Chapter 13 ~ kita bertemu kembali!

Rated : M

Pair : Naruto x ?

Disclaimed : Naruto punya MK.

Warning : Gaje, Abal, Typo bertebaran, OC, OOC, FIC yang kaya gini udah banyak banget, Lime+lemon, Fic bikin sakit mata dan Stroke!

Dari bawah Naruto bisa melihat sebesar dan setinggi apa lawannya kali ini, tinggi Shukaku dengan mode sempurna sekitar 40 meter. Naruto pun memejamkan matanya dan merileks kan badannya masuk kedalam Mode Sannin agar ia bisa memasukan Chakra alam sebanyak-banyaknya.

Setelah kuranglebih 20 detik disekitar mata Naruto muncul pola setengah lingkaran dengan warna jingga gelap yang menandakan bahwa dia berhasil menggunakan Sennin mode.

Naruto yang sudah memasuki mode Sannin kemudian mengaktifkan Mata Rinnegannya agar ia bisa membawa Shukaku sebagai oleh-oleh untuk Gedō Mazō.

"Graaah! Akhirnya aku keluar juga sudah lama aku menunggu waktu ini!" Teriak Shukaku. "Dan kau yang akan mati bocah sialan!"

Shukaku lansung memukul pelan perutnya menggunakan tangan kanannya dan dari mulut Shukaku mengeluarkan peluru angin berkecepatan tinggi datang kearah Naruto.

Blaar!

Tempat Naruto berdiri pun langsung rata dengan tanah akibat serangan peluru angin yang dikeluarkan oleh Shukaku.

Naruto yang menggunakan Raiton Hiraisin No Jutsu untuk mengindari serangan itu dan muncul tak jauh dari tempat ia berdiri.

"Lumayan Juga untuk Bijuu kelas rendahan seperti mu Ichibi!" Ujar Naruto santai.

Namun tiba-tiba muncul sebuah makhluk berwarna putih dengan pola serba spiral di samping Naruto.

"Naruto-sama aku mendapat perintah dari 'Tobi' kalau anda jangan menangkap dan jangan sampai membunuh Ichibi!" Ujar Seorang makhluk putih spiral yang muncul dari dalam pohon.

"Zetsu Spiral lama tidak berjumpa, apa sekarang kau sudah bisa buang air?" Tanya Naruto kepada Zetsu Spiral.

"Aku belum bisa buang air Naruto-sama, dan kenapa disekitar matamu ada warna jingga, dan kenapa warnanya jingga bukan warna hitam, hitam itukan warna dasar organisasi anda Naruto-san." Jawab Zetsu spiral dengan nada yang Konyol.

"Aku sekarang sudah bisa menguasai mode Sannin klan Senju, sama seperti Hashirama!" Ujar Naruto bangga.

Prok!prok!prok. "Yeah, Naruto-sama memang hebat, hidup Naruto-sama!" Ujar Zetsu spiral sambil bertepuk tangan.

Sementara Shukaku yang mendengar kata-kata konyol yang dikeluarkan makhluk aneh yang tiba-tiba muncul di samping lawannya akan menaikan alisnya jika ia punya alis(?).

"Sekarang apa yang akan anda lakukan Naruto-sama, anda akan menghadapinya." menunjuk kearah Shukaku. "Atau anda akan buang air kecil atau besar?" Tanya Zetsu spiral kepada Naruto.

"Tentu saja akan menghadapinyalah, sudah lebih baik kau buang air saja sana!" Ujar Naruto melompat kearah Shukaku meninggalkan Zetsu spiral.

"Ehh tunggu Naruto-sama!" Ujar Zetsu spiral yang ditinggal oleh Naruto.

"Susano'o" Ucap pelan Naruto.

Lalu dari tubuh Naruto keluar makhluk Rohani berwarna biru dengan 4lengan dan dua wajah.

"Wahh, Naruto-sama memang hebat!" Ujar konyol Zetsu spiral.

Sementara Shukaku yang melihat lawannya dan penglihatnya berfokus kepada mata lawannya hanya menggertakan giginya pasalnya mata lawanya sama seperti mata penciptanya Rikudō Sennin. 'Matanya Rinnegan tapi kenapa bisa mengeluarkan Susano'o seperti Indra anak dari orang tua itu?' Batin Shukaku.

"Kali ini kau akan aku habisi Shukaku" Ujar Naruto.

"Eh tapi anda tidak boleh menghabisinya Naruto-sama!" Kata Zetsu spiral masih dengan nada konyolnya.

"Akhh, kau ini bisa diam tidak!" Bentak Naruto kepada Zetsu spiral.

