Selama didalam Mobil tidak ada pembicaraan antara dua anak manusia ini, Sehun yang daritadi hanya melirik lirik luhan tidak tau ingin bicara apa, ini aneh tidak biasanya seorang Oh Sehun gugup di depan seorang gadis.

"Hai Sehun" Akhirnya Luhan duluan membuka suara

Sehun terkejut karena sapaan Luhan, sebenarnya bukan hanya karena Luhan menyapanya duluan tapi juga karena cara gadis ini menyapanya dengan senyuman manisnya dan Tunggu dulu darimana dia tau namaku?

"Eh.. H-hai juga" Balas Sehun Gugup. Ayolah kenapa aku jadi begini? Batin nya

Luhan yang melihat sehun gugup sedikit tertawa karena menurutnya Wajah Sehun lucu saat gugup tadi

"kenapa kau tertawa?apa yang lucu?" Sehun dengan nada tidak sukanya yang sedikit gugup

"Wajah Sehunie Lucu" Luhan yang masih tertawa

Apa?? Sehunie?

"Eh... Lucu ya hehe" Sehun mulai tersenyum pada Luhan, entah kenapa rasa gugupnya mulai berkurang

"Boleh aku tau nama mu siapa?"

"Oh iya aku lupa, Namaku Xi Luhan dan aku berasal dari china"

Akhirnya merekapun saling berkenalan,Sehun tak henti-hentinya tersenyum ke Luhan begitupun dengan Luhan dia daritadi terus tersenyum ke Sehun.

"Oh iya Luhan,darimana kau tau nama ku? Perasaan kita belum kenalan sebelumnya" Tanya sehun penasaran

"oh itu tadi, Kyungie dan Baekhyun yang memberitahuku" jawab Luhan

"Oh begitu... Eum... Luhan"

"Iya?"

"K-kau lapar? " Ya tuhan ada apa dengan sehun sekarang, dia benar benar tidak bisa mengontrol rasa gugupnya ini.

"Sebenarnya iya, kalau sehunie tidak keberatan ,apa boleh kita singgah makan dulu? " Ajak Luhan sambil memberikan senyum manisnya yang membuat hati sehun berdebar gila sekarang.

"Tentu kenapa t-tidak bukan" Sehun tersenyum kepada Luhan

"Katakan kau ingin makan apa?"

"Terserah sehunie saja aku hanya mengikuti kemauan sehun"

"Okay, di depan sana ada Restoran kesukaan ku nanti kita makan disana saja"

"Eum! Gomawo Sehun"

*Disisi Lain

"YAKKK!!! BERHENTI MENARIKKU BODOH!"

Teriak Gadis mungil bermata bulat itu pada Pria kulit tan di depannya

"Baik, aku berhenti menarikmu tapi kau harus pulang bersamaku" Pintah Kai pada kyungsoo yang menatapnya kesal

"Apa?? pulang denganmu? Tidak mau!"

Tolak Kyungsoo sambil melipat tangannya di dadanya.

"Harus mau! Hei kau harusnya merasa beruntung karena aku mau mengajakmu pulang bersamaku, aku tidak mungkin melakukan pada gadi lain" Ujar kai tidak mau kalah.

"Beruntung? Kenapa aku harus beruntung,Kau setiap pulang dan pergi sekolah saja menumpang sama Sehun atau Chanyeol, Makan di traktir sama mereka berdua, lalu untungnya dekat dengan pria Rakyat jelata sepertimu dimana?" Kyungsoo dengan menatap kai dengan bertolak pinggang dan mengeluarkan wajah menantangnya.

"K-kau beraninya menhinaku Mata Bulat" Kai menatap kyungsoo dengan wajah marah sambil menunjuk kyungsoo

"Ya aku menghinamu kulit Hitam!" Kyungsoo tidak mau kalah.

Kai menatapnya dengan tatapaan marahnya namun beberapa detik kemudian terlintas ide di kepalanya kemudian ia tersenyum pada kyungsoo.

"Baik jadi kau merasa tidak beruntung?"

"Tentu!"

"Kalau begitu aku memberikanmu sebuah tantangan" Kyungsoo menatap Kai bingung dan penuh tanya tantangan? Apa maksudnya? Batin kyungsoo.

"Tantangannya Kau harus menjadi kekasihku selama Satu Bulan dan kita akan lihat apa kau akan tetap merasa tidak beruntung atau sebaliknya" kai tersenyum miring.

Perkataan kai membuat kyungsoo membulatkan matanya lebar,tentu saja kyungsoo terkejut orang yang selama ini menjadi teman bertengarnya sehari hari disekolah harus menjadi kekasihnya ya tuhan yang benar saja.

