Masterchef
.
.
Mobil audi A8 yang dikemudikan Chanyeol berhenti di depan salah satu gedung apartemen kawasan elit gangnam-gu. Pria itu menolehkan kepalanya ke samping melirik gadis yang duduk dibangku penumpangnya kemudian memperhatikan tempat sekelilingnya yg tak asing baginya.
"Kau tinggal disini Baekhyun-ah ?" Tanyanya.
Satu detik…
Dua detik…
Tiga detik…
Dari tiga detik sampai berubah ke menit kelima Chanyeol masih tak mendapatkan jawaban. Maka ia melongo ke samping ternyata teman bicaranya sedang melamun. Lebih tepatnya tak sadarkan diri karena diantarkan pulang oleh sang idola padahal Baekhyun bawa mobilnya sendiri ngomong-ngomong.
"Baekh… " panggilnya.
Chanyeol sendiri dag dig dug der jantungan dia paling takut melihat orang melamun. Takut kesurupan katanya. Soalnya ia sendiri pernah dibuntuti makhluk tak kasat mata sampai dia terbaring sakit saking takutnya. Alay sih… Tapi siapa juga yang mau ketakutan seperti Chanyeol maka jawabannya tidak ada.
"Hei… Baekhyun," dalam hati Chanyeol sudah merapalkan banyak doa. Semoga gadis cantik itu tidak diganggu setan yang sebelumnya mengganggu dirinya. Kok author bawa-bawa aku sih… pikir Setannya.
Jari telunjuknya menoel-noel bahu Baekhyun. Gadis itu merespon dengan kerjapan mata lalu Chanyeol bisa bernafas lega.
"Baekhyun" panggilnya.
"I-ya. A-ah maafkan aku. Apa sudah sampai?" Tanyanya tanpa dosa.
"Sudah." Jawab Chanyeol sabar-sabar. "Kau tinggal di daerah ini ? Apakah kau mengenal Do Kyungsoo?"
Tentu aku mengenalnya. Aku sahabatnya dan aku tak terima dia tadi memegang lenganmu di acara Masterchef itu.
Gadis itu menggelengkan kepala dua kali. "Tidak. Aku hanya menumpang," akunya. Eh! Dia memang menumpang sih dirumah Kyungsoo. Sejenis tamu-tamu yang tidak tahu diri. Eh tidak juga kalau tidak tahu diri mungkin saja Baekhyun tak akan mau mengganti bahan-bahan pembuat kue yang tadi dia buang. Dan merapikan kekacauan yang dia buat di ruang tv dan dapur padahal bisa saja Baekhyun memanggil jasa kebersihan ruangan tapi nyatanya ia sendiri lah yang membersihkan sebab ancaman Kyungsoo sih sebetulnya.
"Menumpang ?" Chanyeol mengulangi perkataan Baekhyun. Sungguh dibuat penasaran dia.
"Hng. Aku menumpang dirumah Do Kyungsoo." Eh ! Buru-buru Baekhyun membekap mulutnya sendiri. Bodoh dia keceplosan hahahahaha….
"Menumpang dirumah Do Kyungsoo ?" Sebelah alis Chanyeol terangkat dan kerutan tampak jelas di dahi lelaki itu.
Sialan wanita itu tak pernah cerita mempunyai teman secantik dan se menggemaskan ini. Gerutu Chanyeol dalam hati.
"Hm, maafkan aku. Aku memang mengenal Kyungsoo. Dia sahabatku dan aku saat ini sedang menjadi pengangguran jadi aku menumpang tapi setelah aku mendapatkan pekerjaan mungkin aku akan pindah… " jelas Baekhyun.
"Kau sedang mencari pekerjaan Baekhyun-ah ?" Gadis itu mengangguk sebagai respon pertanyaan Chanyeol.
"Bagaimana jika kau bekerja denganku? Kebetulan aku sedang membutuhkan asisten pribadi ?" Tawaran Chanyeol tampak menggiurkan bagi Baekhyun. Siapa manusia yang tidak akan memekik senang ketika idolanya sendiri menawarkan pekerjaan menjadi asisten pribadi.
Sekali lagi aku tegaskan demi menjaga image Baekhyun harus tetap tenang dan dia perlu waktu untuk memikirkan tawaran Chanyeol. Dia sendiri tahu apa itu arti dari asisten yang mana dia harus bekerja menyiapkan semua kebutuhan dari sang idola. Menemani kemanapun Chanyeol pergi. Dan mengurus semua keperluan Chanyeol. Tawaran yang sangat menggiurkan sih tapi banyaknya tapi sampai Baekhyun bingung sendiri.
"Bagaimana kau mau ?" Tanya Chanyeol sekali lagi dia dengan sabar menunggu respon dari Baekhyun.
