Book on the Handcart, You on the Heart

Pairing: Chanyeol x Baekhyun [Chanbaek]

Disclaimer: The casts aren't mine. God has them all and god bless us all.

Warning: Boys Love jadi hati-hati.

.


Selepas kuliah, Park Chanyeol yang notabene lulusan Universitas Kyunghee jurusan linguistik punya problema hidup yang sama dengan teman-teman seusianya. Kata 'pekerjaan' menjadi sesuatu yang amat sensitif dan mudah menyinggung perasaan. Ia cukup tahu sebenarnya kontrol diri dan kecerdasan emosinya tergolong baik, tapi desakan dari berbagai pihak membuatnya cukup kagok dan merasa bahwa ketidakpastian masa depan begitu menakutkan.

Tapi tetua bijak mengatakan bahwa melihat ke belakang tidak ada manfaatnya. Alih-alih merutuki nasib yang tidak kunjung berbaik hati, ia memilih untuk mencari pekerjaan. Bekerja atau membuka kedai makanan adalah opsi utama—ia suka berhubungan dengan orang-orang. Kemampuan masaknya pun bisa dibilang cukup baik. Bisa juga di bagian turisme—sesuatu seperti agen perjalanan, misalnya? Chanyeol suka sekali jalan-jalan ke tempat baru dan ia dikenal oleh teman-temannya sebagai pemberi rekomendasi yang baik.

Atau opsi terakhir, di toko buku. Di antara kedua orangtuanya yang bergelimang harta, ia cukup bersyukur mereka membesarkan Chanyeol dalam lingkungan yang kondusif dan mencintai buku. Ini menjadi pekerjaan impiannya—sesuatu yang sederhana dan tidak muluk-muluk.

Hmm…atau mungkin yang lebih epik lagi—bagaimana kalau ketiganya sekaligus?

.


"Aku benar-benar dibunuh secara perlahan-lahan oleh mereka."

Kalimat dramatis itu berkali-kali meluncur mulus dari mulut Baekhyun selama beberapa hari terakhir. Project yang ia kerjakan secara individu tidak berjalan mulus, dan parahnya, ia baru berhenti di tahap kajian pustaka.

Bukannya ia tidak bekerja keras—sungguh, ia merasa kerjanya lebih keras dari teman-teman seangkatannya. Tapi tema yang ia pilih agak terlalu sulit dan menantang. Mengapa pula ia harus memilih tema itu? Bimbel dan kebahagiaan jelas-jelas dua topik yang tidak bisa disatukan. Semua orang nelangsa ketika belajar di sekolah, apalagi drill soal ketika di bimbel. Bahkan si pemikir topik juga merasakan hal yang sama. Tapi tidakkah itu sesuatu yang ideal?

Sayangnya, kegigihannya semakin tidak didukung oleh semesta berkat kurangnya literatur yang ia peroleh dari irisan dua hal di atas. Tiga kali ini Baekhyun bersungut-sungut keluar dari ruangan profesornya karena beliau merasa apa yang ditulis Baekhyun kurang kolaboratif dan elaboratif. Yang beanr saja, dengus Baekhyun. Meskipun begitu, dalam hati ia setuju. Agak kurang ajar dan tidak tahu diri kalau mengatakan karyanya layak dipublikasikan.

"Masih menghadapi masalah yang sama?"

Adalah suara Joonmyun yang menahannya untuk tidak mengumpat lebih jauh. Ia mengangguk lemah, tatapannya kosong menatap dedaunan yang gugur di depannya. Taman kampus menyajikan pemandangan yang semenakjubkan ini—tapi kenapa hatinya sedang dalam keadaan nestapa?

"Coba deh lihat-lihat buku di peachybookstore. Bukunya keren-keren."

Baekhyun masih tampak tak tertarik. "Apa bedanya dengan toko buku Greenmedia?"

