Chapter: 19 ~ Kebenaran Naruto.
Rated: M
Disclaimed: Naruto © MK. Neo Namikaze Naruto © Afdhal ^^V
Warning: Gaje, Abal, OC, OOC, Ide pasaran, TYPO bertebaran, Lime+lemon, Fic menyebabkan iritasi mata dan Stroke.
»WAKTU MEMBACA NEO NAMIKAZE NARUTO PASTIKAN RUANGAN TERANG DAN JANGAN MEMBACA TERLALU DEKAT, DAN JIKA SUDAH SELESAI MEMBACA, PEJAMKAN MATA, DAN GERAKAN MATA KE ATAS, BAWAH, KIRI, DAN KANAN SUPAYA MATA READER SEMUA TETAP SEHAT WALHAFIAT«
(Markas Akatsuki)
"Akhirnya Sanbi sudah tersegel didalam Gedō Mazō, kerja bagus semuanya" Ujar pemimpin Akatsuki Pain.
"Jadi tugas kami sekara apa leader-sama, Hm?" Tanya siluet pria bernama Deidara.
"Tugas Kalian seperti biasa, terus awasi Bijū kalian masing-masing, sementara Hidan, Kakuzu kalian cepat selesaikan tugas pertama Kalian" Jelas Sang leader.
Lalu seluruh siluet menghilang meninggalkan 1 siluet yaitu Zetsu.
"Obito, apa tidak apa Sanbi dimasukan sesuai jadwal?" Tanya Zetsu Hitam.
"Hm, tidak apa, selagi Akatsuki belum terlalu aktif, sedikit Chakra Sanbi akan Aku gunakan untuk membuat pasukan Zetsu putih" Balas Seseprang dengan topeng spiral bernama Obito.
"Lalu Naruto, apa dia tidak terlalu agresif?" Tanya Zetsu Putih.
"Tidak masalah asalkan ia masih berada dipihak kita" Balasnya.
.
.
Sementara itu Di suatu tempat terlihat dua pria berkostum Hitam dengan aksen Awan merah sedang duduk sambil memejamkan matanya–Bertapa untuk menyegel sanbi.
Setelah pertemuan selesai kedua Pria tersebut membuka matanya. salah satu pria duduk pada batu ialah Salah satu dari tujuh pemegang pedang dari kirigakure, Kisame Hosigaki. sementara dibawahnya ada seorang pria bernama Uchiha Itachi, pria yang membantai habis seluruh klannya dan hanya meninggalkan satu orang saja yaitu; adiknya, Sasuke Uchiha.
"Itachi kita harus cepat ke kota Tanzaku!" Ujar Kisame.
"Hm, ayo kita pergi."
.
.
"Kagebunshin No Jutsu"
"Baiklah kalian semua dengar ucapanku" Ujar seorang Wanita berambut merah serta mempunyai mata biru safir bernama Kushira Namikaze. "Sekarang Baa-chan, dan Ero-sennin sedang ke pusat kota, jadi lebih baik kita berlatih mengendalikan peredaran chakra kita!"
"Baik Boss!" Ujar 10 Bunshin Kushira.
.
.
"Jadi Mizukage-sama kami akan pergi melaksanakan misi selanjutnya" Ujar seseorang Bernama Dreyōka.
"Baiklah Terima kasih untuk segala bantuan kalian, terutama untuk mu Naruto-kun!" ujar Yondaime Mizukage Mei Terumi.
"Sama-sama Lava Girl, Ayo Dre kita berangkat!" Balas Naruto.
"Kirigakure selalu terbuka untukmu Naruto-kun!" Sahut Mei.
Naruto mengangguk dan berjalan keluar ruangan Mizukage. "Hey Naruto?" Ujar Dreyōka.
"Hmm, ada apa?" Balas Naruto.
"Apa saja yang kau lakukan bersama wanita secantik Mei semalaman penuh?" Tanya Dre.
