Chapter: 29 ~ Namaku Inazuma!
Rated: M
Disclaimed: Naruto © MK. Neo Namikaze Naruto © Afdhal ^^V
Warning: Gaje, Abal, OC, OOC, Ide pasaran, TYPO bertebaran, Lime+lemon, Fic menyebabkan iritasi mata dan Stroke.
≈WAKTU MEMBACA NEO NAMIKAZE NARUTO PASTIKAN RUANGAN TERANG DAN JANGAN MEMBACA TERLALU DEKAT, DAN JIKA SUDAH SELESAI MEMBACA, PEJAMKAN MATA, DAN GERAKAN MATA KE ATAS, BAWAH, KIRI, DAN KANAN SUPAYA MATA READER SEMUA TETAP SEHAT WALHAFIAT :)
Manusia sama saja dengan binatang
selalu perlu makan
Namun caranya berbeda
dalam memperoleh makanan
Binatang tak mempunyai akal dan pikiran
Segala cara halalkan demi perut kenyang
Binatang tak pernah tau rasa belas kasihan
Padahal di sekitarnya tertatih berjalan pincang
TAMPAR KIRI KANAN
ALASAN UNTUK MAKAN
PADAHAL SEMUA TAU DIA SERBA KECUKUPAN
HIMPIT KIRI KANAN
LALU CURI JATAH ORANG
PEDULI SAHABAT KENTAL KURUS KERING KELAPARAN.
IWAN FALS ~ OPINIKU.
.
"Aku sama sekali tidak mengira murid dari Baa-sama selemah ini." Ucap Sasori yang sudah mengalahkan seorang pengendali Kugutsu Kankurou dengan sangat mudah. Mudah karena Kugutsu yang Kankurou pakai adalah Kugutsu lama milik Sasori.
"Percuma kau menatap tajam seperti itu 3 jam lagi kau akan berakhir sama seperti semua Kugutsu 'mu' Kau akan jadi yang pertama jika kau hidup lebih dari 3 jam lagi, jadi selamat tinggal." ucap Sasori meninggalkan Kankurou yang tergeletak tak berdaya karena sudah terkena sedkit racun yang sudah di arahkan kearah nya.
Sementara Kankurou yang merasa kesakitan karena efek racun mulai bereaksi menatap tajam kearah Sasori dari jauh. Ia tidak menyangkan ia akan bertemu dengan Sasori. Seorang dewa dalam hal Kugutsu. Tentu saja ia tidak sepadan, lagi pula semua Kugutsu yang ia pakai adalah peninggalan milik Sasori jadi wajar saja ia dapat menghancurkan semua Kugutsu nya.
Sekarang rasa sakit akibat racun mulai menyebar ke seluruh aliran darah nya. Sakit mulai terasa di semua bagian tubuh nya. Ia berharap ada seseorang yang menyamatkanya ditengah gurun pasir ini.
-Sementara itu-
"Baik mulai dari sini kita akan berbeda arah kalian lurus menuju Sunagakure sementara aku dan Minato akan ke arah timur laut ke suatu tempat bernama Rouran, kalian ber 4 ber hati - hatilah." Ujar Hiro Wanaka kepada Kakashi, Kushira, Sakura dan Seorang Ninja Suna yang bernama Temari yang mereka temui di sebuah kedai makanan kecil.
Temari yang belum tau tentang peristiwa yang bersangkutan dengan adiknya kaget setelah mendengar cerita dari Sakura tentang Gaara yang dibawa oleh kelompok yang menamai diri mereka dengan sebutan Akatsuki. Temari yang berstatus kakak kandung dari Kazekage langsung ikut bersama dengan Ninja dari Konoha tersebut. Berhubung dia baru dari Konoha untuk mengirim sebuah surat langsung untuk Hokage.
Sekarang disini lah mereka tanpa berlama-lama mereka langsung memisahkan diri dengan Minato dan Hiro menuju kearah Sunagakure. Begitupun dengan Kushira ia langsung mengikuti Kakashi tanpa berpamitan pada Ayahnya karena ia sudah percaya pada ayahnya bahwa ayahnya akan melakukan apa yang ia janjikan pada Kishira.
