Chapter: 26 ~ Team Kakashi.
Rated: M
Disclaimed: Naruto © MK. Neo Namikaze Naruto © Afdhal ^^V
Warning: Gaje, Abal, OC, OOC, Ide pasaran, TYPO bertebaran, Lime+lemon, Fic menyebabkan iritasi mata dan Stroke.
≈WAKTU MEMBACA NEO NAMIKAZE NARUTO PASTIKAN RUANGAN TERANG DAN JANGAN MEMBACA TERLALU DEKAT, DAN JIKA SUDAH SELESAI MEMBACA, PEJAMKAN MATA, DAN GERAKAN MATA KE ATAS, BAWAH, KIRI, DAN KANAN SUPAYA MATA READER SEMUA TETAP SEHAT WALHAFIAT≈
Manusia sama saja dengan binatang
selalu perlu makan
Namun caranya berbeda
dalam memperoleh makanan
Binatang tak mempunyai akal dan pikiran
Segala cara halalkan demi perut kenyang
Binatang tak pernah tau rasa belas kasihan
Padahal di sekitarnya tertatih berjalan pincang
TAMPAR KIRI KANAN
ALASAN UNTUK MAKAN
PADAHAL SEMUA TAU DIA SERBA KECUKUPAN
HIMPIT KIRI KANAN
LALU CURI JATAH ORANG
PEDULI SAHABAT KENTAL KURUS KERING KELAPARAN.
IWAN FALS ~ OPINIKU.
Kushira memandang gerbang Konoha yang begitu besar yang berada didepannya. Akhirnya setelah melakukan latihan yang berat selama 2 tahun lebih ia bisa pulang kembali kedesanya.
Bertemu kembali dengan keluarganya adalah momen yang suah tidak sabar ia ingin rasakan. Apalagi ia sudah memiliki adik baru. Ia penasaran dengan rupa adik perempuannya ini, melalui percakapan singkat dulu, ayahnya menteleport dirinya secara diam-diam agar bisa menemui Kushira.
Ayahnya bicara semuanya, dan yang paling membuatnya menangis senang adalah ia mempunyai adik bermbut sama seprti ayahnya, kuning keemasan.
Sambil bejalan melewati gerbang dan pos yang berisikan 2 orang yaitu Izumo dan Kotesu, lalu Tatapannya menatap pahatan wajah para hokage yang sekarang sudah ada 5 wajah yang sudah diukir di gung itu. Dan yang terbaru adalah, Senju Tsunade.
'Aku akan menjadi Hokage yan terkuat dari semua Hokage yang pernah ad dan menunjukan pada semua orang bahwa aku, Namikaze Naruto bukanlah seorang yang payah!' Kata-kata itu tiba-tiba terbesit dipikirannya. Iya dia sudah 2 hari tidak mengingat kakaknya, tapi kenapa sekarang ia mengingat kakaknya di momen bahagia seperti ini. 'Aku sudah 17 tahun, aku sudah bertambah kuat, sekarang yang akan kulakukan adalah berlatih lagi dan aku akan membawa kakaku Naruto Namikaze.
Sebuah senyuman tercipta di wajah cantiknya. Ia sudah hampir berubah, dengan tinggi yang sudah hampir menyamai seorang Jiraiya. Mengenakan jaket Hitam dengan 3 garis berwarna orange di ujung lengan jaketnya dan memakai celana hitam selutut. Rambut merah cerahnya ia kuncir tinggi.(Rambut Aki dalam anime AKI SORA :p)
"Ternyata tinggi badanmu sudah menyamai ku, Kushira?"
Ujar suara itu, ia kenal suara itu suara tertahan akibat masker. Ia menoleh menatap orang dibelakangnya. Dan benar saja dugaannya. Orang itu Kakashi.
"Kakashi-sensei!" Ujar Kushira penuh semangat kepada gurunya.
Kakashi tersenyum dan melambaikan tangan pada Kushira. "Kau semakin cantik saja, Kushira?" Goda Kakashi kepada Kushira, dan pipi Kushira memerah akibat godaan yang kakashi berikan.
Kushira mengambil Ranselnya dan membuka resleting ranselnya. Dan ia membuka sebuah bungkusan kotak kecil di bungkus oleh kertas bergambar awan beserta petirnya. Lalu ia mengarahkan bungkusan itu kepada Kakashi. "Ini untukmu, Kakashi-sensei."
Kakashi menaikan satu alisnya, ia tidak menyangkan ia akan diberikan hadiah oleh muridnya. "Terima kasih, boleh kubuka?" Tanya Kakashi kepada Kushira. Dan dibalas anggukan oleh Kushira.
Tangan kakashi dengan pelan tapi pasti mulai merobek bungkusan itu. Dan yang ada dibalik bungkusan itu adalah. "Ti-tidak mungkin, seharusnya ini terbit 6 bulan mendatang." Ucap Kakashi panik karena mendapatkan buku yang seharusnya terbit 6 bulan lagi.
