Disclaimer © Masashi kishimoto & Ichie ishibumi.

.

.

.

.

.

.

Pair : Naruto.U x Grayfia.L x Yubelluna

.

.

Genre : Adventure & superanatural

.

Don't like don't read.

.

.

Chapter 3 : Highclass devil.

Story start.

.

.

Penjelasana dari Yubelluna benar-benar membuat semua orang yang ada disana sangat terkejut, kalau dua orang itu mencari Naruto sudah pasti kalau Nagatolah yang menjadi dalang dari semua itu, setidaknya itulah yang mereka pikirkan.

"Cih sialan, pasti Nagato yang telah merencanakan semua itu." Ucap Naruto dengan mata yang memancarkan emosi dan tangan yang terkepal dengan erat.

Setelah itu Narutopun beranjak berdiri dan mulai melangkahkan kakinya menuju pintu keluar. "Aku memiliki sedikit urusan jadi aku pergi dulu." Tapi sebelum Naruto kembali melangkah tangan Venelana menghentikannya. "Tenanglah Venelana-sama aku bukan ingin mencari Nagato, aku hanya ingin menemui seorang teman saja." Narutopun menjelaskan alasannya.

Setelah itu Narutopun pergi untuk menemui seseorang, dia harus segera meluruskan semua ini, apa benar organisasi itu sepenuhnya terlibat atau hanya dua orang itu saja.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Sementara itu di dunia manusia.

Diruangan club ORC terlihat semua anggota Rias sedang berkumpul dikarenakan jam pelajaran telah lama berakhir, tapi disana juga terdapat seorang pria berambut kuning yang duduk disamping Rias sambil memainkan rambut merahnya.

Tangan kanan dari pria itu secara perlahan mulai mengelus paha Rias sebelum Rias akhirnya berdiri. "Sudah cukup Riser, aku sudah mengatakan padamu kalau aku tidak akan menikah denganmu." Ucap Rias sambil bersidekap dada.

Riserpun yang tidak terima dengan alasan Rias mulai menjawab sambil tersenyum santai. "Ayolah Rias jangan egois seperti itu, kau seharusnya mendukung rencana keluarga kita yang ingin menambah populasi iblis murni."

"Menambah populasi iblis murni katamu, dengar Riser aku tidak berniat jadi tempat ternak iblis murni, dan aku tahu aku hanya akan menjadi pemuas nafsu saja bila menikah denganmu, jadi dengan alasan apapun aku tidak akan pernah menikah denganmu." Ucap Rias yang masih kekeh dengan pendiriannya.

Mendengar ucapan Rias barusan, Riserpun langsung berdiri dan memegang dagu Rias dengan kuat. "Dengar Rias, aku tidak akan membiarkanmu mengotori nama Phenex yang kubawa, jadi mau tidak mau suka tidak suka, kau harus setuju dengan pernikahan kita." Ucap Riser dengan dingin.

Isseipun yang melihat kingnya diperlakukan seperti itu menjadi emosi. "Sialan jangan sentuh Buchou seenaknya." Dan dengan sekuat tenaga Issei langsung menerjang Riser.

Tapi sebelum Issei benar-benar mencapai tempat Riser, baik Issei maupun yang lainnya langsung terdiam setelah merasakan tekanan kekuatan dari Historia. "Ingatlah kita disini untuk membicarakan perjodohan ini bukan malah meributkannya." Ucap Historia dengan datar karena sudah merasa jengah. "Rias turunkan sifat egoismu dan Riser kurangi sikaf aroganmu." Lanjutnya.

Dari sekian banyak iblis di dunia bawah, hanya Historialah yang berani menceramahi Riser hingga membuat pemuda yakitori itu menurut, hal itu disebabkan karena sewaktu kecil Riser akrab dengan Historia hingga menganggapnya seperti seorang kakak.

"Sirzech-sama memberikan sebuah perintah padaku, bila Rias masih tetap dengan pendiriannya maka kalian berdua harus memutuskannya dengan rating game." Ujar Historia yang membuat semua orang terkejut. "Bagaimana apa kalian setuju."

