Chapter 4: Sesuatu Yang Baru

(Dalam Rumah Kediaman Hirasawa)

Ketika masuk rumah. Yui hanya menatap sekitar. Semua tampak baru. Baginya, saat ini adalah kali pertama ia masuk ke rumahnya sendiri

.

"Jadi seperti ini rumahku" ucap Yui antusias

.

"Aku akan memasak makan malam, silahkan duduk" ucap Ui setelah manaruh tas dan gitar Yui dan langsung masuk ke dapur

.

Kini, tinggal Yui dan Nodoka bedua terduduk di dalam kotatsu

.

"Manabe-san. Apa kau tinggal di sini juga?" ucap Yui

.

"Tentu saja tidak. Tapi kita ini bertetangga"

.

"Begitu ya"

.

"Ngomong-ngomong, bolehkan aku memanggilmu Yui?".

.

"Ehh? Umm, kurasa tidak apa"

.

"Baiklah Yui, kamu tidak ingin memanggilku Nodoka-chan?"

.

"Entahlah, kau yakin?" tanya Yui pada Nodoka

.

"Tentu saja. Bahkan biasanya kamu memanggil orang lain dengan namanya langsung"

.

"Begitu kah? Baiklah.. Nodoka-chan?" ucap Yui

.

"Yup, begitu" ucap Nodoka tersenyum. 'Tidak hanya ingatannya yang hilang. Apa kepribadiannya ikut berubah?' Nodoka membatin bertanya-tanya

.

"Nodoka-chan, ketika di UKS sekolah, aku bertemu 3 orang lainnya, apa kau kenal mereka?"

.

"Ahhh, mereka itu teman satu klub mu. Yang berambut pendek adalah Tainaka Ritsu, yang berambut hitam panjang bernama Akiyama Mio, dan yang berambut kuning bergelombang adalah Kotobuki Tsumugi" jelas Nodoka pandang lebar. "Tahun lalu kamu memutuskan untuk masuk ke klub K-On, dan sekarang memegang posisi sebagai gitaris dan vokal utama band" ucap Nodoka sambil menatap gitar yang ditinggal Ui

.

Pandangan Yui beralih mengikuti Nodoka. "Itu gitarku?" Tanya Yui

.

"Iya, dulu kamu membelinya bersama mereka dengan kerja sampingan"

.

"Ooohh..". Lalu Yui membuka tas gitarnya dan berusaha memainkannya. "Aku tidak mengerti bagaimana, kurasa aku melupakan bagaimana caranya bermain gitar." Lalu ia menaruhnya kembali ke dalam tasnya.

.

"Tidak apa, aku yakin mereka akan mengerti" ucap Nodoka

.

Terdengar suara langkah mendekat kemari. Itu adalah Ui yang membawa makanan untuk mereka santap bersama. Setelah menatanya mereka mulai makan bersama

.

"Itadakimasu"

.

Selama makan, suasananya hening. Biasanya Yui sesekali akan berbicara dan membuat Ui menegurnya atau wajahnya kotor dan Nodoka membersihkannya. Namun sekarang tidak, Yui makan dengan tenang.

.

"Terima kasih makanannya" ucap mereka bersamaan

.

Ui kemudian menaruh piring dan mangkuk ke atas nambah untuk mencucinya. Namun mengejutkan, Yui berdiri dan mengambil nampan dari tangan adiknya

.

"Hirasawa-chan, biar aku yang mencucinya. Terima kasih telah membuatkan kami makanan"

.

"Ehh, onee-chan tidak perlu repot-repot"

.

"Tak apa tak apa" Yui segera menuju wastafel untuk mencuci alat makan mereka

.

"Nodoka-chan, ada apa dengan onee-chan?" tanya Ui pada Nodoka

.

"Entahlah, kurasa tidak hanya ingatannya hilang, tetapi sikapnya juga berubah"

.

"Seperti itu ya.. Baiklah aku mengerti"

.