Naruto yang ditanya seprti itu langsung memakai topi jeraminya. "Hanya Beristirahat dan makan kari buatannya" Balas Naruto.
.
.
.
Tok! Tok! Tok!
Baru beberapa menit bersemedi agar mengendalikan peredaran Chakranya, Kushira mendengar ada seseorang yang mengetuk pintu apartemennya.
"Ck, Ero-sennin tumben sekali kau hanya sebentar keluar." setelah mengatakan itu Kushira menguap kecil dan turun dari kasur.
Tok! Tok! Tok!
"Sabar sebentar, dasar Ero-Sennin" Ujar Kushira sambil mendekat kearah pintu.
Kushira memutar kunci pintu dan kemudian membuka pintu. "Ada ap–?" Kushira menghentikan perkataanya saat ia melihat Sasuke versi dewasa yang mengunjunginya.
Setelah menatap mata Sasuke versi dewasa ia perlahan-lahan maju–keluar dari kamarnya.
"Dia berbeda sekali dengan kakaknya, benar Bukan Itachi?" Ujar seorang dibelakang Itachi.
Mendengar hal tersebut Kushira melebarkan matanya kaget. "K-kau Tau dimana Nii-chan!?" Ujar Kushira.
"Tentu saja, Kakakmu pria yang lumayan heb–"
"Lama tak berjumpa Sasuke" Ujar Itachi menyela perkataan Kisame karena dibelakang Itachi muncul seseorang.
Dan benar saja, dibelakang Itachi dan Kisame terlihat seorang remaja Berpakaian Hitam tengah menatap penuh kebencian kepada Itachi.
"Itachi Uchiha!" Ujar Sasuke Dingin.
"Siapa dia Itachi?" Tanya Kisame sambil menatap Sasuke.
Itachi menoleh menatap Sasuke dengan tatapan merendahkan. "Dia Adik-ku!"
Kushira kaget mendegar itu, sekarang ia baru ingat orang di depannya adalah sahabat Shisui Uchia yang teman sekaligus lawan Tanding Naruto, Itachi Uchiha.
"Akan Kubunuh Kau!" Teriak Sasuke sambil membuat segel tangan Chidori. Setelah Chidori aktif, Sasuke langsung berlari sambil mengarahkan Chidorinya kepada Itachi. Melihat Jarak Sasuke kepadanya semakin dekat, Itachi langsung memegang erat pergelangan Tangan Sasuke yang membuat Chidorinya tidak aktif.
"Sasuke!" Melihat Chidori–serangan pamungkas Sasuke bisa di jinakan oleh Itachi, Kushira mencoba Membantu tapi langsung Ditodong Samehada Oleh Kisame.
"Kau Tidak ingin mengganggu reuni Keluarga, bukan!" Ujar Kisame sambil menodongkan Samehada didepan wajah Kushira.
Sementara Sasuke, ia kaget Chidorinya di Non-aktifkan sama seprti saat Chidorinya di Non-aktifkan Oleh Naruto–Kakak Kushira yang menyamar menjadi Genin Amegakure bernama Tona.
Itachi melihat Sasuke menunduk menatap Lantai, Langsung Memelintir lengan Kiri Sasuke dan Menendangnya, membuat Sasuke menabrak dinding dibelakangnya hingga membuat dinding Retak yang menyebabkan Sasuke mengeluarkan darah segar dari mulutnya.
"Sasuke!" lagi-lagi Kushira Hanya berteriak karena dirinya tengah ditodong pedang besar oleh Orang berkulit Hiu yang tengah Tersenyum kearahnya.
Semntara Itachi berjalan dengan Santai kearah Sasuke yang terduduk Lemas. Menggunakan tangan kirinya untuk menarik kerah Baju Sasuke dan membisikan Sesuatu.
"Kau tau apa yang membuat mu lemah?" Tanya Itachi di kuping Sasuke.
"_" Sasuke tak menjawab.