"Hahahah tentu saja aku setuju, aku sudah berpengalaman dalam permainan itu, Nee-sama kapan rating gamenya akan dilaksanakan ?" Tanya Riser dengan sangat antusias.

"Semua itu tergantung Rias."

"Baiklah aku juga setuju, kalau aku menang berarti perjodohan ini dibatalkan bukan ?" Dan ucapan Rias hanya dijawab anggukan oleh Historia.

"Baiklah karena kedua pihak sudah setuju, maka rating game akan diadakan 2 minggu dari sekarang jadi persiapkan diri kalian." Ujar Historia yang mengumumkan jadwal pertandingannya.

"Hahahaha bagiku ini sangatlah mudah, setidaknya aku bisa bernafas lega mengetahui kalau Naruto tidak menjadi bagian peeragemu." Ujar Riser yang seolah mengakui kalau dirinya takut dengan Naruto.

"Heh lihat saja Riser meskipun tanpa Naruto aku tidak akan kalah." Jawab Rias dengan tatapan yang tegas.

"Baiklah baiklah, aku tunggu kau dipertandingan nanti Rias." Dan setelah itu Riserpun langsung pergi entah kemana.

Sesaat setelah kepergian Riser, Riaspun langsung menjatuhkan dirinya kesofa yang di dudukinya tadi. Saat ini pikirannya benar-benar terbebani oleh perjodohan ini, dia tidak habis pikir dengan tindakan clan Gremory yang menerima begitu saja sebuah perjodohan, mungkin kalau dia dijodohkan dengan seorang iblis yang baik dia akan menerimanya, tapi kalau dia dijodohkan dengan lelaki brengsek seperti Riser jelas dia akan sangat menolaknya.

"Rias berlatihlah di villa Gremory mulai besok bersama peeragemu, Nee-sama juga akan mencoba berbicara dengan Naruto untuk menemuimu disana." Ucap Historia sambil mengelus surai merah adik iparnya

Riaspun menyandarkan kepala didada sang kakak. "Arigatou Nee-sama." Jawab Rias dengan sangat lirih. Setelah itu suasana diruang clubpun terasa sangat hening karena tidak ada yang mau memulai pembicaraan dan seolah sibuk dengan pikiran masing-masing.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Malam hari disebuah danau di dunia manusia.

Dipedalaman hutan yang sangat jauh dari keramaian kota, hutan yang terletak disebuah negara yang terkenal dengan kelestarian binatangnya, ya afrika. Disebuah danau yang sangat jauh berada didalam hutan terduduk disebuah batu besar seorang pria berambut hitam raven dengan pakaian jubah hitam bergambar awan merah, dan dikepalanya dia memakai sebuah topi jerami yang dilengkapi oleh satu lonceng.

Tidak lama setelah itu, dibelakang pria itu berjalan seseorang yang kita kenal sebagai Naruto dia terus berjalan sampai dia akhirnya berdiri disamping pria yang duduk dibatu tadi. "Ada apa kau memanggilku, Naruto ?" Tanya pria itu dengan santai.

Narutopun melirikan matanya sekilas sebelum menjawabnya. "Aku mempunyai satu permintaan Itachi." Jawab Naruto atas pertanyaan dari pria yang bernama Itachi itu.

"Permintaan apa ?" Tanya Itachi lagi.

"Aku ingin kau mengumpulkan beberapa orang yang memiliki kekuatan bagus untuk kujadikan peerageku, dan kuharap mereka adalah orang-orang yang bisa diatur." Ucap Naruto dengan santai. Dia seolah lupa akan tujuannya untuk menemui Itachi guna meluruskan tindakan Hidan dan kakuzu.

"Hmm souka, jadi apa kau akan memulai sedikit pergerakan ?" Lirik Itachi kepada pemuda Uchiha di sampingnya.

