Hello, so after I done with my mini series. I had an idea struck in my minds. Actually I had a conversation with my friend and we talked about Yzak and Cagalli's relationship. So despite of that I can't write about Yzak's life for my mini series, now I challenge myself to write drabble stories which it will involves Yzak and Cagalli and about their relationship. The reason are simple, because they are unique both in personal life and work life, they have a same length or level about loyalty and dignity matters and maybe the short temper too. And, okay I break my promise to stop writing for a while that's why I decide to write a drabble, so it is only compilation of short stories. Please enjoy!
DISCLAIMER: Gundam SEED and Gundam SEED Destiny belongs to Studio Sunrise
SNAPS
A small shot of a strong alcoholic beverage taken during the course of a meal. A Martini should not be consumed alone, although sometimes you must. If you are lucky to be in a congenial crowd, others are bound to follow your epicurean lead. A nice drink is best enjoyed with conversation between sips. The cocktail conversation also lets expression flow more freely, and the gin or vodka often adds to glib but insightful conclusions.
Just A Glimpse
By Fuyu Aki
Mata beriris abu kebiruan itu mengedarkan pandangannya. Sebuah kapal perang yang dia tidak pernah duga akan dia masuki dan bahkan menginjakkan kakinya di tempat itu. Ada perasaan menyesal yang muncul karena dia sempat menyerang atau memburu kapal itu. Ada perasaan malu juga bahkan merassa hina dan tidak pantas berada di dalamnya. Ingin rasanya dia menarik pemuda berkulit gelap yang ada di hadapannya yang tampak akrab mengobrol dengan seorang mekanik. Kelihatannya mekanik senior karena temannya itu seperti sedang berdebat dan beberapa umpatan kasar lalu permintaan maaf sempat dia dengar.
"Athrun akan ke Archangel sebenatar lagi," ucap temannya itu sambil menggaruk-garuk leher belakangnya. "Kau tidak akan suka mendengar cerita mengenai dirinya," tambahnya yang lalu segera membetulkan perban dikepalanya.
"Apakah pasukanmu aman, Yzak?" tanya pemuda berkulit gelap itu lagi. "Kalau kau mau mengontak mereka aku bisa meminta Miriallia memakai alat komunikasi Archangel."
"Tidak," ucap Yzak. "Ngomong-ngomong jangan kau berani kontak mereka. Aku sama sekali tidak melaporkan kalau kau hidup dan aku sempat bertemu denganmu di Mendel," tambahnya.
Dearka mengedipkan matanya beberapa kali. Bingung harus berkata apa. Yzak memang orang yang susah ditebak walau dia tipe orang yang blak-blakan. Yzak sangat tahu mengenai harga diri dan kehormatan dan apa yang Yzak katakana barusan entah untuk tujuan apa. "Mmm….terima…kasih?" ucap Dearka ragu.
"Aku tak sudi menerima ucapan terima kasih," ucap Yzak ketus. "Anggap saja kau punya hutang padaku, Elsman." Dearka hanya menggelangkan kepalanya sambil mengangkat bahu.
Archangel nama kapal tempat dia berada sekarang setelah dia membawa temannya yang dia tahu dan untungnya masih dia ingat namanya Dearka Elsman. Archangel, nama dari malaikat dengan posisi tertinggi dan kapal ini diberikan nama itu dengan harapan membawa banyak perubahan khususnya di pihak Aliansi Bumi, sayangnya perubahan yang dibawanya bukan untuk pihak tersebut. Mereka justru membelot dan apakah namanya masih relevan? Bukankah Lucifer lebih pantas. Ashitsuki, orang-orangnya termasuk dirinya sempat menyebutnya seperti itu. Ashitsuki Legged-ship adalah nama yang pantas untuk kapal ini baginya. Tapi, dia tidak punya urusan dengan nama itu sekarang walau dia atau lebih spesifik telinganya sebenarnya masih belum biasa dan tidak percaya kalau akan mendengar temannya mengucapkan nama kapal ini dengan ringan tanpa ada beban apapun. Dia hanya ingin melihat dan menuntut hal-hal yang sempat mengacaukan dirinya dari kedua rekannya.