Ya itu pasti akan terjadi ia yakin ayahnya dapat mengembalikan Kakak nya kembali ke Konoha, ia sangat meminginginkan hal tersebut terjadi di mana Kakanya akan bersamanya lagi, ia dan kakaknya akan berlatih bersama, mungkin nanti kakaknya lah yang akan menjadi Gurunya karena kakaknya sudah menjadi lebih kuat, jauh lebih kuat dari Kakaknya yang dulu.
-Flashback-
"woy Kushira lihat aku bisa melakukan ini!" teriak seorang anak berambut pirang kepada seorang wanita berambut merah berwajah serupa dengannya.
Kushira langsung melompat menuruti perintah kakak kembar nya.
Naruto melakukan sesuatu, ia melakukan sebuah Jutsu ciptaan Yondaime Hokage, Minato Namikaze yang berstatus sebagai ayah kandung dari Naruto dan juga Kushira. Sebuah putaran Chakra berwarna biru berhasil tercipta di tangan kanan Naruto, ia berhasil lagi membuat Rasengan.
Kushira tercengang, setahu dia ayahnya tidak mengajari Naruto Jutsu yang bernama Rasengan tersebut, bahkan ayahnya baru memberi sebuah bola berisi angin yang wajib ia pecah kan sebagai langkah awal untuk bisa mempelajari jutsu tersebut, ia saja belum bisa membuat satu lubang pun pada sebuah balon berisi angin tersebut.
Kakaknya adalah seorang Jenius. Ia sangat senang kakaknya dapat mempelajari Jutsu tersebut meskipun tanpa bantuan sang ayah.
"Naruto-Nii hebat! Cepat ajari aku cara untuk cepat agar aku dapat menguasai Rasengan!" Kata Kushira memaksa Kakaknya mengajarinya Rasengan.
Naruto tersenyum, ia tentu saja akan melalukan hal tersebut, ia akan sedikit menggoda adik manis nya dahulu baru melatih nya. " Tidak, tou-san sudah memberi mu cara-cara nya kau harus mengikutinya dengan benar." Kata Naruto.
Wajah Kushira langsung cemberut. "Nii-chan ayolah aku juga ingin menguasai Rasengan." Kata Kushira memaksa kakaknya agar melakukan apa yang Kushira ingin kan.
Naruto berbalik, ia berjalan tapi tangannya di pegang oleh Kushira. "mau kemana kau Nii -chan? Latih aku cepat!" Kata Kushira sambil menarik kakaknya mendekat padanya.
"aku lapar, aku ingin makan ke Ichiraku." Goda Naruto kepada Kushira.
"A-apa? Baiklah aku yang traktir setelah itu kau akan melatihku agar dapat membuat Rasengan! Ingat itu kalau tidak kau akan menyesal!" Kata Kushira membuat ancaman kepada Kakaknya.
Naruto tersenyum rencana nya selalu berhasil kali ini Kushira yang membayar makanannya.
-FLASHBACK END-
Ya itu akan terjadi lagi, dimana dirinya dan Naruto berlatih bersama. Pasti nanti jika ia berlatih kembali dengan Naruto, ia pasti akan sekuat kakaknya, dan nanti ia akan berebut untuk menjadi siapa yang pantas untuk menjadi Hokage.
Menjadi Hokage adalah cita-cita mereka berdua, Kushira berambisi menjadi Hokage karena ia ingin melakukan apa yang ibunya impikan yaitu menjadi Hokage wanita pertama. Tapi karena sekarang Hokagenya adalah seorang wanita ia hanya ingin menjadi saingan terberat kakaknya untuk menjadi Hokage yang terkuat sepanjang sejarah.
Kushira tersenyum dalam keadaan berlari, Sudut mata Kushira perlahan mulai mengeluarkan cairan. Ia harus menahan air mata tersebut, ia sudah berjanji tidak akan menangis lagi. Untuk apa menangis lagi jika ia bisa melakukan sesuatu agar ia dapat mencari dan mengembalikan kembali kakaknya ke Konoha.
