Warning :(Sebelum baca cerita ini) Settingan cerita adalah Akhir perang dunia ninja, dan unsurnya setengah diambil dari Naruto-online, dan digabung dunia dari kisah Naruto-real. Jadi mari saya kenalkan tokoh utama saya dicerita kali ini.
Warning :
Beberapa plot dirubah [dengan sengaja] untuk membuat ceritanya sedikit nyambung jadi mohon pengertianya
Budayakan Vote/Komen sebelum baca
Dairy :
Aku tidak menyesal
jika aku aku harus memaksakan diri ketika aku
Melihat berjuang mereka
aku bisa melihat ketulusan serta perjuangan teman-temanku yang tiada batas.
Tidak ada yang pernah meriset tentang makhluk Titan yang berbentuk siput, selama mereka hidup di dalam dinding bertahun-tahun lamanya.
Semua orang di gegerkan dengan sosok seekor siput berwarna biru bercorak putih, kini berjalan dengan kecepatan yang sama dengan seekor kuda besar terlihat dari munculnya siput itu semua justru menatap si Vasuf, yang sebelum melakukan sesuatu.
"Hei apa itu kau melakukan sesuatu,"Tanya Erwin, sementara Vasuf justru menoleh kearah Siput dan memanggilnya dengan akrab.
"Tatsyu-chan dimana, Sakuraa-!," Mendengar hal itu tanpa mengurangi kecepatan yang setara dengan kuda si siput itu menoleh pelan kearah dirinya, dan dengan suara yang cukup imut Dia berkata.
"Nona Sakura masih ada di dalam tubuhku yang lain juga,"Jelasnya karna bersuara raksasa dapat didengar oleh orang-orang dan semua mendengarnya.
Katsuyu mengeluarkan aura kehijauan di sekitar tubuhnya, lalu bagaikan jelly ia mengeluarkan beberapa orang yang tertanam di tubuhnya. Mulai Levi yang dikeluarkan secara perlahan dengan 100% tanpa ada bekas luka, meskipun tubuhnya sedikit berantakan, dan kedua rekan Erwin yang sebelumnya menemani Levi pun selamat dan kini juga berada di atas tubuh siput itu sambil Melambaikan tangan dan pistol-gun fler berwarna hijau, pada anggota pasukan yang lain, sementara Eren terlihat keluar dengan tubuhnya kembali menjadi manusia, dan Levi membantunya keluar dari tubuh siput itu karena pergerakan Levi yang lumayan lamban.
"Copral Levi anda masih hidup,"Terlihat kecemasan para manusia sedikit memudar.
"Syukurlah,"Ucap Rekan lainya.
Sorak sorai dengan kelegaan terdengar begitu cepat, Meskipun tidak dapat menutupi rasa cemas mereka terhadap raksasa siput itu meskipun suaranya terdengar begitu manis namun dia tetap raksasa yang menakutkan.
"LEVY BAGAI MANA KAU BISA MUNCUL DENGAN SIPUT RAKSASA INI,"Teriak Erwin dengan berani mendekatkan kudanya, sejajar dengan tubuh siput raksasa itu.
"Aku akan menjelaskannya tapi tidak sekarang, kita harus segera pergi dari sini aku yakin Titan itu sedang mengajar kita dari belakang,"Ucap Levi dengan rendah namun dapat didengar Erwin secara langsung.
"Apa maksudmu kalian belum menyingkirkan ya,"Ucap Erwin dan mendapat gelengan langsung dari Copral.
"Kami punya alasannya kapten,"Ucap salah satu rekan Levi yang memandang dengn tatapan minta maaf, ia melihat sedih tumpukan mayat pada Kereta yang ada dalam rombongan membuatnya sedih.
"Dengar kita harus segera sampai ke dinding sebelum dia menyusul dan Kami punya rencana untuk itu,"Ucap Naruto muncul Levi kemudian.
"Tuan Naruto,"Ucap Chirsta merasakan kelegaan melihat pria pirang itu selamat namun wajahnya serius saat ini.
"Apa yang-,"
Tiba-tiba kawanan serangga hitam terbang yang tadinya melayang-layang di atas rombongan berkuda, justru melayang di atas kepala Erwin dan dengan terkejut Sang Kapten melihat perubahan serangga itu, memperlihatkan setengah sosok seorang Shino dengan setengah tubuhnya yang masih berbentuk kawanan serangga.
"Aku membutuhkanmu kita harus cepat,"Ucap Shino dengan tubuh Serangganya terulur ke Erwin.
"Apa maksud kalian,"Namun seolah tindakan sang Ninja tidak bisa dibantah.
