Chapter: 22 ~ Tujuan.

Rated: M

Disclaimed: Naruto © MK. Neo Namikaze Naruto © Afdhal ^^V

Warning: Gaje, Abal, OC, OOC, Ide pasaran, TYPO bertebaran, Lime+lemon, Fic menyebabkan iritasi mata dan Stroke.

WAKTU MEMBACA NEO NAMIKAZE NARUTO PASTIKAN RUANGAN TERANG DAN JANGAN MEMBACA TERLALU DEKAT, DAN JIKA SUDAH SELESAI MEMBACA, PEJAMKAN MATA, DAN GERAKAN MATA KE ATAS, BAWAH, KIRI, DAN KANAN SUPAYA MATA READER SEMUA TETAP SEHAT WALHAFIAT≈

Brakkk!

Suara gebrakan pintu terdengar dengan suara Kasar yang dibuka secara paksa oleh seseorang.

"Kushira! Bangun!"

Seseorang itu ternyata adalah seorang wanita berambut merah yang ternyata bernama Kushina 'Namikaze' Ibu dari sang anak yang tergeletak dengan tubuh penuh perban dan dalam keadan tak sadarkan diri.

"Bangun, Kushira!"

Sang ibu terus saja mengucapkan kata-kata bangun agar sang anak bangun dari Pingsannya. Sambil dalam keadaan menangis Kushina menatap wajah ber-perban Kushira dan langsung terbayang wajah Kakak Kushira, Naruto Namikaze.

Anak yang ia lupakan, tetapi sekarang ia selalu mengingatnya, sang anak yang jarang ia beri kasih sayang, tapi sekarang ia sangat ingin memberinya kasih sayang. Tapi semua sudah terlambat ia sudah pergi jauh dari dirinya jauh dari Keluarganya.

Ia sadar ia sangat egois ia selalu mengutamakan Kushira dan melupakan Naruto, tapi semua itu karena Kushira seorang Jinchūriki, semua itu karena ia tau menjadi Jinchūriki tidak lah mudah dijauhi oleh semua orang, dihujat, di maki-maki, dan yang terparah percobaan untuk dibunuh, tapi semua itu kebalikannya dengan Kushira–ia selalu bergembira dengan semua orang didesa ia dianggap putri Konoha. Sebaliknya, Naruto dijauhi oleh seluruh orang, ya meskipun tidak semua orang tapi hampir seluruh orang yang selalu bersama Naruto rata-rata berasal dari klan Uchiha.

Ia sudah berfokus bersama Minato–suaminya berusaha dengan taruhan nyawa agar dapat memulangkan sang anak dan berjanji akan membagi hatinya hanya Untuk keluarga kecilnya. Ia akan fokus kepada keluarganya, ia sudah berhenti menjadi Shinobi semenjak Naruto pergi dari desa dan besoknya ia langsung meminta suaminya–Minato agar mencoret Namanya dari Shinobi padahal pangkatnya sudah High-Jōnin.

Masih dalam keadaan merenungi masa-lalu tiba-tiba saja tangan Kushira memeluk tubuhnya yang tengah bergetar karena menangis. Ia selalu saja menangis bila mengingat Naruto, jangankan tentang Naruto, memakan makannanya kesukaannya–Ramen saja ia sudah menangis mengingat Makanan kesukaan Naruto adalah Ramen.

"Kaa-chan?"

Suara parau kushira terdengar sambil mendorong pelan sang ibu agar ia bisa leluasa mengambil Nafas.

"Kau sudah bangun rupanya, Kushira?" Terdengar suara seseorang pria dari arah kanan Kushira.

Dan setelah menatap siapa yang memanggil namanya ia melihat seseorang dengan rambut putih membawa sebuah gulungan besar dipunggungnya. Ya dia pasti Jiraiya salah satu dari 3 legenda sannin yang genit, dan juga dipanggil Ero-Sennin oleh Kushira.

"Jiraiya-san, sedang apa anda disini? Dimana Minato sudah 4 hari ia belum pulang?" Tanya Kushina sambil menyeka air mata yang masih tersisa dimatanya.

Sebelum menjawab Jiraiya mengulas sebuah senyum kecil diwajahnya mengingat apa yang sekarang yang dilakukan murid terbaiknya.

"Dia berada di Gunung Myoboku, ia tengah berlatih disana bersama Fukusaku-sama." Balas Jiraiya.

sebuah permpatan muncul di jidat Kushina. "Apa-apaan dia, dia tidak sadar kalau anaknya sedang dirawat dirumah sakit!." Teriak Kushina sambil melipat tangan didepan dada.