Hening sejenak

.

"Ui, boleh aku menginap disini malam ini? Aku sudah izin dengan orangtuaku"

.

"Eh, Nodoka-chan mau menginap? Besok kita sekolah, apa tidak apa-apa?"

.

"Aku bisa pulang dan pergi kesini kapanpun, kau lupa kita bertetangga?"

.

"Eh, iya. Baiklah jika begitu, aku akan siapkan futon untukmu"

.

"Hn, terima kasih. Ngomong-ngomong Ui-chan, jangan terlalu mengkhawatirkan Yui sampai kau lupa dengan dirimu sendiri"

.

"Ah, benar. Terima kasih sarannya Nodoka-chan"

.

"Sama-sama"

.

Terdengar suara langkah kaki mendekat. Yui telah selesai mencuci alat makan mereka

.

"Onee-chan, terima kasih telah mencuci piringnya'

.

"Hirasawa-chan terlalu berlebihan, aku hanya mencuci piring"

.

"Yui, tidak keberatan aku menginap malam ini?" Nodoka bertanya

.

"Jika Hirasawa-chan setuju, aku pun juga"

.

"Onee-chan, panggil aku Ui"

.

"Baiklah, Ui" Yui menatap Ui dengan bingung

.

"Yup, aku Ui adikmu. Aku akan menyiapkan futon untuk Nodoka-chan" Ui pergi lagi menyiapkan futom. Tak lama kemudian. Ui datang membawa futon

.

"Nodoka-chan mau tidur dimana? Tanya Ui

.

"Yui, dikamarmu boleh?"

.

"Tidak apa kurasa"

.

Nodoka mengira Yui tidak akan memperbolehkannya tidur dalam satu ruangan dengannya. Tapi karena itu tidak terjadi ia jadi sedikit lega. Setelah kehilangan ingatan dan kepribadian Yui berubah, Nodoka jadi sedikit berhati-hati dengan Yui

.

'"Onee-chan, mari aku tunjukkan kamar mandinya". Lalu Ui berjalan menuju kamar mandi diikuti oleh Yui

.

"Handuknya ada di dalam ya onee-chan, lalu bajunya akan kusiapkan"

.

"Ah, Ui, kamu sudah berbuat banyak untukku. Tolong beritahu saja dimana kamarku, setidaknya kamu tidak perlu repot-repot sekarang"

.

Lalu Ui memberitahu lokasi kamarnya Yui

.

"...ada tulisan kamar Yui di depan pintu" diakhir perjelasan Ui

.

"Baiklah, terima kasih" lalu Yui masuk ke kamar mandi

.

*TIME SKIP*

.

Setelah Yui selesai mengganti perban lukanya, mandi dan ganti baju, ia masuk kekamarnya diikuti Nodoka. Dan Ui memutuskan untuk tidak tidur bersama kakaknya karena ia merasa keberadaan Nodoka sudah cukup. Menurutnya, dihadapan kakaknya yang kehilangan ingatan, baik Nodoka atau Ui tidak ada bedanya

.

Di kamar Yui, sebelum tidur Nodoka menyarankan agar Yui libur terlebih dahulu. Tapi ia menolaknya, ia merasa tidak enak jika tidak sekolah. Nodoka tidak menentang keputusan Yui

.

'Sekolah mungkin akan membantu memulihkan ingatannya'. Saat hendak tidur, ponsel Nodoka menyala, terlihat pesan dari Mio yang mengkhawatirkan keadaan Yui. Tak lama setelah itu muncul dua pesan masuk dari Ritsu dan Mugi, mengkhawatirkan hal yang sama. Nodoka membals pesan-pesan tersebut, menjelaskan keadaan Yui di rumah.

.

"Nodoka-chan? Itu pesan dari orangtuamu? Mungkin sebaiknya kamu tidak menginap?"

.