"Akan aku jelaskan di perjalanan, percayalah pada kami,"Ucapnya.
Tanpa basa-basi Shino lalu melingkari tubuh Erwin dengan ribuan serangga hingga membuatnya lenyap dari kudanya.
Dikala Hal itu membuat semua tim merasa panik lagi, namun justru Levi yang sebelumnya berdiri diatas Katsuyu melompat ke atas Kuda Erwin yang kosong lalu memberikan pengertian.
"Jangan khawatir sekarang Kapten Erwin sedang di bawah, oleh salah satu ninja itu untuk terbang langsung lebih cepat berada di gerbang,"Ucapnya.
"Mengapa begitu Levi?!,"Tanya Hanji dengan terkejut namun spontan senang dengan sesuatu yang baru dilihatnya.
"Karena dialah yang harus menjelaskan pada penjaga diperbatasan atas kondisi kita yang membawa siput yang ada disisi kita, bisa saja menjadi Ancaman bagi orang-orang dan tidak mau membuka gerbang untuk kita,"Jelasnya.
Semua yang cukup mendengar perkataannya langsung terdiam dan akhirnya kembali fokus ke tujuan masing-masing.
Beberapa menit berlalu di perjalanan dan mereka akan segera sampai, namun rupanya karena kemunculan Tatsuyu yang secara tiba-tiba lewat teleportasi membuat Titan - Titan yang ada di sekitaran tempat itu ikut mengajar mereka dari belakang.
"Bagai mana menangani mereka," situasi semakin menegang saat semua sudah terkumpul, merasa semakin terancam mereka semua berbondong-bondong untuk mencoba mempercepat kudanya kereta kereta jenazah yang awalnya berada di tengah pasukan berkuda kini justru ada di paling belakang.
"Jangan menyerah semuanya bagi kalian yang menunggangi kuda berdua atau bertiga segera lompat ke arah Tatsuyu, gunakan tali dan memanjatlah kesana,"Teriak Naruto.
"Kurangi beban kalian cepat,"Ucap Levi.
Mendengar hal itu, sebagian pasukan mencoba bergerak serapat mungkin dengan rute si-siput dan menancapkan tali hingga menempus kulitnya, yang nampaknya tak memberi efeck apa-pun untuk siput raksasa itu.
"Semuanya pegangan,"
Sementara Katsuyu nampak terus bergerak untuk memandu orang-orang agar segera naik di tubuhnya, meskipun terlihat besar lebar dan nampak berat katsuyu dari awal terus menahan pergerakannya agar tidak secepat kuda-kuda itu. dia diminta oleh Sakura untuk tetap sejajarkan larinya dengan prajurit berkuda agar tidak kelepasan lari.
Tiba-tiba katsuyu membelah sedikit tubuhnya menjadi beberapa bagian besar seukuran kuda dewasa lewat ekornya, katsuyu yang telah membelah diri pun, akhirnya, berjalan berjajar belakang para rombongan ke berkuda.
Dalam beberapa menit saja semua orang mulai mencoba membiasakan mata mereka dengan kehadiran katsuyu, salah satu berkuda menyadari sosok Titan besar berambut pirang kini mengikuti mereka dari belakang dengan kecepatan penuh bersamaan dengan Titan lainnya yang semakin mengejar mereka.
"Mereka tidak akan melambat sama sekali,"Seru Marco.
"Aku akan pergi Biar aku mencoba mengurangi mereka,"Ucap Eren hampir siap berubah.
"Tidak Eren kau disini,"Ucap Naruto cepat.
"Naruto-kun bawa sebagian diriku pada tubuhmu, Meskipun tidak terlalu sempurna dengan energiku yang terbelah menjadi sangat kecil tapi itu bisa mengobati mu Dan memantaumu kesehatanmu,"
"Aku terima terima kasih, Jaga Sakura untuk kami,"Ucap Naruto menaruh mini Katsuyu dijaketnya.
"Pasti,"
"Aku akan pergi juga," Vasuf nampak membalikkan kudanya ke belakang mengikuti arah parah kloning katsuyu lainnya dan Naruto yang ada di belakang Lalu meminta orang-orang terus berjalan sampai ke gerbang Apapun Yang Terjadi.
"Tuan, silakan jangan berpaling gerbang segera terlihat,"
Levi yang awalnya ingin Ikutan justru diteriaki Katsuyu untuk percaya pada mereka berdua, mereka bisa diandalkan.
'Minna...Semoga kalian selamat'
'Katsyu...'
'Iya nona Sakura'
'Aktifkan Chakra dengan kecepatan penuh'
DEG!
Bersambung]
[Minggu-22-November-2020]
