Apa kabar? Semoga readers sehat semua. Selama karantina ini apakah reader menemukan kegiatan menyenangkan? okelah karena #dirumahaja, izinkan author untuk menghiburmu.Selamat bertemu kembali readers ku tercitah, author ternistah ini sekali lagi kembali hidup dengan kerecehan :vsebelumnya selamat puasa hari ketigaa. Seperti sebelumnya di saat puasa inyong update :)
XXXXXX
Sini ke Kos Tata Kangen
Hetalia punya om himaruya hikadez
Cerita punya kopi and Co.
Penulis tidak mengambil keuntungan apapun dari pembuatan karya traspormatif ini.
XxXxXxXx
Narator POV
(Kisah ini mengambil seting tempat di kos-kosan kumparjo ketika di tinggal kumparno cs menginap di pondok Ivan. )
Buat yang nanya siapa si tata ini, jadi gini...
Tata itu anak Smp yang biasanya nongki mabar ML bang bang bareng kumparjo cs. Kok bisa deket sama kumparjo cs? Ya itu karena Tata ini anaknya bu inem pemilik burjo/warmindo langganan utang kumparjo cs. Saking seringnya ketemu di burjo ya jadi deh pada akrab.
Ok selesai perkenalannya. Kebali ke laptop eh cerita.
Xxxxxxxx
Sejak kepergian kumparjo cs tercintah, tiap memasuki waktu malam Tata merasa kesepian bak ditinggalkan pas lagi sayang sayangnya. (Alay lu thor)
Gimana tidak kesepian, orang biasanya tiap habis magrib Tata, Alpret, Emil, Mathias, dkk pasti dah kumpul-kumpul di tempat janjian mereka. Biasanya sih kumpul cari WiFi di Rumah kosong depan tiang listrik rumahnya pak R.
Tapi sekarang sejak gak ada kumparjo cs, Tata gak kesana lagi. Tata mah takut kalau di gigit hantu terus jadi Casper.
Sudah dua hari Tata memendam keinginan buat mabar ML Bang Bang, karena itu hari ini Tata mau ngechat abang-abang Kumparjo.
Kira-kira begini isi WatSop nya Tata
GC MABAR
Tata. : P
P
P
Ulet Bulu : DPR lu!
Burgeer. : Yo
Ah Tong : Pe Pa Pe aja dari tadi, situ
tukang parkir ?
Tomat galak : salam kek -_-
Mamat : Wat Sop bro!
Vash. : setuju sama lovi.
Pake "Punten " kan enak di dengar.
Lukas. : Sama senpai nya kok gitu
Tata. : Punten, semampai tidak, klo bogel iya (emot ketawa)
Lukas : wtf
Tata. : (emot ketawa)
Bercanda bang. Peace
Maaf abang2 ku tercintah (hoex) sejahat-jahatnya inyong, ketahuilah sebenar-benarnya adalah inyong kangen :v
Ulat bulu : Berbelit amat kek nahan boker.
Mamat : aww aku tersentuh.
Tata : Itu sembelit bang -_-
Ulat bulu. : Iye lah terserah kau aja.
Burgeer. : Waaa ada yang kangen nih.
Vash. : hilih Padahal cuma dua hari. doang.
Feliciano. : ve~ nanti pulang kok.
Tata. : Yo dah klo gitu. Cepet pulang bang, tata tunggu mabar nya.
Usah selesai dengan urusan, Tata mematikan layar hp nya dan menyimpannya kembali di saku jaket. Selanjutnya Tata kembali masuk rumah sedangkan otaknya berpikir tentang oleh-oleh.
Akhir dari Narator.
Xxxxxx
Matthias POV
Aku memandangi layar hp yang baru saja ku kembalikan ke menu awal. Selanjutnya ku tatap langit-langit rumah yang terbuat dari asbes bercat putih.
Pikiranku berjalan jalan tak tentu setelah percakapan di grup chat tadi.
Rindu itu berat... Yang dibilang Dilan betulan kah?
Eoh kok aku malah jadi mikirin film kagak keren itu seh?! Mana pake baper lagi. Gilak nih. Wah parah pasti otak ku lagi konslet. Au ah gelap.