"Kebencian! Jika saja kau mempunya kebencian kau pasti bisa seperti Naruto, tidak seperti mu yang...lemah!" Bisik Itachi kepada Sasuke. Itachi langsung menyekik Sasuke dengan Sikunya dan memukul Wajah Sasuke mengunakan Tangan Kanannya.
Pofff!
Setelah beberapa kali memukul wajah Sasuke, terlihat Satu kepulan Asap dibelakan Kushira. Itachi menatap menggunakan ujung matanya kearah kepulan asap.
Dan setelah kepulan Asap menghilang, menampakan Sosok pria paruh baya berambut putih tengah membopoh gadis di pundaknya.
"Jadi kalian salah satu anggota Organisasi yang menyebut diri mereka...Akatsuki?" Tanya Jiraya sambil menatap Kisame kemudian menatap kebelakang–Kearah Itachi yang tengah menyekik Sasuke. Sambil berjalan ketembok dan mendudukan gadis yang nampaknya tertidur di lantai.
"Tapi, Nampaknya Akatsuki mempunyai tujuan untuk mendapatkan sesuatu didalam Tubuh Kushira, Benar Bukan Itachi Uchiha?" Tanya Jiraiya.
"Teryata Kau tau banyak mengenai organisasi kami!" ujar Kisame sambil maju mengarahkan Samehadanya kearah Jiraiya.
Jiraiya melihat itu langsung menggigit ujung jempolnya dan mengoleskan darah yang keluar dari ujung jempolnya di telapak tanganya dan membuat segel tangan rumit.
"Kuchiyose no Jutsu"
Pooft
Muncul sebuah asap di tengah-tengah Jiraiya Dan Kisame. Setelah asap menghilang menampakan sebuah katak yang menahan Samehada Kisame dengan kedua tangannya.
Dan setelah seekor katak menahan Samehada Kisame Jiraiya langsung membuat segel tangan dan menghentakan kedua tangannya ke lantai Hotel. "Ninpō: Gamayuchi Shibari" Ujar Jiraiya.
Kemudia ruangan tersebut langsung dilapisi oleh semacam daging. Daging tersebut kemudian menelan Sasuke dan menahan Samehada milik Kisame. Itachi melihat Sasuke masuk ditelan oleh daging segera melepaskan cekikkannya pada Sasuke.
"Ayo, Kita pergi!" Teriak Itachi sambil berlari kearah Kanan. Kisame mendengar itu segera menarik dan menebas daging yang menahan Samehadanya.
"Belum ada yang bisa keluar dari sini!" Teriak Jiraiya sambil menambah tekanan pada lantai.
Tiba-tiba Daging yang melapisi dinding, lantai, dan langit-langit ruangan membesar dan mengejar Kisame Dan Itachi.
Itachi berlari dan melihat didepannya ada sebuah jendela dan memfokuskan chakra pada mata kanannya. "Amaterasu" Lalu api hitam membakar daging yang menutupi sebagian jendela. Kisame yang sedang menebas daging yang berusaha menahannya melihat Itachi melompat keluar jendela segera menyusul Itachi.
Jiraiya segera menyusul–mengejar Itachi dan ia melihat api hitam yang berkobar di ujung ruangan. 'Api Hitam' Batin Jiraiya melihat api hitam diujung koridor.
Lalu Jiraiya membuka Satu gulungan dan menyegel Api hitam tersebut. Lalu pandangannya beralih ke Kushira Yang tengah menahan air matanya agar tidak turun.
"Kushira apa kau tidak apa?" Tanya Jiraiya yang sudah selesai menyegel api hitam.
Kushira mengagguk pelan. "Ero-sennin, apa yang Tsunade-baachan katakan 2 hari yang lalu benar?" Tanya Kushira.
"Entahla–"
"Pria berkulit Hiu berpedang besar seprtinya mengenal Naruto-niichan?" Sela Kushira.
"B-benarkah?" Tanya Jiraiya.
Kushira mengangguk pelan sebagai jawabannya.
'Berarti benar, Naruto adalah salahsatu anggota Akatsuki' Batin Jiraiya.
TBC!
