Hari mulai beranjak malam. Matahari meninggalkan tempat nya di gantikan cahaya temaram bulan serta kerlipan bintang yang menghiasi langit malam di atas sana. Burung-burung sempat terlihat melintas dan terbang bersama sekawan nya untuk kembali menuju sarang.

Chanyeol dan Kevin terlihat mengantri pada stand makanan di ujung sana, karna sudah pukul 7 malam jadi para pengunjung mulai berantri untuk membeli makan malam.

Sedangkan Baekhee dengan adiknya yang menggemaskan sibuk menikmati cemilan pengganjal lapar selagi menunggu makan malam mereka tiba.

"Kakak! Ceritakan masa kuliah Kakak dengan Kak Chanyeol!" Baekhyun menatap penuh harap pada Kakak nya sambil sibuk menikmati otak-otak ikan yang di tusuk.

Baekhee berpikir sebentar lalu meletakkan tusukan makanan nya pada kumpulan tusukan yang lain di atas meja. Gadis cantik itu berpikir sebentar sambil meminum bubble tea nya yang baru ia beli lagi.

"mmm~ apa ya. Banyak kenangan pada masa kuliah, ada tentang dosen, tugas menyebalkan-"

"ceritakan saja tentang Kakak dan Kak Chanyeol!" Baekhyun menyela membuat Baekhee terkekeh sebentar.

"seharian mungkin tidak akan cukup, tapi pengalaman Kakak yang paling berkesan adalah saat Kakak tidak sengaja menabrak teman nya yang sedikit kesusahan membawa drum untuk di pindahkan dari ruang musik"

"sungguh?! Lalu bagaimana dengan drum nya? Apa rusak?! Apa teman nya terluka dan Kak Chanyeol marah?!" Baekhyun bertanya dengan menggebu sambil terus menatap Baekhee yang tersenyum penuh arti saat mengingat kembali kenangan itu.

"ya, untung nya tidak rusak dan teman nya tidak terluka. Tapi sebagai permintaan maaf, Kakak membelikan minuman di kantin kampus"

"untung saja, lalu Kak Chanyeol?"

"Aish! Dia yang paling menyebalkan! Teman nya tidak terluka tapi dia terus marah-marah dan terus mengulang kalimat yang sama bagaimana kalau dia terluka? Siapa yang menggantikan nya sebagai posisi drummer hah?! Lalu kalau drum nya rusak, kau bisa ganti? Kalau sampai drum nya rusak, mau main apa dia nanti?! " Baekhee menirukan gaya Chanyeol pada saat itu membuat Baekhyun tertawa renyah hingga membentuk eyesmile nya yang cantik.

"Kak Chanyeol galak juga yah Baekhyun jadi takut" anak itu tetap saja tertawa meskipun dia berkata takut.

"hei kau tidak tahu saja, Drum itu sebenarnya memang akan di taruh di gudang dan memang sudah di gantikan yang baru dari pihak kampus! Dasar tengik!" dan tawa Baekhyun semakin lepas, entahlah dia hanya merasa kalau itu menggelikan.

Baekhee ikut tersenyum melihat adiknya tertawa selepas itu lalu menatap bubble tea nya dan dia pun ikut tertawa.

Tak lama kedua lelaki tampan yang tadi sedang mengantri untuk makanan mereka tiba. Chanyeol membawa dua piring nasi goreng kimchi dan Kevin membawa 2 mangkuk jjajangmyeon.

"ini dia pesanan nya~ silahkan di nikmati nona-nona" Chanyeol meletakkan satu piring nasi goreng kimchi untuk Baekhyun dan satu nya lagi untuk Baekhee.

"terima kasih!" Baekhee berseru namun Baekhyun merengut tak terima.

"Aku laki-laki Kak Chanyeol~! Dan aku juga tampan!!" Baekhyun mencebik lalu memakan nasi goreng nya dengan kesal.

"kau cantik!" Kevin berbisik tepat di telinga Baekhyun yang mana membuat rona di pipi anak itu terlihat.

Baekhee hanya tersenyum melihat nya dan mulai melahap makanan nya dengan anggun. Sedangkan Chanyeol menatap mereka dengan alis terangkat sebelah seraya mengambil mangkuk jjajangmyeon nya yang ada di depan Kevin, mulai mengaduk mi nya asal dan melahap nya juga asal.

