HETALIA punya Himaruya Hikadez
Cerita punya Kopi and Co
Saya tidak mengambil keuntungan apapun dari pembuatan karya trasformatif ini.
XxXxXx
Nikolai POV
"...Bagaimana kalau begini saja, kalian semua kecuali Vladimir dan Feli, satu per satu mencoba mbawakan peran Putri Salju. "
Pak Rodi mengakhiri pidatonya, kami pun mulai membaca naskah dan mempraktekannya berserta mencoba mendalami peran si tokoh Putri. ' Apaan juga sih paman itu nyuruh-nyuruh beginian. '
Sebenarnnya aku dah agak bosan, pingin pulang ke kos-kosan aja, buat pancake mungkin? Namun ketika aku lihat keseriusan teman-teman, niatku itu aku buang jauh-jauh. 'Yah paling tidak aku terhibur ' Pikirku sambil kembali memelototi teks drama.
Akhir dari Nikolai POV
Kuparjo yang dari tadi membaca bin menghayati teks drama sekarang dah mulai merapalkannya. Itung-itung pada nyobain tantangan bawain peran cewek, kan jarang-jarang ada yang beginian.
Anggota Kuparjo yang pertama kali maju adalah Lovino.
" (niruin suara cewek ) Oh my... SIAPA kalian ini !? " Lovino berhenti sebentar lalu mengambil dialog secara acak, yang jelas salah satu dialog yang masih nyangkut di kepala Lovi.
" Kumohon (ahem) " Lovi yang keceplosan masih pake suara aslinya langsung bertukar suara. " Kumohon...biarkan aku tinggal di sini...aku berjanji akan masak pie yang paling enak sekerajaan. "
Meskipun Lovi dah membawakan karakter Putri Salju dengan sangat kalem, namun entah kenapa telinga masih dapat menangkap ke-bossy-an dalam cara Lovi bicara. Komen pun datang saut menyaut.
"Ve~ kakak terlalu tegas "
" Masa Putri galak sih??? "
Nama Lovino pun di cotet dari daftar kandidat pemeran Putri Salju.
Berwald maju dan mempraktekan percakapan tokoh.
Berwald menarik nafas panjang lalu mengelurkannya sampai paru-parunya terasa kosong. " (Niruin suara cewek ) Ib'uu kumohon ja'gan usir 'ku "
Semua orang di situ terdiam, suara Berwald memang beneran kedengeran cempreng kayak anak kecil, dah cukup untuk memainkan tokoh Putri Salju seandainya saja cara Berwald bicara itu jelas.
A/n : Singkatnya sekarang kita sudah mendapatkan kandidat pemeran putri salju.
Sekarang Kuparjo plus Roderick kumpul jadi satu. Masing-masing orang mengutarakan unek-uneknya.
Vladimir angkat tangan " Pak, kenapa kita main lakon dongeng begini ? "
Lukas angkat tangan, ketika Vlad selesai tanya. " Setuju, bukannya siaran ini identik dengan kisah-kisah suspense, misteri, dan horor? "
" Benar tuh benar " Tanggap beberapa personil kuparjo membenarkan.
Roderick membenarkan kacamatanya yang melorot ke hidung. " Sebenarnya hanya tinggal ke dua lakon itu yang telah siap. "
" Lainnya kemana pak? " Tanya Vash yang tumben-tumbennya langsung nyaut.
" Pak! " (Roderick menyemburkan minumannya) Seorang eh tiga orang personil Kuparjo menyeluk kompak hingga gak bisa di bedakan yang mana suara 1, 2, dan 3.
Semua mata sekarang tertuju pada trio lolol yang ngaku awesome. Yang di-liat-in cuma senyum sok polos kayak Naruto dari fandom sebelah.
" Jelasin apa mau kalian sampe numpahin botol minumku. " Ucap Lovi yang sewot lantaran acara maunya-ngelegain-haus gagal gegara gabungan suara cempreng dari tiga orang itu.
" Sabar kak, savaar. Don't upsetti just be spagetti. " Kata Feli coba nenangin sang kakak.
'Gak nyambung kalik' Batin inner personil Kuparjo plus Roderick, minus Feli. semua minus Feli nepuk jidat berjamaah.
Kiku datang dengan sekardus penuh makanan. Saat Kiku sampai di TKP, Kiku hanya bisa cenggo ngliatin mereka yang jidatnya merah-merah.
XxXx
Setelah sepotong demi potong roti ludes...
( Suara berisik dari kuparjo yang ngobrol plus deru kendaraan dari jalan besar)
" Hahaha lucu, lucu. "
" Itu sakit tauk! Terpeleset kulit pisang padahal dah rapi n necis. Bayangkan mau di taruh di mana mukaku?? Kalau sampe ketemu pelakunya tak dor. "
" (menepuk bahu Vash ) Savar bro, tau gak...( Berwald berbisik pada Vash ) "
Muka Vash memerah akibat provokasi dari bisikan Berwald. Vash balas berbisik " Beneran si Emilia ? "
"Suer broo, masa sih ane bo'ong. "
dan masih banyak lagi topik acak yang mereka bicarain.
