Suara cambukan dalam sebuah kerumunan yang tenang. Darah yang mengalir ditanah. Dan seorang pria yang bersurai coklat hazelnut dengan banyak luka di sekujur tubuhnya yang berlutut di tengah kerumunan itu.

"Hentikan!!!" Teriakan yang keras oleh seorang pria bersurai coklat dengan mata emas yang sedang berusaha untuk melepaskan genggaman penjaga yang menahannya. "Tolong berhenti! Apa kalian tidak mendengarkanku?! Kumohon jangan sakiti dia!!!""

Diam!" Bentak salah satu penjaga yang menahannya itu.

"Tidak!!! Aku tidak akan diam se-""

Ei... " Ucap seorang pria penuh luka tersebut dengan suara yang tampak lemah.

"Kazuya! Aku akan menunggumu, sepuluh tahun, seratus tahun, atau bahkan seribu tahun pun, aku akan tetap menunggumu!" Pria yang dijuluki 'Ei' tersebut menangis dan masih tetap berusaha melepaskan genggaman dari si penjaga.

"Hm... Sam... pai jum...p..a la..gi, Ei..

"Sebuah pedang pun mengenai punggung pria itu. Darah mengalir dimana-mana dan adanya nafas tertahan di semua orang.

"KAZUYA!!!!!"

*

*

*

Bersambung...

Di wattpad juga ada kok, jadi kalau punya aplikasinya di vote juga ya. Hahaha.

Sampai jumpa di episode selanjutnya!!!!