"eih, Kak Chanyeol! Itu belum rata mi nya!" Baekhyun memprotes saat Chanyeol melahap mi yang tampak masih polos belum terkena bumbu yang berwarna hitam.

"diakan memang aneh" Baekhee menyahut yang mendapat delikan dari Chanyeol.

"apa kalian ingin ayam madu? Aku melihat stand nya di sana! Aku juga akan membeli minuman, tunggu oke?" dua lelaki tampan mengangguk dan bocah lelaki yang mengacungkan jempol nya semangat.

"sini! Biar Baekhyun aduk'kan!" Baekhyun mengambil alih mangkuk beserta sumpit nya lalu mengaduk nya dengan telaten meskipun terlihat tak beraturan.

"ish begini saja tidak bisa!" Baekhyun mencibir sambil tetap pokus membuat bumbu hitam itu menyatu pada mi yang tampak mulai mekar.

Chanyeol tersenyum lebar tanpa peduli Kevin yang berdehem tak nyaman.

"nah sudah! Selamat makan Kak Chanyeol!" Baekhyun kembali menyerahkan mangkuk beserta sumpit nya lalu memberikan senyuman manis nya pada Chanyeol sebelum kembali melahap nasi goreng kimchi nya.

.

Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 10 malam. Udara memang semakin dingin, tetapi pengunjung bahkan terlihat lebih ramai dari sebelum nya meskipun mayoritas orang dewasa. Bukan tidak ada alasan, semua karna band lokal yang akan tampil malam ini, mengisi puncak festival dengan lagu-lagu mereka. Bahkan gerombolan remaja seusia Baekhyun ikut memenuhi festival malam ini.

Kevin, Chanyeol, Baekhee beserta adiknya yang manis - Baekhyun, duduk pada bangku besi yang memanjang yang sebenarnya cukup untuk 5 orang.

"Serius deh, Baekhyun penasaran dengan band Kak Chanyeol sewaktu kuliah" seperti bermonolog dengan pandangan fokus ke arah panggung namun masih dapat didengar oleh ketiga orang dewasa di sana.

"biasa saja, tidak ada yang spesial" meskipun berkata seperti itu, ada letupan-letupan kecil di dadanya yang entah mengapa membuat Chanyeol bangga terhadap diri nya sendiri.

"ish! Tetap saja Baekhyun ingin lihat dulu! Setelah itu baru Baekhyun akan berkomentar"

"umm, Kak Kevin kenapa tidak belajar saja dari Kak Chanyeol? Katanya dulu Kak Kevin ingin bisa bermain drum?" Baekhyun menoleh pada sebelah kiri nya, dimana Kevin berada tepat di samping kirinya. Di sebelah kanan nya terdapat Kakak nya yang cantik dan Chanyeol di sebelah kanan Kakaknya.

Kevin menoleh, menatap Baekhyun bingung.

Perhatian Baekhyun beralih pada Chanyeol yang sekarang ikut menoleh pada nya.

"Kak Chanyeol bisa bermain drum?" tanya nya penuh harap.

"Aku cukup ahli memainkan nya" ujar Chanyeol mantap yang langsung mendapat sorakan gembira dari bocah itu.

"Nah! Kalau begitu, Kak Kevin belajar saja dengan Kak Chanyeol! Bagaimana??" matanya penuh harap pada Kevin yang tampak menghela napas.

"itukan sudah lama, Baek. Lagipula, Kakak sudah tidak tertarik bermain alat musik, lebih asik bermain stir pesawat" Kevin sedikit menambahkan nada candaan di akhir kalimat nya.

Baekhyun merengut, merasa gagal melihat Kevin yang piawai bermain drum. Padahal di dalam imajinasinya itu terlihat sangat keren.

"ish! Memang nya apa bedanya dulu dengan sekarang" berdumel ria Baekhyun melipat tangan nya di dada dan terlihat merajuk.

"hei, Kakak saja jarang sekali mendapat cuti, bagaimana bisa latihan bermain drum huh?" Kevin menarik pundak sempit itu untuk bersandar pada dadanya, mengusap surai Baekhyun gemas.

"ambil saja cuti yang banyak!" tetap kekeuh dengan rajukan nya membuat Kevin semakin memeluk anak itu gemas.