" WOI GAES! SIAPA AJA CEPETAN KE DEPAN. KASIHAN MAMANG OJOL NYA NUNGGUIN! "
" OKEEE OTW JALAN. " Sautku menimpali suara cempreng Lovino.
Tap, tap, tap
Cekret
Di depan sudah ada kakak berjaket yang menunggu. Kang ojol itu sesekali memeriksa hp nya.
" Punten Kak, goput. Atas nama Mbak Nikita. " Kang ojol itu akhirnya bicara.
" Pesan dari Warung A jumlahnya... "
" mwahahaha " Bodohnya aku ketawa gara-gara nama Mbak Nikita. Jadilah aku dihadiahi tatapan aneh dari kang ojol.
" Maaf Kang habis nya lucu ahem ahem " Kataku seraya menahan tawa. Eh si akang malah melihat ke jaket yang dia pake. Si akang pasti ngira aku ngetawain dia.
" Bukan kang. Bukan. Anu Mbak Nikita disini itu cowok. Maklum doi anak perantauan dari Gunung Ural. " Jawabku akhirnya sambil nunjukin kertas nota.
Si Kang ojol maklum. Meski sorot matanya penuh keheranan. " Makasih ya kang. Tadi dah dibayar pake go-pay "
" Eh tunggu Kak, Pesanannya diterima atas nama... "
"Atas nama Mamat Ganteng. " Jawabku sambil membawa barang ke dalam. Tak Lama kemudian aku dengar suara motor menjauh dari halaman.
Xxxxxxx
" PUNTEEN GOOPUUT " Teriak ku lantang menirukan kang ojol.
Seseorang nyeluk " Waa ada kang ojol baru nih wkkwwk "
Disusul langkah kaki banyak orang dari arah dapur. Kemudian ku kasihkan saja bungkusan kardus itu ke Feli. Dan ku tinggal cuci tangan.
Akhir dari Mathias Pov.
XXXXXXX
Berward POV
" Wiih Kentucky fried chicken asiik " Celukan Feli bikin aku penasaran. Jadi deh aku ikut keroyokan.
" WEH AYAMNYA IMPOR dari kampung inyong. Tapi datangnya masih panas gini. Uwiih pengirimannya canggih! " itu ucapan Alfred sebelum
PLOK
Lukas (dengan perempatan di dahinya) memukul Alfred dengan gulungan kertas.
" Kentucky fried chicken itu cuma namanya Goblok ! " ucap Lukas kesel setengah hidup.
" Ya kagak usah Ngegas cuk! "
Aku dan yang lainnya ketawa lihat Tom en Jerry versi real live.
"Ribut teroos, dari pada ribut mending bantuin gue cari minum. " Kali ini Vash setengah sewot.
Tapi karena Vash, aku baru sadar kalau kita belum ambil minum.
" Heh bang, sini. minumnya ketemu di dalam sini. " Celuk Vladimir sambil nunjuk kardus coklat.
Langsung aja kami semua ambil es lemontea dari kardus itu.
Xxxxxx
Skip time...
" Makan malam sudah. Persatuan jomblo lengkap. Apa lagi yang kurang? "
Tiba- tiba saja seseorang menepuk bahuku " Jajan. " katanya singkat.
Kubalas menepuk bahunya " Wah benar juga kamu, Matt. " Kataku.
" Hehe " Eleh si doi ketawa. " Yok mau nemenin aku jajan di indomaret eh eh ? " Oke Mat mulai aneh, habis ketawa tiba-tiba spontan minta di temenin jajan... Huff semoga itu bukan efek mabok es teh, tau gak dia ambil nya sampe 3 gelas ck ck ck.
Sambil membantin begitu, aku diamin aja si Mathias jabrik itu sambil ngeluarin jurus ngasih tatapan situ-siapa-ane-gak-kenal ke Mathias.
Tahu-tahu si Mathias malah nyikut aku.
" Kok diem aja sih, jadi nemani jajan?? " Tawarnya lagi mana pake jurus muka melas minta di tabok lagi. Huh! Jelas aku geleng-geleng kepala.
Habis tahu di tolak doi cemberut.
" Yaudah deh kalo gak mau. " Katanya pake nada memelas, lembut banget macam kertas ampelas.