Zetsu spiral hanya mengangguk-anggukan kepalanya sambil memberi hormat kepada Naruto.

Lalu dari tangan kanan Susano'o Naruto muncul sebuah katana besar dan berwarna biru keemasan yang mengarah ke Shukaku.

Shukaku yang melihat serangan itu tidak sempat menghindar karena cepatnya serangan katana Naruto.

Zrasssh!

Ayunan Katana Naruto mengenai 10% bagian kiri Shukaku hingga Tangan Kiri Shukaku putus dan menghasilkan Jutaan butiran Pasir.

"Arggghhh! Sialan Kau bocah, akan ku habisi kau. Fuuton: Mugen Sajin Daitoppa!" Dan dari mulut Shukaku keluar Peluru angin bercampur pasir Raksasa dengan Laju yang sangat cepat.

Naruto yang dalam mode Susano'o tidak bisa bergerak leluasa karena dalam mode Susano'o menguras banyak Chakra hanya pasrah menerima serangan Shukaku.

Braakk!

Serangan angin bercampur pasir terebut mengenai Susano'o Naruto dan mengakibatkan Naruto mental lumayan jauh.

"Aduuh, kenapa tidak menghindar Naruto-sama?" Tanya Zetsu spiral.

"Aku tidak ingin membuang banyak Chakra, mengeluarkan Susano'o saja sudah mengeluarkan 25% persen Chakra–ku." Balas Naruto. Lalu Naruto membuat segel rumit.

"Mokuton: Mokuryuu No Jutsu".

Lalu dari bawah tanah muncul Naga yang terbuat dari Kayu langsung melesat kearah Shukaku. Naga kayu buatan Naruto langsung menggigit, Melilit dan menghisap Chakra Shukaku.

"Argghh, sialan!"

Shukaku berusaha menjauhkan Naga kayu yang sedang melilit dan mengigitnya dengan hanya 1 tangannya.

Lalu naga kayu Naruto mundur setelah menghisap 50% Chakra Shukaku dan langsung mendekat dan melilit Susano'o Naruto.

"Ehh, Naruto-sama Kenapa Jutsu buatanmu menyerang kita?" Tanya Zetsu Spiral.

"Ck, dasar bodoh, dia itu mengalirkan Chara Shukaku kepada kita!" Bentak Naruto karena jengkel kepada Zetsu spiral.

.

.

.

"Sasuke-kun, kamu tidak apa-apa?" Tanya Sakura kepada Sasuke yang tergelatak taberdaya.

"Astaga Makhluk apa itu! Kakashi bukankan itu Shukaku, Bijuu Ichibi?" Tanya Pakkun.

"Yaa, itu Shukaku, tapi makhluk apa it–".

"Hey Sakura lihat, Makhluk Rohani berwarna biru itu adalah Susano'o milik Genin bertopeng itu" Sela Kushira.

Kakashi yang mendengar itu hanya membelalakan Matanya. "Jadi Susano'o itu adalah milik genin Amegakure bernama Tona itu?!" Tanya Kakashi yang dibalas anggukan oleh Ke-2nya.

"Kenapa kalian ada disini?" Tanya Sasuke kepada Ke-4 Makhluk yang ada didepannya.

"Hey Teme, seharusnya kami yang menanyakan itu, kenapa kau ada di sini dan kenapa kau asik tidur-tiduran disini." Tanya Kushira kepada Sasuke.

"Aku tadi berhadapan dengan Genin bertopeng itu." Jawab pelan Sasuke.

Semua yang mendengar jawaban Sasuke hanya melebarkan matanya.

"kenapa kau melakukan hal sebodoh itu Sasuke!?" Bentak Kakashi kepada Sasuke.

"_" Sasuke tak menjawab dia terus saja menatap tanah yang ia duduki sekarang.

Sementara penglihatan Pakkun melihat kearah tempat Temari dan Kankurou yang sedang dikekang dan dimasukan kedalam tanah oleh Jutsu Mokuton Naruto.

"Hey Kakashi lihat !" Kata Pakkun sambil mengarah ke tempat dua ninja Suna tersebut.

"Kakashi-sensei ayo kita tolong dia!" Ujar Kushira sambil berlari kearah Temari dan Kankurou.

.

.

.

"Senpō: Myojinmon" Ujar Naruto sambil memasang segel tangan ular.

Buakh! Buakh! Buakh! Buakh! Buakh!

Lalu dari langit jatuh 5 buah gerbang Toriji Raksasa berwarna merah terang yang langsung menimpa dan membelenggu Shukaku.

