A/n : Roderick bersama kuparjo berdiskusi mengenai theater drama.

HETALIA punya Himaruya Hikadez

Cerita punya Kopi and Co

saya tidak mengambil keuntungan material apapun dari pembuatan karya trasformatif ini.

XxXx

" Jadi saudara-saudara, aku sungguh terkesan dengan kalian sejak kalian datang kesini tadi. Kalian tahu? Kalian ini benar-benar cocok untuk naskah theater drama yang akan di bawakan. Namun aku akan sedikit mengubah naskah drama ini..." Roderick menunjukan naskah yang di genggamnya.

Roderick POV

Aku memperhatikan raut wajah mereka satu persatu. Entah kenapa mereka bungkam semua, namun dari mata mereka aku dapat melihat ada kerling tak percaya dan kebinggungan. Ok tak masalah kalau mereka bungkam.

" Baiklah saudara-saudara, langsung saja kita mulai ke intinya saja...Emm...Kita mulai dari casting-nya dulu. " Ucapku sambil berdiri dari kursi. Aku bergerak dan berhenti tepat di depan kerumunan itu.

( Menautkan tangan hingga berbunyi "plok" ) " Baik...supaya suasana lebih fresh, kita ambil casting-nya di halaman depan. "

Kuparjo dan Kiku berdiri, tak lama kemudian Kiku membungkuk 90 derajat.

" Baiklah minna-san" Kiku tersenyum " Sesuai arahan Pak Roderick, kita akan ke taman, namun sebelumnya..." Kiku membagikan foto kopian naskah drama pada Kuparjo.

'Sepertinya sesuatu yang menarik akan terjadi' batinku pada diri sendiri. " Sudah dapat semua, kan ? " Tanyaku setelah Kiku selesai membagikan kertas.

" Sudah..." jawab mereka ragu-ragu. Aku menaikan satu alisku. "Ada yang salah? "

"Eh..Tidak kok pak." jawab salah satu anggota Kuparjo yang bertopi dan beriris merah dengan senyum kikuk di wajahnya.

" Lantas? " tanyaku sambil menaikan satu alis. Anak bertopi tadi lantas berpaling dan menyikut temannya, sepertinya terjadi sedikit perdebatan kecil.

" Maaf Pak, apa benar teks dramanya ada dua macam ? " Tanya salah satu Kuparjo yang pirang, tinggi dan berkacamata.

" Oh, aku lupa menjelaskan nya, nanti saya jelaskan di taman. " Bocah itu mengangguk paham. " Masih semanggat, kawan-kawan ? " Tanyaku.

" Masih Pak! "

" Good. " jawabku sambil berlalu ke pintu, aku menoleh kebelakang dan mereka sedang mengikutiku.

akhir dari Roderick POV

XxXxXxX

SETELAH BERLAMA-LAMA MELEWATI PINTU, SAMPAILAH CLUP KUPARJO TERCINTA(H) KITA DI...TAMAN.

Kalau dilihat dari pandangan mata burung ato dari sudut pandang Mbak Kunti yang ada di atas pohon waru, ada sebuah kelompok kecil yang lagi duduk bersila layaknya anak pramuka lagi ikutan api unggun (baca: duduk melingkar).

" Ihihihi keren ada cowok-cowok cakep, samperin lah...hihihi " Dalam sekejap mbak Kunti pun menghilang ditelan udara.

Pak satpam(posnya ada di bawah pohon waru) yang kebetulan lagi minum teh manis seketika menyemburkan minumannya. Pak satpam itu merinding disko. " ( mengendus seperti herder punya pak polisi ) Hawa genit apaan ini? " Igau satpam itu gak jelas, sambil mengusap hidung dan mulutnya pake tangannya.

Ok kembali ke TKP.

Mbak Kunti punya teropong ato kamera DSLR, mari kita shoot ke arah kerumunan kuparjo berserta dua tutornya. Dengan demikian selesailah tugas mbk Kunti.

