Chapter: 21 ~ Hanya Kau yang Mampu.

Rated: M

Disclaimed: Naruto © MK. Neo Namikaze Naruto © Afdhal ^^V

Warning: Gaje, Abal, OC, OOC, Ide pasaran, TYPO bertebaran, Lime+lemon, Fic menyebabkan iritasi mata dan Stroke.

WAKTU MEMBACA NEO NAMIKAZE NARUTO PASTIKAN RUANGAN TERANG DAN JANGAN MEMBACA TERLALU DEKAT, DAN JIKA SUDAH SELESAI MEMBACA, PEJAMKAN MATA, DAN GERAKAN MATA KE ATAS, BAWAH, KIRI, DAN KANAN SUPAYA MATA READER SEMUA TETAP SEHAT WALHAFIAT≈

Rasengan!

Chidori!

Kedua jutsu hebat yang ditambah dengan kekuatan Kyūbi untuk Rasengan dan Mode Jōtai untuk Chidori yang mengakibatkan jutsu yang sudah hebat bertambah hebat lagi.

Kedua Jutsu itu beradu dan menimbulkan lingkaran seprti bola chakra hitam yang sangat besar. Dan bola tersebut meledak menyebabkan kerusakan pada bagian kaki pada patung bersejarah–patung Hashirama Senju dan patung dari rival dan sekaligus sahabatnya Madara Uchiha yang nampak samar karena terhalang oleh asap hasil ledakan dahsat dari kedua jutsu tingkat tinggi tersebut. Dan Setelah kepulan asap menghilang terlihat seorang wanita berambut merah bernama Kushira Namikaze terkapar pingsan dan diatas wajah Kushira terlihat seorang pria bernama Sasuke Uchiha sedang menatap wajah tak berdaya perempuan cantik dibawahnya.

'Bukannya Tak berarti, bagiku hanya kau lah yang mampu menghapus semua kebencianku, karena aku...' Sasuke tak melanjutkan gumammannya karena merasakan sakit pada dada sebelah kirinya.

Kemudian Sasuke jatuh terlentang disamping Kushira sambil menatap kelangit yang sedang seolah menangis setelah menyaksikan pertempuran mereka. Sasuke menolehkan kepalannya kearah kushira dan memegang pipi kushira dan membelai halus pipi kushira.

Semua Ingatan Sasuke tentang sebetapa menyebalkannya Kishira kepadanya, mulai memanggilnya TEME, mengejeknya kalau dirinya itu GAY karena tidak pernah mengiyakan ajakan menjalin hubungan spesial dengan semua perempuan membuatnya tersenyum, Namun tiba-tiba muncul sebuah ingatan pada malam pembantaian dimana dirinya lah yang tersisa dari semua klan Uchiha yang dibantai oleh kakaknya–Itachi Uchiha orang yang paling ingin ia bunuh.

'Maaf, Kebencian ku terlalu besar, sampai-sampai perasaan ku padamu tertutupi oleh kebencian ku' Gumam Sasuke lalu berdiri dan menatap Kushira sekali lagi hingga akhirnya ia berjalan gontai menuju kearah markas Orochimaru.

Tanpa Sasuke sadari dari arah sebelah kirinya terlihat seseosok makhluk aneh seprti Venus Fly trap yang menyelubungi sosok hitam dan putih didalamnya.

"Wajar-wajar saja Kyūbi kalah, karena lawannya sudah dalam mode maksimal, sementara Gadis Kyūbi itu baru dalam wujud ekor satu" Ujar sosok hitam disamping sosok Putih.

"Kau benar, dan seprtinya kawan baru kita mendapatkan wadah yang sangat bagus, benar bukan?" Balas sosok putih disampingnya.

"Kita harus sampaikan ini pada Pain!" Ujar Sosok Hitam dan dibalas senyuman dan mereka masuk kedalam tanah meninggalkan Kushira.

Dan tak lama setelah wujud Hitam putih menghilang–masuk kedalam tanah datang seorang pria dengan masker ditemani dengan seekor anjing Ninja bernama Pakkun.

Kakashi mendekat dan melihat tubuh Kushira yang pingsan terletak tak jauh dari pinggiran air terjun bersejarah ini. Kemudian Kakashi menatap kearah samping kepala Kushira ada ikat kepala Dengan lambang Konoha yang tergores pada bagian lambang konoha.

"Maafkan Aku Kushira, seharusnya aku bisa mencegah hal-hal yang seprti ini..." Ujar Kakashi pelan sambil menggenggam Ikat kepala milik Sasuke. Sebenarnya Kakashi bisa menahan kepergian Sasuke andai saja ia tidak ada misi di luar desa jadi sebelum ia pergi misi ia sempat memberi ceramah kepada Sasuke agar ia tidak jatuh kelubang yang sama seprti Naruto–kakak kembar Kushira. Keduanya sama, pergi dari desa karena kebencian pada masing-masing keluarga mereka dan kurangnya kasih sayang orang tua dan orang disekitarnya.

Kakashi kemudian menoleh menatap Pakkun yang sudah kembali dari ujung air terjun. "Bagaimana? apa kau mencium bau Sasuke?" Tanya Kakashi sambil menggendong Kushira dipunggungnya.

"Tidak, Bau Sasuke sudah hilang karena Hujan." Balas Pakkun.

Nampak Kakashi menghela Nafas kecewa karena bisa saja ia mengejar Sasuke jika Bau Sasuke tidak hilang karena Hujan. "Baiklah Kita Kembali"

"Baiklah"

.

.

.

(Di suatu tempat, Jauh dari Lembah Kematian)

"Ada apa leader-sama kenapa mengumpulkan kami?" Tanya Siluet bernama Hidan.

"Aku mengumpulkan Kalian karena Zetsu menyaksikan pertarungan Kyūbi dan Uchiha terakhir" Balas Sang Leader dengan nada monoton.

"Itachi Adikmu?" Tanya siluet Bernama Kisame disebelah siluet ber-Sharingan bernama Itachi Uchiha.

Itachi Hanya diam seprti biasa tatapannya kosong hanya menatap sosok didepannya yang memiliki Kekei Genkai sama seprtinya tapi pola nya lebih Cantik dan lebih bersinar dibanding Itachi.

"Ya benar, Kawan baru kita mendapatkan wadah yang sangat bagus" Ujar Sosok Hitam dengan senyuman diwajahnya.

"Benar, Lagi pula pertarungan mereka sampai pada titik maksimal pada usia mereka, Kyūbi dengan ekor Satunya sedangkan Sasuke Sudah sempurna dengan kekuatan Orochimaru." Lanjut sosok disampingnya.

"Jadi karena Hidan dan Kakuzu baru saja menyelasaikan tugasnya... aku akan menegaskan kepada Kalian 1 hingga 2 tahun kedepan, Akatsuki akan membuka lebar sayapnya, Jadi aku ingin Masing-masing dari kalian terus awasi Bijū kalian, hingga pada akhirnya kita bisa memberikan... Kedamaian pada dunia yang terkutuk ini!"

TBC!