Chapter: 16 ~ Yagura–Sanbi.

Rated: M

Disclaimed: Naruto © MK. Neo Namikaze Naruto © Afdhal ^^V

Warning: Gaje, Abal, OC, OOC, Ide pasaran, TYPO bertebaran, Lime+lemon, Fic menyebabkan iritasi mata dan Stroke.

»WAKTU MEMBACA NEO NAMIKAZE NARUTO PASTIKAN RUANGAN TERANG DAN JANGAN MEMBACA TERLALU DEKAT, DAN JIKA SUDAH SELESAI MEMBACA, PEJAMKAN MATA, DAN GERAKAN KE ATAS, BAWAH, KIRI, DAN KANAN, SUPAYA MATA READER SEMUA TETAP SEHAT WALHAFIAT«

Kini semua Ninja Kirigakure sudah pada posisi masing-masing dan siap untuk menyerang pasukan Yondaime Mizukage–Yagura.

Dan juga terlihat ada 2 sosok yang mengenakan Over Coat berwarna Hitam dengan Aksen Awan merah dan disamping Naruto ada Seorang Wanita berambut merah maroon yang menutupi sebelah matanya.

"Jadi, yang mana yondaime mizukage?" Tanya Naruto kepada Mei.

"Sepertinya sulit dilihat dalam situasi seprti ini Naruto-kun" Balas Mei.

"Ya kau benar Mei-san Kabut ini sangat mengganggu!" Ujar Dreyōka.

Dan benar saja sekarang sutuasinya benar-benar berkabut, jarak pandang yang terlihat hanya sekitar 10 meter saja.

Melihat Kabutnya makin tebal Naruto langsung merapal segel tangan.

"Fūton: Atsugai"

Dan setelah mengucapkan itu kabut yang menutupi penglihatan mereka langsung hilang berkat hebusan angin yang dikeluarkan Naruto.

Dan dihadapan Naruto ada 2 orang ninja Kirigakure, yang satu memegang pedang mirip dengan Jarum, yang satu lagi memegang pedang besar mirip gulungan.

"Mei-san apakah itu Yagura?" Tanya Dreyōka.

"Bukan mereka itu, Chōjurō jelaskan!"

"Baik Mei-sama" Hormat Chōjurō. "Yang memegang pedang jarum Nuibari adalah Kushimaru Kuriarare, dan disebelahnya adalah Jinpachi Munashi dia memegang pedang Shibuki" Jelas Chōjurō.

"Hey aku yang kanan!" Ujar Dreyōka dan langsung melesat kearah Jinpachi Munashi.

"Baiklah aku menghadapi si kurus" Ujar Naruto sambil berjalan menuju Kushimaru.

.

.

Setelah berhadapan dengan Kushimaru Naruto hanya menggaruk pipinya heran. "Jadi kau adalah satu dari 7 pemegang pedang?" Tanya Naruto.

Kushimaru yang melihat orang didepannya kaget karena didepannya adalah anak dari. "Kau adalah Naruto Namikaze, anak Yondaime Hokage–Minato Namikaze, yang dikabarkan menghilang itu" Ujar Kushimaru sambil meletakan pedang Nuibari di pundaknya.

Naruto yang mendengar itu hanya tertawa pelan. "Haha, kau tau hanya sedikit yang mengetahui identitas asliku, Akan ku habisi kau!" Ujar Naruto sambil mengaktifkan Raion no Yoroi yang menyelubungi tubuhnya.

Dalam hitungan detik Naruto langsung menghilang dan muncul di belakang Kushimaru sambil mengayunkan Gunbai kearahnya.

Duakh!

Kushimaru yang terkena serangan Gunbai Naruto terpental sejauh beberapa Meter. Kushimaru yang sudah berdiri langsung Melempar pedang Nuibari Kearah Naruto.

Naruto yang melihat serangan pedang Nuibari kearahnya hanya mundur beberapa langkah, dan pedang tersebut menancap ketanah.

Melihat pedang tersebut menancap lumayan dalam, Naruto mengambil pedang tersebut dan merapal segel.

"Katon: Ryuka no jutsu"

Lalu Naruto meniupkan Api kecil kearah benang yang ada pada Nuibari.

Melihat api dengan cepat menuju kearahnya Kushimaru mau tak mau harus melepas benang tersebut.

"Lumayan, aku bisa memodifikasi Gunbai ku dengan pedang ini." Ujar Naruto lalu merogoh kantung didalam Over Coat nya dan mengeluarkan sebuah gulungan.