"Eum… boleh aku meminta waktu aku butuh untuk memikirkan tawaran mu," akhirnya gadis itu membuka suara setelah keheningan melanda di dalam mobil Chanyeol.
"Tentu boleh." Jawab Chanyeol. Dia mencoba tersenyum meski bibirnya kaku dan ingin mengumpati Baekhyun karena kesunyian nya menyiksa Chanyeol.
"Kalau begitu terima kasih Chanyeollie… sampai jumpa kembali," ucap Baekhyun. Ia memanggil Chanyeol dengan embel-embel lie di belakangnya. Mencoba lebih akrab eh! Setelahnya ia melepaskan sabuk pengaman dengan wajah merona, ah Baekhyun malu-malu kucing padahal biasanya malu-maluin Kyungsoo.
"Baekhyun-ah tunggu," cegah Chanyeol saat melihat Baekhyun akan membuka pintu.
Tangan Baekhyun yang sudah terulur ingin membuka pintu pun tertahan. Gadis itu merubah posisi yang tadi memunggungi Chanyeol kini sudah menghadap wajah tampan idola nya. "Ada apa Chanyeol-ah ~?"
Kenapa diganti lagi padahal aku lebih senang mendengarmu memanggilku Chanyeollie ugh ~ dewa batin Chanyeol memberontak di dalam sana tak terima Baekhyun kembali menambahkan ah bukang lie di belakang namanya.
"Ini… " Chanyeol menyodorkan ponselnya. Sementara Baekhyun menatap ponsel dan Chanyeol bergantian, bingung eh.
"Tolong ketik nomor ponsel mu biar aku mudah menghubungimu sewaktu-waktu. Aku membutuhkan jawabanmu ingat," Chanyeol merutuki dalam hati atas kebodohan yang satu ini. Tentu dia meminta nomor Baekhyun dengan alasan jawaban atas tawaran tadi itu sangatlah bodoh. Aslinya Chanyeol itu modus biar dia bisa menghubungi Baekhyun sewaktu rindu melanda. Hahahahaha.
"Eh! Iya… " tanggung jawab Park kau sudah membuat anak orang kikuk dan bodoh di hadapanmu.
Si mungil dengan kecepatan super menerima ponsel Chanyeol dan mengetikan beberapa digit angka di sana. Setelahnya ia mengembalikan ponsel samsung keluaran terbaru kepada sang pemilik.
"Terima kasih," jawab Chanyeol sibuk memikirkan nama kontak Baekhyun eh !
"Tidak. Aku yang harusnya berterima kasih." Cicit Baekhyun. Oh Chanyeol suka sekali mendengar suara Baekhyun yang berbicara mendayu-dayu merdu membuatnya sedikit mengantuk. "Terima Kasih Chanyeol-ah sudah menemaniku memilih bahan bahan dan mengantarkan aku pulang," eh Baek setelah ini ingatkan aku untuk kembali ke supermarket mengambil mobil ku yang masih terparkir disana ehe…
"Kita sama sama berterima kasih. Itu lucu hahahaha," kata Chanyeol sambil tertawa garing…
"Hahaha, iya iya," Baekhyun tertawa garing sambil tersenyum yang mana membuat matanya semakin menyipit menampilkan eyesmile yang terlihat jelas.
Ah… cantiknya baekhyunee-ku ! Gumaman Chanyeol.
"Sampai jumpa kembali Chanyeollie~ " setelah menutup pintu mobil Chanyeol Baekhyun bergegas masuk ke dalam gedung apartemen dengan wajah berseri-seri seperti menang undian lotre 10 milyar. Dari lantai 1 sampai lantai 7 apartemen Kyungsoo dia tak pernah menghilangkan senyuman dari wajahnya.
Dia ingin sekali memekik dan meloncat bahkan mencakar tembok pun ingin sekali. Ingin melampiaskan rasa senang yang tak mampu lagi hatinya tampung.
Maka saat ini dia berlari dari ujung lorong apartemen sampai ke pintu bernomor 614. Membuka pintu tersebut dengan kasar kemudian melempar jinjingan plastik yang sedari tadi dia bawa hingga beberapa barang berceceran di lantai.
"AAAAAAAAAAAAA AKU BERTEMU CHANYEEEOLLIEEE! I LOVEE UUUU ! SARANGHAEYO ! AKU CINTA KAMU ! " teriak Baekhyun.
Kyungsoo yang sedang meminum tehnya sampai tersedak. Poor Kyungsoo. Benarkan anak itu menggaruk-garuk tembok, bahkan sofa.
Sudah dulu ya kita biarkan Baekhyun melampiaskan rasa senangnya pada perabot rumah Kyungsoo. XD
big thank to chochohunna, chaandane ~,~
lanjut terus sebelum sibuk akhir tahun ngerjain laporan bulanan ehe, jika suka boleh tinggalkan review terima kasih author pamit kkk~