"T-tenang dulu Kushina justru aku kemari untuk menssumon ia kemari." Balas Jiraiya sambil meneguk ludahnya sendiri karena mode Habanero Kushina mulai aktif.

"Panggil dia sekarang!" Perintah Kushina sambil mengempalkan kedua tangannya.

Jiraiya melebarkan matanya takut karena bila Kushina memukulnya, meskipun tidak sekeras pukulan Tsunade tetap saja berasa sakit, ia harus mengatakan sesuatu yang penting terlebih dahulu sebelum ia mensummon Minato.

"Tenang dulu aku akan mengatakan sesuatu yang sangat-sangat penting! Baru setelah itu aku akan mensummon Minato." Ujar Jiraiya jujur.

Kushina menyipitkan matanya menatap wajah pria dihadapannya yang dikenal sebagai petualang dan juga pencipta buku 'Nakal' Ciptaanynya. "Baiklah, cepat katakan!"

Sebelum menjawab Jiraiya menghela Nafas dan meyakinkan dirinya agar siap menerima keadaan terburuk yang akan diterima Kushina jika ia sudah mengatakan ini semua. "Apa kau pernah mendengar sebuah grup yang menamai diri mereka Akatsuki?" Tanya Jiraiya kepada Kushina dan ia melihat Kushira duduk dari Kasurnya dan menatap Jiraiya dengan tatapan seolah-olah 'Jangan diberitau Kaa-chan!'

Tapi jiraiya sudah membulatkan tekadnya akan mengatakan yang sebenarnya, lagipula cepat atau lambat Kushina juga akan mengetahui ini semua.

Kushina menggeleng seprtinya ia belum tau apa itu Grup Akatsuki.

Jiraiya mengelus-elus lututnya secara maju mundur. "Akatsuki adalah sebuah grup yang berisikian beberapa orang Kriminal super yang mempunyai tujuan tertentu." Jelas Jiraiya.

Kushina menaikan alisnya heran. "Lalu?" Tanya Kushina heran.

"Akatsuki mengincar Bijū!"

Kushina melebarkan matanya terkejut akibat kaget karena tujuan akatsuki yaitu Bijū–Mahkluk Immortal yang menyebarkan kebencian didunia dan salah satunya ada didalam tubuh anaknya.

"Kenapa–Kenapa mereka mengincar Bijū?" Tanya Kushina.

Jiraiya menggelang pelan. "Aku tidak tau, tapi seprtinya Bijū tersebut digunakan untuk hal-hal negatif."

Ini adalah berita terburuk kedua setelah ia mendengar kabar dati Minato bahwa Naruto melarikan diri dari Rumah mereka dan belum pulang selama 6 tahun belakangan.

"Ini benar-benar Buruk, tidak akan ak–."

"Bukan, Bukan itu berita yang Buruk." Sela Jiraiya pada saat Kushina Berbicara.

Kushina menatap penuh ke punggung lebar Jiraiya yang duduk di Jendela kamar rumah sakit tempat kushira dirawat dengan tatapan penasaran. "Kalau begitu apa berita buruknya? Mengincar Bijū berarti anggota Akatsuki setara dengan Jinchūriki,nya bukan,kah itu berita buruknya?" Tanya Kushina.

Jiraiya menoleh–Menatap Kushina dari ujung matanya. "Ya kau memang benar. dan salah satu dari anggota Akatsuki adalah Naruto, Anakmu." Ujar Jiraiya langsung To The Point.

Mata Kushina melebar–Kaget–Karena mengatahui anaknya Menjadi anggota Akatsuki. Grup yang barusan diberitau oleh Jiraiya akan mengincar Bijū. Mengincar Bijū berarti mengincar Jinchūriki, dan salaj satu Jinchūriki itu adalah anak perempuannya.

Dalam pikirannya Kushina membayangkan semua yang ia lakukan kepada Naruto akan berbalik kepadanya, mungkin lebih karena ia tau salah satu alasan karena Naruto Pergi dari Konoha karena ia sangat membenci dirinya dan Minato.

Ia benar-benar gagal menjadi orang tua pertama ia menjadikan anak perempuannya menjadi Jinchūriki, kedua dan yang paling ia sesali adalah keprgian Naruto. dia sama sekali tidak menyangka kalau anak laki-lakinya akan bergabung dengan anggota Akatsuki.