"Tidak, sekarang belum saatnya untuk memulai pergerakan, aku hanya ingin memiliki pasukan dan memolesnya menjadi sangat kuat sebelum pergerakan kita dimulai." Jawab Naruto sambil balas melirik tatapan Itachi.

Dan disana kita bisa melihat 2 mata Sharingan yang beradu tatapan, sebuah mata yang kekuatannya telah diketahui semua fraksi sebagai sebuah kekuatan absolute milik clan Uchiha. "Baiklah aku akan mempersiapkan beberapa orang, dan aku akan mengirimnya 3 hari lagi." Ucap Itachi sambil berdiri dari duduknya dan berniat pergi.

"Tidak aku ingin mereka dikirim besok malam, kita akan bertemu disini. Dan satu lagi, terus awasi dia Itachi."

"Cih, serahkan saja padaku." Dan setelah itu Itachi dengan cepat menghilang seolah dia tidak pernah ada disana sebelumnya.

"Tinggal sedikit lagi, hahaha tunggulah kalian semua." Dan setelah itu Naruto juga ikut menghilang seperti Itachi dan hanya menyisakan kesunyian yang menyeramkan didanau itu.

.

.

.

.

Keesokan harinya di mansion clan Gremory telah berkumpul semua anggota clan, saat ini mereka sedang berkumpul untuk menyaksikan Naruto yang akan melakukan ujian untuk naik ketingkat highclass devil, ini merupakan suatu hal yang sangat dinanti nantikan oleh semua anggota clan.

Sedangkan ditengah kerumunan anggota clan yang sengaja dikosongkan hingga seperti lingkaran telah berdiri Naruto bersama ke 4 maou, disana ke 4 maou akan menilai pantas atau tidaknya Naruro menjadi highclass devil dengan jurus baru yang akan diperlihatkannya, karena selain kepiawaian dalam memimpin sebuah kelompok, kemampuan tekhnik yang hebat juga menjadi salah satu faktor penting untuk menjadi highclass devil.

"Baiklah Naruto-kun kau bisa memulainya sekarang." Ucap Ajuka yang berdiri didepan ke 3 maou lainnya.

"Maaf Belzebub-sama kalau boleh apa anda bisa membawa 2 tahanan yang akan dihukum mati kesini ?" Tapi sebelum Naruto menunjukan tekhniknya dia malah meminta sesuatu yang membuat bingung semua orang.

Sirzechpun yang merasa bingung memutuskan untuk bertanya. "Memangnya buat apa Naruto-kun ?"

"Ini adalah salah satu syarat untuk jutsu baruku." Jawab Naruto.

"Baiklah itu tidak masalah." Ucap Ajuka, setelah itu diapun memberikan kode kepada pengawal yang ada disana untuk membawakan dua tahanan yang akan dihukum mati.

Setelah beberapa menit menunggu, para pengawal itu akhirnya sudah kembali lagi dengan membawa dua orang yang terus memberontak, Narutopun mendekati kedua tahanan itu. "Keh mau apa kau bocah ?" Tanya salah satu tahanan itu yang mukanya terlihat sangat sangar.

"Berbanggalah karena kau akan menjadi bahan pertunjukan sebuah tekhnik yang sangat mengagumkan." Jawab Naruto dengan nada yang sangat dingin. Dan tanpa belas kasihan Naruro langsung mencabut katananya dan secara cepat ditebaskannya katana itu pada tahanan yang satunya lagi.

Semua orang yang ada disana menatap tidak percaya akan tindakan yang telah dilakukan oleh Naruto, mereka akhirnya mulai mempertanyakan apakah benar ini adalah acara ujian kenaikan class atau hanya sekedar ajang eksekusi mati.

Sedangkan dengan Naruto sendiri, dia terlihat berjalan kearah mayat iblis yang baru saja dia bunuh yang mulai mengurai menjadi cahaya, diapun menjulurkan tangannya untuk menyentuh darah si iblis tadi, setelah itu Narutopun mundur beberapa langkah, lalu dia membuka sebuah gulungan yang terdapat banyak tulisan kanji, disana ada sebuah tulisan yang membentuk sebuah lingkaran dan Naruto mengoleskan darah tadi tepat ditengah lingkaran itu.

