Masterchef
.
.
Acara makan malam sudah selesai. Baekhyun juga sudah membantu Chanyeol membersihkan piring kotor bekas makan mereka tadi.
Kini, dua anak manusia berbeda gender itu berada di dalam mobil besar milik Chanyeol. Chanyeol mengemudikan mobil tersebut menuju salah satu supermarket terlengkap tak jauh dari apartemen Chanyeol.
"Kita sampai," ucap Chanyeol setelah berhasil memarkirkan mobil kesayangannya.
"Aku tidak tahu kalau pusat perbelanjaan dekat dengan apartemenmu." Sahut Baekhyun.
Gadis itu mengekori Chanyeol, jauh di depan sana Chanyeol sedang menyunggingkan senyuman. Langkah kakinya membawa Chanyeol menuju tempat troli belanja, mengambil salah satu dari beribu rangkaian troli yang ada disana.
"Kau akan belanja banyak?" Tanya Baekhyun tiba-tiba sudah berada di samping Chanyeol. Menaruh salah satu tangannya di pinggir dorongan troli.
"Eumb—sudah kubilang kebutuhan untuk seminggu." Jawab Chanyeol.
Keduanya berkeliling, Baekhyun tidak banyak bergerak, dia hanya mengekori Chanyeol yang sibuk memilih bahan-bahan yang ia butuhkan.
"Baek kau suka mangga atau melon?" Langkah Chanyeol terhenti di tempat buah-buahan.
Matanya berbinar melihat buah mangga dan melon tampak menggiurkan.
"Aku lebih suka stoberi—" kekeh Baekhyun setelah mengatakannya.
"Ah ya—aku lupa. Kau itu maniak stoberi." Sahut Chanyeol.
Lalu lelaki itu memasukkan dua sampai tiga buah mangga ke dalam plastik, ia juga menaruh satu buah melon ke dalam troli. Chanyeol juga tak lupa mengambil dua pack stoberi untuk Baekhyun.
"Ini untukmu, aku yang traktir" kata Chanyeol saat menaruh dua pack itu dengan hati-hati ke dalam troli belanja mereka yang sudah penuh.
Baekhyun menatap stoberi itu dengan mata berbinar.
"Terima kasih Chanyeol-ssi," ucap Baekhyun sambil tersenyum hingga matanya menghilang.
"Cahh… ayo kita ke kasir." Ajak Chanyeol pada Baekhyun.
"Eumb, kajja…."
.
.
.
Baekhyun berdiri di tengah rak. Gadis itu tengah sibuk mengabadikan momen sang idola.
"Apa yang sedang kau lakukan Baekhyun?" Tanya Chanyeol ketika menyadari ada kamera ponsel Baekhyun mengarah kepadanya.
"Aku sedang mengabadikan momen berbelanja bersama Park Chanyeol." Ucap Baekhyun diselingi kekehan khas gadis itu.
"Baiklah—kalau begitu aku akan melakukan moonwalk. Kau boleh merekamnya."
"Benarkah?"
"Tentu."
"Tunggu sebentar aku bersiap dahulu." Kata Baekhyun.
Gadis itu mulai masuk ke dalam mode kamera, memposisikan ponselnya horizontal.
"Cah bisa kita mulai Chanyeol-ssi?" Tanya Baekhyun.
"Tentu."
Chanyeol berjalan mundur seperti tarian terkenal Michael jackson sambil membawa troli belanjanya. Mata Baekhyun berbinar menatap sosok sang idola dari layar ponselnya. Aigoo… bolehkah aku berteriak sekarang? Meloncat-loncat? Batin Baekhyun berkata sehingga ia tak sadar kalau saat ini ia sedang tersenyum layaknya orang idiot.
"Bagaimana hasilnya?" Chanyeol yang penasaran pun mendekati Baekhyun.
"Bagus. Bolehkah rekaman ini untukku?" Baekhyun berkata penuh harap.
"Tentu saja. Ah—aku akan melakukannya sekali lagi." Chanyeol bersiap bersama trolinya.
Pria berusia 27 tahun itu mendorong troli dengan semangat. Menumpukan berat badannya pada kedua tangan yang menggenggam kuat besii troli sehingga tubuhnya terangkat naik.
"Whoa~ hahahaha," seru Baekhyun senang.
Sambil menyelam minum air.