-Sementara itu-
Seorang pria dengan rambut pirang dan rekannya yang berambut hitam berjalan pelan karena ia sudah sampai di depan sebuah reruntuhan besar yang bernama Rouran. Minato pernah kesini, sebuah tugas yang diberikan oleh Sandaime Hokage untuk menyegel Chakra yang disebut Ryumyaku tidak membahayakan daerah sekitar dan juga tidak dimanfaatkan oleh orang-orang tidak bertanggung jawab, oleh sebab itu ia menyegel Chakra Ryumyaku yang hanya ia sendiri yang bisa melepaskan Chakra tersebut.
Sementara disaat yang sama Dreyouka dan Naruto berjalan keluar dari Rouran,.mereka berdua sudah selesai untuk mendapatkan Yonbi, sekarang ia akan ke markas selatan untuk menyegel Yonbi dan beristirahat sejenak. Tapi lain bagi Naruto, ia merasakan Chakra yang sudah ia hafal betul, ini adalah Chakra ayahnya, Minato.
Mereka berjalan semakin dekat menuju pintu besar yang berada beberapa puluh meter dari hadapan mereka berdua. Dre pun tersenyum ia sudah tau Chakra siapa yang ada dihadapannya sekarang ini.
"Naruto kau tau siapa didepan kita bukan?" Tanya Dre kepada Naruto. Naruto menoleh menatap wajah Dre dan menganggukan kepalanya. "Aku akan melawan ayahmu, kau lawan yang satu nya lagi, kau mengerti Naruto." Kata Dre kepada Naruto sambil membuka penutup mata pada mata kirinya. Naruto sudah menduga, ternyata di balik penutup mata tersebut adal Sharingan. Bukan, lebih baik itu Mangekyo Sharingan dengan 6 segitiga kecil yang melingkari pupil mata tersebut (Mangekyo Sharingan Shin).
Minato juga perlahan tapi pasti ia berjalan mendekat menuju pintu masuk Rouran. Akhirnya, ia masuk dan melihat 2 orang dari kejauhan. Overcoat Hitam, awan merah, mereka akatsuki. Dan benar saja di sebelah kanan adalah anaknya Naruto, yang rambutnya sudah panjang. Dan di sebelahnya adalah seorang yang masih belum jelas tampang rupanya.
"Berjanjilah Tou-chan, bahwa Tou-chan tidak akan bertarung dengan Nii-chan!" Kata-kata Kushira tiba-tiba muncul dibenaknya. Ya ia akan melakukan apa yang anaknya katakan. Lagi pula mana mungkin anaknya melawannya, itu tidak mungin.
Namun tiba-tiba Dre menghilang dan muncul dihadapan Minato sambil mengayunkan sebuah pedang Hitam kearah Minato. Hiro yang melihat itu langsung membuat sebuah segel tangan. "Hyoton: Tate Wari" Dan setelah itu pedang milik Dre membeku terkena perisai yang di ciptakan oleh Hiro.
Dre memutar dan menarik pedangnya dan mencoba kembali menusuk Minato. Minato segera mengambil Kunai Hiraishin dan menahan Serangan pedang tersebut dengan Kunainya. Hiro yang melihat kedua orang itu saling serang dalam jarak dekat segera mengambil sebuah Kunai. Tapi tangannya tiba-tiba dicekal dan ia melihat tiba-tiba di depannya ada seorang Naruto dihadapannya dengan Sharingan yang menyala.
"Dre aku urus yang ini!" Ucap Naruto kemudian menghilang dari hadapan Minato dan Dreyoka.
Dre tersenyum, lawan yang kali ini ia hadapi adalah seorang yang penting bagi masa lalu Dreyoka. "Kau lihat Minato, karena masa lalu mu kau membuat seorang yang benar - benar berbahaya." Ucap Dreyoka kepada Minato.
Minato terus menatap orang di hadapan nya ini. Byakugan di mata kanannya sementara di mata kirinya Sharingan yang ia yakini adalah Mangekyo Sharingan. 2 kekei genkai Konoha terdapat pada orang yang wajahnya ia kenal namun sulit untuk mengingat siapa orang tersebut.