"Baekhyun bisa bermain musik?" pertanyaan Chanyeol membuat Baekhyun menarik dirinya dari rengkuhan Kevin, mengerjap sebentar sebelum mengangguk.

"Baekhyun bisa bermain piano dan sejenisnya, dan umm sedikit bisa bermain gitar" ucapnya sedikit ragu dengan tatapan seolah berpikir.

"benarkah? Siapa yang ajarkan?" Chanyeol sedikit membungkukan tubuhnya agar bisa melihat Baekhyun lebih jelas karna terhalang tubuh Baekkie yang sibuk dengan ponselnya.

"kalau piano Baekhyun sering berlatih sendiri. Tapi kalau gitar umm teman Kak Baekhee yang ajarkan" Baekhyun sedikit memiringkan wajahnya seolah berpikir untuk kalimat terakhir nya.

"siapa?" kini Baekhee yang mengalihkan pokus nya pada adiknya.

"Oh! KAKAK TAMPAN!!" Baekhyun memekik setelah mengingat kilas balik memori nya beberapa tahun yang lalu.

"hah? Siapa itu Kakak tampan?" Chanyeol kini yang mengernyit bingung.

"Sehun, teman mu juga" Baekhee kembali pokus dengan ponselnya dan Baekhyun yang bertepuk tangan senang.

"Kak Sehun pintar sekali bermain gitar! Oh iya! Baekhyun bertemu Kak Sehun tadi!" Baekhyun kembali memekik riang. Jujur saja, diantara semua teman Kakaknya, Sehun lah yang menjadi kesukaan nya. Dia menyukai semua sifat dan kelebihan lelaki itu.

"oh, yang kau bilang cocok jadi adik, Kakak?" Kevin berkomentar dan dibalas dengan anggukan semangat dari Baekhyun.

"Iya! Yang-"

Baekhyun menghentikan ucapan nya saat sosok lelaki yang lebih mirip orang bule dari pada asli korea menghampiri mereka. Menatap bingung sosok itu namun saat Kevin beserta Kakaknya -Baekhee bangkit berdiri dan berjabat tangan dengan sosok itu, Baekhyun pikir itu adalah teman Kevin juga Baekhee.

"Vernon!" Baekhee memekik dan memeluk lelaki itu disusul Kevin yang merangkul sosok itu.

"lama tidak berjumpa, bung!" Kevin beserta Baekhee tampak berbincang dan ijin untuk pergi sebentar.

"ish! Bahkan Kak Baekhee dan Kak Kevin tidak memperkenalkan Baekhyun!" bocah itu merengut. Hei siapa juga yang tidak ingin berkenalan dengan lelaki tampan!

"mungkin itu rekan kerjanya" Chanyeol sedikit bergeser mendekati Baekhyun.

"kau ingin tau tidak?" Chanyeol mencoba mendapat perhatian Baekhyun dengan membuat anak itu penasaran dan terbukti raut Baekhyun berubah seolah ingin tau sesuatu.

"tentang apa?" tanya nya polos.

"seseorang yang mengajarkan Sehun bermain gitar?" Chanyeol memelankan nadanya lalu menatap anak itu yang kini mengerjap bingung.

"Huh? Jadi, ada seseorang yang mengajarkan Kak Sehun bermain gitar sepandai itu?! Baekhyun juga ingin diajari bermain gitar!! Kakak! Beri tau Baekhyun sekarang juga! Cepat ish!" anak itu mulai menuntut jawaban pada Chanyeol dan semakin mendengus sebal saat lelaki tampan itu hanya terkekeh.

"mendekatlah, Kakak akan bisikan jawaban nya karna ini adalah rahasia" bagai mantra Baekhyun menyetujui nya dengan mendekatkan langsung diri nya pada Chanyeol dan mendekatkan telinga nya pada bibir Chanyeol.

"cepat beritahu Baekhyun jawaban nya!"

Chanyeol berdecak gemas akan keantusiasan bocah itu kemudian membisikan sesuatu ke telinga Baekhyun.

"Kakak"

Hanya satu kata dan Baekhyun seketika blank. Berpikir sesaat sebelum terbelalak dengan pekikan khas nya.