"APA?" Teriak Kyungsoo

"Bagaimana setuju?"

"Tidak! Yang benar saja aku menjadi kekasihmu? Tidak! pokoknnya aku tidak mau!" Kyungsoo memblakangi Kai sambil menetralkan nafasnya karena terlalu emosi tadi.

"Berarti kau takut jatuh cinta padaku"

"Aku tidak takut! " Kyungsoo berbalik dan menatap pria yang lebih tinggi darinya ini.

"Kalau kau memang tidak takut kau pasti akan menerima tantangan ku kan? Ini juga hanya satu bulan bukan?" Ujar kai lagi.

Kyungsoo terdiam sejenak menatap kesal pria dihadapannya ini, kalau aku menolak nanti dia pasti akan berfikir aku takut, tapi yang benar saja aku menjadi kekasihnya

"Baik Aku menerima tantangan mu itu Tapi dengan satu syarat"

"Katakan apa itu?" Kai mulai menatap Kyungsoo serius

"Kita anggap sebagai pertandingan, Diakhir pertandingan pasti akan ada yang kalah dan yang menang, Jika Aku yang menang karena tidak jatuh cinta padamu dalam waktu satu bulan itu, Aku mau kau jadi Asistenku kau membawakan tasku, mengantar dan menjemput aku, bagaimana?" Kyungsoo tersenyum puas melihat raut wajah kai yang terkejut dengan syarat darinya.

Kai menghelah nafas "Baiklah aku mengambulkan permintaanmu, tapi jika aku yang menang kau harus menuruti apapun permintaanku, bagaimana nona kyungsoo?"

"tentu, permintaanmu juga aku kabulkan"

"jadi kita sama sama sepakat?" Kai menganggkat tangannya untuk berjabat tangan dengan kyungsoo

"Sepakat" Kyungsoo menerima Jabatan tangan Kai pertanda mereka sama sama setuju dengan kesepakatan yang mereka buat.

"Akan kubuktikan kalau aku satu satunya gadis yang akan menolak semua pesonamu itu tuan kim"

"Akan kubuat kau menyesal karean telah menghinaku nona Do"

*Disisi Lain

"Apa kau suka?" Tanya sehun pada luhan yang terlihat imut dengan makanan yang melepotan di sekitar Mulutnya

"Eum aku suka, ini sangan enak" Luhan mengancungkan jempolnya ke sehun dan tersenyum dengan wajah yang melepotan.

"Alangkah lebih baik jika kau bisa memperbaiki cara makan mu itu Lu" Sehun mengangangkat sedikit badan nya untuk membersihkan sisa sisa makanan yang ada disekitar mulut luhan.

*Deg

Entah kenapa jatuh luhan berdetak kencang saat sehun membersihkan sisa makanan dimulutnya, tiba tiba luhan refleks memegang mulutnya dan tersenyun kikuk kepada sehun

"m-maaf aku tidak tau kalau-"

"tidak apa apa, aku mengerti" Sehun tersenyum manis kepada luhan.

Ya tuhan Sehun benar benar sukses membuat Jantung luhan semakin berdebar gila sampai luhan tidak sadar kalau Pipinya kini mulai bersemu merah, Sehun yang melihat itu terkekeh kecil.

Luhan yang menyadari sehun mengetahui pipinya bersemu merah, langsung mengalihkan pandangannya dan memegang pipinya yang terasa panas

"ah bodoh, sehun melihatnya!! Bodohh menyebalkan!" Batin Luhan.

"Luhan" panggil sehun setelah beberapa saat mereka sama sama terdiam.

"I-iya" Gugup Luhan.

"Aku menyukai mu, jadilah kekasihku Xi Luhan"

"A-apa? "

TBCannyeong jumpa lagi kita, gimana cerita Chapter ini? Maaf ya kalau pendek, soalnya aku nulis sesuai sama mood...Sekedar info aku ubah sedikit jalan ceritanya, Di cerita ini lebih ke sehun yang nyesel udah nyakitin Luhan... Gaje ya? Hehehe mian tapi semoga kalian suka yauntuk sementara Chanbaek Putus dulu baru nanti baru balik lagi (kemungkinan masih lama) ,Kaisoo udah mulai nih, kaisoo lebih banyak ngelawak nya sih aku emang sengaja soalnya couple ini ngakak banget terus mereka sweet gitu...Okey bay bayyy jangan lupa Review ya :))Panggil Key aja yaLove youuu