Kushira tersenyum melihat itu dan tiba-tiba saja Jiraiya mendekat dan mengambil buku itu dan menunjukan halaman paling belakang. Disana ada tanda tangan, dan ternyata itu adalah tanda tangan Jiraiya.
Kakashi dengan cepat langsung membaca buku itu. Kapan lagi ia membaca buku yang seharusnya tidak terbit sekarang dengan penuh kosenterasi.
Kushira langsung menggeleng-geleng kan kepalanya. Senseinya itu sama sekali tidak berubah, memang apa bagusnya sih buku itu? Kushira saja yang membacanya saja mual.
Lalu perhatian Kushira menatap intens seseorang berambut merah muda alias Pink yang lewat bersama 3 anak kecil pertama Konohamaru dan genknya. "Sakura!" Teriak Kushira memanggil Sakura yang menoleh kearahnya.
Sakura tersenyum senang akhirnya sahabatnya kembali. "Kushira!" Dan setelah itu ia bejalan dengan tempo cepat menuju kearah Kushira.
"Kau baru sampai, kau semakin mirip dengan Ibumu." Ujar Sakura memuji penampilan baru Kushira. "Apalagi dengan rambut panjangmu itu, ohhh... aku jadi merindukan mempunyai rambut yang panjang." Keluh Sakura karena merindukan rambut panjangnya.
"Ahh. Jangan berlebihan Sakura, kau juga cantik sama seprti biasa. Apalagi dengan penampilan barumu." Kushira juga memuji penampilan Sakura yang makin Cantik.
"Jadi Team 7 sudah berkumpul, ini saatnya kita ke Gedung Hokage." Ujar Jiraiya.
.
.
.
Seorang wanita berambut pirang pucat dihadapannya tengah menatap sambil tersenyum. "Aku ucapkan selamat datang kepada kalian, Kushira dan Kau Jiraiya." Ujar sang Godaime Hokage, Tsunade Senju.
"Terimakasih, baa-chan." Ujar Kushira kepada Tsunade. Sementara orang disamping wanita berambut hitam pendek yang tengah memeluk seekor Babik menahan tawa. Sementara di jidat Sang hokage tibul beberapa urat.
"Baiklah, setelah ini. Kakashi jelaskan." Perintah Tsunade kepada Kakashi.
"Sakura, Kushira, kalian bukan lagi anak didiku." Ujar Kakashi To the Point.
Kedua wanita itu menaikan alisnya Heran. Apa maksudnya itu, Sakura masih Chuunin, dan Kushira hanya Genin. Sedangkan Kakashi sudah Jounin. Seharusnya mereka berdua adalah anak didik kakshi mengingat Kakshi sudah lebih kuat dibandingkan mereka berdua.
"Apa maksudnya Sensei?" Tanya Sakura.
"Maksudnya adalah kalian bukan lagi anak didik Kakashi, melainkan kalian adalah 1 team dengannya, kalian menjadi anggota team Kakashi." Jelas Wanita bernama Shizune.
"Apa? Apa maksudnya itu?"
"Maksudnya tidaklah penting, yang terpenting dari kalian adalah sudah melewati tahap yang cukup untuk menjadi anggota dari team Kakashi." Jelas Tsunade dan dibalas angukan oleh kedua wanita dihadapannya. "Tapi, setelah ini kalian akan diuji langsung oleh Kakashi."
Kushira tersenyum tidak sabar akan menunjukan jutsu baru yang ia pelajari begitu juga denga gadis disampingnya. "Aku siap, Baa-chan!" Ujar Kushira.
.
.
.
"Apa yang kita lakukan disini Naruto?" Tanya Dreyōka kepada Naruto.
Naruto hanya diam dan melirik kearah kiri dan kanan mencari sesuatu. Naruto berjalan kearah reruntuhan dan memasuki sebuah pintu besar. Ia tersenyum begitu melihat apa yang ia incar sedari tadi.
"Tujuanku itu" Ucap Naruto sambil menunjuk kearah sebuah altar dan ada sebuah kunai yang tak asing lagi menancap di sesuatu yang dipenuhi oleh semacam kanji dan kaligrafi rumit yang melingkari Kunai Hiraisin tersebut.
Dreyōka menaikan alisny heran. "Apa kau kehabisan Kunai hiraisinmu" Tanya Dreyoka.
Naruto menggelengkan kepalanya. Dan merogoh kantung kunainya dan Naruto mengeluarkan 11 Kunai Hiraisin dan melempar Kunai Hiraisin tersebut melingkari 1 buah kunai hiraisin yang berada ditengah. Setelah 11 Kunai tersebut membuat lingkaran dan Naruto menggigit Ujung jempolnya dan nengoleskan darahnya ketelapak tangan kirinya.
