"O….Oh Sehun-shi."
Deg
Deg
Deg
Apa ini ?, jantungnya berdetak dengan keras. Sekeras genderang yang menabuhkan perang. Ia melihat sosok yang terpantul dalam cermin di depanya. Dengan kemeja hitam dan rambutnya yang terlihat sedikit berantakan, sosok di depanya menyunggingkan senyum miring yang mampu menggetarkan jiwanya. Wajahnya yang rupawan hanya berjarak sejengkal jari kelingkingnya, sangat dekat batinya.
Namjoon terus menatap sepasang bola mata sewarna Ruby di depanya. Memancarkan sesuatu yang tak dimengerti oleh otaknya yang cerdas itu. Wajah yang terpantul didepanya menambahkan seringai semakin lebar saat matanya bersibobrok dengan sepasang bola mata Kim Namjoon yang melebar. Seakan matanya yang melotot itu kurang lebar. Sangat menggemaskan batin si Alpha berpuas diri dengan sosok sang calon Mate yang kini masih berada dalam dekapanya posesif.
Dibaliknya tubuh Namjoon menghadap sosok Maknae EXO itu. Namjoon yang tubuhnya dibalik secara tiba-tiba mencoba menahan tubuhnya dengan menumpukan kedua tanganya pada dada bidang sehun agar tidak bersentuhan dengan sosok yang Namjoon yakini sebagai Alpha itu. Terbukti sudah dengan sepasang mata Ruby yang menatapnya tajam. Jangan lupakan aura dominan yang menguar dari sosok Sehun. Scentnya yang berbau bagaikan wine mahal puluhan tahun yang menyengat tajam dan memabukkan juga dipadukan dengan sedikit aroma chamomile yang lembut dan menggoda membuat tubuhnya menjerit sarat akan keinginan. Namjoon tak tau dengan reaksi tubuhnya. Dia bingung dan keadaan tubuhnya saat ini tidak membantu sama sekali. Dia tak mampu berfikir dengan jernih.
Dibungkukanya tubuh sehun hingga bibirnya sejajar dengan telinga namjoon. Sedikit dimiringkanya wajahnya agar bisa melihat reaksi si calon matenya kelak.
"kau akan jadi milikku.." ucap sehun pelan. Namjoon yang mendengarnya tak bisa lagi menghentikan tubuhnya yang gemetar. Dia tak mengerti dengan situasi yang dihadapinya saat ini. "hanya tinggal menunggu tandaku muncul di tubuhmu. Dan claimku akan terlihat indah di tubuhmu…"
Najoon yang mendengar bisikan sehun mencoba mendorong tubuh alpha itu menjauh dari tubuhnya. Sehun yang tak bergerak seinci pun terpaksa membuat namjoon memundurkan tubuhnya. Dan sial baginya, kecerobohanya muncul di saat yang tidak tepat. Kini tubuhnya harus rela terjebak di antara wastafle dan tubuh sehun yang baru disadarinya sedikit lebih tinggi dari tubuhnya. Tangan sehun yang semula mendekap pinggulnya kini berpindah kesamping kanan dan kiri namjoon bertumpu pada pinggiran wastafle., mengakibatkan tubuh namjoon terkurung di antara lengan kokoh sehun.
"A….Apa maksudmu S….Sehun-Shi. Aku s…seorang Beta, jadi hal itu tak mungkin terjadi." Namjoon berkata dengan gugup. Apa-apaan ini, jika orang didepanya ini seorang yang akan menjadi matenya?, mungkinkah. Dia yakin jika ia akan di present sebagai beta nantinya. Dan pasangan antara Alpha dan Beta sangat jarang terjadi. Dia ini seorang Beta. Benarkan?.
"Beta eh?. Kita lihat saja nanti. Tunggu saja Amour." Sehun membungkukan tubuhnya hingga leher namjoon tepat berada di depan wajahnya. Dikecupnya dan digigitnya leher jenjang yang sedari tadi menggodanya. Namjoon yang mendapatkan perlakuan tiba-tiba dari sehun mencoba berontak melepaskan tubuhnya dari kungkungan sehun. Namun sehun masih betah menggigit lehernya, keadaanya saat ini juga tak banyak membantu. Perutnya yang sebelumnya mengalami keram membuat tenaga namjoon tak kuasa untuk mendorong seorang alpha yang dalam keadaan prima.
Sehun yang mencoba didorong oleh tubuh lemas namjoon menyudahi acara menggigitnya. Puas mendapati kissmark yang tercetak cantik dileher namjoon. Tandanya mulai berwarna kemerahan dan berada di daerah yang terlihat. Sehun sengaja meninggalkan tandanya pada namjoon untuk memperingati orang lain bahwa namjoon sudah dimiliki. Ia pun sengaja menempelkan aromanya pada tubuh namjoon dengan memeluknya cukup erat tadi. Jadi namjoon akan aman dan para serigala di luar sana yang tak akan mendekati namjoon karena akan mencium scent seorang Alpha dominan yang memang akan sangat tajam berkali kali lipat dibandingkan alpha biasa.
