OMEGAVERSE

SasuNaru

Naruto © Masashi Kishimoto

Rated M!

.

.

.

.

.

.

.

Jika beberapa hal yang ada di dunia ini memang ditakdirkan untuk bersama. Kita sebagai manusia tidak bisa berbuat apa-apa kan? Mau menentang takdir? Semuanya hanya akan berakhir sia-sia. Benarkah?

Jika dia berada di dunia Alpha, Beta, Omega. Itu artinya Ia tidak bisa bersama orang itu? Sosok Alpha tegas nan gagah yang mengunci dunianya saat pertama kali mereka bertemu. Kedua manik Onyx yang menariknya masuk ke dalam lingkaran hitam tak berujung. Suara baritone yang membuat tubuhnya merinding. Serta sikapnya yang dingin tidak pernah membuatnya lelah.

Naruto Uzumaki, dilahirkan bukan menjadi seorang Alpha ataupun Omega. Bukan Alpha kuat yang mendominasi, dan Omega dengan takdir hidupnya bersama seorang Alpha pilihan mereka. Ia hanya seorang Beta. Jenis yang berada di tengah Alpha serta Omega. Laki-laki berumur dua puluh lima tahun dengan kehidupan biasanya.

Tahu tentang Beta? Tidak memiliki apapun yang menonjol layaknya Alpha yang kuat dan penuh dengan jiwa pemimpin. Omega dengan tingkat seni mereka yang tinggi dan tubuh spesial yang membuat mereka mampu memberikan keturunan. Terutama bagi Omega laki-laki. Mereka saling berhubungan tentu saja. Alpha dan Omega memang ditakdirkan untuk bersama. Mencari pasangan takdir mereka, menikah, lalu memiliki keluarga bahagia.

Lalu bagaimana dengan Beta? Layaknya sosok yang bebas. Beta tidak memiliki fisik yang super kuat seperti Alpha atau mengeluarkan aroma In Heat layaknya Omega. Memilih pasangan yang mereka inginkan. Alpha atau Omega? Ia bisa mendapatkan semuanya.

Bagi beberapa Beta, mereka mungkin merasa beruntung. Tidak perlu merasa takut dan membawa obat terus menerus seperti Omega. Tapi tetap saja bagi Naruto.

Sosoknya sekarang ini hanyalah seorang pecundang-

Karena Ia tahu benar. Resiko besar menjadi sosok Beta adalah dirinya harus selalu mengalah pada Alpha ataupun Omega. Di saat Ia bisa mendapatkan pasangan sama seperti Alpha tapi perempuan yang mendekatinya selalu berakhir memiliki niatan lain.

Antara uang dan pengakuan, karena selama ini para perempuan yang mendekatinya tidak diakui oleh mantan pasangannya yang berkategori Alpha. Alpha identik dengan pemenang dan Beta identik dengan pecundang, ibaratnya seperti itu. Alpha mendapatkan segalanya dan Beta hanya mendapatkan bekas pakainya.

'Hh, pecundang.'

Sosok tegap itu memegang kuat berkas di tangannya, saat dirinya hendak masuk ke dalam ruangan sang Boss, yang pertama kali ia dengar adalah suara desahan manja seorang wanita. Suara yang mampu membuat jantungnya sakit. Untuk yang ketiga kalinya Ia mendengar suara itu. Menggigit bibir bawahnya kuat. Laki-laki itu memberanikan diri mengetuk pintu di depannya.

"Permisi, Uchiha-san. Saya datang ingin membawa berkas yang anda minta." Mengeluarkan suara terbaiknya. Naruto menunggu respon-

Suara berisik di dalam ruangan terdengar, desahan wanita itu menghilang perlahan, beriringan dengan suara decakan kesal sang empunya."Ck, kenapa dia selalu mengganggu kita Sasuke-kun?!"

"Hn, aku yang memintanya kemari."

"Hh! Kalau begitu aku pulang sekarang, nanti aku akan menunggumu di rumah. Kita lanjutkan permainan tadi di sana, oke?" dengan suara sensual wanita itu terkekeh manja. Naruto hampir mual mendengarnya.

Derap highheels terdengar mendekat ke arah pintu. Saat benda berwarna coklat itu terbuka, yang pertama kali ia lihat hanya manik Emerald yang menatapnya tajam, serta bisikan pedas sosok wanita berbalut baju seksinya. "Berhentilah mengganggu waktuku bersama Bosmu terus!" mengumpat sekilas, sebelum akhirnya wanita itu berjalan angkuh dan pergi meninggalkannya.

"Masuk." Suara bariton itu memanggilnya.

"Maaf mengganggu anda, Uchiha-san." Masuk ke dalam ruangan, Naruto tidak berani menatap kedua Onyx yang masih berbalik melihatnya.

Sosok tegap yang ia katakan dibait awal cerita ini. Sosok yang membuat sifat pecundangnya makin terlihat. Sosok Alpha Superior yang diincar oleh para Omega, seperti contohnya wanita tadi. Omega berambut merah muda yang mungkin berhasil menjerat pesona sosok Bosnya. Menjadikannya sebagai tunangan dalam waktu singkat, hingga melakukan hal itu.

