapa sebenarnya wanita ini? selain mirip dia juga bisa mengeluarkan sihir es seperti diana-sama'batin peearage rias dan sona kompak juga bro.
"sekali lagi kau menatap dadaku ku dengan tatapan menjijikan seperti itu. maka aku pastikan kepalamu akan segera terpisah dari badanmu"kata grayfia terdengar dingin menusuk.
gluk
issei menelan ludahnya susah payah
"h-haik"balas issei terbata dengan wajah pucat pasi.
'kalau saja dia bukan anggota pearagae dari adik sahabatku. mungkin aku sudah menghancurkan wajah menjijikannya itu'umpat grayfia dalam batin dan segera menghilangkan tombak es nya
"nee... hinata grayfia, urusan kita di sini sudah selesai. aku ingin segera istrahat!"perintah naruto sambil memegang bahu kanan hinata sementara grayfia di kiri.
"hai"
"tun.."
swiiiing
sebelum rias bertanya identitas grayfia, ketiganya keburu menghilang menjadi cahaya.
menghela nafas panjang rias menatap ke arah sona
"sona aku akan pergi ke underworld untuk melaporkan penyerangan kokabiel dan menanyakan siapa sosok tadi terlebih perempuan bernama grayfia itu!"
"kita pergi bersama rias, aku juga ingin menyampaikan hal yang sama sepertimu pada onee-sama!"ucap sona datar.
tapi sebelum rias dan sona akan melakukan tugasnya, mereka mendengar sebuah suara seorang pria dari arah atas.
"merah.., jadilah kuat aku tidak ingin jika rival ku lemah sepertimu nantinya!"
para iblis muda tersentak dan langsung mengalihkan pandangan mereka ke sumber suara dan telihatlah vali yang tengah melayang di udara dengan membentangkan kedua sayap divine dividing nya hingga menghalangi sinar bulan. sedetik kemudian inang dari albion itu mengilang dengan sihir teleportasi buatannya tanpa menunggu jawaban dari rivalnya. sedangkan issei menggertakan giginya, bukannya marah pada vali karena menghinanya, malainkan marah pada dirinya sendiri karna ucapan vali memang benar. dia masih lemah bahkan melingungu teman-temannya saja ia masih belum mampu..
"haah, baiklah, sekarang kita bereskan dulu kekacauan ini!"
…
skip time.
underworld.
beberapa jam kemudian.
kini rias dan sona terlihat sedang berjalan di sebuah lorong menuju ke arah sebuah ruangan para yondai maou menjalankan tugas mereka.
tok tok tok
"masuk"
setelah mendengar suara balasan dari dalam rias dan sona kemudian membuka pintu tersebut.
cklek
suara pintu terbuka para yondai mengalihkan pandangan mereka ke sumbernya. tiba-tiba saja salah seorang gadis berpangkat maou leviathan langsung berdiri dari duduknya dan mulai berlari ke arah sona seraya merentangkan kedua tangannya.
"so-tan"teriak sera dengan nada childishnya
pluk
serafall lalu menenggelamkan kepala sona ke dalam belahan payudaranya, sona sendiri hanya memasang wajah datar sedatar sendok semen. sementara ketiga yondai maou dan rias hanya menatap iba pada sona.
"o-onee-sama, l.. lepas... s-sesak!"guman sona dengan wajah membiru, serafall pun melepaskan dekapan mautnya dengan wajah cemberut.
"mou..~ nee-san kan kangen sama son-tan"serafall merajuk.
"ada apa rias-chan?... tumben kau datang ke underworld,"shirzech bertanya pada rias
"mou,,, onii-san, jadi aku tidak boleh datang ke tempat asalku?"rajuk rias sambil menggemukan kedua pipinya.
"eh, g-gomen rias-chan, bukan seperti itu! nii-san hanya bertanya kok! karna tidak biasanya kau datang kemari jika tidak punya urusan... hehehe"balas shirzech gelagapan sambil menggaruk bagian belakang kepalanya
"heheh, bercanda kok onii-san!... memang ada hal penting yang ingin kami sampaikan pada onii-san"kata rias.
"hal penting apa itu rias-chan?"shirzech bertanya bingung
"kau tidak menyuruh kami duduk dulu onii-san?"sindir rias. shirzech pun hanya menghela nafas panjang dibuatnya
"haah. silahkan duduk rias-chan, sona-chan!"
setelah itu ke empat maou, rias, dan sona yang sudah lepas dari pelukan maut serafall mendekat ke arah sofa di tengah ruangan, kemudian mendudukan pantat mereka pada sofa itu.