Naruto membuka Gulungan tersebut dan memasukan Nuibari menggunakan Fūinjutsu–nya untuk memasukan pedang Nuibari kedalam gulungan tersebut.

"Kudengar kalau ada satu dari 7 pendekar pedang yang tidak memegang pedangnya bagaikan Manusia tanpa Chakra jadi percuma kalau aku bertarung lama denganmu" Naruto mengarahkan Tangannya kirinya kearah Kushimaru. "Bansho Ten'in"

Tiba-tiba tubuh Kushimaru tertarik kearah Naruto. Dan setelah beberapa detik Naruto langsung menyekik leher Kushimaru dan membantingnya ketanah, dan dari telapak tangan kanan Naruto keluar Batangan Hitam dan langsung menusuk Batangan Hitam ke dada sebelah kiri Kushimaru.

Sementara itu dari kejauhan Mei tersenyum puas karena Naruto berhasil mengalahkan 1 dari 7 pendekar pedang dari Negaranya.

"Hebat dia bisa mengalahkan senior Kushimaru" Ujar Chōjurō.

"Ya kau benar Chōjurō" Balas orang disampingnya yang bernama Ao.

.

.

.

"Raigatana"

Dreyōka menciptakan pedang yang terbuat dari petir agar ia bisa beradu pedang dengan orang didepannya.

"Cih kau hebat juga" Ujar Jinpachi Munashi.

Trank! Duamm! Trank! Duamm!

'Sial setiap aku menyetuh pedangnya ia akan meledakan lagi pedangnya, aku harus memisahkan pedang dan pemakainya' Batin Dreyōka.

Dreyōka pun melompat beberapa langkah dan langsung merapal segel.

"Ranton: Reiza Sakasu" Lalu dari tangan Dreyōka yang diarahkan ketangan Kanan Jinpachi keluar petir berwana kehitaman.

Jrashh!

Jinapchi merasa benar-benar kesakitan setelah Jutsu Ranton menebas tangan kanannya yang sedang memegang Pedang Shibuki.

Melihat lawannya kesakitan Dreyōka langsung merapal segel.

"Suiton: Bakusui Shoha"

Lalu dari mulut Dreyōka keluar air dalam jumlah yang sangat banyak hingga membanjiri tempat pertarungan.

"Ini bahaya" Ujar Jinpachi lalu memungut Pedang Shibuki yang masih dipegang oleh tangan Kanan yang sudah tertebas.

Melihat Jinpachi sudah memegang pedangnya lagi, Dreyōka langsung membuat Segel Tangan dan meletakan telapak tangannya diatas air.

"Raiton: Jibashi"

Aliran petir bertegangan tinggi keluar dari tangan Dreyōka dan langsung menyebar karena air merupakan Isolator listrik.

Dan aliran petir bertegangan tinggi langsung menyambar ketubuh Jinpachi hingga tubuh Jinpanchi jatuh karena terkena petir bertegangan tinggi.

Melihat Jinpachi terjatuh Dreyōka bergerak menuju kearah Jinpachi. Setelah sampai Dreyōka langsung mengambil pedang yang masih digenggam oleh Jinpachi.

Setelah mengambil pedang Shibuki. "Kau tau pedang ini sungguh berat, tapi seprtinya cocok untukmu!" Lalu Dreyōka langsung menancapkan Pedang Shibuki ke kepala Jinpachi hingga pedang tersebut menancap.

.

.

"Sialan beraninya kau membunuh Kushimaru-sama, Ayo semuanya!" Teriak salah satu anggota Ninja Kirigakure di belakang Naruto.

"Katon: Gōka Messhitsu!"

Masing-masing Ninja kirigakure menyemburkan api dengan ukuran yang sangat besar kearah Naruto.

Sementara Naruto ia hanya mengarahkan kedua tangannya menghadap kearah jutsu api yang mengarah kearahnya.

Api dalam ukuran besar itu terhisap oleh aliran Chakra yang keluar dari 2 telapak tangan Naruto.

"Apa-apaan dia!"

"Dia menghisap jutsu api kita!"

Naruto yang mendengar itu menyeringai senang. "Kalian itu sampah!" Lalu Naruto merapal Segel Harimau.

"Katon: Gōnkyu no Jutsu!"

Lalu Naruto menghembuskan api besar seukuran meteor dari dalam mulutnya dan langsung membakar habis semua Ninja Kirigakure.