Namjoon yang tak menyadari alasan semua tindakan sehun mencoba mendorongnya sekali lagi dan tak sia-sia, karena nyatanya sehun mulai menyerah dan kesempatan ini namjoon gunakan untuk lepas dari kungkungan sehun. Namjoon mulai berlari menuju pintu dengan tergesa tanpa menengok kea rah sehun. Meninggalkan si alpha dengan seringai lebarnya menyaksikan kepergian sang calon omeganya.
"dasar bajingan sinting." Namjoon mengumpat dengan pelan. Dia berlari tanpa menengok kebelakang, Berlari menuju terdengar umpatan-umpatan lirih dari bibirnya yang jarang mengeluarkan suara kasar itu. Tagan kananya menutupi lehernya yang baru saja mendapatkan gigitah sehun dan terkadang mengusap-usapnya pelan. Tujuanya sekarang adalah mencari manager hyung. Masa bodoh dengan kenyataan ia yang baru saja mengetaui second gender seorang Oh Sehun yang seorang alpha, bukan alpha biasa melainkan seorang The alpha. ia juga akan melupakan kejaadian dimana ia ingin mengclaim namjoon menjadi miliknya.
Ia tak repot repot memikirkan membernya yang kemungkinan masih berada di dalam. Yang ia pikirkan sekarang adalah mencari manager hyung, menyeretnya pulang dan ia akan mandi dengan kembang 7 rupa. Ah ide yang brilian. Tak sia sia kau punya IQ 148 kim. Batinya bersorak kegirangan saat melihat managernya berada tepat di samping vans yang mereka naiki. Bukan hanya managernya melainkan seluruh membernya. Jackpot. Ia jadi tidak susah-susah mencari membernya kan.
Jimin yang menyadari kedatangan leadernya bersorak kegirangan memanggil hyung cerobohnya itu. Tapi tunggu kenapa hyung nya itu lari-lari. Kenapa pula dengan lehernya yang terlihat di tutupi dengan tangan kananya. Jangan lupakan pandangan hyungnya pada mereka seperti namjoon baru saja dari neraka dan sekarang bagaikan melihat surge d depan mata. Member lain juga terhera-heran saat melihatnya. Yoongi yang biasanya nampak malas itu kini menatap namjoon dengan tajam saat sosok leader itu mulai mendekati mereka. Ia mengernyit menekukkan alisnya saat mencium aroma namjoon yang tercuim berbeda.
Saat namjoon sampai dihadapanya, ia mencekal tangan namjoon dan menatapnya dengan tajam. Member yang melihatnya hanya dapat diam membisu. Sejujurnya mereka juga mencium aroma namjoon yang tercium agak lain dari biasanya, bahkan sebelumnya aromanya masih bau buah persik segar. Kini aromanya nampak jauh lebih tajam dan menusuk. Membuat jin, jimin, dan taehyung omega dalam group itu mundur tak nyaman.
"siapa yang baru saja bersamamu Kim Namjoon?." Namjoon melebarkan matanya dan diam membeku.
Sementara di lain tempat, member EXO menatap sang maknae dengan pandangan menyelidiki. Pasalnya ia pulang dengan suasana hati yang baik. Dimana aura membekunya yang biasanya ditebarkan kemana-mana itu berubah menjadi sedikit hangat. Jangan lupakan seringainya sedari tadi yang tak pernah luntur dari bibir tipisnya. Tercium pula bau buah persik yang segar dari tubuh Alpha di depan mereka ini.
Pasalnya mereka tau persis bagaimana sehun sangat benci disentuh. Dia juga menolak habis-habisan jika disuruh melakukan skinship, yang terkadang hal itu membuat presdir SM Ent uring uringan akibat ulah si maknae. Boro-boro menyentuh bahkan sebelum datang pun orang orang yang berniat menyentuhnya sudah dia depak terlebih dahulu. Bodo amat kata sehun.
Dan sekarang si tersangka ini pulang dengan scent buuah persik yang menempel di tubuhnya. Membuat member terheran-heran sekaligus penasaran dengan sosok yang membuat seorang Oh Sehun menyeringai menyeramkan seperti itu.
"jadi… sehun-a siapa ini?." Tanya Park Chanyeol.
"Hm…. Apanya?."
"baunya bodoh. Lihat scent buah persik itu menempel di mana-mana di tubuhmu. Bukanya kau tidak suka disentuh?." Tanya Beakhyun heran.
"bukan dia yang menyentuhku. Aku yang menyentuhnya." Timpal sehun cuek
"APA…"
TBC
YO!. Halo semua. Sebelumnya terima kasih atas respon yang telah kalian semua berikan. Aku tak tau bahwa cerita ini akan mendapatkan respon yang amat sangat positif. Sekali lagi makasihh semuanya.
Dan tak banyak cing cong, maaf jika chap ini pendek. Dan maaf juga jika ada typo yang nyempil dan terlewat dari pandangan saya. Maaf jika aku nggak bisa balas respon kalian satu satu. Intinya adalah… makasih buuuaaaaanyak semua. Jangan lupa kritik dan saranya lagi ya. Byeeeee.
Oh dan aku sangat menyadari bahwa chap ini sangat amat teramaaaat pendek. : )
