"Appa bukan seperti ini~~" Seorang anak kecil menghentakkan kakinya kesal saat berdiri didepan cermin. Kyungsoo menghembuskan nafas lelah, sudah lima kali aku merubah gaya rambut sesuai keinginannya.

Pekerjaan wajib Jongin setiap pagi, harus Kyungsoo lakukan karena Jongin masih setia dialam mimpi.

"Kim Hanna, Ini sudah kelima kali Appa merubah tatanan rambutmu"

"Hanna tidak suka" Hanna mulai merajuk

"Oke.. Appa akan merubahnya lagi"

"Aku mau Daddy.. Aku mau Daddy.. Aku mau Daddy" Hanna mulai berteriak

"Tidak bisa sayang.. Daddy sedang tidur sekarang. Biar Appa yang mengurus rambutmu sekarang. Kakek dan nenek akan segera menjemput" Hanna menyilangkan tangan didepan dadanya, menghampiri Kyungsoo yang duduk ditempat tidur dengan wajah kesal

o.o

"Huwaaaaaaaa" Lagi, tangisan Hanna pecah seletah melihat hasil tatanan rambut sang Appa didepan cermin. Kyungsoo hanya tersenyum kaku melihat anaknya yang menangis

"Aku ingin bersama Daddy~"

"Appa akan merubahnya lagi, hmm?"

"Tidak mau.. Tidak mau" Tangisannya semakin keras

"Ada apa ini?" Kim Jongin, berdiri didepan pintu kamar Hanna

"Daddy~~" Hanna merentangkan tangannya, dengan sigap Jongin merengkuh Hanna dalam gendongannya

"Kenapa tuan putri menangis seperti ini?" Jongin mengusap sisa air mata diwajah Hanna

"Lihaat.. Appa menghancurkan rambutku" Adunya merajuk

"Hiii.. Anak Daddy seperti monster" Wajah Jongin bergidik ngeri. Jongin tersenyum menatap Kyungsoo yang mendelikkan matanya kesal

"Baiklah.." Dia menurunkan Hanna dari gendongannya "Daddy akan mengurus rambutmu menjadi putri paling cantik" Jongin mencium anaknya gemas

"Yeaaay~~" Hanna tersenyum gembira dan duduk didepan meja riasnya

"Appa akan membuat sarapan" Kyungsoo melangkah keluar dari kamar Hanna

"Selamat pagi sayaang" Jongin mengecup bibir Kyungsoo

"Pakai bajumu saat keluar dari kamar" Kyungsoo memukul perut Jongin yang terbuka

"Ack.. Kenapa? Kau cemburu karena Hanna bisa melihat badanku ini" Goda Jongin, Wajah Kyungsoo memerah malu

"Daddy~~.. Cepat cepat.. Kakek dan Nenek akan menjemput"

o.o

"Kakeeek.. Neneeek.." Hanna berlari memeluk mereka, Ayah dan Ibu Kyungsoo datang tepat setelah Kyungsoo dan keluarga kecilnya menyelesaikan sarapan pagi

"Kalian yakin akan mengajak Hanna berlibur?" Kyungsoo bertanya pada kedua orang tuanya

"Hanna akan sangat merepotkan" Jongin menimpali

"Tidak masalah, Kakakmu akan ikut Kyung.. Dia bisa menjaga Hanna dengan baik" Ibu Kyungsoo menjawab

"Hanna.. Jangan nakal, jangan merepotkan Kakek dan nenek. Hanna harus jadi anak yang baik, patuh..."

"Iya.. Iya.. Appa jangan khawatir" Hana menepuk pundak Appa nya yang berdiri sejajar dengannya

"Sudah siap?"

"Sudaaaaaaah" Jawab Hana bersemangat

o.o

"Bye Appa" Hana melambaikan tangan pada Kyungsoo saat Dia didalam mobil.

"Bye Daddy" Tak lupa Hana juga melambaikan tangan pada Daddy nya

"Ibu.. Benar tidak apa?" Kyungsoo mendekat ke jendela dimana Ibunya duduk

"Hanya berlibur Dua hari Kyungsoo, jangan terlalu khawatir. Lagipula Hanna sudah empat tahun, saat nya Dia mempunyai seorang Adik" Ibunya terkikik senang

"Ibu~~~"

"Jongin.. Selamat berjuaaang" Ibu Kyungsoo mengepalkan tangan dan mengedipkan matanya pada Jongin

"Ibu tunggu kabar baiiik" Teriak Ibunya seiring mobilnya menghilang

"Mana mungkin kabar baik hanya dua hari" Gumam Kyungsoo tanpa sadar

"Bisa.. Aku akan berkerja keras" Jongin merangkul pundak Kyungsoo dan mengedipkan matanya

"Dasar.." Dia bergidik ngeri dan meninggalkan Jongin yang tertawa keras, senyum Kyungsoo mengembang saat memasuki rumahnya

END

(15.11.20).(22.19)