"Siapa kau?" Tanya Minato sambil terus nenahan pedang orang dihadapannya tersebut dengan Kunai Hiraishin nya.
Dreyoka tersenyum dan menarik pedangnya lalu melompat mundur, menjauh dari Minato. "Nama ku Inazuma!"
-Sementara itu-
Naruto muncul di tempat yang dipenuhi dengan air mancur bersama dengan Hiro Wanaka. Naruto mencoba menyerang Hiro dengan tangannya yang ia aliri Dengan chakra Raiton ke arah kepala Hiro, tapi Hiro bisa menghindari serangan tersebut dengan menundukkan kepalanya. Hiro dengan keadaan tangan kiri nya yang masih di pegang oleh Naruto, menendang Naruto dengan tendangan Roundhouse kirinya, tapi Naruto menggunakan pergelangan tangan kanan nya untuk menangkis tendangan Hiro.
Tatapan Hiro melebar melihat Naruto merubah Sharingan nya menjadi sebuah kekei genkai yang hanya di miliki oleh Rikudo Sennin, Rinnegan. "Seperti nya kau sangat mahir dalam taijutsu,bagaimana kalau kita sedikit menggunakan Ninjutsu?" Kata Naruto kepada Hiro.
"Hentikan Naruto, aku tidak ingin melawan mu, hentikan! keluarga mu menginginkan kau kembali." Ujar Hiro mengingatkan Naruto betapa inginnya keluarga nya menginginkan Naruto agar kembali ke Konoha.
Naruto menaikan sebelah alisnya. "Apa maksudmu? Kau tau sendiri bagaimana aku disaat aku masih di Konoha bukan." Tanya Naruto lalu melepas cekakan tangannya pada Hiro lalu melompat mundur. "Kalau kau tak tau bagaimana kau tanya dengannya?" Ujar Naruto lalu di samping kanan nya muncul sebuah kepulan asap tebal menandakan adanya sesuatu dibalik kepulan asap tersebut.
Setelah asap tersebut mulai menghilang terlihat seseorang pria berambut pirang memakai sebuah over coat hitam dengan aksen awan merah dengan Rinnegan di kedua matanya. Hiro melebarkan matanya tidak percaya siapa yang ada dihadapannya sekarang ini. Naruto menyeringai, ini akan menjadi reuni yang sangat menyentuh sekaligus menarik.
"Nii-san?" Ucap Hiro kepada orang dihadapannya. Dia mememiliki wajah yang sama hanya saja warna rambutnya berbeda sekarang berwarna kuning dan juga mata nya sekarang menjadi Rinnegan. Dan benar saja orang di hadapan nya sekarang ini adalah kakaknya Seichi Wanaka, saingan terberat Minato Namikaze untuk menjadi Yondaime Hokage, dinyatakan menghilang saat menjalani tugas di Kirigakure bersama dengan Teamnya beberapa bulan yang lalu.
-SEMENTARA ITU-
'Trank' 'Trank'
Bunyi dari beradunya Sebuah Kunai Hiraishin dan sebuah pedang hitam dengan kecepatan sangat tinggi saling beradu. Jutsu bernama Hiraishin dan sebuah jutsu bernama Inabikari (Kilatan petir) saling beradu kecepatan super cepat.
'Trank!' Lagi-lagi kunai dan pedang beradu dan mereka berdua pun saling berhadapan langsung.
"Kau bukan dia! Inazuma-nii sudah tewas lebih dari 18 tahun yang lalu." Ucap Minato menatap orang dengan byakugan dan sharingan di kedua matanya.
Orang dihadapannya tersenyum. "Begitu lalu bagaimana aku bisa tau kalau nama ibu kita Rikami Namikaze?" Tanya Orang yang diketahui bernama Dreyoka yang sekarang mengaku bernama asli Inazuma kepada Minato.
Mata Minato melebar, hanya sedikit orang yang tau nama ibunya. "Dari mana kau tau nama ibu ku?" Teriak Minato.
