Cutie Orangeboi
.
.
.
oO)-=-=-=-o-=-=-=-(Oo
Animasi "BoBoiBoy" beserta seluruh karakter di dalamnya adalah milik Animonsta Studios/Monsta©
Fanfiction "Cutie Orangeboi" ditulis oleh kurohimeNoir. Penulis tidak mengambil keuntungan material apa pun atas fanfiction ini.
Canon-based. AR. Flash Fiction. Balita!BoBoiBoy. Just fluff.
oO)-=-=-=-o-=-=-=-(Oo
.
.
"Amato?"
"Ya, Aba?"
"Anakmu baru umur empat tahun. Kenapa kaubelikan jaket dan topi ukuran anak SD begitu?"
Amato masih tersenyum-senyum sendiri dengan muka bodohnya. Bersama Tok Aba, sang ayah muda menyaksikan BoBoiBoy—putra semata wayangnya—tampak kebingungan.
Anak itu mengamati jaket jingga barunya yang kedodoran ketika dipakai, hingga ujung lengan jaket itu jauh melampaui jemarinya. Begitu pula kerah jaket yang menutupi mulut dan sebagian wajahnya. Juga topi dino jingga terbalik yang terlalu longgar di kepalanya.
"Aba juga tahu sendiri, 'kan?" Amato tetap menyahut, masih sambil tersenyum. "Anak-anak itu cepat sekali tumbuh besar."
"Kau benar juga."
Tok Aba mengangguk-angguk. Diam-diam, sang kakek pun tengah terpesona dengan keimutan cucu satu-satunya yang tiada bandingan sealam semesta.
"Tapi, Nak ... Tetap saja ... ini terlalu cepat, 'kan."
Sementara itu, BoBoiBoy mulai menyadari sang ayah dan kakek tengah mengamati dirinya. Sedikit bingung, anak itu memiringkan kepalanya. Sepasang matanya yang beriris cokelat madu berpindah-pindah cepat menatap ayah dan kakeknya. Keduanya pun menyadari itu dan balas menatap BoBoiBoy.
Tak terduga, anak itu mendadak tertawa kecil.
"Ayah! Atok!"
Si Kecil memanggil. Saat perhatian Amato dan Tok Aba terpusat kepadanya, bocah itu pun menggerak-gerakkan kedua lengan ke atas dan ke bawah, seolah dirinya punya sepasang sayap.
"Ayam, ehehehe ..."
Senyum gembira BoBoiBoy menyerang jantung hati sang ayah dan kakek tepat sasaran. Dua senyum bodoh terjelma, kali ini bukan hanya di wajah Amato, tetapi Tok Aba juga.
"Anakku imut sekaliii~"
"Cucuku imut sekaliii~"
Keduanya berkata bersamaan. Sementara, BoBoiBoy masih mengepak-ngepakkan 'sayapnya' dengan riang gembira.
"Amato! Kamera! Cepat ambil kamera!"
"Siap, Aba!"
Kurang dari semenit kemudian, Amato sudah sibuk mengambil gambar BoBoiBoy dari berbagai sudut. Sementara sang kakek masih asyik menikmati pemandangan terindah di dunianya saat ini.
.
.
.
TAMAT
.
.
.
* Author's Note *
.
Hai, haiii~! \(^o^)
Cerita pendek (banget) lagi, nih.
Tampaknya bukan hanya Atok dan Papamato, author-nya pun overdosis seketika dengan keimutan Dedek Boi kecil~ 💕💕💕
Bagaimana dengan para pembaca yang budiman?
Baiklah, selamat berakhir pekan, semuanyaaa ... Sekian, dan terima gaji. ( ´ ▽ ` )ノ
.
Regards,
kurohimeNoir
28.11.2020