" Pilih putri salju saja "

" No no no, Hero gak akan memainkan lakon gilrly itu! Pokoknya Hero tak mengijinkannya! "

(Ctak! ) Kepala Alfred di hadiahi pukulan gulungan naskah dari Raja Alis. " Git! Hentikan sok Hero mu itu! Ingat ini bukan di supermarket paham ?! " Ucap Arthur yang penuh penekanan di bagian supermarket. Alfred hanya mengangguk kayak anak SD dimarahi gurunya sambil mendumel di dalam hati.

Arthur melihat reaksi Alfred kemudian melanjutkan rusuh bareng anggota kuparjo buat milih lakon drama.

Di depan sana duo Tutor ( aka Roderick dan Kiku ) hanya jaw drop dengan tidak elitnya.

' Demi Loker Davy Jonh/ demi segudang doujinshi demi apa anak-anak ini ?? ' Batin duo tutor itu kompak. Selanjutnya secara bersamaan duo itu menepuk jidatnya masing-masing.

Selanjutnya Roderick mengeluarkan ponsel apple nya.

Roderick dan Kiku berselfie dengan latar belakang anak-anak Kuparjo yang saling rusuh bin anarkis.

tak lama kemudian Roderick mengunggah fotonya ke HetaGram dengan

(hastag)DuoTutor,

(hastag)KembalikanHariMingguku,

(hastag)DuoTutorKenaStresss

(hastag)GenerasiMicinJamanNow ( gak percaya? liat baground)

Beberapa detik setelah di posting

(et)Pianistis (aka akun HetaGram punya Roderick )

Subjec FOTO

disukai oleh Old_friz, Marie_Tereliye, Machopotato, suka_tomat, Pony_love, dan 205 lainnya.

komentar

Machopotato(et)Pianistis selamat berjuang big brother :v

PalaTulip (et)Pianistis Oh ini toh yang anak teathernya. Mwahaha cupu sekaleee

Suka_tomat uwaa temen kampusku apa kabar :v tahu-tahu dah prewed aja ;)) (et)Pianistis (et)OtakuMan

JenggotKambing ohon hon hon Undangannya di tungguin yak ;)) Ohon hon (et)Pinaistis (et)OtakuMan

MayWho? Semangka! Semangat kaka :)

Tinoo(et)JenggotKambing (et)Suka_tomat what uapah? (et)Pinistis (et)OtakuMan mo kawin?? Oд o

Suka_poni (et)Pianistis Tunggu tanggal mainnya :) (hastag) Siap jadi juru rias wkwk (hastag) Fabulousss bling bling

BigSister (et)Pianistis Gak sabar liat perfomnya :v

JenggotKambing (et) Tinoo BENERAN honhon lagi pula mereka serasi ;)) (et)Pinistis (et)OtakuMan

Suka_tomat (et)JenggotKambing ;))) fusoso

XxXxX

Tak lama setelah Roderick membaca komen HetaGram, perempatan imajiner muncul di jidatnya. Secara bergantian Roderick nengamati hp kemudian Kiku, kembali ke hp kemudian ke Kiku dan ke hp lagi...

(Ting Ting ) Sebuah notifikasi muncul di layar hpnya. Kemudian Roderick membukanya. Di Group Chat ada...

Sebuah Video

Roderick mengunduh video kemudian membuka Video tersebut.

Francis, Antonio, Luwig, Mattew dkk aka mantan temen kuliahnya Roderick muncul di layar.

"Hiks hiks hiks gak nyangka Rod" Antonio muncul di layar.

'What the Hell' Batin Roderick

Kemudian kamera berpindah ke Katyuska " Jadi kita bareng-bareng ngasih kado"

'Dia barusan bilang kado?' Batin Roderick lagi.

