Kume menemukan sesuatu di bawah mejanya, pada hari Senin pagi-pagi sekali.

Di kelas hanya ada Yamamoto yang kebagian piket pagi. Kume menggantung tasnya pada pengait yang terletak di sisi mejanya, kemudian duduk dan mengambil benda-benda yang sebelumnya ia temukan dari sana. Sekotak susu vanila ukuran 200 ml, roti daging, dan sebatang pena yang segel lemnya belum terbuka. Siswa kelas 3 asal Akademi Imperial itu mengerutkan dahi.

Rasanya Jum'at kemarin ia tak meninggalkan apapun di bawah mejanya. Milik siapa ini?

Ia membalik kotak susu. Rupanya ada catatan di baliknya—meski agak berantakan, masih bisa terbaca.

[Selamat ulang tahun. Semangat ujiannya!]

Pesan tersebut mengingatkan Kume bahwa ini adalah hari pertama ujian akhir semester satu, sekaligus hari ulang tahunnya yang ketujuh belas—apes banget ulang tahun hadiahnya ujian semester, begitu kata Naoki pada Kume ketika jadwal ujian akhir semester dibagikan. Namun, lebih dari semua itu, pertanyaan dalam benaknya jadi berganti.

Dari siapa ini?

Kume melirik Yamamoto yang masih menyapu bagian kiri kelas. Pas sekali Yamamoto juga menoleh ke arahnya. Jadinya sebelum pemuda berkacamata itu bertanya, Yamamoto sudah menjawabnya seolah tahu Kume mau bertanya apa.

"Itu dari Akutagawa," ujarnya sambil menghentikan sebentar kegiatan bersih-bersihnya.

Kume mengerjap. "Akutagawa-kun?"

Yamamoto mengangguk. Ia bertemu dengan Akutagawa di gekkan sekolah tadi, dan cukup terkejut kala melihat pemuda itu masuk ke kelas yang sama dengannya—Akutagawa dari kelas sebelah, satu kelas dengan Kikuchi Kan teman mereka yang satu lagi, makanya Yamamoto kaget. Ia menaruh sesuatu di meja Kume, lalu pergi setelah menyapa Yamamoto untuk yang kedua kalinya.

Kume diam sebentar.

"Yamamoto."

"Ya?"

"Ini buatmu saja."

"Loh, apaan?!"

Kali ini Yamamoto mendekat. Sapu tadi ia tinggalkan pada salah satu meja. Kume menghela napas, dari gelagatnya Yamamoto pasti mau ceramah pagi-pagi begini—nambah apes tanggal 23 November aja.

Selagi Yamamoto mengomel—yang sayangnya tidak disimak sama sekali—Kume memerhatikan lagi tulisan pada kotak susu yang ditemukannya tadi. Akutagawa masih ingat hari ulang tahunnya, ternyata—padahal sejak kelas 2 semester 2 kemarin, hubungan mereka mulai renggang karena sesuatu.

Omong-omong, hadiah dari Akutagawa tidak buruk juga. Kume lupa sarapan ketika berangkat tadi, soalnya.

.

.

.

Little Present at the Morning

[#bunalember2020 day 23: student!AU]

Bungou to Alchemist belong to DMM Games

[note: happy birthday, Kume Masao! (Nov 23)]

Thank you for reading!

.

.

.

Hari ini promptnya student!AU, dan pas banget Pira UAS hari pertama :')

Terus ini ultah Kume juga (ga kepikiran sebenernya, tapi keknya kalo tiga hal di atas digabung jadi satu flashfic bakalan bagus /g)

Haha iya mari doakan nilainya Pira (yg biasanya langsung keluar begitu submit jawaban) tida innalillahi kayak ulangan2 sebelumnya :'D /pir