"lantas?"kata shirzech melirik rias dan sona.
"kami ingin melaporkan... kalau kokabiel kemarin menyerang aku dan sona di!"kata rias menjelaskan,
braak
shirzech dan serafall langsung emosi dan memukul meja di depannya dengan keras
"APAAA.?"teriak shirzech dan serafall dengan nada marah. tidak ingin pendengaran mereka terganggu, ajuka, falbium, rias dan sona menutup telinga mereka.
"tenang onee-san.. kita bicarakan ini baik-baik"kata sona menenangkan serafall
"haah.. baiklah"kata shirzech dan sera sambil menghela nafas panjang berusaha menurunkan kadar emosinya
"sekarang jelaskan kenapa kokabiel sampai menyerang kalian?"tanya shirzech tegas.
"kokabiel ingin memulai kembali great war jilid dua, karena dirinya merasa tidak puas dengan hasil dari great war dulu!"jelas sona sambil sedikit memperbaiki letak kaca matanya
"brengsek,!.. sera, ajuka, falbium,, kita adakan pertemuan tiga fraksi. aku ingin membahas masalah ini dengan azazel!"desis shirzech tegas..
"aku juga setuju! aku ingin sekali menonjok wajah mesum azazel karna tidak becus mengurus anak buahnya"timpal serafall
"aku setuju"
"hoaaaamz, baiklah aku juga setuju"
"baiklah, kita adakan seminggu dari sekarang, dan bertempat di akademy kuoh"jelas shirzech di respon anggukan kecil oleh ketiga rekannya, kemudian beralih menatap rias dan sona.
"tapi sebelum itu,, apa kalian berdua baik-baik saja.. karna yang kalian lawan adalah salah satu veretan great war?"shirzech bertanya dengan raut wajah khawatir.
"tenang onii-san!..kami baik-baik saja kok..!"balas rias menenangkan, shirzech dan sera pun hanya menghela nafas lega..
"hmm.. kurasa bukan cuma itu yang ingin kalian sampaikan..?"
"ya benar.., aku ingin bertanya, apa kau mengenal orang bernama naruto?"tanya rias. sontak ke empat yondai maou membolakan mata mereka mendengar nama naruto yang menurut mereka hanya beberapa orang saja yang mengenalnya..
"kenapa kau bertanya seperti itu rias? apa tou-sama yang memberi tahumu?"tanya shirzech.
"bukan,, tapi pria bernama naruto sendiri yang menyelamatkan kami dari kokabiel!"jelas rias. sekali lagi mereka melebarkan mata, karna yang menyelamatkan rias dan sona adalah naruto sendiri. itu berarti naruto sudah terbangun dari tidur panjangan nya. tapi dari mereka bertiga yang paling kaget adalah serafall. sedangkan rias dan sona menatap bingung ke arah ke empat yondai maou setelah mendengar nama naruto.
"bisa jelaskan semua pada kami rias!"seru shirzech,
"baiklah!.bla bla bla..." setelah itu rias menjelaskan dari a sampai z pertemuannya dengan naruto, hinata dan grayfia. .
"tak kusangka naruto-sama sudah bangun dari tidur panjangnya!"
"eh, naruto-sama?"sona heran dengan panggilan ajuka pada naruto, berarti mereka juga menganal naruto di tambah lagi ajuka menyembut namanya dengan formal... mengerti mengerti kebingungan sona serafall pun menceritakan semua tentang naruto mulai dari kebenaran perang fraksi iblis, pembuatan evil piece (tidak termasuk kristal), perasaannya pada naruto, dan juga identitas grayfia. sedangkan rias dan sona tak henti-hentinya memasang ekspresi terkejut.
"j-jadi naruto-sama yang telah menghentikan perang saudara underworld.. dan... dan , ia juga yang menyempurnakan evil piece?"tanya rias sedikit tergagap dan di respon anggukan ke empat yondai maou.
"n-naruto-sama juga alasan kenapa onee-sama belum menikah sampai sekerang?"timpal sona dan dibalas senyuman oleh sera.
"aku ingin sekali bertemu dengan naru-tan! apa kalian berdua tahu di mana dia tinggal?"tanya serafall terdengar lirih. rias dan sona menggeleng lemah tanda tidak tahu.
