Disclaimer: Boboiboy (c) Monsta
Warning: drable pendek, ooc, typo, dll
.
.
.
Bunyi langkah kaki terdengar menggema dan teredam di dalam ruangan kapal angkasa yang kosong. Pintu terbuka dengan suara halus dan Fang keluar dengan lihai menaiki sayap kapal, sama sekali tak canggung begitu kaki sudah berhenti merasakan gravitasi buatan kapal.
"Kau itu, diperintahkan istirahat malah keluar malam-malam begini." Seru Fang mendekati sosok yang tengah duduk dengan kepala mendongak menghadap langit berbintang tapi kedua kelopak matanya terpejam.
Tubuhnya berjengit kecil sebelum membuka mata dan menatap Fang.
"Lihat, aku yang harus direpotkan untuk mencarimu," omel Fang berlanjut. Berkacak pinggang dengan wajah kesal.
Boboiboy tertawa canggung. Tangan meraih tengkuk untuk mengusap leher, sebuah kebiasaan saat dia kikuk tapi saat tangannya menempel pada bagian belakang kepala barulah ia sadar kalau saat ini ia tengah memakai helm udara.
"Bagaimana lagi, aku tidak bisa tidur," sahutnya membalas ucapan Fang.
Fang mendengus, tanpa permisi mendudukkan dirinya di samping Boboiboy.
Keheningan menyelimuti selama beberapa menit. Fang melirik Boboiboy yang memeluk lututnya sembari menghadapkan wajah pada hamparan ruang hitam tak berbatas.
"Kalau kau mau ngomong, bilang saja," ujar Fang.
Boboiboy menoleh padanya, sedikit bingung dan terkejut.
Fang menghela napas, kaca helmnya sedikit berembun selama beberapa detik. Ketika buram pada kacanya hilang, ia kembali menolehkan wajah untuk menatap Boboiboy.
"Kau seperti sedang memendam sesuatu, dan kita sama-sama tahu kau tidak terbiasa melakukan itu," jelas Fang.
"Aku hanya..." Suara Boboiboy menelan, pemuda itu seolah berusaha keras untuk mencari kata-kata yang bisa mengungkapkan pikirannya. "Ah, entahlah... Aku hanya merasa sedikit tidak bersemangat."
Fang mendengus. Ekspresinya sedikit mencibir dikarenakan ketidak jujuran temannya tersebut..
"Memangnya kenapa kalau kau tidak bisa melakukan tugas selama beberapa minggu? Toh, kau tetap bisa kembali bertugas setelah beristirahat. Memangnya kenapa kalau keadaan saat ini sedang genting? Kau tidak perlu merasa bersalah tidak bisa menolong. Kami semua adalah prajurit yang sudah dilatih, sama bisanya menyelesaikan keadaan ini seberapa pun personil yang ada," ujar Fang panjang lebar. Ucapannya yang diisi kata-kata serius tapi ia berbicara dengan nada ringan seolah ia tahu serangan bertubi-tubi kemarin benar-benar bisa ia selesaikan.
Boboiboy menatap dalam ketertegunan. Fang berhasil mengutarakan kekhawatirannya sekaligus menjawab semua kekhawatiran tersebut. Pikiran putus asa yang bergelayut di otaknya sejak tubuhnya harus didiamkan selama beberapa waktu.
Senyum perlahan mengembang di wajah Boboiboy. Fang tidak pandai menghibur seseorang, tidak bisa melakukan sentuhan penuh hati-hati dengan tatapan mata penuh simpati dan suara lembut penuh rasa pengertian. Fang tidak bisa. Dia tidak mengenali empati yang seperti itu. Tapi terkadang dia dapat memahami seseorang dengan amat baik. Tahu apa yang harus ia ucapkan tanpa memanis-maniskan kata-kata.
Dan Boboiboy berterimakasih karenanya.
"Ah, kau benar," ucap Boboiboy tersenyum lembut.
Fang memberinya air muka jengah seolah berkata tentu dia tahu kalau dia benar, kemudian pemuda berkacamata itu berdiri. "Kalau begitu kau sudah mau kembali ke ruangan mu?" Tanyanya mengangkat sebelah alis.
Boboiboy mengangguk, mengulurkan tangan. Fang memutar mata tapi tetap menerima tangan tersebut dan menariknya berdiri sehingga mereka bisa sama-sama berjalan. Dengan beban yang lebih ringan.
Bagaimanapun, di ruang kosong angkasa, seharusnya tidak ada beban yang berarti saat gravitasi hanyalah angka kosong.
.
.
A/N:
Ini kutulis buat Valky-san yang katanya lagi kangen boifang dan juga semoga ini bisa ngasih sedikit semangat (ps: aku ga tau gimana bikin topik buat penyemangat.)
Aku udah pernah bilang kalau cuman bisa bikin drable, dan ini makan waktu lama dari waktu itu aku bilang aku bakalan nulisnya :") i'm so sorry...
Tapi aku kepikiran, kalau Fang jauh lebih baik mempertahankan mentalnya dibanding Boboiboy. Fang emang mudah kesal, dan dia bisa sedih, tapi dia nggak akan punya masalah mental breakdown. Boboiboy malah menurut ku yang bakalan punya masalah breakdown.
Well, that's just my opinion...
Thanks udah baca dan salam semangat untuk semuanya ^^
Ai19
