Karena daun yang baru akan selalu tumbuh
dan
Akan membuat cerita yang baru
Dua tahun setelah insiden penyerangan Kara.
Desa Konoha, kini kembali damai. Konohamaru diangkat sebagai Hachidaime, Naruto menyerahkan kedudukannya sebagai hokage kepada Konohamaru satu tahun setelah insiden Kara, kini Naruto banyak menghabiskan waktu bersama sang keluarga tercinta. Berbeda dengan Sasuke Uchiha yang masih menekuni rutinitasnya sebagai Hokage bayangan, menjaga Konoha dari luar.
Dari insiden penyerangan Kara, muncullah pahlawan - pahlawan baru, legenda sannin yang baru yaitu Boruto Uzumaki, Sarada Uchiha dan Mitsuki. Mereka bertigalah yang mampu bertahan dan berhasil mengalahkan Kara.
Begitu damai, semua warga begitu bahagia itulah Konoha sekarang.
Skip
Di kediaman Uzumaki.
Terlihat dua wanita bersurai indigo sedang sibuk berkutat di dapur.
" Ne, Hima. Kakak mu belum bangun ? " ucap Hinata.
" Sepertinya belum Kaa - san " ucap Himawari.
"Ha'i Kaa - san " , Himawaripun berlari menuju kamar Boruto.
' Dasar anak itu walaupun sudah delapan belas tahun, Boruto tidak bisa menghilangkan kebiasaan buruknya itu, sama persis seperti ayahnya ' batin Hinata.
" ONII - SAN BANGUNNN " teriakan menggelegar yang bersumber dari kamar sang pahlawan.
Skip
Di kediaman Uchiha.
" Ohayo, Mama " ucap gadis bersurai raven itu.
" Ohayo mo Sarada " ucap Sakura.
Saradapun melihat sekelilingnya dan ia mendapati sosok yang selalu ia rindukan
" Pa..pa " ucapa Sarada terbata bata, karena terkejut sosok yang selalu ia rindukan pulang.
" Hn, Ohayo Sarada " ucap sang papa.
" Ohayo mo Papa, " Saradapun langsung berlari dan memeluk sang Papa.
" Aku sangat merindukan Papa " ucap Sarada.
" Sepertinya hanya aku yang terlupakan " ucap Sakura dengan lesu.
Ayah dan anak itupun bertatap tatapan merencanaka sesuatu, seringaipun muncul di wajah ayah dan anak. Sakurapun bergidik ngeri melihatnya.
Tiba tiba ...
" HAHAHA " ayah dan anak itupun tertawa terbahak bahak melihat ekspresi Sakura.
Sakurapun sweatdrop melihat kejadian itu.
" Kalian... " seringai Sakura yang sudah menyiapkan pukulannya
Sasuke dan Sarada hanya bisa menengguk ludah, sepertinya mereka akan mendapat sarapan yang indah di pagi yang indah ini.
Skip
Di kediaman Nara.
" Dasar ayah dan anak sama saja ! " ucap Temari yang geram, akan perilaku malas suami dan anaknya itu.
" Dasar, Kazekiri no Jutsu "
Duorr
Sepertinya Shikamaru dan Shikadai mendapat alarm yang luar biasa.
Skip
Di kediaman Yanamaka.
" Wah, kalian sedang melukis apa ? " tanya Ino.
Sai memperlihatkan lukisannya.
" Aku sedang melukismu, Sayang " ucap Sai.
Wajah Inopun memerah, seperti kepiting rebus.
" Kau, Inojin ? " tanya Ino
" Ti..tidak, aku tid..dak melukis apapun " jawab Inojin.
" Dia sedang melukis kekasihnya " jawab Sai dengan santai.
" Ah, benarkah begitu Inojin ? " tanya Ino.
" Ti..tidak be..benar Bu, " jawab Inojin yang kini wajahnya sudah memerah seperti kepiting rebus.
" Kalau, tidak benar kenapa wajahmu memerah " ucap Sai.
Skakmat.
" Ah, Anata ternyata putra kita sudah dewasa " ucap Ino.
Saipun mengangguk sambil menunjukkan senyum yang menurut Ino itu sangat menawan.
Skip
Di Ramen Ichiraku, terlihat keluarga Akimichi sedang sarapan bersama menikmati ramen.
Di lain tempat, tepatnya di Hutan Konoha. Tim 5 sedang berlatih bersama Udon dan Rock Lee.
Di Laboratorium Katasuke terlihat Katasuke dan seorang gadis bersurai ungu yaitu Sumire sedang berkutat dengan peralatan sains ninja.
Sementara yang lainnya sedang berkumpul di Kedai Burger Petir, seperti biasa membicarakan tentang misi dan masih banyak lagi.
* Bersambung *Konnichiwa, minna:)Ogenki desu ka ?( Apa kabar ? )Semoga kalian selalu sehat,Gimana bagus nggak ceritanya ?Mohon sarannya ya:)Semoga kalian dapat terhibur dengan adanya cerita ini,Tetap dirumah dan jaga kesehatan kalian ya:)See you next Chapter:)