"Kalian berdua mundurlah." Ujar Naruto kepada pengawal yang membawa dua tahanan tadi.

Setelah kedua pengawal itu mundur, Naruto langsung menjatuhkan gulungannya ketanah dan mulai membuat handseal khas iblis golongan shinobi. "Perhatikanlah ini adalah tekhnik milikku yang akan melampaui evil piece ciptaan Ajuka-sama." Ujar Naruto yang membuat bingung semua orang, dan setelah mengucapkan hal tadi Naruto langsung menghentakan tangannya keatas gulungan tadi yang mulai mengeluarkan kanji rumit yang melingkari masing masing tahanan tadi.

Edo tensei no jutsu

AKKHHHHHHH

Dan secara mengejutkan tahanan yang masih hidup langsung ditempeli sesuatu yang telihat seperti kertas diseluruh tubuhnya, dan disaat seluruh tubuhnya telah tertutup sempurna, kertas-kertas itu kembali jatuh, tapi kejadian setelahnya membuat mata semua orang terbelalak karena wujud dari iblis itu sudah berganti menjadi iblis yang dibunuh Naruto tadi.

Iblis itupun terlihat mulai membuka matanya. "I-ini apa yang terjadi ? bukannya tadi aku." Iblis itu terlihat meracau tidak jelas dan disaat dia melihat kesamping dia langsung terbelalak karena melihat tubuhnya sendiri.

Kai

Tepat disaat iblis itu akan berteriak, Naruto langsung melepaskan tekhniknya sehingga iblis itu langsung dikurung dipeti mati yang langsung masuk kedalam tanah.

"Perhatian untuk semuanya dan maou-sama, itulah tekhnik baruku tekhnik yang bisa menghidupkan kembali makhluk yang telah mati, berbeda dengan evil piece aku bisa mengendalikan pikiran dan pergerakan makhluk yang kubangkitkan kembali, selain itu mereka juga tidak bisa mati atau dihancurkan kembali bahkan bila aku dibunuh sekalipun."

Para iblis clan Gremory beserta para maou menatap tidak percaya kepada apa yang dikatakan oleh Naruto. "Jadi dengan kata lain mereka telah menjadi zombie dan bonekamu ya Naruto-kun, tapi apa ada cara untuk mengakahkan makhluk yang telah kau bangkitkan ? dan jangan coba-coba untuk menyembunyikannya, kalau itu terjadi kami tidak akan menaikan classmu." Sirzechpun langsung mengeluarkan sebuah pertanyaan yang tidak bisa dihindari oleh Naruto.

"Baiklah baiklah, hanya ada satu cara untuk menghentikan mereka, yaitu dengan cara disegel." Akhirnya mau tidak mau Naruto juga harus memberitahukan cara menangani makhluk edo tenseinya.

"Baiklah setelah aku melihat tekhink itu, aku merasa Naruto-san sudah lebih dari pantas untuk menjadi highclass devil." Ucap Ajuka yang membuat Naruto menyeringai dan mendapat tepuk tangan dari semua iblis yang berkumpul. "Tapi, aku tidak ingin kamu menggunakan tekhnik itu kembali Naruto-san, karena bagaimanapun juga itu bisa dikatakan sebagai tekhnik terlarang, bukan hanya membangkitkannya tapi kamu juga mengendalikan mereka, setelah mereka ditarik dari kematian tekhnik itu tidak memberikan sebuah kebebasan dan ketenangan untuk mereka, jadi aku harap kau tidak menggunakannya kembali." Ujar Ajuka yang menjelaskan kalau dirinya tidak terlalu menerima tekhink dari Naruto, karena dilihat dari sudut pandang manapun edo tensei sangatlah kejam, sebuah tekhnik yang benar-benar memberikan penderitaan bagi mereka yang telah mati.