Air mata mulai menetes dari mata Violet Kushina. membayangkan kedua anaknya bertarung habis-habisan–Anak laki-lakinya bertarung karena ingin mengambil dan mengeluarkan salah satu Bijū yang ada didunia yang disegel didalam tubuh adik kembar Naruto, Kushira. Semntara adiknya bertarung karena ingin memulangkan Kakaknya karena ia adalah orang yang paling ia sayang didunia ini setelah orangtuanya.

"Kaa-Chan?"

Ujar Kushira dari belakang sambil memeluk Ibunya dari belakang. Kushina meremas tangan anaknya yang dibalut dengan perban. Ia sama sekali tidak ingin melihat bila perban yang melilit tubuh kushira suatu saat nanti adalah perbuatan kakak kembar Kushira.

Jiraiya menatap kedua wanita berambut merah sedang berpelukan, ia tau keluarga murid terbaiknya itu benar-benar terpukul. Ditambah lagi dengan fakta bahwa Anak mereka, anak yang mereka lupakan cepat atau lambat akan bertemu dengan mereka bukan dengan suka cita dan penuh kasih sayang melainkan pertarungan, tangisan, penyesalan, dan lain-lain.

"Aku berjanji aku akan memulangkan Naruto-Niichan! setelah itu...hikss.. aku akan memulangkan...Sasuke!" Suara terakhir yang dikeluarkan oleh Kushira mengundang banyak pertanyaan dibenak Jiraiya. Mengapa Sasuke juga masuk dalam orang yang akan ia bawa kembali keKonoha? Apa karena Sasuke tampan atau karena...Kushira mencintainya.

"Lupakan! Lupakan Sasuke, dia pergi karena keinginannya sendiri. jadi kenapa kau ingin membawanya juga? Lagipula ia hampir membunuh mu,?"

"Tidak, aku tidak akan melakukan hal seprti yang kau katakan! Aku akan membawa kedua,nya, Tapi aku fokus kepada Naruto-Niichan.

.

.

Sementara itu.

Disebuah tempat diruangan serba warna biru dengan dekorasi-dekorasi bunga-bunga serba warna biru terlihat ada seseorang Wanita berambut merah maroon sebetis sedang memandang keluar jendela.

Entah apa yang dilihatnya? Ia seprti tidak melihat apa-apa selain kabut tebal dibalik Jendela besar diruangan serba warna biru tersebut. Lalu wanita tersebut berbalik dan mengambil beberapa langkah dan duduk di Kursi berwarna Kuning keemasan.

Lalu ia mengingat seseorang Pria.

Pria yang nampaknya berbeda 10 tahun dibawahnya. Pria yang ia cintai sejak...pandangan pertama. Pria yang pertama kali menciumi sekujur tubuhnya. Pria yang pertama kali menghangatkannya didiingin,nya malam. Pria yang membantunya menjabat sebagai pemimpin desa Kirigakure, Mizukage.

Naruto namanya, ia belum memberi tau nama belakangnya, bebrapa hari setelah keprgiannya Ao–salah satu orang keprcayaannya memberi taunya sebuah Bingo Book(Buku buronan) dan menunjukannya foto yang yang membuatnya kaget, Foto pria pirang yang sangat ia kenal, mulai dari matanya, bibir seksinya, Tanda berupa tiga kumis dimasing-masing Bingo Book Konoha tertulis Nama Naruto Namikaze.

Jadi Mei sekarang mengerti ia dimanfaatkan oleh kriminal rendahan dan juga anak dari salah satu idolanya Minato Namikaze. ia sudah geram, ia sudah meminta untuk menyewa orang-orang hebat untuk membawa pulang kepala Naruto kehadapannya.

Ia sangat benci berada disituasi ini. ia awalnya sangat menikmatai hubungan singkatnya dengan Naruto tapi setelah tau Naruto hanya memanfaatkannya ia sangat kesal. Kesuciannya yang sudah lebih dari ¼ abad ia jaga lenyap karena kesalahannya.

Ia sudah mencari keseluruh dunia untuk menemukan 'orang-orang' Hebat untuk membunuh Naruto dan seprtinya sebentar lagi mereka akan segera sampai dikirigakure.

Took! Toook! Tookk!

Dan benar saja ada ketukan pintu dipintu berwarna Biru gelap kebanggaanya itu. "Masuk!" Teriak Mei Terumi sang Godaime Mizukage.

"Mizukage-sama mereka adalah ***** **** Sebuah grup yang anda sewa untuk membunuh Naruto Namikaze." Jelas Seseorang bernama Ao.

"Senang bisa berkerja sama dengan Anda Mizukage-sama." ujar salah satu pria di Grup itu.