"sungguh?! Kak Chanyeol yang mengajari Kak Sehun?!" Baekhyun menatap takjub pada Chanyeol yang bersedekap dada dan bibir yang tersenyum miring seolah itu bukanlah hal besar.

"untuk apa Kakak bohong"

Baekhyun bertepuk tangan merasa takjub akan kemampuan Chanyeol yang sebenarnya belum ia lihat secara langsung.

"lalu-lalu?! Alat musik apa lagi yang Kakak bisa?!" bola mata jernih nya sentiasa berbinar. Sungguh, Baekhyun menyukai lelaki yang pandai bermain musik, karna ia suka menyanyi jadi akan sengat sempurna bila pasangan nya nanti pandai bermain musik. Setidaknya bisa mengiringi suara indah nya nanti.

"Kakak bisa gitar termasuk gitar listrik, drum, keyboard-"

"Aaaaa~ Kak Chanyeool!! Ajari Baekhyun!" Baekhyun merengek sambil mengguncang bahu Chanyeol meminta lelaki itu untuk menuruti permintaan nya.

Chanyeol mencoba untuk menahan senyum lalu menoleh pada anak itu.

"apa?"

"yayaya? Ajari Baekhyun~" Baekhyun mengeluarkan jurus mata puppy nya dan memajukan bibir nya yang sebenarnya cukup membahayakan bagi sebagian orang.

"Astaga! Kakak gemas!" Chanyeol menangkup pipi gembil nya lalu memainkan nya dengan gemas dan tanpa sadar dirinya mendekap Baekhyun erat-erat.

"jangan bertingkat terlalu lucu di hadapan Kakak" Chanyeol berujar, masih setia mendekap Baekhyun sambil memainkan surai anak itu.

"kenapa?" Baekhyun bertanya dengan nada polos dan menengadah menatap Chanyeol.

"karna kau sangat menggemaskan!" Chanyeol kembali mendekap anak itu lebih kuat dan aneh nya Baekhyun tidak merasa sesak malahan merasa lucu sehingga ia terkekeh.

"Baekhyun tidak selucu itu tau!" Baekhyun semakin merapatkan tubuhnya, meskipun ia mengenakan hoodie tapi dia hanya mengenakan celana jeans pendek dan ia merasa kedinginan pada area kaki nya.

"Kak Chanyeol!"

"hum?"

"Kaki Baekhyun kedinginan" bukan nya mendapat kehangatan, Baekhyun malah mendapat kekehan dari Chanyeol.

"siapa suruh pakai celana sedengkul!"

"ish! Baekhyunkan tidak tahu kalau sampai malam!" bibirnya mencebik, merasa kesal karna disalahkan. Namun seperkian detik matanya mengerjap saat Chanyeol mengangkat kedua kaki nya untuk di taruh di atas paha lelaki itu. Kemudian, Chanyeol menarik jas di samping nya yang ternyata di bawa lelaki itu, lalu menyelimuti kaki Baekhyun dengan jas mahal nya. Tak lupa melepaskan sneakers anak itu dan menggosokan telapak kaki Baekhyun dengan tangan nya yang hangat.

"kaki mu bisa saja lecet karna keseringan memakai sepatu!" Chanyeol masih setia menggosok telapak anak itu agar Baekhyun merasa hangat setidaknya sedikit.

Baekhyun merona malu tentu saja! Bayangkan jika dirimu diperlakukan seperti itu? Apa yang akan kau lakukan pertama kali? Sebelum melakukan apa-apa, jantung mu sudah berdetak tak karuan dan pipi mu pasti akan merona merah!

Saat sedang asik menikmati wajah tampan dan perlakuan manis Chanyeol, ponselnya berdering yang ternyata pesan dari Kakak nya.

"ish!"

Mendengar Baekhyun yang tampak misuh-misuh, Chanyeol menatap anak itu seolah meminta penjelasan.

"Kak Baekhee dengan Kak Kevin ada reuni bersama rekan kerja nya dan menyuruhku untuk tetap bersama Kak Chanyeol sampai mereka kembali. Dasar menyebalkan!" Chanyeol hanya terkekeh. Anak itu terlalu cepat merajuk untuk hal-hal yang bahkan hanya sedikit mengusik nya. Tapi bukan nya jengkel, Chanyeol malah gemas akan bibir yang sering mengerucut itu.