"Jawabannya mudah, aku adalah kakak mu, Inazuma Namikaze." Jawaban yang di katakan oleh Dre atau Inazuma membuat badan Minato bergetar, bagaimana mungkin kakaknya yang ia tau menjalankannya misi di Iwagakure dinyatakan menghilang oleh Konoha saat perang dunia ninja ke dua akan berakhir.
Minato menyipit kan mata nya, memperhatikan penuh orang dihadapannya. Hanya beberapa orang yang tau orang tua nya terutama ibunya, karena tidak seorangpun yang tahu siapa ayahnya. Tapi jika benar orang dihadapan nya ini adalah kakaknya bagaimana ia bisa hidup, ia sudah di beritakan tewas bersama rekannya Hyuga Eiji.
Byakugan dimata kanan nya bisa jadi petunjuk bahwa orang dihadapan nya adalah kakak kandung nya. Tapi sharingan, darimana ia mendapatkan Sharingan tersebut. Klan Uchiha sudah punah dan hanya menyisakan Sasuke dan Itachi saja, dan satu orang lain yang masih memiliki Sharingan adalah anaknya Naruto Namikaze.
"Kalau itu kau, kenapa kau tidak kembali kalau ternyata kau masih hidup? Dan setelah selama ini kau muncul sebagai seorang buronan, dan lagi kau berikan partner dengan anakku. " Ujar Minato sambil terus menahan Pedang Kakaknya dengan kunai nya.
Dre menarik ujung bibirnya membentuk sebuah senyuman kecil. "Kenapa kau tanya? Aku ingin tau kenapa aku bisa mempunya Sharingan." Jawab Dre.
"Jadi semacam kau membangkitkan Sharingan mu, begitu? Lalu namamu? Kenapa kau menyamar sebagai Dreyoka? Itu yang tadi di ucapkan oleh Naruto." Tanya Minato kepada Dre.
"Ya setelah beberapa bulan setelah aku selamat dari serangan ninja iwa, aku dan Eiji berdebat, dan..
-Flashback-
"Kita harus kembali ke Konoha Inazuma!" Teriak seorang pria berumur 13 sampai 14 tahun bernama Eiji Hyuga. Pria dengan kekei genkai khas klannya yaitu Byakugan bersikeras untuk kembali ke Konoha. "Kita akan tanya pada Sandaime soal Sharingan mu." Tegas seorang Eiji.
Inazuma menggelengkan kepalanya. "Negatif, kita tidak akan kembali ke Konoha. Aku akan mencari sumber kenapa aku memiliki Sharingan ini." Tegas Inazuma dengan jalan pikiran nya.
"Terserah denganmu aku akan ke Konoha kalau kau terus bersifat keras kepala begitu." Ujar Eiji. "Aku bilang untuk yang terakhir kalinya, kau ikut atau tidak."
Inazuma memikirkan sesuatu di kepalanya, jika ia sendiri ia lebih mudah untuk mencari tau dari mana ia mendapatkan Sharingan. Tapi ia butuh sesuatu seperti Byakugan, ya ia butuh. Tapi ia tidak mungkin mengucapkan sesuatu sehingga Eiji ikut dengannya.
Dan sebuah ide gila muncul di benak nya. Tapi ide itu terlalu ekstrim, ia tidak mungkin mempunyai 3 buah mata bukan. Jika ia mencuri Byakugan Eiji, apa yang harus ia lakukan. Tapi sebuah perkataan muncul di benaknya.
-Flashback end-
"Apa maksud mu? Perkataan?" Tanya Minato tidak mengerti dengan ucapan Orang dihadapannya.
"Kau pernah mendengar kalau 'Sharingan bisa berkembang' misalnya dari satu tomoe ke 2 tomoe lalu ke 3 tomoe….
"Dan selanjutnya Mangekyo Sharingan begitu menurutmu?" Ucap Minato memotong penjelasan Inazuma. Sambil terus bersiap menyerang jika ada yang ia curigai.
"Kau pikir tidak ada pengorbanan? Segala sesuatu perlu pengorbanan. Bahkan anakmu, ia rela melakukan apapun agar menarik perhatian mu dulu Minato, semua perlu pengorbanan." Ujar Inazuma lalu menghilang dan muncul di belakang Minato sambil mengayunkan pedangnya untuk menebas leher nya.