"ya sudah.. jika kalian memang tidak tahu!"balas serafall sedikit sendu.
"tenanglah onee-san... pasti kau akan bertemu dengan mereka lagi, tinggal masalah waktu!"kata sona berusaha menghibur kakaknya, ya meski kakaknya ini sering membuat dirinya kesal dan malu karna tingkanya, tapi dirinya sangat menyayangi kakaknya. dan apapun akan ia lakukan hanya untuk kebahagiaan kakaknya.
"semoga kau benar sona!"balas sera dengan senyuman. semua yang ada di ruangan itu pun tersenyum karna serafall sudah kembali ceria.
beralih ke tempat naruto. saat ini naruto dan kelompoknya tengah makan malam di sebuah apartemen mewah. tentunya bukan hal yang sulit bagi hinata mendapatkan tempat tinggal.. hanya mengandalkan tongkatnya saja hinata bisa menciptakan uang banyak dan membeli apartemen ini.
"neh hinata-chan.. aku merasa tertarik dengan remaja berambut coklat dan pria berarmor putih tadi.. mereka memiliki aura seperti naga merah yang aku lawan beberapa tahun lalu.. ya meski lebih kecil sih.!"kata naruto memecah keheningan di sela-sela makannya.
"maksudnya, pemuda mesum itu naruto-sama?"timpal grayfia terdengar jengkel, sepertinya kekesalan grayfia pada issei belum hilang. sedangkan naruto merespon dengan anggukan kecil
"apa yang ingin kau lakukan pada mereka berdua naruto-sama?"balas hinata pada naruto.
"aku ingin menjadikan keduanya sebagai petarungku!"jawab naruto
"hmm... boleh juga! kurasa keduanya cukup kuat untuk menjadi petarungmu naruto-sama!"
"ya begitulah..!"ujar naruto, sebelum berdiri dari kursinya dan melangkan ke pintu kamarnya. namun tanpa di sadari naruto dan hinata. grayfia sedikit menyeringai senyum, entah apa yang sedang di rancanakan saat ini.
skip time
di salah satu kamar apartemen mewah milik naruto. saat ini tokoh utama kita sedang terlelap dengan nyenyaknya sesekali terdengar dengkuran halus dari bibir tipisnya.
cklek.
bunyi pintu terbuka sedikit menggema di seluruh penjuru kamar naruto. dari balik pintu itu terlihat grayfia masuk dengan mengenakan lingeria putih tembus pandang tanpa mengenakan dalaman sehingga memperlihatkan lekuk tubuh ideal idaman para wanita yang bisa membuat para pria terbujur kaku bercucuran darah. grayfia berjalan mengendap-ngendap seperti maling ke arah tempat naruto tidur.
melihat wajah damai naruto yang sedang tidur di sertai dengkuran halus yang terdengar sangat merdu, membuat grayfia tekikik geli. "hihihi.. wajah naruto-sama memang sangat tampan kalau sedang terlelap.. sekarang adalah waktu yang tepat aku memilikimu tuanku"grayfia berkata lirih sambil mengelus lembut pipi naruto. sekarang grayfia tidak lagi memikirkan posisinya sebagai apa. yang ada hanya bagaimana caranya memiliki naruto sepenuhnya. karena grayfia sudah tidak sanggup lagi menahan hasratnya memiliki naruto.
berikutnya grayfia membuka lingerie yang melekat pada tubuhnya, dan terpampanglah tubuh polos grayfia. kaki yang jenjang, kulit putih mulus tak bernoda serta payudara yang bisa membuat iri para kaum hawa.
dengan gerakan perlahan agar tidak membangunkan sang empu. grayfia menaiki kasur naruto dengan gerakan hati-hati. kemudian grayfia mendekatkan wajahnya ke arah wajah damai naruto.
cup
grayfia mengecup sangat lembut bibir naruto namun lama kelamaan ciuman lembut grayfia berubah menjadi sedikit ganas hingga membuat sang empu menggeliat tak nyaman. "egggh" mata naruto yang sedari tadi terpejam tiba-tiba terbuka,
"eggghh.. apa yang kau lakukan grayfia?"naruto bertanya lirih sambil mengucak matanya sebelum terbelalak"HEH.. KENAPA KAU TELANJANG?"jerit naruto kaget, sedangkan grayfia hanya merespon dengan senyuman tulus disertai rona merah di kedua pipinya.