"Akhh beraninya kau bocah sialan!" Ujar Shukaku yang tertimpa 5 buah gerbang Toriji.

"Wah Naruto-sama hebat!" Kata Zetsu spiral sambil mengeluarkan nada konyol.

.

.

.

"Kushira, kenapa kau meninggalkan Kaa-chan?" Tanya Kushina yang sudah datang ditempat Kushira berada bersam Minato.

"Aku kesini menyusul dia" Menunjuk kearah Sasuke. "Yang mengejar Tona, genin dari amegakure!" Balas Kushira.

"Kakashi ayo kita kesana!" Ajak Minato kepada Kakashi.

"Baik sensei!"

.

.

.

"Lebih baik aku menyegelnya saja!" Kata Naruto yang sudah menon-aktifkan Susano'o–nya.

"Tapi Naruto-sama itu bukan tugas anda!" Balas Zetsu Spiral.

"Hmm, yaa kau benar juga" Kata Naruto sambil memegang dagunya.

Lalu tiba-tiba tubuh Shukaku yang dalam posisi tengkurap berubah menjadi pasir hingga menyisahkan Gaara yang dalam keadaan pingsan.

.

.

.

"Hey Minato pelan-pelan lompatnya, tebbane!" Teriak Kushina dari belakan Minato

"Kita Harus cepat Kushina!" Balas Minato.

Sementar Kushira yang melihat wajah Sasuke tidak seprti biasanya. "Hey Teme kenapa wajahmu seperti itu?" Tanya Kushira kepada Sasuke yang sedang dibopoh oleh Sakura.

"_"

"Ck, Dasar!"

"Itu dia, lihat tempat ini jadi lautan pasir" Kata Pakkun.

"Yaa kau benar Pakkun"

Sementara Minato terus menatap ke 2orang yang sedang berdiri didepan ninja Suna.

"Hey kalian itu bukankan Gaara?!" Tanya Minato kepada Temari dan Kankurou.

"I-iya Hokage-sama!" Jawab mereka terbata-bata.

"Percepat langkah kalian!"

.

.

Sementara Zetsu spiral yang menyadari dibelakangnya ada 6 orang dan 1 anjing langsung membalikan badannya. "Oh, Ninja Konoha dan ada 4 Kunoichi yang Cantik–" Nada konyol Zetsu spiral terhenti pada saat ia melihat "Ada Yondaime Hokage juga disini".

Sementara Naruto yang tengah menatap Gaara yang tengah pingsan kehabisan Chakra hanya tersenyum lebar mengingat ia kembali menemui 'mereka'.

"Lama tidak berjumpa, Kaa-san, Tou-san!". Ujar Naruto sambil memutar badannya menghadap kearah Ninja Konoha.

Seluruh Orang yang mendengar dan melihat siapa yang bicara hanya melebarkan matanya takpercaya siapa yang ada dihadapannya sekarang ini.

"N-naruto-kun?"

"Tak ada perbedaan dari kalian Minato, Kushina!" Ujar Naruto, sementara Minato dan Kushina hatinya bagaikan tertusuk jutaan Shuriken karena anaknya memanggilnya dengan nama mereka bukan sebutan Kaa-san atau tou-san.

Kushina meneteskan air matanya melihat anaknya sendiri memanggil dirinya dengan namanya "N-naruto-kun aku minta m-maaf, K-kami sadar k-kalau kami selalu mengabaikanmu, t-tapi sekarang k-kami menyesal telah melakukan hal yang sangat bodoh itu, j-jadi kembalilah, ka-kami, ka-kami tidak akan melakukan kesalahan ya-yang sama!" Ujar Kushina sambil menangis tersedu-sedu.

"Kaa-chan benar, kami sangat menyesal mengabaikanmu Nii-chan, Ayo kita pulang, kau harus kembali, kita berempat akan mulai dari awal lagi Nii-chan!" Seru Kushira sambil menahan air matanya turun.

Naruto yang mendengar itu hanya tersenyum keci sambil menatap langit biru. "Begitu, Menurut kalian setelah aku pulang aku akan mendapatkan kebahagian dari kalian, dan setelah aku sudah menjadi keluarga lagi bersama kalian, desa akan memanfaatku sebagai senjata desa." Ujar Naruto sambil menatap penuh kebencian kearah Minato dan Kushina. "Aku jelaskan sekali lagi, Aku tidak punya tempat untuk pulang, kalian bukan lah tempat untukku pulang, Kalian selalu mennomor satukan Kushira, sementara aku dicampakan, dilupakan, tapi lihat sekarang, kalian mememohon kepada ku agar aku pulang kedesa, tidak segampang itu, kebencian ku pada kalian terlalu besar, sampai ada titik dimana kebencian itu tidak akan menghilang dihatiku kalian harus tau itu Minato, Kushina dan kau." Menunjuk ke arah Kushira. "Kau yang menyebabkan aku di lupakan, semua hak ku jatuh ke tangan mu!" Jelas panjang lebar Naruto yang masih Mengaktifkan Rinnegannya.

