Hetalia punya Himaruya Hikadez
Cerita/plot punya Kopi and Co
XxXx
Hari sudah beranjak sore saat Kuparjo pulang dari studio. Meski sudah sore namun semangat mereka ini masih seperti pagi hari, kenapa ? Sebab usai dari studio, mereka akan pergi plesir aka liburan aka travelling bareng.
Dengan langkah agak gontai akibat kelamaan beraktivitas di bawah terik matahari, Kuparjo melangkah masuk ke gedung studio lagi dengan keperluan mengambil barang bawaan.
Kuparjo masuk ke gedung studio. Gedung studio itu dipasangi AC menjadikan suhu di dalam ruangan itu lebih sejuk, sehingga memicu kumatnya ke-Norak-an Kuparjo.
Bermula dari si kampret Lovi yang melangkah masuk gedung lewat pintu, kemudian menghirup nafas sedalam-dalamnya dan berkata " Uwaa sejuknya~ " Setelahnya entah bagaimana, aksi Lovi tersebut jadi api yang menyulut kenorakan Kuparjo seperti api yang disiram minyak.
Setelah melihat, mengamati dan mendengar aksi norak ala Lovino tadi, para anggota lain jadi gatel untuk mem-praktek-kan.
Liat saja Lukas yang biasanya diam aja dan sok keren itu heran akan aksi Lovino. "Apa iya ? " Tanyanya dalam hati. Selanjutnya dirinya pun mencoba merasakan keadaan disekitarnya. Dan yang lebih mencengangkan " Wih beberan loh, suhunya mantep banget. " Kata si Lukas yang tumben-tumbennya berkata dengan tersenyum lebar.
" veee enaknya, seger " Ucap seorang Feli dengan ngiler dan tampang keenakan.
anggota lainnya tak usah ditanya mereka dah norak se-norak-noraknya.
Hanya Arthur (yang kebetulan sedang waras) merasa iritasi atas kenorakan teman se kos-kosannya. 'Mon dieu! OMG kenapa aku punya teman pada sarap semua? ' Batin Arthur OOC sampai nyerempet nge kopas kata-kata bahasa Perancis milik si kodok mesum aka bang Francis.
" Heh, ini malah ngapain hah? " Ucap seekor ulat bulu aja- eh Athur dengan berdecak pinggang. Yang lainnya seketika memandang Arthur dengan tatapan Sewot-amat-sih-lagi-PMS-ya. Merasa di kasih perhatian sama gerombolan sarap itu, Arthur pun seketika berdehem demi menjaga image ke-gentelman-nya lalu berucap. " Maksud ane...CEPETANATOKITATELATDODOL! " Ucap si Arthur dengan nada cepat secepat Nicky Minaj nge rap.
Langsung hening semua. " Ooo gitu toh, bilang dong dari tadi- " ucap mereka minus Arthur kompak dengan nada santai banget. Arthur pun mengangkat tangannya hendak menepuk jidat.
"UAPAH ?! WHAT AYO AYO CEPETAN CEPETAN! "
" BARANG BARANGKU~ "
Seketika Arthur membulatkan niatnya untuk menepuk jidatnya. Berkali kali. 'Ok fix mereka gak hanya sarap tapi juga lemot tingkat dewa. ' Tulis Arthur di mental note nya. Setelah menulis catatan itu, Arthur langsung meneput jidatnya yang sudah merah biar tambah merah lagi.
" KITA NGAPAIN KELAMAAN DI SINI? "
"ARTHUR! NGAPAIN KAMU NEPUK JIDAT, KEMASI BARANG BARANGMU. TAP SEP! TAP SEP! CEPETAN. " Komando Vash yang udah kayak ngasih pelajaran Tonti ke adik-adik junior.
(skip time~ )
Arhirnya Komplotan Kuparjo sudah tenang kembali. Sekarang mereka sudah menaiki Truk pasir lagi. Tujuan mereka kali ini adalah Pasar Klitikan. Kenapa mereka memilih ke pasar yang menjual barang-barang seken dan bekas pakai?
Jawabannya simple aja, mereka mau jualan. Karena bulan sudah memasuki pertengahan bulan, maka secara otomatis uang mereka makin menciut. Krisis kemoneter di kalangan anak kos-kos an memang membuat barabe. (eh, malah curhat XD )
Oke (ahem) demi mencegah krisis moneter anak kuliahan, mereka memutuskan untuk berjualan barang. Oh, jangan lupakan karena semua seken, tidak mustahil bila harga miring dan jika beruntung mereka bisa dapat barang bagus.
To be continue...