Seluruh Ninja Kirigakure yang terkena jutsu api milik Naruto langsung terkapar dalam keadaan hangus terbakar dan tidak menyisakan satu ninja Kirigakure. Lalu tak lama datang bala bantuan dari ninja Kirigakure bawahan Yagura.

Seluruh Orang yang baru datang membelalakan matanya melihat pemandangan yang ada didepannya. hampir 100 orang tewas akibat serangan orang dengan kostum hitam dengan aksen awan merah.

"Apa-apaan ini dia hanya seorang diri, mana mungkin ia bisa mengalahkan 5 squadron?"

Seluruh Ninja Kirigakure bawahan Yagura hanya menelan ludah mereka dengan Susah payah melihat lawannya kali ini memiliki mata yang sama seprti Rikudo Sennin.

Dalam keterkejutan mereka, mereka bertambah terkejut melihat datangnya Ratusan pasukan Rebbelion beserta pemimpinnya Mei terumi dan satu pria berambut hitam berkostum sama seprti Naruto.

"Naruto-kun apa kau tidak apa-apa?" Tanya Mei dari arah samping Naruto.

"Hn" Jawab Naruto. "Dimana Yagura?" Tanya Naruto karena dari tadi ia belum bertemu dengan Yagura.

.

.

"Hey kau." Tunjuk kapten ninja kirigakure kepada salah satu bawahannya. "Cepat ketempat Yagura-sama bahwa keadaan kita sedang terdesak, dan minta Bantuan!"

"Baik Kapten!" Ujar Ninja Kirigakure kemudian menggunakan Shunsin meninggalkan tempat pertarungan.

.

."Ada yang meminta bantuan Mei-sama!" Bisik Ao kepada Mei.

"Iya Ao, aku sudah tau" Balas Mei.

Naruto yang mendengar itu melebarkan seringai diwajahnya. "Mei kau memiliki Kekei Genkai Yōton, Bukan?" Tanya Naruto tanpa menghadap kearah Mei.

"Iya Naruto-kun" Balas Mei bingung.

"Bagus kalau begitu aku akan memperaktekan Hasil latihanku disini!" Ujar Naruto Lalu memasang segel tangan Burung, Naga, dan Ular dan meletakan telapak tangannya diatas tanah.

"Yōton: Yōzumi no Jutsu!"

Lalu dari dalam tanah keluar Lava cair dalam jumlah yang sangat banyak dan mulai membentuk gulungan-gulungan lava mirip gelombang Tsunami yang menuju kearah Ninja Kirigakure.

.

.

.

"Lapor Yagura-sama, di area pertempuran keadaan berbalik 5 squadron pasukan kita dikalahkan dengan 1 orang!" Lapor ninja kirigakure kepada Yagura.

"Apa?! 100 orang dikalahkan dengan 1 orang? Bagaimana bisa?! Lalu Kushimaru dan Jinpachi bagaimana dengan mereka?!" Ujar Yondaime Mizukage–Yagura.

"Dia memiliki Rinnegan, dan sepertinya Kushimaru Kuriarare dan Jinpachi Munashi sudah dikalahkan oleh Ninja bayaran Mei Terumi!" Balas Ninja Kirigakure.

'Cih, karena dia sudah tau dia tidak bisa menang, dia menyewa ninja bayaran' Batin Yagura. "Persiapkan pasukan, aku akan turun tangan!"

.

.

.

Seluruh ninja kirigakure yang terkena serangan Yōton milik Naruto pun meleleh, dan menyisakan Lava cair dalam jumlah mirip Danau Lava.

Mei yang melihat Naruto bisa memakai salah satu kekei genkai Yōton tersenyum penuh arti. 'Setelah pertarungan ini aku akan berkencan dengan Naruto-kun' Batin Mei tidak sabar.

"He-hebat" Kata Chōjurō.

"Kekuatannya sama persis seperti Mei-sama" Kata Ao.

Seluruh Pasukan Rebbelion terkagum-kagum karena pria pirang yang mengenakan Over Coat hitam bergambar Awan Merah dan dipunggungnya ada semacam Kipas berbentuk angka 8.

"Suiton: Suishoa"

Tedengar suara dari ujung Lava cair yang dikeluarkan oleh Naruto. Dan setelah itu muncul air dalam jumlah yang sangat banyak sehingga menutupi lelehan Lava sehingga menimbulkan asap yang sangat tebal.

"Akhirnya, Naruto-kun Seprtinya Yagura sudah muncul!" Ujar Mei.