"Ta-tapi itu dulu Nii-chan, sekarang kami sangat," Kushira pun meneteskan air matanya. "Sangat menginginkan kehadiran mu Nii-chan, terutama aku, setiap malam tidak ada lagi yang menemaniku, dan setiap siang tidak ada lagi yang meneraktirku makan Ramen di Ichiraku, Jadi Nii-chan kembali lah aku mohon!" Ujar Kushiran Sambil menangis.

"Benar Naruto kami semua sangat menantikan kehadiranmu, tapi kami bisa memahami seberapa bencinya kau terhadap kami, tapi aku minta maaf Naruto, aku mohon kepadamu kembalilah kami berjanji tidak akan lagi menge–"

"Apa maksud kalian, aku sama sekali tidak mengerti, dari umur 3 setengah tahun aku mulai dijauhkan oleh kalian, mungkin dimata kalian aku nampak transparan, tidak nampak di mata kalian, tapi aku tidak akan pernah kembali kekonoha, karena aku sudah menemukan orang yang sudah kuanggap seperti ayah kusendiri, tapi sayangnya ia sudah menginggal lebih dari setahun yang lalu." Naruto pun tersenyum menatap semua orang dihadapannya. "Aku mohon kepada kalian jangan pernah menganggap aku sebagai anak kalian, kalian anggap saja aku seperti aku umur 4 sampai 8 tahun yang tidak nampak dimata kalian!".

"Tidak kau anak kami, kami menyayangimu Naruto-kun, meskipun kau tidak menganggap kami, kami akan selalu menyayangimu, selalu, jadi aku mohon kembalilah!" Kata Kushina sambil mendekat kearah Naruto.

Sementara Zetsu spiral hanya terbengong menatap drama keluarga dadakan yang ada dihadapannya. "Ahh, maaf Naruto-san tapi... uuuummmmmmm, Akh iya lanjutkan saja, hehehe" Ujar gak nyambung Zetsu spiral kepada Naruto.

"Naruto kami mengerti kenapa kau membenci kami, tapi dari mana kau mendapatkan Mata Rinnegan itu dan kenapa kau bisa menerobos masuk kedalam Rumah Tajima Uchiha?" Tanya Minato.

Naruto yang mendengar itu hanya memejamkan mata sambil tersenyum kecil. "Mata ini adalah pemberian orang yang sudah kuanggap Ayah," Naruto merubah mata Rinnegannya menjadi EMS, dan berubah menjadi Sharingan 3 Tomoe. "Orangnya sangat baik, ia mengajarkan semua yang ia tau kepadaku, bahkan ia mengajarkan cara membangkitkan Sharingan alami, meskipun aku bukan Uchiha, aku sangat menghormatinya, sama seperti aku menghotmati mu dulu disaat 'kita' menjadi keluarga!" Jawab Naruto sambil memegang gagang Gunbai yang ada di punggungnya.

Kushina yang sangat dekat Kepada Naruto langsung memeluk kencang Sambil menangis di pundak Naruto yang badannya sudah sangat dingin. "Aku tidak peduli Naruto-kun kembalilah kepada kam–"

Duakkh!

Naruto menendang Kushina dengan keras hingga Kushina terpental lumayan Jauh dan langsung ditangkap oleh Minato.

"Naruto kenapa, kenapa kau menendang Kaa-chan mu sendiri!" Bentak Minato sambil mendirikan Kushina.

"Kenapa katamu?, Kau tau Minato sakit akibat tendangan itu tidak seberapa dibandingkan dengan perlakuan kalian kepadaku––"

"Hentikan Naruto, Kembali ke Markas kalian ada misi!" Ucap seseorang melalui telepati.

Naruto yang mendengar ada tugas hanya melipat tangan didepan Dada. "Aku harap kalian tidak mencari atau melakukan hal-hal yang berhubungan denganku!" Ujar Naruto kemudian menghilang dengan Raiton Hiraisin No Jutsunya.

"Dadah, sampai berjumpa lagi!" Ujar Zetsu Spiral dengan Nada konyol seperti biasa.

"Tunggu Naruto/ Naruto-Kun/ Nii-chan!"

TBC!