"Sudah… sudah… mari kita ke kasir. Ini sudah malam, tak baik untuk anak gadis secantik dirimu pulang larut malam." Kata Chanyeol.
Pria itu lantas mendorong trolinya menuju kasir, tanda berakhirnya acara berbelanja malam ini.
.
.
.
"Baekhyunee~ kau datang naik apa?" Tanya chanyeol dengan mata masih fokus ke depan.
"Naik taxi," jawab Baekhyun.
"Kalau begitu langsung saja aku antar kau pulang nde~" tawar Chanyeol.
"Eh tidak usah nanti merepotkan Chanyeol~ssi." Padahal sih aku mau diantar pulang sama pangeran tampan.
"Tidak! Aku tidak menerima penolakan Baekhyunee~." Ya, Chanyeol memang suka memaksa, tapi kalo yang dipaksa pun senang yang lain bisa apa? XD
"Oke… oke,"
Chanyeol memutar kembali mobil yang sudah hampir sampai ke apartemennya. Tak mungkin kan ia membiarkan Baekhyun pulang sendirian nanti kalau kenapa-kenapa bisa gawat kena amukan pinguin kutub.
Jarak tempuh antara apartemen Chanyeol dan apartemen Kyungsoo memakan waktu sekitar dua puluh menit. Jam sudah menunjukan pukul sembilan lewat tiga puluh malam. Baekhyun juga sudah tidak bisa menahan kantuknya lagi, gadis itu sudah jatuh ke alam mimpi sejak Chanyeol memutar arah tujuannya.
Sesekali mata Chanyeol melirik Baekhyun, ia tersenyum ketika mobil yang dikemudikan sudah sampai di kawasan apartemen Kyungsoo. Pria itu merogoh ponselnya, menyalakan mode kamera lalu memotret dirinya bersama gadis yang sedang tidur nyenyak di dalam mobilnya.
"Ugh… kau cantik Baekhyun. Dan aku menyukaimu," katanya sambil menatap layar ponsel yang menampilkan potret dirinya dengan Baekhyun.
"Aku jatuh cinta pada pandangan pertama." Sambungnya lagi.
"Lalu mari kita bangunkan tuan putri yang hobi tidur di mobil pria~ untung saja prianya itu aku! Aku tampan dan juga baik hati," monolognya lagi.
Pelan-pelan Chanyeol memiringkan tubuhnya menghadap Baekhyun, pelan-pelan juga ia meletakkan tangannya di kepala Baekhyun, mengelus pelan kepala gadis itu dan berharap sang gadis cepat sadarkan diri dari alam mimpi.
"Baekhyun… sayang," eh—
"Hm… lima menit lagi." Jawabnya.
Chanyeol tersenyum, pelan-pelan tapi pasti lelaki itu mendekatkan wajahnya pada pipi Chubby Baekhyun. Kemudian mengecup pipi lembut seperti mochi itu dengan gemas.
CHUP!
CHUP!
CHUP!
tiga kecupan Baekhyun terima. Dan itu berhasil membuat mata gadis itu terbuka lebar-lebar.
"Aigooo…. Menggemaskan!" Kekeh Chanyeol ketika menyadari perubahan raut wajah Baekhyun serta kedua pipinya yang merona merah seperti kepiting rebus.
"Heheheheheheheheheehe!"
"MAAFKAN AKU TIDUR HINGGA TIDAK MENYADARI KALAU KITA SUDAH SAMPAI—TERIMA KASIH CHANYEOL~SSI SUDAH MENGANTARKU PULANG~ EH KALAU BEGITU AKU PULANG DULU, TERIMA KASIH~ SAMPAI JUMPA BESOK~ EH SELAMAT MALAM~"
BLAM!
Gadis itu berlari masuk ke dalam gedung apartemen Kyungsoo. Sementara itu Chanyeol masih terdiam bak patung pajangan di etalase mall. Tapi detik berikutnya ia tersenyum bak orang gila.
.
.
.
.
.
Guys! Tetap di dalam rumah ya~ patuhi perintah dari bapak presiden;) btw masih ada yg nungguin masterchef gak ya hehehehe, besok aku masuk kerja setelah 9 hari dirumahkan. Buat kalian yang gak perlu-perlu amat jangan keluar rumah ya, di dalam aja kali bisa tambah putih kayak jongin:)