Akhirnya makanannya pun ludes dimakan Kuparjo cs. Dan mulailah saat yang di tunggu-tunggu yaitu... pengumuman-pengumuman siapa yang punya anak bilang...eh malah nyanyi
(Ahem) Pengumuman pemeran dan adu acting antar para kandidat pemeran tokoh Putri Salju
Kuparjo cs berdiri dengan formasi acak. Satu sama lain saling adu death glare situasi memanas.
" Pokoknya peranku adalah paling bagus."
" Aku mau jadi ratu jahat haha" Lovino dah mulai tertawa jahat.
Seketika Arthur iritasi " What ? " Ucap Arthur sewot lantaran gak terima.
" Jadi Doc saja Aru! "
" No no tak boleh. " Lontar Lukas dengan sok Bossy.
" Apa hakmu ngatur-ngatur?" Solot Yao Kzl tingkat dewa.
" Lha emang Doc lebih cocok buatku." Solot Lukas balik ke pada Yao.
" Apa katamu?/Kamu itu" Lukas dan Yao saling lempar death glare, kalau di gambar versi komical, terjadi percikan arus listrik dari mata Yao ke mata Lukas.
" Merepotkan, cih " Batin Emil dan Nikolai kompak, kemudian memalingkan wajah mereka dengan lagak seorang bangsawan angkuh ke direksi lain.
" Baik, baik. Berdasarkan hasil catatan dari perundingan kami berikut nama pemainnya. "
Kiku Honda : Narator dan penanggung jawab
Nenek sihir : Arthur
Ratu jahat : Romano
Cermin ajaib : Vladimir
Sleepy : Feliciano
Grumpy : Lukas
Sneezy : Peter
Dopey : Ivan
Happy : Mattias/Vladimir
Doc : Yao Wang
Bashful : Emil/ Peter
Pemburu : Vash/ Nikolai
Raja : Berwald / Vash
Kepala Sipir : Nikolai / Gilbert
Pengawal : Daniel/ Mattias
Pangeran : Alfred
Putri Salju :
Setelah acara membaca selebaran itu selesai...
" Haha Lukas cocok banget hahaha " Mattias terbahak, saking lucunya dirinya sampai menepuk-nepuk pahahya.
" Trrololo lo lol Hahaha " Tambah Alfred kemudian tawanya meledak.
" Haha tos, BROO! " Mattias dan Alfred ber-tos ria sambil tertawa. Sebenarnya tak hanya mereka tapi semua Kuparjo cs dan lainnya tertawa juga.
Lukas yang mau nyolot pun batalin niatnya lantaran ikutan tertawa.
" Hei hei aku tahu yang lucu. " Ceplos Peter
" Apa ? "
" Ada yang baru loh~ "
" Kulit duren kini ada ekstratnya ? " Celuk Daniel asal ceplos.
" Huuuu " Semuanya menyoraki Daniel jangan lupakan adegan jempol yang di turunkan. Daniel hanya tersenyum bodoh.
" Bukan-bukan. " Sanggah Peter. Peter tersenyum penuh rahasia dan kejahilan.
" Lalu? "
( Tersenyum jahil) " Aku mau bilang k- " Ucapan Peter di potong secara sepihak oleh suara cewek. Cewek loh wek.
" Kulit manggis kini ada ekstrat-nya,ya, ya, ya dah tahu. " Ada nada bosan di akhir ucapannya.
Tunggu dulu, demi apa coba suara cewek itu berubah jadi suara bariton!
Secara dramatis semua orang menoleh ke arah asal suara. Dan...
" Apa ? " Yang di jadi pusat perhatian cuma mengangkat bahu binggung, tatapan matanya penuh ke heranan.
" Anak Cewek da? "
" Kayaknya aku tadi denger suara cewek. " Celuk Emil sambil bersih-in telingganya, takut salah dengar katanya.
Daniel tahu-tahu langsung berlali ke tempat Gilbert berdiri. Dengan tidak berperi ke-lembutan Daniel langsung mengguncang-guncang bahu Gilbert.
" Katakan Gil (guncang-guncang) tadi itu kamu kan ? (guncang-guncang lagi) "
" Uh pusing aku " Ucap Gilbert dah kayak orang mabuk pas naik bis.
" Uh maaf he he " Daniel langsung melepaskan cowok yang lebih pendek darinya itu.
" Bagaimana ? Jadi...Tadi itu kamu? "
" Kalau iya kenapa? " Ucap Gilbert dengan polosnya.
" Tadi itu cewek banget ve~"
" Fix kan Gil-gil jadi Putri Salju! Siapa setuju ?? " Koar Mattias yang langsung bikin telinga ber-darah.
" Aku, aku, aku, aku " Ucap semua kecuali Gilbert.
" Yeeee"
" Fix ya? Fix kan gaes kuy "
" Uuuuuu "
Oke Kuparjo cs memang rada ganas kalau sudah dapat mangsa buat dikerjain. Liat saja quotes Kuparjo aka " Biarin aja yang penting hepii "
Gilbert yang udah memerah cem kepiting rebus dengan tampang mau nagis pun nyolot " Uwe gak trima, Uwe maunya seleksi. Titik gak pake koma. "
Gil-gil yang malang, semuanya tetep aja cari suara.
" Fix ya gaes! "
" Ocree"
" Peter Setuju! "
" Setuju brooo "
" Seribu persen fix "