Minato menoleh, dengan kilatan kuning ia menghilang dan muncul di atas Inazuma dan membuat bola spiral biru di tangannya dan menyerang Inazuma di punggungnya. 'Blarr' itu berhasil, namun kenapa Ia merasakan sakit pada punggungnya. Dan setelah beberapa detik ia pasti terkena sesuatu, ia yakin itu serangan tak terlihat milik Kakaknya.
-Disisi Naruto-
"Katon: Honseka."
Serangan 4 bola api sedang berwarna biru menyerang Hiro Wanaka.
Hiro yang melihat serangan datang ke arahnya tanpa sengaja melihat Posisi Naruto. Ia akan memanfaatkan jutsu kakaknya yang sudah dirombak oleh Naruto menjadi mainannya.
Hiro melompat dan membuat segel tangan. "Fuuton: Atsugai." Hiro meniup angin berkekuatan sangat kuat kearah api tersebut. Dan hasilnya adalah api tersebut mengarah ke posisi Naruto berada.
Dengan gunbai yang masih menggagur sedari tadi dipunggungnya, ia langsung mengambil dan mengayunkan Gunbainya. Hasilnya api besar tersebut menghilang dan hanya ada asap mengepul akibat sapuan Gunbai Naruto.
Naruto tersenyum. "Kau licik, aku tidak ikut campur dalam reuni kalian." ujar Naruto.
Hiro mendarat dan seketika tangan Hiro membeku dan langsung membuat segel tangan. "Hyoton: Koori senbon." Ujar Hiro sambil menembakan banyak senbon yang terbuat dari es dari ujung jarinya yang mengarah langsung menuju Naruto.
Naruto dengan mudah menghindarinya. Ia menghilang dan muncul dengan kilatan merah disamping Hiro, segera Naruto menyerang Hiro dengan tangannya yang masih di lapisi dengan chakra petir berwarna merah. Hiro mengelak tapi sudah terlambat, Naruto mengenai sisi kanan kupingnya dan itu menyebabkan telinga kanan Hiro robek terbagi menjadi 2 bagian atas dan bawah.
Sambil menahan rasa sakit Hiro melompat menjauh namun tiba-tiba di hadapanya ada Kakaknya, Seichi. Sambil menahan rasa sakit, Hiro merapal sebuah segel tangan rumit. "Hyoton: Jidai Koori." Lalu Hiro melebarkan kedua tangannya, dan selanjutnya seluruh area di tempat itu membeku diselimuti oleh es. Termasuk juga Naruto dan orang yang ada di hadapannya yaitu kakak nya.
Ini sudah berakhir, ia berjalan perlahan-lahan ke arah pintu yang membeku namun ia mendengar suara dibelakangnya. Lapisan es yang melapisi badan Naruto meleleh. Ternyata Naruto mengeluarkan Lava panas dari sekujur badannya yang membuat lapisan es meleleh. Dan juga disampingnya lapisan es pada badan kakaknya juga ikut mencair. Kakaknya menggunakan api yang sudah menjadi ciri khasnya yaitu api berwarna biru.
Tubuh mereka ber dua sudah mencair, mereka menggunakan lava cair dan api berwarna biru untuk mencairkan es yang membuat diri mereka membeku. Pria berambut pirang bermata Rinnegan mendekat, itu adalah kakaknya. Pria itu mengeluarkan besi hitam pada telapak tangannya dan menusuk dada kiri Hiro hingga tertembus.
Hiro tidak bisa berbuat banyak, ia sudah mengeluarkan banyak chakra untuk melawan mereka berdua. Ia sudah kalah, dadanya tertembus besi hitam yang berada di telapak tangan mayat kakaknya yang nampaknya di kendalikan oleh Naruto.
Besi itu menembus jantung Hiro dan memberikan efek tidak bisa menggunakan chakra untuk beberapa saat. Sesaat sebelum Hiro tewas Naruto membuat perintah untuk menghisap chakra es dari dalam diri Hiro agar Mayat dari Seichi mempunyai dua elemen yaitu api spesial ciri khas Seichi wanaka yaitu Katon(api) berwarna biru dan elemen Hyoton(es) yang menjadi elemen andalan Hiro.