Bisa Naruto hirup aroma Omega yang menguar di dalam ruangan. Sebagai seorang Beta, Ia tidak begitu terpengaruh dengan yang namanya aroma Heat. Tidak seperti Alpha yang bisa lepas kendali jika menciumnya. Naruto masih bisa mengendalikan dirinya.

Bisa Ia tebak juga bukan hanya aroma Omega saja yang tercium, melainkan aroma Alpha milik Bosnya menguar cukup kuat. Ia tidak bisa mencium aroma itu dengan jelas, tapi melihat wajah redup Bosnya. Naruto sudah bisa menebak.

"Hn, tidak masalah. Mana berkas yang kuminta?" sosok itu mengalihkan pembicaraan.

Bergegas, Naruto berjalan mendekati Bosnya. Menyodorkan berkas berwarna coklat. Sosok berkulit tan itu sedikit tersengat saat jemarinya tak sengaja menyentuh jemari dingin sang Bos. Pandangannya reflek teralih. Menarik tangannya cepat, Naruto sengaja memundurkan tubuhnya.

"Kau tahu bagaimana sikapmu jika berhadapan denganku, Uzumaki Naruto?" tidak menyadari sosok tegap itu mengeluarkan nada menekan.

"Maaf, Uchiha-san."

"Tatap Bosmu jika sedang berbicara!"

Kedua Saphirenya teralih cepat ke arah sang empunya. Menatap kedua manik kelam sembari menguatkan diri. Inilah yang ia takutkan. Berhadapan dengan sosok Alpha superior di depannya membuat Naruto semakin merasa dirinya adalah pecundang terhebat. Sosok yang berhasil menyita perhatian dan rasa sukanya.

"Kau tahu aku tidak akan memakanmu, Uzumaki? Jadi berhentilah menatapku seperti itu."

"Maaf!" menunduk kuat-kuat, tidak ada respon yang Ia dengar. Naruto merasakan jelas bagaimana tatapan menusuk sosok raven itu masih memandangnya.

"Apa kau bisa mencium aroma Heat wanita itu?" sebuah pertanyaan terlontar dari bibir sang Bos. Jujur saja, Naruto kaget. Menanyakan masalah aroma Heat tiba-tiba? Aneh!

"Saya bisa menciumnya tapi tenang saja. Aroma itu tidak akan cukup membuat saya lepas kendali, Uchiha-san. Maaf jika lancang." Mencoba tenang, Ia harus segera pergi dari sini. Naruto tidak suka membuat jantungnya berdebar lebih dari ini.

Keberadaan sang Uchiha sudah cukup membuatnya tak karuan. Jangan sampai Naruto malah berakhir kikuk dan mempermalukan dirinya sendiri di depan Bosnya.

"Ka-kalau begitu saya permisi dulu, Uchiha-san." Membalikkan tubuhnya, hendak keluar dari ruangan. Berharap kalau semuanya akan selesai-

Sebelum satu kalimat terlontar dari sosok Uchiha di sana sukses membuatnya beku-

"Lalu bagaimana dengan Aroma Alphaku? Apa kau bisa menciumnya?" suara bariton yang berujar santai.

"Sa-saya bisa menciumnya juga, Uchiha-san."

"Benarkah?" Masih enggan menatap sosok di belakangnya. Naruto mengangguk kecil.

"Kalau begitu apa aroma Alphaku bisa membuatmu hilang kendali, Uzumaki Naruto?"

Otaknya blank seketika. Naruto masih mencerna perkataan Bosnya berulang kali. Berusaha untuk tenang. Sosok pirang itu menetralkan detak jantungnya. "Permisi, Uchiha-san." Tanpa menjawab perkataan sang Uchiha. Ia berjalan meninggalkan ruangan. Membiarkan sosok raven di sana nampak puas dengan perkataannya.

Menatap punggung Beta yang cukup menyita perhatiannya. Sosok Beta yang seharusnya tidak bisa membuatnya tertarik. Laki-laki yang tidak memiliki aroma Heat layaknya Omega-omega lain, aroma yang membuatnya lepas kendali. Tidak sama sekali. Lalu apa yang berhasil menarik perhatiannya? Apa bagusnya laki-laki itu.

Sosok Sakura tadi sudah cukup membuatnya berhasrat, tapi tidak mencapai tingkat hilang kendali. Buktinya sampai sekarang Juniornya masih tertidur pulas. Ia hanya bangun sekilas saat Sakura berhasil mengeluarkan aromanya. Mengajaknya bertarung diatas sofa. Lalu semua selesai. Hanya itu-

Tapi sosok pirang itu-

Tatapan Saphirenya dan tubuh beraroma citrus jeruk. Sasuke Uchiha mengingatnya dengan jelas. Sangat jelas.

.

.

A/N :

Long Time No See semua sudah hampir berapa tahun aku tidak mampir ke sini? :') Kangen tentu saja. Aku datang ke sini buat promosiin cerita. Rencananya beberapa cerita di sini, akan aku tamatkan langsung dan aku sale Ulang, jadi buat yang berminatt :)

Bagi yang ingin beli Versi E-BOOK Lengkap bisa chat IG ku ya mushikaraa

Ini hanya Teaser yang aku update sampe EP 4 aja ya :)

See You On IG