"Kuchiyose no jutsu"
Dan setelah itu terlihat 11 orang yang memiliki tampang yang berbeda tapi semuanya memiliki warna rambut yang sama yaitu kuning. Ke 11 orang itu berjalan ke masing-masing kunai Hiraisin yang telah menancap.
Naruto berjalan dan membuat segel tangan rumit dan ia memegang Kunai yang berada ditengah lalu membuat segel dengan satu tangan dan menghentakan telapak tangan kanannya ketanah. Lalu ke 11 orang itu berjongkok dan memegang masing-masing 1 kunai untuk melakukan seseuatu.
"Kai"
Dan setelah itu berbagai macam kanji dan kaligrafi muncul di semua tempat. Lalu aura biru keluar dari ke 11 kunai hiraisin itu. Sementara Dreyoka mengaktifkan Byakugannya dan melihat sesuatu.
'Jadi begitu, ia melepaskan chakra dari bawah tanah dan mengalirkannya ke masing-masing tubuh itu.' Batin Dreyoka mengerti akan yang Naruto rencanakan.
Setelah selesai Naruto berdiri dan mencapkan lagi Kunai Hiraisin ke tempatnya semula. "Selesai, sekarang masing-masing dari tubuh ini mempunyai Chakranya sendiri." Ucap Naruto akan keberhasilannya memasukan chakra kuno dalam jumlah sangat banyak ke dalam 11 tubuh orang berambut kuning tersebut.
Naruto menjetikan jarinya lalu ke sebelas orang tersebut hilang meninggalkan asap putih. Naruto berjalan menuju tempat Dreyoka berdiri. "Kau tau tempat ini bernama Rōran." Ujar Naruto. "Minato yang memasang segel itu agar Chakra kuno itu tidak membahayakan banyak orang." Jelas Naruto. Memang dulu ayahnya lah yang memasang segel itu agar chakra yang disebut Ryūmyaku itu tidak membahayakan orang lain.
"Lalu ke-11 tubuh itu, bagimana dengan mereka?" Tanya Dreyoka kepada Naruto.
"Kau pasti sudah tau bukan? Mengendalikan 1 tubuh saja sudah memakan banyak sekali Chakra, lebih baik mereka mandiri." Balas Naruto.
"Begitu, baiklah ayo kita kembali." Ucap Dreyoka dan dibalas anggukan oleh Naruto.
Bersambung!
Panggilan dari Gunung
Turun ke lembah - lembah
Kenapa nadamu murung
Langkah kaki gelisah
Matamu separuh katup
Lihat kolam seperti danau
Kau bawa persoalan
Cerita duka melulu
Disini, menunggu
Cerita yang lain
Berapa lama diam
Cermin katakan bangkit!
IWAN FALS ~ PANGGILAN DARI GUNUNG.
Heyy.. saya kembali dengan 2 chapter yang membuat kepala saya keluar asap karena Pusing! Tapi 2 chap ini gimane, panjangkan? Nanti saya akan kembangkan lagi perchapter, woke!? Dan kalo yang minta update cepet saya akan Usahain :) oh iya kalo Pair, saya sih terserah Reader. Yang terbanyak kemungkinan akan saya pakai :D
Balasan Review;
XavierLucifer87: Wordnya dikit? Iya saya aja bingung? Padahal di Hp 7000+ kata pas di masukin eh malah 1500san heh... bagus deh kalo dikau suka NNN. Tunggu aja Ntar juga update lagi :)
Namikazeall: Udeh Lanjut :) Gak tau deh :p liat aja kedepannya.
Ryuuki Namikaze Lucifer: Udeh Lanjut, tolong dong jangan manggil saya senpai, cukup afdal aja :) Kalo balas dendam pasti, Naruto itu Dark!
: Salam OI juga... Di Hp ada 145 lagu Iwan fals :) Wah kalo ketelitian saya udeh teliti bngt! Tapi knape masih aja ada yang nyelip gitu :p
Kainan: Biasa aja ah, gak keren2 bnget. Rencananya sih gitoo. Wordnya saya udah kembangin lagi...
Pedofillgila: Saya gak mesum -_- No Incest!
Nokia 7610 Muscle: Udeh.
EnterSandman06: Iya saya juga bingung -_-
Wiz-land609: Doain aja saya biar bisa update cepat.
Tomy G7: Pairnya Rahasia alam.
Adityapratama081131: Udeh lanjut. Emng seru? Biasa aja :p
Rohimbae88: Pairnya Narusaku, Kushirasasuke? Belom tau liat aja ntar?
Lempengan: masih mending saya punya penis dari pada dikau gak punya penis.
Antoni Yamada: Udeh lanjut! Tunggu chap selanjutnya gak lama kok!
Indah605: Maksih deh Bilang NNN keren! Udeh Lanjutt! Ganbatte artinya apaansih?
Sheva: Iya ini deh lanjut.
Uzumaki Raja: Udeh lanjut.
.5: Udeh lanjut Bre.
Tampan: Muantap.
See yaa!
Afdaldis.