Pria itu menarik keluar besi tajam berwarna hitam itu dari dada tubuh Hiro yang sudah tak bernyawa. 'Lepas' ucap Naruto dan Seichi menghilang meninggalkan asap putih pekat. Sekarang ia akan kembali ke tempat Dreyoka dan Ayahnya bertarung didekat pintu keluar.
-Inazuma V Minato-
Inazuma berdiri, Minato melihat tidak ada bekas serangannya di punggungnya, padahal tadi jelas ia mengenai punggungnya. Apakah ia terkena Rasengan yang mengenai punggung Inazuma.
Inazuma tersenyum, teknik Matanya berhasil, ini adalah teknik Mangkekyo Sharingan nya yang membalikkan serangan lawan apapun itu ke tubuh penyerang nya. Tapi ia harus tepat perhitungan kalau tidak itu bisa fatal karena serangan tersebut adalah Rasengan jutsu andalan Minato Namikaze, adiknya.
Minato menahan sakit pada punggungnya itu, ia rasa itu adalah jutsu pembalik serangan. Ya mungkin itu benar.
"Pikiran mu benar Minato, itu adalah salah satu teknik dari Mangekyo Sharingan ini. Dengan cara memperkirakan dimana kau akan menyerang ku dengan Rasengan mu, dan ternyata benar kau menyerang ku dipunggung." Ujar Inazuma menjelaskan cara kerja teknik matanya.
"Oh ya ngomong-ngomong soal Sharingan ku aku menyatukan Kedua Mangekyo Sharingan ku di satu mata Sharingan jadi aku mempunyai satu buah tempat yang bisa digunakan untuk Byakugan Eiji. " Jelas Inazuma soal Mangekyo Sharingan nya dan juga Byakugan nya.
Dan tiba-tiba Naruto muncul dihadapan Minato yang tengah duduk dengan lutut nya menahan rasa sakit pada punggungnya. Naruto langsung menendang Minato tepat pada wajah nya. Minato terpental cukup jauh akibat tendangannya.
"Kau sudah ku peringati agar tidak mencoba mencari keberadaan ku atau apapun yang ada hubungannya dengan ku Minato!" Ujar Naruto sambil berjalan mendekati Minato tersungkur.
Minato menahan rasa sakit di punggungnya berdiri. "Tidak akan Naruto, kau anakku itu adalah hal yang mustahil, bagaimana pun caranya kau harus pulang kembali ke Konoha. Kushira, ibumu dan juga aku menyesal telah melakukan kesalahan di masa lalu Naruto, jadi kembali lah." Ujar Minato memohon agar anaknya kembali ke Konoha bersama mereka kembali ke kehidupan lamanya tapi nanti mereka akan memperlakukan Naruto penuh dengan kasih sayang begitu juga dengan Kushira.
Naruto mengambil Kunai dari saku ninja di belakang nya dan mendekat ke arah Minato. 'Jraashh' Naruto menebas Dada Minato dengan kunainya. Robekan terlihat dari rompi Jounin Minato dan juga kulit sampai daging Minato juga ikut robek terkena sayatan Kunai yang di tebas oleh Naruto kedadanya.
"Kau akan Kuhabisi Tou-san." Ujar Naruto berniat menusukkan Kunai ke dada ayahnya.
Sementara Inazuma di belakang Naruto hanya melipat tangannya di depan dada nya. Melihat pertarungan, bukan ini bukan pertarungan, ini penyiksaan yang di lakukan Naruto yang berstatus sebagai anak dari orang yang di siksa yaitu Minato.
"Kalian ber dua hentikan, Deidara sudah datang, ia dan Sasori berhasil menangkap Jinchuriki Ichibi, cepat ke markas selatan, kita akan menyegel Ichibi dan juga Yonbi." Ujar seseorang melalui telepati, nampaknya itu pemimpin mereka yang memerintahkan agar pergi ke markas Selatan.
"Naruto ayo" Ujar Inazuma sambil mendekat ke arah Naruto dan memegang bahu anak dari adknya tersebut.