"Dia menjual buku bekas via daring. Kau harus cek sendiri, cepat," Joonmyun menyenggol lengan Baekhyun. "Serius deh, mulai hari ini dia bakalan memposting katalog baru. Kau harus rebutan dengan orang lain."

Mata Baekhyun menyipit, masih terlihat ragu. Apa diam-diam ada arwah yang menyedot energi positifnya ya hingga ia bisa kehilangan semangat sampai seperti ini? Tapi arwah itu sepertinya masih kalah dengan Joonmyun yang terus mendelik dan memaksanya untuk membuka instagram. Ia berakhir membuka aplikasi boros kuota itu.

Tidak sampai semenit—

"WOWOWOWOW, coba lihat koleksi ini!"

Itu suara Baekhyun, baru saja menemukan surga dunia setelah sekian lama.

.


byunbee

Selamat malam kak, buku Education and Happiness masih ada kan?

peachybookstore

Masih, kak. Kakak orang pertama yang chat lho :)

byunbee

Ya soalnya Kakak mulai terima order jam 12 malam, coba kalau pagi, saya malah tidur :(

Saya mau itu satu dong kak

Ada diskon orang pertama yang chat nggak?

peachybookstore

Aduh kak, sementara ini dikasih apresiasi dulu ya~

Besok-besok kalau pesan lagi deh

byunbee

Yaaah kirain :(

peachybookstore

Hehehe

Sudah satu buku itu? Atau ada lagi Kak?

byunbee

Tunggu kak, saya lihat-lihat dulu

Eh kak mau Optimistic Child juga!

peachybookstore

Wah kak baru aja ada yang pesan kalau buku itu

byunbee

LHO

Yah kakaknya sih ngajak saya chattingan-_-

peachybookstore

LHO

Haha

Yasudah, kakaknya lihat-lihat dulu aja

byunbee

Mau buku Psychology Learning-nya Harvard juga dong kak

peachybookstore

Masih ada, Kak, yang itu, aku simpankan yaa

byunbee

Tambah lagi kak, yang Adolescence Edu

peachybookstore

Wah itu udah diambil orang juga kak

byunbee

Bukunya Timothy Walker?

peachybookstore

Ada kak

Eh maaf, ternyata barusan ada yang pesan itu duluan sebelum kakak, saya baru baca

byunbee

-.-

Laris amat kak

peachybookstore

Hehehehe :")

Kak Byun Baekhyun juga bantu ngelarisin kan

byunbee

Haha

Yaudah pesen itu aja deh, bisa dikirim kapan Kak?

peachybookstore

Kakak domisili di mana?

byunbee

Saya asli Bucheon, tapi lagi kuliah di Seoul nih kak

Di Kyunghee

peachybookstore

Oh? Saya juga baru lulus dari sana.

Atau mau COD ambil langsung saja kak? Besok saya ke Kafe Dream

byunbee

Wah boleh kak! Jam 4 gitu gimana?

peachybookstore

Siap kak. 13.200 won ya.

byunbee

Oke siap!

peachybookstore

Sip kak, tidur gih kak sudah malam hehe

.


Kafe Dream tidak pernah menjadi langganan Chanyeol.

Selain karena harganya membuat uang bulanannya megap-megap, ia juga lebih suka nongkrong di area Hongdae yang penuh dengan penyanyi jalanan. Suasananya lebih asyik—sebenarnya juga alibi karena harganya jauh lebih murah di sana. Dirinya baru mulai sering ke kafe ini ketika melayani beberapa pembeli buku yang ingin membayar secara langsung.

Termasuk hari ini contohnya.

Tercatat ada empat pelanggan yang hendak bertemu dengannya hari ini. Ada Gong Minji (pelanggannya sejak beberapa bulan lalu), Lee Sunbin (juniornya di jurusan linguistik), Choi Minho (ini adalah kali kedua cowok itu membeli), serta cowok bernama Byun Baekhyun yang tidak ia kenal karena baru sekali ini membeli buku di tempatnya.