Dia lalu melihat sebuah unit seperti Strike namun dengan warna dominan merah atau merah muda yang menurutnya terlalu manis mungkin namun tidak mengurangi kegagahan unit tersebut. Dua orang keluar dari unit tersebut dan Yzak mengenali salah satunya walau keduanya masih mengenakan helm, karena salah satunya adalah rekannya yang juga membelot seperti Dearka Elsman. Yzak melihat orang yang ada disebelah pemuda berseragam pilot ZAFT itu. Dari bentu tubuhnya pemuda itu datang bersama seorang gadis. Yzak mendengus, sempat ingin mengumpat karena sempat-sempatnya pemuda itu membawa dan bersama seorang gadis. Dia tidak jadi mengumpat karena tahu pemuda itu bertunangan dengan Lacus Clyne, jadi mungkin saja dia datang bersama dengannya. Wajar, itu wajar. Lalu unit berwarna merah muda itupun wajar semuanya terhubung itu wajar, asumsinya.
Ketika keduanya memasuki ruang tunggu para pilot, Yzak cukup terkejut. Dia bukan terkejut ketika melihat sosok pemuda berambut navy yang dia tahu bernama Athrun Zala dan merupakan rekan ditambah saingannya. Dia terkejut dengan orang yang ada di sebelah Athrun. Seorang gadis berambut pirang yang Yzak tidak kenal. Gadis itu bukan Lacus Clyne, bahkan jauh dari imej seorang Lacus Clyne yang dikenal sebagai tunangan Athrun Zala. Yzak lalu memicingkan matanya melihat interaski mereka berdua, dimana gadis itu memegang tangan Athrun dengan muka resah dan Athrun mengusap lembut pipi gadis itu sambil mengucapkan sesuatu dan kelihatannya mengucapkan sesuatu yang membuat gadis itu tenang. Namun, gadis itu justru melihat ke arah Yzak. Iris Amber yang hangat namun panas dan dingin itu rupanya cukup menusuk.
"Hey Dearka," panggilnya.
"Hmm?"
"Apakah gadis itu…," tatapan Yzak tidak lepas dari seorang gadis yang berada di belakang Athrun.
Dearka mengikuti arah pandang Yzak. Dearka tersenyum sambil bersiul kecil, melihat Athrun yang datang bersama dengan seseorang yang dia tidak duga. "Rupanya dia membawa sang tuan putri bersamanya atau kebalikannya?" ucap Dearka yang lebih ke arah diri sendiri.
"Apakah dia…"
"Cagalli Yula Athha, Princess of ORB atau Goddess of Victory kalau kau mau tahu title resminya tapi jangan pernah kau sebut title itu dihadapannya," ucap Dearka. "Dia dengan Athrun sekarang," tambahnya dengan nada jahil yang jelas niatnya ingin membuat Yzak kesal, mungkin karena setelah Athrun bersama dengan Lacus Clyne sekarang dia justru bersama seorang putri dari Negara lain. Kelihatannya Dearka ingin tahu reaksi apa yang akan dia tunjukkan berhubung Dearka tahu bagaimana persaingan dan hubungan mereka berdua, sayangnya dia gagal kelihatannya.
'Si Zala itu,' gumam Yzak dalam hati. Yzak pernah mendengar mengenai ORB bahkan pernah ke Negara itu. Dia juga ingat kalau gadis yang pernah mengacaukan pertempurannya untuk menghancurkan Archangel di perairan ORB adalah gadis itu yang mengaku bernama Cagalli Yula Athha dan ternyata benar. Lalu dia juga pernah mendengar rumor, rumor mengenai Singa ORB dan juga putrinya. Rumor yang lebih ke arah gosip namun kelihatannya ada benarnya. Sang Singa memiliki seorang putri yang sama-sama memiliki taring dan cakar. "So, she is the Lioness," ucap Yzak.