"Hey Naruto Yagura adalah tugas pertama kita, jadi berbagilah!" Ujar Dreyōka kepada Naruto dan dibalas anggukan oleh Naruto.

Setelah Lava tersebut mengeras akibat terkena Air, dan tak lama kemudian muncul seorang sosok yang ditunggu-tunggu oleh Naruto dan Dreyōka.

Naruto yang melihat siapa yang muncul menyeringai lebar sambil memegang Gagang Gunbai–nya dengan tangan kiri ia langsung mengayunkan Gunbai–nya kearah asap yang mengepul keluar.

Setelah asap nya menghilang nampaklah Ratusan Pasukan Yagura yang sudah siap untuk menyerang.

Naruto yang sudah meletakan Gunbai dipunggungnya langsung merapal segel tangan dan menghentakan kedua telapak tangannya ketanah.

"Doton: Doryukatsu!"

Lalu dari depan tangan Naruto yang menghentak tanah mulai retak dan retakan itu menuju kearah pasukan Yagura. Dan dari retakan itu mulai melebar dan membuat semacam Jurang yang sangat dalam.

Seluruh pasukan Yagura termasuk Yagura, jatuh kedalam jurang yang dibuat oleh Naruto.

"Dre gunakan Katon terkuatmu!" Kata Naruto.

"Baiklah."

Lalu Dreyōka merapal segel Harimau sambil menghirup nafas dalam.

"Katon: Zukoku no Jutsu!"

Lalu dari dalam mulut Dreyōka keluar bola api besar dan langsung masuk kedalam Jurang buatan Naruto.

Blarrr!

Jutsu api tersebut langsung meledak usai menyentuh tanah paling dalam yang dibuat oleh Naruto dan mengeluarkan asap hitam pekat.

"Ya-yagura kalah dengan 2 kali serangan?"

"Akatsuki memang hebat!"

"Diam kalian semua Yagura masih hidup!" Bentak Naruto.

Dan benar saja dari jurang buatan Naruto mulai ada pergerakan tanah yang lumayan Kencang.

Roarggggh!

"Akhirnya keluar juga!" Ujar Naruto.

"Ini mungkin akan sulit!" Balas Dreyōka.

"Mei-sama seprtinya Yagura berubah menjadi Sanbi?" Bisik Ao kepada Mei.

"Iya Ao, aku sudah tau, tapi selama ada Naruto-kun dan Dreyōka-san aku yakin ia bisa menang" Balas Mei sambil terus menatap Wajah Naruto Dari samping.

"Mizudama!"

Lalu dari dalam jurang keluar peluru angin dalam ukuran besar. Naruto yang melihat itu langsung mengaktifkan Susano'o dalam bentuk tulang rusuk dan kedua tangannya melindungi Dreyōka dan Mei.

'Chakra apa ini' Batin Mei lalu Mei menatap Naruto. 'Ini Susano'o'

Lalu sebuah serangan datang dari dalam tanah dalam bentuk Seperti peluru air dalam Jumlah banyak.

"Hyōton: Kowareyasu Kōri!" Ujar Naruto sambil mengarahkan tangan Kanannya ke arah peluru air buatan Sanbi. Peluru air milik Sanbi pun membeku akbiat terkena jutsu Hyōton Milik Naruto.

'Hebat Naruto-kun memiliki 2 Kekei Genkai' Batin Mei Kagum.

Rooarghh!

Setelah berteriak muncul lah sesesok raksasa berbentuk Kura-kura berwarna Abu-abu memiliki satu mata dan memiliki 3 ekor yang menandakan kalau ia adalah Sanbi.

'Hari sudah sore, aku sudah mengeluarkan 17% Chakra ku, Lebih baik cepat aku selesai kan!' Batin Naruto

Sanbi membuat Bola hitam pekat yang perlahan semakin membesar dan menembakannya kearah pasukan Rebbelion.

"Ini gawat Naruto-kun!" Ujar Mei Khawatir karena sanbi akan menyerang dengan jumlah chakra yang sangat banyak.

"Kau tenang saja" Balas Naruto sambil mengigit ujung jempolnya, dan dari jempol yang Naruto gigit mengeluarkan Darah dan mengoleskannya ketelapak tangan Naruto. Lalu Naruto menghentakan kedua tangannya ketanah.

"Kuchiyose: Goju Rashomon!"

Bijūdama!

Bijūdama Sanbi pun melesat kearah Pasukan Rebbelion.

Blarr!