"Itu benar apa lagai kamu juga membutuhkan tumbal untuk melakukan tekhnik itu, tidak bisa dipungkiri kalau bangsa iblis haus akan kekuatan, tapi untuk mecapainya kita juga perlu memilah cara yang baik dan tidak merugikan diri kita atau orang lain dalam menggunakan kekuatan itu, karena kalau tekhnik itu sampai jatuh ketangan yang salah, bukan hanya kita tapi bisa jadi seluruh alam semesta berada dalam bahaya." Serafal yang sejak tadi diam mulai mengeluarkan pendapatnya akan jutsu baru Naruto tadi.

"Baiklah baiklah aku tidak akan menggunakan tekhnik itu." Ujar Naruto dengan nada yang terdengar malas 'Enak saja menyuruhku untuk tidak menggunakannya, aku butuh waktu 2 tahun untuk mempelajari dan membuat formula edo tensei.' Batin Naruto.

"Sudahlah sudahlah yang terpenting saat ini Naruto-kun sudah menjadi highclass devil." Ujar Sirzech dengan senyum yang disambut tepuk tangan yang sangat meriah dari semu anggota clan. "Dan ini evil piecemu Naruto-kun, dan karena tekhnikmu tadi yang sangatkan mengagumkan kami juga memberimu mutation piece sebagai tambahan." Lanjut Sirzech yang diberi anggukan oleh maou yang lain, dan anggota clan Gremory kembali bertepuk tangan untuk yang kedua kalinya.

"Dia sangat hebat."

"Kau benar, aku berharap aku juga bisa jurus itu."

"Kyaa dia sangat keren."

"Kau benar aku jadi ingin menjadikannya kekasihku." Dan langsung mendapatkan delikan tajam dari Grayfia dan Yubelluna.

"Dia sangat jenius."

Dan mulai terdengarlah ucapan-ucapan yang memuji keberhasilan dari Naruto, begitu pula dengan Venelana dan Lucius, merekapun mulai berjalan untuk menghampiri Naruto, dan Venelana langsung memeluk pemuda itu setelah dia sampai dihadapan Naruto.

"Selamat nak, kau telah berhasil." Ucap Venelana sambil menangis bahagia melihat seseorang yang telah dia anggap putrannya dipuji oleh banyak orang.

"Kau telah membuat kami bangga." Ucap Lucius yang juga terlihat bahagia melihat kejeniusan pemuda Uchiha itu yang dibalas sebuah anggukan, tapi jauh didalam hatinya Naruto sangat senang setelah melihat reaksi Venelana dan Lucius.

"Kemarilah Grayfia, Yubelluna." Ujar Naruto yang langsung dituruti oleh kedua Gadis itu. "Seperti yang telah aku janjikan pada kalian aku akan mereinkarnasi kalian menjadi bidakku." Ucapnya yang dibalas anggukan oleh kedua gadis itu.

Setelah itu Narutopun memulai ritual menjadikan Grayfia dan Yubelluna bagian dari peeragenya, dan bisa dilihat oleh semua orang, bidak Queen bereaksi kepada Yubelluna dan bidak Queen dari mutation piece bereaksi pada Grayfia, sungguh Naruto tidak bisa menahan senyumnya terlalu lama lagi, dia langsung mendapatkan 2 Queen sekaligus, tanpa pikir panjang Naruto langsung mereinkarnasi keduanya, dan hanya memerlukan waktu beberapa menit sampai kedua gadis itu akhirnya secara resmi menjadi bagian dari peeragenya. dan setelah itu hanyalah diisi dengan percakapan ringan para anggota iblis Gremory.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Sementara itu dengan Rias, saat ini dia sedang berada di villa clan Gremory yang berada di dunia manusia, terlihat Rias beserta kelompoknya sedang bersandar dibawah pohon yang berada di halaman mansion, dilihat dari tubuh mereka yang dibanjiri keringat bisa dipastikan kalau mereka baru saja selesai melakukan sesi berlatih guna persiapan untuk pertandingan melawan Riser.