"naruto-sama. aku ingin melakukan itu denganmu, karna aku sangat mencintaimu!"pinta grayfia dengan wajah malu-malu. melihat tubuh polos grayfia membuat sesuatu yang ada pada diri naruto bergejolak. yah walau pun naruto seorang dewa sekalipun ia tetap memiliki nafsu, apalagi di jika pertontonkan tubuh polos seperti ini. apalagi tubuh grayfia sangat indah di tambah wajah cantik nan ayu nya semakin menambah gairah naruto untuk segera cepat-cepat memakan grayfia.
"apa kau yakin?"naruto memastikan, walau dirinya seorang dewa yang di segani seluruh mahluk hidup di dunianya. namun dirinya sehina itu yang seenaknya saja merenggut kehormatan wanita tanpa persetujuan sang pemilik.
"aku tidak pernah seyakin ini naruto-sama,. hanya padamu aku melakukan tindakan senekat ini,.. jadi tolong jadikan aku milikmu!"ungkap grayfia jujur disertai anggukan yakin. naruto pun cukup tekejut mendengar ungkapan grayfia.
sebenarnya naruto sudah tahu kalau hinata dan grayfia memang menaruh hati padanya. karna waktu itu ia tak sengaja mendengar perdebatan dari kedua gadis ini mengenai siapa yang paling pantas bersanding dengannya..
"kau tahu kan kalau aku seorang hakaishin!.. perasaan semacam itu telah di hilangkan dariku.. karna akan menyulitkan ku menjalankan kewajibanku nantinya!"jelas naruto berusaha tetap tenang, meski kini pikirannya sudah di kuasai nafsu.
yah meski tidak sepenuhnya benar sih!.
"aku tidak masalah dengan hal itu.. asal aku selalu berada di dekatmu,,, sudah cukup membuatku sangat bahagia"ujar grayfia masih dengan seyuman.
"baiklah,, walau pun aku tidak bisa mencintaimu,, tapi aku akan tetap menyayangimu!"balas naruto tenang di balas anggukan grayfia.
"itu sudah lebih dari cukup bagiku naruto-sama!"
setelah mendengar itu naruto mulai menindih tubuh polos grayfia. menatap sekali lagi untuk meminta kepastian, dan respon dari grayfia tetap sama yaitu anggukan. naruto perlahan mendekatkan wajahnya ke wajah grayfia.
cup
ciuman yang mulanya lembuh perlahan menjadi liar. suara desahan dari grayfia terdengar jelas di kedua telinga naruto ketika tangan nakal naruto meremas pelan payudara montok grayfia. setelah bermain cukup lama naruto pun melepas lumatannya dari grayfia, dan terlihatlah benang saliva yang mengubungkan bibirnya dan grayfia. kemudian ciuman naruto turun ke leher tak lupa meninggalkan bercak merah di leher grayfia bukti jika grayfia sudah menjadi miliknya. ingin mendapatkan sensai yang lebih. kepala naruto turun lebih ke bawah lagi. menjilat, mengulum, dan menggigit puting pink payudara montok kiri grayfia, tak ingin kembarannya cemburu naruto meremas payudara kanan grayfia dengan tangan kiri nya. naruto pun melakukannya secara bergantian di kedua payudara grayfia.
"eggggh,..~ ahhh"suara desahan nikmat grayfia menggema di seluruh penjuru kamar naruto, tak tahan dengan pelayanan yang diberikan naruto, grayfia meremas keras surai pirang naruto dengan kuat.
setelah merasa puas dengan kedua oppai grayfia. kepala naruto mulai turun merambat ke arah selangkangan grayfia yang sudah tidak tertutupi oleh seutas kain. selanjutnya naruto mencoba memasukan jari telunjuknya ke liang senggama grayfia sembari sesekali menjilat gumpalan daging tak berbulu tersebut.
"ahhh..~ terus naruto-sama... s-sangat n-nikmat... "racau grayfia keenakan dengan mata terpejam. tak puas hanya dengan satu jari naruto menambahkan jari tengahnya ke dalam liang senggama grayfia. "teruus~ naruto-sama.. s-sangat nikmat... ahhhk"racau grayfia semakin menjadi hingga membuat tubuh grayfia bergerak tak karuan.
tak lama kemudian grayfia mulai merasakan seperti ada sesuatu yang ingin memaksa keluar dari lubang kencingnya.