Ia cukup senang karena mereka berjanji untuk mengambil buku di jam yang berdekatan. Dimulai dari Minho yang mengambil jam setengah dua hingga diakhiri oleh Baekhyun yang membuat reservasi di jam empat. Setidaknya ia tidak perlu nongkrong lama-lama di sini. Meskipun suasananya nyaman, tapi pendingin ruangannya bekerja terlalu baik. Untung hari ini Chanyeol tidak lupa bawa jaket.

"Emm—kak penjual buku?"

"Eh…halo?" Chanyeol menyapa dan melebarkan matanya. Di hadapannya ada cowok berambut hitam pekat dengan kaos kedodoran yang menunjukkan ekspresi bingung. Seharusnya ia adalah pembelinya dengan nama Byun Baekhyun—karena tinggal cowok itu yang belum mengambil buku.

Ia tidak bisa benar-benar mengidentifikasi karena foto profilnya di instagram adalah langit. Maka Chanyeol memutuskan untuk mengonfirmasi. "Byun Baekhyun?"

"Ah, benar ternyata!" Cowok di hadapannya kelihatan lega. Ia mengambil kursi di seberang Chanyeol dan tersenyum lebar. "Aku ke sini untuk mengambil buku."

Chanyeol mengambil buku dari tasnya, memberikan bonus senyum termanisnya. Tentu saja lesung pipitnya harus tampil untuk alasan yang bagus. Satu, karena lelaki bernama Byun Baekhyun di hadapannya adalah pembeli baru. Dua, cowok itu memesan tepat jam dua belas malam, Chanyeol geli sekaligus mengapresiasi kegigihannya. Tiga, ehm, Baekhyun manis juga. Sangat manis malah.

"Kuliah jurusan apa?"

"Jurusan edukasi. Kakak dulu jurusan apa?"

"Aku linguistik." Senyum itu dikendurkan—jangan sampai Chanyeol terlihat seperti orang idiot. "Ini ya, bukunya. Ada dua 'kan?"

Wajah cowok di hadapannya semakin berbinar melihat dua buku yang Chanyeol serahkan. Mendadak ia merasa menjadi orang paling penting sedunia.

"Ini ya, Kak. Ada uang pas nih, 13.200 won."

"Wah, siap. Jangan lupa beli lagi, ya."

Byun baekhyun tersenyum manis. "Pasti, Kak. Bisa COD terus 'kan?"

Ups. Ini cuma perasaannya atau memang bukan cuma usaha satu pihak saja? Jujur saja. Chanyeol tidak pernah merasa sesenang ini menjadi seorang penjual buku.

.


byunbee

Lho, Kak Chanyeol, malam ini nggak ada buku terbaru?

peachybookstore

Tiap hari Senin malam, Baekhyun :)

Sabar ya, masih lima hari lagi~

byunbee

Oooh

Padahal udah dibela-belain begadang.

peachybookstore

Mau beli buku lagi? Yang kemarin udah selesai dibaca?

byunbee

Udah dong!

peachybookstore

Hah? Beneran? Gimana caranya selesai dua buku sehari?

byunbee

Udah selesai baca kata pengantarnya hehehehehe

peachybookstore

-.-

byunbee

Tanggung jawab kak udah bela-belain begadang nih!

peachybookstore

Tapi besok ada yang janjian di taman universitas

;)

byunbee

Oh?

peachybookstore

Kalau misal mau datang aja sih ;)

byunbee

Ehehehehehehehehehehehe

Nah gini kan bisa hemat duit

peachybookstore

?

byunbee

Modusnya ekonomis :3

Udah malam, tidur dulu ya kak hehehehe

.


The End


Hahahahahah maaf banget tiba-tiba tertarik buat cerita yang puendeknya bukan main.

Terinspirasi dari toko buku online di instagramkarena bener-bener murah dan udah jadi pelanggan di sana.

Jadilah disertai sesi chanbaek is uwu uwu.

Tenkiu yang udah bacaaa!

cheers~