Dan tidak jauh dari sana, Rias dan kelompoknya bisa melihat lingkaran sihir berwarna merah yang memunculkan Historia, Riaspun langsung berdiri dan mulai menghampiri sang kakak.

"Nee-sama, tumben kamu datang menemuiku, apa ada sesuatu yang penting ?" Tanya Rias setelah dia berada di hadapan sang kakak.

"Aku datang kesini hanya untuk memberi tahukan kalau Naruto baru saja diangkat menjadi highclass devil." Jawab Historia yang membuat Rias sedikit terkejut.

"Sungguh ?" Dan hanya anggukan yaang diterima Rias sebagai balasannya. "Tekhnik rank s apa yang digunakannya hingga sampai dengan cepat menjadi highclass devil ? seingatku dia tidak mempunyai tekhnik setinggi itu." Lanjut Rias bertanya sambil memegang dagunya.

Historiapun mengedarkan pandangannya dan melihat anggota Rias yang juga menatap penasaran terutama 3 orang yang sudah mengenal Naruto. "Tentunya bukanlah sebuah tekhnik yang baik." Ucap Historia yang membuat bingung Rias dan yang lainnya.

"Maksud Nee-sama ?"

"Lebih baik kita bicarakan didalam saja biar lebih nyaman." Ujar Historia yang mulai melangkah kedalam mansion diikuti oleh yang lainnya. Setelah sampai disana Akeno dengan cepat menyajikan teh untuk semua orang yang hadir disana.

"Jadi bisa Nee-sama jelaskan apa yang tadi kutanyakan ?" Tanya Rias dengan rasa ingin tahu yang terlampau besar.

"Baiklah baiklah, kamu tahu sendirikan seperti apa otak Naruto, untuk iblis seumuran kalian bisa dikatakan dia itu terlampau jenius, dan kamu tahu dia baru saja berhasil membuat seluruh anggota clan dan para maou terkejut." Jeda Historia sambil melihat ekspresi semua orang yang terlihat sangat penasaran.

"Memangnya apa yang dia lakukan ?" Tanya Rias.

"Dia memeperlihatkan jutsu ciptaannya, sebenarnya kata hebat tidaklah pantas untuk menyebut jutsu itu, jutsu itu mungkin lebih pantas disebut mengerikan, aku tidak bisa membayangkan bagaimana caranya dia bisa membangkitkan makhluk yang sudah mati, bahkan bisa membuat makhluk itu tidak bisa terluka dan bisa 100% mengontrol segala hal dari makhluk yang dia hidupkan." Jawab Historia dengan ekspresi yang sulit dibaca, sebenarnya sebagai seseorang yang dekat dengan Naruto seperti Rias dan kedua mertuanya, Historia juga merasa senang dan bangga akan apa yang telah dicapai pemuda yang sudah dia anggap sebagai adiknya sendiri.

"Hee apa dia menciptakan evil piece juga ?" Tanya Rias.

"Tidak Rias, memang terdengar seperti evil piece tapi jika kamu melihat secara langsung kamu akan mengerti letak perbedaannya, dan dia baru saja mendapatkan 2 bidak Queen sekaligus." Dan hal itu sukses membuat dua orang yang baru bergabung dengan Rias dilanda kebingungan karena setahu mereka bidak Queen hanyalah satu, setidaknya itulah isi pikiran Issei dan Asia, minus Rias dan ketiga bidaknya yang sudah lama mengenal dunia supranatural.

"Jangan bilang kalau dia mendapatkan mutation piece." Ujar Rias dengan tatapan tidak percaya.

"Seperti yang kamu tahu Rias, tidak mudah untuk mendapatkan satu set mutation piece, tapi karena jutsu yang dia perlihatkan memenuhi syarat untuk mendapatkan mutation piece, maka para maou tidak punya pilihan selain memberikannya satu set mutation." Jawab Historia dan setelahnya mulai meminum teh hangat yang dibuat Akeno.