Bijūdama Milik sanbi berbelok dan meledak setelah menabrak gerbang Rashomon ke 3 dari 5 Gerbang Rashomon.

"Dre giliranmu!"

"Baiklah" Dreyōka pun merapal segel harimau dan menghembuskan Nafas dalam.

"Raika Horai no Jutsu!"

Lalu serangan Bola api bercampur petir melesat kearah Sanbi.

Blarrr!

Sanbi pun terjatuh dan meringis kesakitan karena terkena jutsu yang sangat kuat.

Naruto pun merilekskan tubuhnya agar ia bisa memasukan energi alam dan ia masuk dalam mode Sage.

setelah 20 detik terlihat pola setengah lingkaran berwarna jingga pada bagian atas mata Naruto. Naruto membuat sebuar Rasenshuriken dan memasukan elemen Enton dalam Rasenshurikennya.

"Senpō: Enton Rasenshuriken!"

Naruto melempar Rasenshurikennya kearah sanbi yang tengah kesakitan akibat serangan Dreyōka.

Blarrr!

Rasenshuriken milik Naruto pun mengenai tepat pada badan Sanbi yang tengah kesakitan ditambah lagi ada enton api yang tak akan padam sebelum musuhnya mati.

Dreyōka yang melihat itu kaget karena Api hitam Ameterasu tidak akan padam sebelum musuhnya tewas. tapi karena Jinchuricki ia harus menghentikan Naruto sebelum tugas pertamanya Gagal.

"Hey Naruto Yagura tidak boleh mati!" Kata Dreyōka.

"Hn, aku sudah tau, aku sedang menunggu ia berubah menjadi wujud Yagura!" Balas Naruto.

Rarggghh!

Sanbi meronta karena ia terkena serangan Naruto. Setelah lumayan lama Sanbi berubah lagi menjadi Yagura, dan wujud Yagura masih terbakar oleh api hitam Naruto.

Naruto memfokuskan Chakranya pada mata kanannya agar ia bisa menghilangkan Ameterasunya. Setelah menghilang Naruto langsung melihat yagura dengan kondisi punggung yang gosong dan memuntahkan darah yang sangat banyak.

"Mei dan kalian semua tetap disini, ayo Dre!" Ujar Naruto sambil meninggalkan Pasukan Rebbelion.

Naruto dan Dreyōka berjalan Santai kearah Tubuh Yagura yang terkapar. Naruto berjongkok dan melihat wajah Yagura.

"B-berengsek, kau aka–Ugh!" Yagura mengeluarka banyak darah lagi dari dalam mulutnya.

Naruto merapal segel. "Kuchiyose no Jutsu"

Lalu muncul asap dan muncul seseorang berambut kuning bertopeng Coklat dibalik asap tersebut.

"Chikusodo, Cepat kau bawa dia, ke Leader!" Perintah Naruto kepada salah satu Six path–nya.

"Baik Naruto-sama" Ujar orang itu dan langsung merapal segel.

"Kuchiyose no Jutsu"

Lalu ada seekor burung berwarna hijau dengan 3 kaki dan berparuh keras. Sementara Chikusodo langsung meletakan Yagura dipundaknya.

"Ayo kita harus cepat!" Perintah Chikusodo kepada hewan Kuchiyosenya.

Sementar itu tak jauh dari Naruto para pasukan rebbelion keheranan karena Yagura dibawa oleh seseorang.

"Mei-sama, apakan tidak apa-apa tubuh Yagura dibawa begitu saja?" Tanya Ao kepada Mei.

"Biarkan saja Ao, lagipula kita sudah menang karena bantuan Naruto-kun" Balas Mei sambil menuju kearah Naruto dan Dreyōka

.

"Ayo, kita kembali" Ujar Dreyōka.

"Kenapa terburu-buru Dreyōka-san hari sudah mulai gelap, dan seprtinya kalian kelelahan bagaimana kalau anda beristirahat dulu" Sela Mei tiba-tiba dari belakang.

"Terima kasih Mei-san tap–"

"Hey Dre, Mei benar kita harus istirahat" Balas Naruto sambil mengingat hal-hal begituan.

"Iya anda benar Naruto-kun, bagaimana kalau kita langsung…Kencan" Ujar Mei dengan semburat Merah diwajahnya.

'Ini dia, gara-gara tubuh Karin aku jadi ketagihan Sex, apa lagi dengan tubuh Mei yang…' Batin Naruto sambil menganggukan kepalanya.

"Baiklah ?

TO BE CONTIUNED!