"a-aku k-keluaaaaaaar.."
crooot
crooot
tubuh grayfia pun bergetar hebat ketika vaginanya melakukan orgasmenya yang pertama dan membasahi kedua jari dan wajah naruto. tak ingin cairan tersebut mubazir naruto melahap habis sperma grayfia sampai tak tersisa.. grayfia sendiri terlihat nafasnya tersengal-sengal tanda dirinya cukup lelah.
"hmmm.. cairanmu terasa manis grayfia-chan"kata naruto menyeringai seksi. grayfia merona mendengar naruto memujinya.
"sekarang giliranku. biarkan aku memberikan pelayanan terbaikku naruto-sama!"ujar grayfia dengan nada sensual.
setelah itu grayfia membalikan keadaan dengan cara menindih naruto. membuka celana boxer bermerek calvin klein yang melekat di area bagian bawah naruto lalu melemparnya ke sembarang arah.
seketika grayfia merona melihat penis naruto yang berukuran 6 inci ber diameter 2 inci yang terlihat sudah sangat mengeras.
'apakah ini muat?'pikir grayfia menelan ludahnya,
perlahan grayfia mulai menggerakan tangan kanannya dan meremas pelan penis naruto kemudian mengarahkan kepalanya dan mulai mengulum penis besar naruto menggunakan bibir ranumnya dengan tempo semakin lama semakin cepat.
"ahhh..~terus grayfia.. ! kau memang hebat... ahhk"racau naruto kenikmatan seraya memejamkan kedua matanya untuk lebih menikmati setiap inci penisnya yang tengah di serang habis-habisan bibir tipis grayfia
beberapa saat kemudian naruto merasakan penisnya seperti akan segera mengeluarkan sesuatu cairan.
"aku keluaaaar"
croot
croot
croot
beberapa semprotan naruto keluarkan di dalam mulut garyfia. grayfia sendiri menerimanya dengan senang hati. selama itu milik naruto, grayfia tidak merasa keberatan. berikutinya grayfia menelan semua air mani naruto.
"apa anda puas dengan servis dari ku naruto-sama?"grayfia mendongak kepalanya dan tersenyum nakal ke arah naruto sambil menjilat bagian bawah bibirnya sensual yang masih di sisahi sperma naruto... naruto pun hanya meresponnya dengan anggukan lemah.
jeda beberapa saat guna memulihkan staminanya. naruto mulai bangun dari pose terlentangnya dan mulai menindih grayfia.
"sekarang ke menu utamanya!"naruto berujar sembari naruto memegang batangnya yang sudah kembali menegang lalu mulai menggesekan ke bagian luar vagina grayfia yang sudah licin akibat cairan cinta grayfia.
"m-masukan n-aruto-sama ahk.. ! jadikan aku milikmu… tapi lakukan dengan perlahan.. aku masih virgin!"seru grayfia dengan mata sayu.
tak merespon ucapan grayfia. naruto memasukan secara perlahan penisnya ke dalam vagina sempit grayfia. "aahhh~ ssst"desis grayfia memejamkan matanya ketika batang naruto mulai menerobos masuk ke dalam vaginanya, dan..
bleesh
seketika darah segar mengalir deras dari dalam vagina grayfia, menandakan jika grayfia sudah bukan lagi seorang gadis.
"ughh s-sakit.. n-naru.. hmmpt " belum selesai grayfia menjerit, naruto sudah lebih dulu membungkam mulut grayfia dengan mulutnya guna meredam rasa perih di vagina grayfia "ah..hmmpt"
"hmmp"
naruto mendiamkan sesaat penisnya di dalam vagina grayfia menunggu komando untuk melanjutkan. "k-au... boleh b-bergerak naruto-sama...!"
tanpa di suruh dua kali naruto segera memaju mundurkan penisnya di dalam vagina grayfia dengan tempo dari mulanya pelan semakin cepat.
plok
plok
plok
bunyi benturan daging keduanya sekali lagi menggema di seluruh penjuru kamar naruto menyebakan kamar naruto sedikit berisik dibuatnya...
"ahhk.~ ... ahhk... ~ahhk.. lebih cepat naruto-sama!"