"Apa itu mutation piece ?" Tanya Issei.

"Mutation piece merupakan evil piece khusus yang diberikan dengan penilaian dari para maou langsung berdasarkan pantas atau tidaknya iblis itu mendapatkannya, aku memang tidak tahu apa persyaratannya tapi yang kudengar persyaratannya sangatlah rumit dan sulit makanya hanya sebagian orang saja yang memilikinya." Jawab Akeno yang mulai menjelaskan untuk pertanyaan dari Issei.

"Haah si pirang itu malah semakin jauh saja dariku." Gumam Rias yang merasa terpuruk dengan keberhasilan Naruto yang membuatnya semakin tertinggal jauh.

"Baiklah aku hanya ingin memberi tahu itu saja dan jangan lupa kalau lusa Naruto akan datang kesini." Ucap Historia yang dibalas anggukan oleh Rias. "Kalau begitu aku pulang dulu, berjuanglah Rias." Dan setelah itu Historiapun pergi meninggalkan adik iparnya.

"Haah aku lupa menanyakan siapa yang menjadi Queen Naruto." Gumama Rias terlihat lesu. "Baiklah minna kalian mandi saja dulu setelah itu kita akan menyiapkan makan malam" Perintah Rias yang langsung dituruti anggotanya.

.

.

.

.

.

Sementara itu di danau tempat bertemunya Naruto dan Itachi kemarin malam, terlihat saat ini mereka kembali bertemu, tapi yang membedakannya kalau saat ini mereka tidaklah berdua karena dibelakang Itachi telah berdiri beberapa orang yang hanya diam saja.

"Sesuai dengan permintaanmu, aku telah membawakan beberapa orang yang mau menjadi peeragemu." Ujar Itachi yang dibalas anggukan oleh Naruto, setelah itu Narutopun mendekati orang-orang itu dan mulai mereinkarnasi mereka satu persatu.

"Lalu bagaimana dengan pergerakan mereka ?" Tanya Naruto setelah dia berhasil mereinkarnasi orang-orang tadi.

"Mereka masih menahan pergerakannya, sepertinya kurang dari satu tahun mereka akan memulai pergerakan mereka menjadi lebih agresif lagi." Ujar Itachi memberitahukan situasi yang dia lihat pada Naruto.

"Souka, sepertinya aku juga harus bersiap siap untuk memulai pergerakan setelah mereka bergerak." Gumam Naruto yang masih didengar oleh Itachi.

"Tapi ingatlah Naruto, kau tidak boleh bergerak terlalu agresif sebelum aku mendapatkan informasi yang lengkap." Ujar Itachi memperingati Naruto untuk tidak bertindak gegabah.

"Tenanglah aku tidak akan sebodoh itu, bagaimanapun caranya aku tidak ingin rencana kita berakhir kegagalan." Ucap Naruto yang dibalas anggukan oleh Itahi.

"Persiapan yang matang, hanya itu yang harus kita lakukan saat ini, aku yang akan bertugas mencari informasi dan kau yang bertugas untuk membawa rencana kita menuju kesuksesan." Ujar Itachi sambil menatap langit malam.

"Tenang saja kita pasti berhasil...Saudaraku."

.

.

.

.

.

.

TBC


Hei hei hei, akhirnya chapter 3 beres juga, ok dichap ini hanya diceritakan pengangkatan Naruto menjadi highclass devil, dan selebihnya hanya percakapan biasa yang diantaranya ada clue untuk arc mendatang.

Untuk peerage Naruto yang lainnya akan dijelaskan pada chap selanjutnya tentang siapa siapa saja orang-orang yang dibawa oleh Itachi dan mereka tidak berasal dari satu ras saja.

Ok mungkin hanya itu saja untuk kali ini, mohon maaf bila banyak kekurangannya.

In see you next chap

Bye bye