"Ya aku juga. Jadi sesuai kesepakatan kita, kalian membunuh Naruto aku memberikan Uang sesuai kesepakatan kita setuju?" Tanya Mei.

"Kami setuju Mei-sama"

TBC!

.

.

.

.

.

.

Author Note!

Halo semua? Ketemu lagi dengan saya. Sebelumnya saya minta maaf seharusnya kali ini saya langsung up-date 15 Chapter :/ Tapi karena Flashdisk saya terkena elemen Enton teman saya yaitu sebatang Rokok F*ilter dan membuat Flashdisk saya rusak dan... yah semua file-file yang ada didalam flashdisk saya hilang, termasuk disain baju Boedoet, disain stiker Boedoet, dan yang paling saya sakit hati adalah 97 Chapter Neo Namikaze Naruto ikut hilang beserta File-file penting lainnya. Jadi mau bagaimana lagi Nasi sudah jadi bubur jadi saya harus buat Chapternya 1per1. Mohon Maaf semuanya. Tapi saya janji perminggu saya akan Update(Kalo gak berhalangan dengan jadwal sekolah).

Oh iye ada yang tau cara membuat Fan-Art? kalo ada yang tau bagi-bagi tips&trick buat bikin Fan-Art yak!

Balasan Reviews.

*Dark Blue.73: Gak ngomong apa-apa juga gak apa-apa :) Makasih sudah mau baca fic super gaje ini.

*Alvinnvz: Iya Naruto Dark. Kalau Naruto bakal balik kekonoha liat aja nanti. OC-nya adalah salahsatu karakter penting di NNN. makasih sudah mau baca fic NNN.

*Nokia 7610 muscle: -_- .

*Shiroiryuu22: Naruto gak Godlike! Naruto cuma Strong karena ia memaksimalkan semua kekuatan yang ada pada dirinya. Kalau lawan seimbang nanti bakalan ada malahan banyak :p. Terima kasih deh baca NNN.

*Agustatsumi: Haha sama saya gaknyangka bisa update 21 Chapter. Maksih udah baca NNN.

* .94: Karin gak kelihatan karena ia diculik oleh bawahan Kabuto dan dibawa kemarkas Orochimaru. Wah ternyata ada juga yang suka sama scena abal Narukarin :p. nanti bakal ada scene narukarin lagi, gak nambah gak kurang :D . Makasih udeh mau baca NNN.

*Namikaze Nagato: Udeh Next! Sama saya gak mengira bisa update 21 Chapter :p . kenapa ya? saya juga bingung (^^^)

*Argag74: Pair? Siapa ya? Bisa ditebak? tenang aja umurnya gak bakal beda jauh sama Naruto. Makasih udeh baca NNN.

* .5: Blarrr! Makasih udeh suka sama NNN. udeh lanjut.

* : Iya anda benar saya gak terlalu mementingkan RIVIEW! Bagi saya anda baca NNN aja saya udah senang banget -_^. Makasih udeh Baca NNN.

*Indah605: Emang keren ya fic saya? Makasih udeh Baca NNN.

*Awim saluja: Makasih udeh bilang NNN bagus :) Maaf banget kalau anda merasa kurang jelas karena alurnya. Nanti akan saya kembangkan lagi per-chapternya. Maksih udeh baca NNN.

*Afin: Bukan 15 tapi 21 Chapter. Makasih udeh Baca NNN.

*Yami: Wah jangan manggil saya SENPAI dong! maaf kalo angst,nye belum berasa, maklum author baru yang merubah aktifitasnya ke jalan yang lebih positif ketimbang melakukan hal yang negatif :) Makasih deh mau baca NNN.

*Kania: ?

*Jefri Hia-sama: Maaf jangan memanggil saya SENPAI! Maaf mulai sekarang saya akan update 1per1 karena falshdisk saya kena rokok yang membuat flashdisk saya berlubang -_- Makasih udeh baca NNN.

*Rohimbae88: Trank! Tak tik tuk tok -_- Makasih deh bilang saya hebat. Karin dan Mei tidak akan HAMIL!. makasih udeh baca NNN.

*Hyuuhi ga ara: ada di salah satu chapter(males liat adegan begituan-_-) Karin ada dimarkas Orochimaru. Makasih udeh baca NNN.

*Uzukage1: Udeh Next! Makasih deh suka dan baca NNN.

* : Gak diikuti gak apa-apa. karin ada dimarkas Orochimaru.

*Hakam: Udeh Lanjut! Makasih udeh baca NNN.

See ya !