"Keberuntungan selalu ada pada mu Tou-san." Ujar Naruto menghilang bersama Inazuma meninggalkan kilatan berwarna merah.
Minato menahan rasa sakit di dua tempat, ia merasa sakit di punggungnya karena Inazuma membalikan serangan serangannya kepada dirinya, dan juga Naruto menebas Dada Minato hingga robek lumayan dalam. Naruto, benar-benar sudah berubah, ini adalah akibat masa lalunya dulu, lebih mengutamakan Kushira yang berstatus sebagai Jinchuriki Kyuubi dari pada Naruto.
"Dia serius" Dan terdengar suara dari dalam tubuh Minato. Dan ternyata itu adalah suara Kyuubi.
Di dalam Mindscape. "Aku tau itu" Balas Minato kepada Makhluk di hadapannya yang tengah tertidur. "Kalau kau tau, kenapa kau tidak melawan." Balas Kyuubi kepada Minato.
Minato menggerakkan kepalanya membuat sebuah gelengan kepala. " Aku tidak akan melawan anakku, itu tidak akan pernah terjadi. " Balas Minato. Kyuubi menegakkan kepalanya menatap Minato. "Kau tau anakmu saja ingin membunuhmu, ku peringati lagi, jika kau mati aku pun mati." Balas Kyuubi kepada Minato.
Minato tidak membalas, ia keluar dari Mindscape. Minato mengoleskan Darah yang ada di dada nya ke telapak tangannya dan membuat sebuah segel tangan. "Poof" terlihat ada sebuah kepulan asap. "Hey kenapa kau memangg—Astaga Minato kau kenapa?" Teriak Shima katak yang di panggil oleh Minato yang melihat Minato terluka cukup parah.
"Tak apa, aku meminta pertolonganmu untuk membawa ku ke Myobokuzan" Ujar Minato.
"Luka seperti ini, aku tidak bisa menjahit luka seperti ini Minato. Kau akan kubawa ke Konoha. " Ucap Shima kepada Minato.
"Baiklah, kalau itu menurut mu yang terbaik."
Lama aku terpisah
Dari dirinya
Sekian lama
Lama sudah berlalu
Tapi jejaknya
Tertanam selamanya
Dia selalu ada
Di dalam doa
Terselip nama
Di dalam doa
Lewat radio aku sampaikan
Kerinduan yang lama terpendam
Terus mencari biar musim berganti
Radio cerahkan hidupnya
Jika hingga nanti ku tak bisa
Menemukan hatinya
Menemukan hatinya
Menemukan hatinya lagi
Lama sudah berlalu
Tapi jejaknya
Tertanam selamanya
Dia segalanya bagiku
Dia segalanya bagiku
Apa yang terjadi jika ku gagal menemukannya.
SHEILA ON 7 ~ RADIO.
Dah Seminggu yah, waktunya Neo Namikaze Naruto Update Chapter yang ke-29. Oh ya di atas tadi ada pertarungan antara Adik vs Kakak, dan Kakak vs Adik, dan Anak Vs Ayah yah. Gmane menurut kalian Pertarungannya abal apa gmana, atau bahkan jelek? Silahkan Dijawab di Kolom Riview yak soalnya biar tau itu bagus atau gak penting banget soalnya. Dan Saya buat Inazuma di sini menjadi OC terpenting di NNN karena berperan besar bagi Shinobi Konoha khususnya. Dan juga kekuatan Rinnegan Naruto lebih kuat dari Rinnegan Pain/Nagato karena... Apa ayo bisa di tebak :p tunggu aja Chap 30 disitu Insyaallah ada jawaban nya Kok :) . Dan ada yang mau ngasih saran gak buat lagu Opening Chap 31 - 39 lagu apa aja asal bukan lagu dangdut, atau lagu alay yang banyak di TV :p dan udah pasti lagu Indonesia yak! Ditunggu Review-nya oke! Atau PM, Tweet/Mention saya di Twitter pribadi saya afdaldis !
BIARKAN SAYA TAU ISI PIKIRAN ANDA TENTANG CHAPTER INI!?