Di video teman-teman kuliah Roderick mulai paduan suara menyanyikan lagunya Projek Pop

(Mereka berbaris rapi, ada yang mulai memainkan alat musiknya)

" Kawin! Kawin! minggu depan aku kawin...

Kawin kawin

Francis : tidur ada yang nemenin ;) (Francis tersenyum mesum ke kamera)

Kawin! kawin!

Tino : status di KTP nanti jadi (tangannya membentuk pistol )

KAWIN HEY KAWIN HEY KAWIN

(Teman-teman Roderick berubah formasi )

Amin...Amin...Undangan di sebar Amin

Amin...Amin...Ketering kebayar Amin

Amin...Amin...Rodi Kiku kawin bilang AMIN

Hey Amin Hey amin

" What the hell! Jan* " Seketika Roderick layar hp apple milik Roderick langsung pecah habis di lempar sang pemilik ke lantai.

Kiku menoleh karena kaget mendengar Roderick mengumpat. Seakan tahu apa yang di pikirkan Kiku, Roderick pun berucap singkat, jelas, padat. " Ndak papa" Kemudian berdiri memalingkan mukanya dari Kiku dan berlalu begitu saja. Sebab jangan sampai Kiku melihat wajahnya yang merah padam.

Mata Kiku mengikuti kemana Roderick berlalu, kemudian mengangkat bahunya tak peduli. ' Aneh ' Batin Kiku. Kemudian Kiku berdiri membuntuti Roderick ke arah Anak-anak Kuparjo yang masih rusuh.

XxXxX

Chapter kali ini kayaknya lebih banyak OOC nya

Akhirnya Update setelah sekian lama...

Maafkan kalau kurang memuaskan

( bungkuk2 )

kira-kira mau di lanjut ?? Berhenti ???

klo sekiranya cerita ini kurang layak, author akan berhenti sampe sini saja lah. :))

Mungkin klo readers gak keberatan, readers bisa Review kok.

BONUS

Krusty Krabs AU

Suatu hari sponsbob dapat pelangan. Pelangan itu duduk di meja dekat cendela, Sponsbob yang lagi mbersihin meja langsung ke dapur.

Sponbob : ( Muncul dari lubang belakang kasir dan teriak ) " Squidward! Ada pelanggan! Squidward! Ada pel- "

Squidward : ( selesai memukul kepala Sponsbob pake majalah, dengan malas ) " Lebih baik kau saja Spons bob, temui pelanggan itu. "

Sponsbob : ( Hormat ala militer ) Aye Aye ( Dengan ceria terbang dari dapur, melewati kasir dan mendarat di depan pelanggan)

Pelanggan : ( diam, wajah kusut, dagu bertumpu di tangan.) "..."

Sponsbob : Siang Tuan selamat datang di KK. Mau pesan apa? ( Tangan siap menulis)

Perlanggan : ( Mengangkat dagunya) " Hm? "

Sponsbob :( Berkedip, nungguin orderan)

Pelanggan : ( Lagi stress habis di marahi boss nya. ) " Oh... tolong sepiring kritiknya satu tapi jangan pedas-pedas ya.

Sponsbob : ( Dengan oon nya menulis pesanan, kembali ke dapur) ( Mencet bel, triak-triak ) Squidward Kritiknya satu porsi pedesnya leguler.

Squidward : ( Kesal karena kegiatannya baca majalah ke ganggu, mbalik ke belakang, triak juga ) " Sponsbob kita gak menjual kritik!"

Sponsbob : ( Mulut membentuk O, kemudian meraih mic di kasir, triak-triak )

KITA KEHABISAN KRITIK , TOLONG TOLONG, WE OUT OF KRITIK, HELP HELP

( Sponbob menyampekan dalam dua bahasa, meski bahasa yang satunya diragukan kebenarannya. )

Squidward : Napuk dahinya pake tangan, selanjutnya menjedukan kepalanya ke mesin kasir berkali-kali.

Sponsbob de exploler selesai.