"sesuai perintahmu... ~ ah!"
meski vagina grayfia masih terasa sangat sempit tetapi naruto tetap melakukan seruan grayfia, bahkan saking cepatnya tubuh sampai grayfia tersentak-sentak. "aahh~ .. nikmat sekali naruto-sama. ahhhk. !"
plok
"ughhh. vaginamu,.. sangat enak grayfia-chan... penisku serasa di urut-urut.. "
"aahh..~ v-vaginaku hanya milikmu naruto-sama! ahhhk..~"
selang 25 menit melakukan kegiatan panas mereka. naruto merasakan kalau penisnya ingin segera memuntahkan kembali spermanya. "uggh..~ grayfia aku ingin segera keluar... ahk~"
"ahhhk~ .. k-keluarkan d-dalam naruto-sama! ahhk.. ~ a-aku j-juga ingin s-segera keluar.. ahhk!"
"ugh..~ k-kita keluarkan bersama grayfia-chan"ujar naruto dan dibalas anggukan lemah grayfia
plok plok plok
naruto pun semakin mempercepat invasinya dan
"ahhk...~ akuuu keluaaar! naruto-sama / grayfia-chan"jerit mereka berdua bersamaan ketika gejolak orgasme kembali datang menghampirk keduanya
croot
croot
croot
tubuh keduanya bergetar hebat ketika mengalami orgasme yang kesekian kalinya.
naruto memuntahkan spermanya yang ke dua kalinya sedalam mungkin ke rahim grayfia. sementara grayfia mengalami orgasme yang ke empat kalinya. bahkan sakin banyaknya beberapa tetes sperma naruto yang bercampur cairan dan darah grayfia meluber keluar hingga membasahi seprei.
bruuk
naruto pun jatuh berbaring di samping grayfia dan mulai memeluk tubuh polos grayfia dari samping.
"kau sudah puas naruto-sama?"tanya grayfia tersenyum bahagia seraya melirik kedua iris biru samudra naruto di sampingnya. setelah sekian lama akhirnya impian grayfia yang ingin memiliki naruto dapat terwujud.
"aku sangat puas grayfia-chan!... mulai sekarang panggil namaku saja. tidak usah bersikap formal padaku!"seru naruto ikut tersenyum sambil mengeratkan pelukannya pada grayfia. kebahagiaan grayfia bertambah ketika naruto menyuruhnya memanggil nama kecil naruto, terbukti dengan senyuman di bibirnya semakin melebar disertai rona merah di kedua pipinya.
"h-haik.. n-naruto-kun!"ujar grayfia sedikit tergagap karena baru pergama kali.
"bagus.. sekarang kita tidur grayfia-chan!"
"iya.. naruto-kun. aku mencintaimu"
"aku menyayangimu"
kemudian naruto menarik selimut yang sudah kusut akibat permainan panas mereka barusan. tapi sebelum itu tiba-tiba saja terdengar dobrakan pintu dari luar.
dobrak
"naruto-sama. sekarang giliranku!"teriak sang pendobrak akan hinata yang kini sudah tidak memakai busana apapun alias telanjang! sepertinya sedari tadi hinata mendengar desahan permainan mereka berdua. sehingga membuat hinata sangat cemburu sekaligus terangsang!. dan tampaknya juga hinata sudah tidak memikirkan sebagai apa posisinya.
'haaah.. sepertinya ini akan menjadi malam yang panjang'batin naruto sweatdrop.
dan permainan mereka pun berlanjut sampai beberapa ronde.
(A/N : cukup. otak saya yang polos bin lugu akan semakin terkontaminasi oleh hal-hal mesum, jika terus dilanjutkan).
sementara itu di sebuah hutan pinggirang kota kuoh. muncul sebuah portal di mensi berbentuk semacam lubang hitam dari ketiadaan, dari balik portal itu nampaklah 2 siluet wanita dan pria berusia sekitaran 17 tahun.
"apakah di sini tempanya ototou?"tanya sang gadis sambil mengobservasi hutan itu
"tidak salah lagi nee-san. ini memang tempatnya! karna aku merasakan ki mereka di sekitar sini!"balas sang pria tanpa melirik sang gadis..
"kalau begitu cepat...! kita harus segera mencari dimana mereka berada!"seru sang gadis.
"hai"
setelah itu mereka berdua pun pergi meninggalkan hutan itu dengan cara menjadi cahaya!
tbc..
ayo tebak siapa sosok kakak beradik tadi.
sekedar info : untuk pair saya akan menambahkan rossweisse dalam list harem naruto.
dan sekali lagi maaf jika kalimatnya sedikit berantakan.
gak pandai bikin lemon dan sekali maaf kalau cerita ini berantakan.
