Naruto belongs to Masashi Kishimoto

SAKURA

by

Haruno.Ren

Warning!

typo bertebaran,gaje,aneh, OOC (maybe)

summary: apa jadinya jika Sakura, gadis suram yang selalu di bully bertemu dengan Sasuke si pangeran sekolah?/ repost/bahaya lo main di situ kalau ada setan lewat gimana? /

chapter 2 : teman?

Who will fix me now?

-Drown-

sakura pov

aku menatap ke luar jendela .Merasa bosan mendengar kata-kata Asuma sensei,guru Bahasa Inggris, menjelaskan materi. Aku memang tidak terlalu menyukai pelajaran itu.

buk!

"aww, ittai!" jerit ku saat sebuah penghapus papan tulis menghantam jidatku, beberapa anak menahan tawa melihatku.

" Haruno, apa yang kau lamunkan hah?! kau tau kan nilai Bahasa Inggrismu itu terjelek se angkatan, seharusnya kau sadar dan lebih memperhatikan gurumu!"suara

Asuma sensei menggelegar, aku yakin dia sedang marah padaku.

"maaf sensei" jawabku.

" sekali lagi jika kau melakukan hal yang sama, lebih baik tidak usah ikut pelajaranku?!" kata asuma sensei.

" baik sensei" kataku sambil menundukkan pandanganku.

"baik, kita lanjutkan" kata Asuma sensei.

krrriiiiing...

"pelajaran hari ini kita akhiri dulu. kerjakan pr kalian, hati-hati di jalan selamat siang!" kata Asuma sensei sambil meninggalkan kelas.

aku langsung memasuk-masuk kan semua buku ku kedalam tas, dan segera beranjak dari kursiku, ada kerja parttime yang menungguku dan aku tidak mau terlambat. "

Hei, aneh! ada hal yang ingin kami tanyakan padamu. ayo ikut kami!" teriak Karin, gadis yang selalu menggangguku dari dulu, dia berdiri di depan pintu kelasku. ah,sial mau apa dia? umpatku dalam hati.

"maaf. ada yang harus ku kerjakan, lain waktu saja ya" jawabku sambil berjalan mendekati Karin.

"aku tidak peduli!" kata Karin sambil mencengkram tanganku dengan kuat dan menarikku menuju toilet.

BRUKK!!!

sesampai di toilet, Karin mendorongku sampai punggungku menabrak dinding, aku melihat 2 teman karin sudah berada di depanku sepertinya tadi menunggu kami,berdiri di samping Karin yang menatapku tajam.

" hei, sampah! berani-beraninya kau merebut Sasuke-kun dari kami kurang ajar!!" teriak salah satu teman Karin, Ino

." ha? apa maksudmu?" kataku sambil menatap Ino.

PLAAKK!!!

ino menamparku cukup keras.

" jangan pura-pura tidak tau, kami tau tadi kau makan dengan sasuke-kun, dan saat kami mendekatinya dia bilang kau adalah pacarnya. dasar sampah sialaan!" jerit teman Karin satu lagi, Shion, wajahnya menjadi merah padam, penuh kemarahan. ha? apa yang uchiha brengsek itu katakan!! batinku.

" apa? aku tidak punya hubungan apa-apa dengannya dan aku tidak menyukainya untuk apa aku berpacaran dengan laki-laki yang ku benci??" kataku sambil menatap mata Karin.

" jadi kau ingin bilang kalau Sasuke-kun yang ingin mendekatimu begitu? jangan sok kecantikan deh!" kata Karin sambil menjambak rambutku.

" kau tidak ada apa-apanya. hanya sampah rendahan! akan ku beri kau pelajaran!" kata Karin mengencangkan jambakannya, seakan ingin mecabut rambutku dari kepalaku. lalu mendorongku sampai menabrak wastafel lalu memukuliku, kedua temannya ikut memukuliku. mereka bergiliran memegangi dan menghajarku, aku tidak bisa apa-apa hanya bisa menerima perlakuan mereka.

" ku ingatkan sekali lagi! jangan dekati Sasuke-kun, kalau kau tidak ingin babakbelur seperti ini lagi" kata karin sambil berjalan keluar toilet bersama kedua temannya.

meninggalkanku yang sudah ambruk dengan luka yang ada di sekujur tubuhku. aku berdiri, walau rasa nyeri menjalar di seluruh tubuhku. memutar keran wastafel dan membasuh wajahku rasa perih terasa saat air itu mengenai luka yang ada di wajahku, mengusap darah yang ada di ujung bibirku. aku menatap bayanganku di kaca, aku benar-benar babakbelur ya batinku , sambil tersenyum miring, penampilanku benar-benar kacau, seragamku kotor banyak cap sol sepatu di sana, rambutku berantakan dan wajahku terluka, aku kembali membasuh wajahku.

"apa yang terjadi padamu?" terdengar suara nyaring dari arah pintu, aku menengokkan kepalaku ke arah suara. seorang gadis cantik dengan rambut berwarna lavender menatapku panik, dan mulai berjalan kearahku.

" aku jatuh" kataku.

" kau berbohong. habis berantem? atau kau di bully?" tanya gadis itu.

" aku tidak berbohong" kataku.

" ah ya terserah,kau harus di obati. ayo ikut aku!" kata gadis itu sambil menarik tanganku, aku mengambil tas ku dan mengikutinya. dia membawaku ke UKS mengobati luka yang ada di wajahku.

" kenapa membantu ku?" kataku saat dia mengoleskan salep ke wajahku.

" eehh, pertanyaanmu sungguh aneh, tidak ada alasan untuk membantu orang" katanya. aku kaget mendengar jawabannya.

" bukan itu, aku ini hanya anak pemabuk, anak aneh semua orang jijik dan tidak menyukaiku. tapi kenapa kau mau membantuku?" tanyaku.

" ehh, begitu? mereka jahat ya padamu. Tapi, aku tidak peduli dengan itu, yang pemabuk itu orang tuamu, bukan dirimu kan? kau tidak pantas di perlakukan seperti itu, kau adalah kau bukan orang tuamu" kata gadis itu sambil tersenyum padaku sambil memasang plester luka.

" sudah selesai, eh ngomong-ngomong siapa namamu? aku belum pernah melihatku, kelas berapa?" tanya nya

" Haruno Sakura. kelas 1-2"jawabku.

" Sakura-chan ya? namaku Hyuga Hinata kelas 1-1, salam kenal sepertinya kita akan berteman baik mulai dari sekarang" kata Hinata sambil mengulurkan tangannya padaku.

teman? apa aku butuh teman? batinku sambil menatap uluran tangan Hinata.

" nee, sakura-chan doushite? tanganku sudah pegal niih" kata Hinata sambil menggerak-gerakkan tangannya.

" aku tidak punya teman, aku tidak butuh teman, dan jika kau berteman denganku kau mungkin bisa terkena masalah aku hanya anak aneh, anak seorang pemabuk, tidak usah pedulikan aku. kumohon, terima kasih telah membantuku aku hargai itu dan lebih baik kau menjauh dari ku." kataku sambil meninggalkannya dan berjalan keluar UKS.

maaf.

" sakura, kenapa keluar dari UKS? eh, tunggu.. ada apa denganmu?!"

-tbc-

A/N:

maaf bila ada kesalahan...

jangan lupa reviewnya ren-chan tunggu

Arigatou