Nodoka mendapati Yui menatap kearahnya dengan cemas. "Tidak, ini pesan dari teman-teman klubmu, mereka mengkhawatirkan dirimu. Lagi pula aku sudah izin pada orangtuaku jika aku menginap hari ini" jelas Nodoka

.

"Begitu ya, Oh iya, Nodoka mengapa menginap di rumahku? Apa memang sudah menjadi hal biasa bagi kita?"

.

"Pertama, aku mengkhawatirkanmu, jadi aku menginap disni berjaga-jaga bila terjadi sesuatu, selanjutnya, rumah kita dekat, aku bisa pulang kapanpun aku ingin pulang"

.

"Baiklah Nodoka-chan. Oyasuminasai"

.

"Oyasumi Yui". Lalu mereka berdua terlelap

.

*TIME SKIP, TENGAH MALAM*

.

Yui terbangun dari tidurnya. Ia berjalan keluar perlahan agar Nodoka tidak terbangun, menuju dapur dan mengambil segelas air lalu berjalan menuju kotatsu untuk minum

.

"Kepalaku pusing..." Yui mengusap kepalanya

.

Dalam kesendirian, Yui merenungi dirinya. "Nodoka-chan dan Ui sangat menyayangi diriku ya. Bahkan aku memiliki teman yang baik sekali di sekolah. Aku telah banyak merepotkan mereka, aku akan berjuang di klub besok. Aku akan memberi hadiah untuk mereka semua besok, termasuk Nodoka-chan dan Ui"

.

Dug dug dug. Yu mendengar suara derap kaki. Ia berbalik dan mendapati Nodoka

. .

"Nodoka-chan? Gomen.. Apa aku membangunkanmu?"

.

Nodoka menggeleng, "Tidak.. Tidak.. Aku memang kadang terbangun tengah malam. Namun aku tidak melihat dirimu tadi. Lalu aku keluar mencarimu" Nodoka menjelaskan keadaannya dan kemudian duduk disamping Yui. "Ada apa Yui? Tidak enak badan?" tanya Nodoka

.

Yui menggeleng. "Tidak aku sehat kok..."

.

Kemudian Yui melanjutkan kalimatnya. "Nodoka-chan.. seperti apa diriku sebelum aku kehilangan ingatan?"

.

"Kau yakin ingin mendengarnya? Ini akan membuatmu sangat terkejut" Nodoka memperingatkan Yui. 'Entah apa yang akan terjadi jika aku memberi tahu jika dirinya sekarang bertentangan dengan sifat aslinya' batin Nodoka. Tapi meski begitu ia bertekad menyampaikannya secara jujur, karena menurutnya itu yang terbaik

.

Yui mengangguk yakin. "Aku yakin Nodoka-chan, onegaisimasu"

.

Lalu Nodoka menceritakan seperti apa dirinya dari pandangan Nodoka, sifat, kebiasaan, apa yang dilakukan

.

"Benarkan aku begitu?" tanya Yui tidak percaya

.

"Memang begitu, lalu apa yang akan kau lakukan?" tanya Nodoka

.

"Pertama, aku ucapkan terima kasih karena telah memperhatikanku selama ini"

.

"Sama-sama" jawan Nodoka

.

"Nodoka-chan, mulai sekarang kamu tidak perlu khawatir lagi" ucap Yui yakin

.

"Eh? Iya.. baiklah Yui" Jawab Nodoka dengan ragu. 'Sampai kapan sifatnya akan bertahan? Mungkin sampai ingatannya kembali' batin Nodoka, terkekeh

.

"Nani? Nodoka-chan? Kenapa kau tertawa? Tanya Yui

.

"Gomen-gomen, tidak apa". 'Mungkin setelah ini aku akan sedikit kesepian' natin Nodoka. "Baiklah, aku akan kembali tidur Yui." Lalu Nodoka beranjak dan kembali ke kamarnya Yui

.

"Baiklah,aku akan disini sebentar lagi" jawabnya.