Habis itu Mathias bergerak menjauh dariku. " WOOI Jajan ke Superindro yok! Ato Alpamaret? Ato indomaret?? Terserah deh yang penting pergi jajan ehe. "
Hening sebentar. Kemudian aku lihat si Feli dah mau mengacungkan telunjuk. Tapi keburu di cegah si Alfred.
Akhir dari Berwald POV
Xxxxxx
Feliciano POV
Aku baru aja mau mengacungkan telunjuk, kalo tangannya si Alpret gak tiba-tiba menahan lenganku...
" Jangan mau diajak jajam sama Si Mathias. " Ucapnya memperingati. Gara-gara Alfred, mau tak mau ku urungkan niatku.
Habis menghalangiku, Alfred dengan gaya sok keren langsung berdiri tanpa menghiraukanku.
" Feli gak jadi ikut ? " Tanya si Mathias, kali ini menoleh ke arahku.
Aku mau mengangkat tangan dan bicara, tapi lagi-lagi tanganku di cegah Alfred. " Ih Feli, jangan mau diajakin. " Kata Alfred sekali lagi.
" Kenapa sih..? Biarin aja deh kalo Feli mau ikutan. " Kali ini dengar komenan nya Vladimir. Saat aku tenggok ke arah tembok, aku lihat Vladimir lagi nyender santai di antara tumpukan box dan tembok, tak lupa dengan hp nya yang masih menyala.
" Iya nih Alfred, kalo kamu mau ikutan aku masih bisa kok. " kali ini aku kembali menoleh ke Mathias.
" Oh enggak kok. Gak usah repot-repot. " Aku menoleh ke Alfred.
" Kamu kenapa Fred? Tumben ini di luar kebiasaanmu loh. " Aku menoleh ke vladimir. Kali ini dia dah duduk bersila.
" Ahaha enggak ada apa-apa kok. Cuma mau ngasih tahun kalian aja, si Mathias ini kalo ngajakin ke swalayan pasti mau modus. "
Kumparjo kompak minus aku, Mathias, dan Alfred. " Oooh "
Aku menyimak Mathias " Heh kamu jangan mengadi-adi ya. Aku belum pernah gitu ya. " protesnya Mathias ke Alfred.
Sekarang aku gantian menyimak Alfred.
" Ooo terus Yang bilang " Alfred, temani aku ke indomaret yok. Aku kenalan sama cewek cantiik bwanget. " nah itu siapa ? "
Aku terus noleh ke Mathias " Weh kapan?! Ahaha ngaco lu. " Si Mathias menimpali.
" Oh oh " Kali ini Gilbert ikut-ikutan. " Yang body nya aaaww kek balerina~ yang cuakep canteek macam Gal Gadot MWAHAHAH "
" IYES Betul sekali " Kali ini Alfred ngasih jempol " Kalo gak salah namanya... "
" Rebeka Aru! " Koh Wao tiba-tiba aja teriak.
" Mwahaha Rebeka Rebeka pujaan hati ihir Rebeka rebeka pujaan hati icik kiwir wkwkw lanjooot "
Gak tahu kenapa nyanyiannya si Daniel langsung jadi paduan suara buat mengolok-olok si Matthias.
" Rebeka Rebeka... " Semuanya bahkan menambahi lagu asal-asalan itu tepuk tangan kompak. Suasananya jadi mirip grup PAUD pindah tempat.
" HENTIIIKAAAAN! WOI BERHENTI WOI! " Meski Mathias protes dengan muka macam tomat, kagak ada yang peduli. Semua asik mengoda jomblo kasmaran wkwkw
" Berhenti woi... AKU MARAH NICH! " Mathias protes lagi.
" Marah kok pake bilang-bilang. " Lukas menimpali. Ouch lucknut sekali lo, Kas
" AAAAARG NYEBELIN SEMUA. " Mathias pun akhirnya duduk manis memunggungi kita semua. Keknya pelampiasan ke main game.
" IH ngabek~ klo gini Rebeka gak jadi ai lap yu loh wkwkwk " Malah semuanya makin semangat membully Mathias. Wkwkw kamu kasihan sekali, Bang.
akhir dari Feliciano POV.
xXxXxXxX
Sekian dulu update an kali ini. Sehat selalu readers-san.