Perhatian keduanya teralih pada dengungan speaker akibat Mic dan melihat para pengunjung yang mulai merapat mendekati panggung.

"sepertinya akan mulai, ayo kita lihat!" Chanyeol menurunkan kaki Baekhyun dan memasangkan kembali sepatu anak itu, mengambil jas nya lalu menggengam tangan Baekhyun untuk mengikuti langkah nya.

Saat mendekati kerumunan yang mulai berdesakan, Baekhyun kembali mendumel.

"ihh Baekhyun tidak bisa melihat panggung nya!" Chanyeol kembali terkekeh dan membawa anak itu ke dalam rengkuhan nya sebelum menerobos ke dalam kerumunan demi mencapai spot terbaik untuk melihat panggung.

"sudah?" dan tau nya Baekhyun tertawa malu dan menyembunyikan wajah nya di dada Chanyeol. Kenapa mudah sekali bagi Chanyeol untuk mencapai tempat paling depan?

Kedua nya mulai memperhatikan penampilan band pertama yang mengisi acara puncak tersebut. Lagu yang di mainkan masih menggunakan tempo normal, dan memang semua remaja bahkan orang dewasa menikmati alunan lagu yang di tampilkan. Benar-benar selera mereka.

Tapi pada pertengahan lagu, Chanyeol meminta ijin untuk pergi ke belakang.

"lalu Baekhyun bagaimana?" mata nya berkaca-kaca, takut di tinggal sendirian di kerumunan yang ramai.

"sebentar saja, kau tetap di sini mengerti?" dengan mata berkaca-kaca nya Baekhyun mengangguk dan merapalkan kalimat di dalam hatinya, bahwa ia akan baik-baik saja.

Baekhyun tidak lagi menikmati lagunya karna dia dihantui rasa cemas dan sesaat melihat sekitar untuk memastikan apa Chanyeol telah kembali. Dan saat lagu pertama telah selesai, kegelisahan nya semakin menjadi. Pasalnya, Chanyeol belum juga kembali padahal lelaki itu berkata akan sebentar.

Saat Baekhyun berniat untuk keluar dari kerumunan, petikan gitar menghentikan niatnya. Mungkin ia harus menunggu lebih lama sambil menikmati lagu kedua. Ketika ia kembali pada tempat nya dan menatap panggung, mata sipit nya mendadak melebar lucu dan bibir kecilnya yang membulat.

Sungguh?! Yang sedang duduk di atas kursi dengan gitar akustiknya itu beneran Chanyeol, kan?! Maksudnya Kak Chanyeol pacar Kakak nya, Baekhee?!

Petikan gitar nya kembali terdengar dan mulai mengeluarkan nada beraturan yang membuat para penonton mulai menebak lagu apa yang di mainkan.

Dan seperti nya Baekhyun tahu lagu apa ini.

Chanyeol menyanyikan lagu creep yang waktu itu tak sengaja ia dengar dari Sehun saat lelaki itu sedang iseng dan Baekhyun bertanya apa judul lagu tersebut. Baekhyun sudah mendengar versi aslinya dan ternyata ia jauh lebih menyukai saat Chanyeol yang menyanyikan nya.

Bagaimana lelaki itu memejamkan mata teduh nya lalu sesaat menatap pada nya, bagaimana jari besarnya memetik senar gitar dengan cara yang berbeda, bagaimana suara bariton yang seksi itu bernyanyi, bagaimana gerakan tubuhnya yang seakan menyatu pada alunan nada yang di mainkan, juga bibirnya yang sesekali dikulum serta sapuan angin malam yang memainkan rambut nya-

-Tunggu!!

Ia tidak jatuh cinta pada pacar Kakak nya kan?!!

.

.

.

Helooooo I'm back!!! Mungkin ini rada telat hehehe, aturan update nya malam jumat atau gak malam sabtu tapi dari kemarin tuh kerja kelompok mulu capek akutuh banyak tugas juga jadi blom sempet update deh hehehe.

Maap ya buat segala kesalahan pada chap ini atau chap sebelum nya.

MAKASIH BGT BUAT YANG BACA SEKALIGUS REVIEW PADA CHAP SEBELUM NYA. MAACIWWWW HWHWHW