"Kenji-kun, bisa tolong ini?"
"Kenji, lakukan ini."
"Kenji! Tolong carikan ini!"
Helaan nafas pun keluar, jarang sekali agensi sibuk hingga bocah yang selalu ceria itu ikutan sibuk.
Maka saat semua itu selesai, yang dapat dilakukan Kenji hanyalah duduk bersandar guna melepas lelah.
Dan hal itu tak luput dari pandangan Atsushi yang duduk tak jauh dari Kenji.
.
.
.
.
Happy
By KunikidaDerai
Bungou Stray Dogs by Kafka Asagiri and Sango Harukawa
Hope enjoy!
.
.
.
.
.
"Kenji-kun, otsukare."
Mendengar suara Atsushi, Kenji pun menoleh dan tersenyum riang, "otsukare Atsushi-san."
"Kau lelah? Bagaimana kalau istirahat di cafe sebentar? Kunikida-san juga mengizinkan." Ucap Atsushi sambil ikut tersenyum, dan tentu saja dijawab anggukan oleh si pirang.
Mereka berdua pun langsung bangkit dan pergi ke cafe yang berada di lantai dasar gedung, meninggalkan anggota agensi yang tampak tepar karena tugas tadi.
"Atsushi-san tak lelah?" Kenji pun memilih untuk melewati tangga, dan Atsushi hanya mengikuti dengan pasrah.
"Sedikit, tapi rasa laparku lebih mendominasi," Atsushi terkekeh pelan dengan jawabannya, sedangkan Kenji pun ikut mengangguk mengiyakan.
Mereka pun masuk ke cafe lalu duduk di bangku yang ada, Atsushi memesan omurice, Kenji memesan katsudon. Suasana yang hening pun membuat Atsushi merasa tak enak.
"Kenji-kun?"
"Hmp?" Kenji menoleh menatap Atsushi dengan senyuman lebar.
"Etto, boleh aku tahu alasan kau ikut dengan sachou?"
Suasana kembali hening, Kenji menatap Atsushi dengan polos, yang membuat pemuda itu menjadi salah tingkah, takut pertanyaannya terlalu sensitif untuk dijawab.
"M-maaf, jika kau kebe-"
"Karena aku mau."
Jawaban yang keluar dari bibir Kenji pun membuat Atsushi mengerjab bingung.
"Mau?"
"Ya, begitulah. Saat Sachou datang ke desaku, ia terlihat mengagumkan." Ucap Kenji dengan semangat, Atsushi pun tersenyum melihat itu.
"Kunikida-kun, hari ini kau traktir aku yah?"
"Tidak akan. Kau sudah menghabiskan uangku kemarin!"
Suara dari dua orang pun merebut atensi Kenji dan Atsushi, melihat dua seniornya ikut masuk ke dalam cafe.
"Oh! Atsushi-kun, Kenji-kun!" Sapa Dazai sambil ikut duduk di samping Atsushi, sedangkan Kunikida hanya diam lalu mengambil tempat disamping Kenji.
"Makan siang?" Pertanyaan Dazai dijawab anggukan oleh Atsushi dan Kenji.
"Kunikida-san dan Dazai-san juga?" Tanya Kenji polos sambil menatap Kunikida yang mengangguk.
"Aku melewatkan jam makan siangku, tak kukira kita akan sesibuk tadi. Maaf jika kau kerepotan, Kenji." Ucap Kunikida melirik Kenji.
Kenji menggeleng lalu tersenyum lebar, "tak apa, tugasku juga membantu agensi."
Kunikida mengangguk lalu memesan makanan yang diikuti Dazai, sedangkan pesanan Atsushi dan Kenji baru saja selesai.
"Ja, kami duluan."
"Ittadakimasu!"
Dua pemuda itu pun mulai menyantap makanannya, sedangkan Kunikida sedari tadi diam memikirkan sesuatu, dan hal itu tak luput dari pandangan Dazai.
"Kunikida-kun, kau kenapa?" Tanya Dazai sambil menopang dagunya, menatap Kunikida yang duduk sedikit jauh darinya.
"Ak-"
"Ah, Kunikida-san juga disini."
"Eh, Kenji dan Atsushi juga."
"Kalian berkumpul tapi tak mengajak."
Empat orang berbeda warna rambut itu menoleh, melihat empat orang lain yang baru masuk ke dalam cafe.
"Ranpo-san, Yosano-sensei, Naomi-san, Tanizaki-san!" Seru Kenji sambil melambaikan tangan, Yosano yang melihat itupun terkekeh pelan.
"Kau seperti mengabsen kami, Kenji."
Dan hanya ditanggapi senyuman lebar oleh Kenji.
Empat orang yang baru datang itu pun duduk di bangku lain, dan mengobrol tentang hal mereka saja.
Sedangkan Kunikida tampak sedari tadi melirik Kenji lalu makanannya yang sudah ada.
Seperti, ada yang terlupakan.
"Jarang sekali yah kita berkumpul seperti ini." Ujar Dazai sambil menatap semua yang ada, membuat Kunikida terperanjat kaget walaupun tak terlihat.
"Kenji."
"Hm?" Kenji menoleh sambil mengunyah makanan yang ada dimulutnya.
"Otanjoubi Omedetou. Aku hampir lupa."
"Eh?!"
Seruan keluar dari bibir semua anggota agensi, tentu saja Kunikida, Kenji, Dazai, dan Ranpo tak termasuk.
"Kenji-kun ulang tahun?"
"Yang benar?!"
Kenji terkekeh mendengar itu, "aku juga hampir lupa kalau tak Kunikida-san ingatkan."
Mereka semua pun sweatdrop berjamaah.
"Baiklah, karena hari ini kau ulang tahun, dan Kunikida-kun lupa ..."
"Hampir lupa!"
"Hari ini kita makan-makan! Kunikida-kun yang bayar!"
"YEAAAAY!"
"OY! DAZAI!"
Seruan senang yang berbanding balik dengan suara kesal Kunikida pun menghiasi hari itu. Tapi, apa yang bisa dilakukan Kunikida saat dompetnya sudah berpindah tangan ke Dazai?
Kunikida pun menghela nafas pasrah, mana bisa ia berkata tidak saat melihat senyuman polos Kenji.
Satu hari membahagiakan pemuda yang genap 15 tahun itu, tak ada salahnya kan?
End
OTANJOUBI OMEDETOU KENJI-KUN
