MY LAST RAP
Part 5
Cast :
Monsta X Member
Lim Chang Kyun (I.M)
Lee Min Hyuk
Lee Joo Heon
Chae Hyung Won
Yoo Ki Hyun
Shin Ho Seok (Wonho)
Son Hyun Woo (Shownu)
Rated : T
Preview
"Sudah aku temukan, terimakasih informasinya. Kau memang sangat berguna" ….
.
.
.
.
Selanjutnya..
Star Company, New York
Gedung tinggi menjulang tergambar indah di penglihatannya. Sore hari yang cukup tenang dirasakan seorang wanita yang masih intens menatap lurus kearah gedung-gedung tinggi itu, tak lupa secangkir wine tergenggam cantik di tangannya.
Seseorang masuk, suara heels tertangkap olehnya semakin mendekat. Tanpa menoleh
"Sudah kau temukan dia, Sekertaris Jang ?" Dia bertanya tanpa melihat orang yang diajaknya berbicara. Sesorang yang dipanggil Sekertaris Jang membungkukkan setengah tubuhnya sejenak, member salam. Dia mendekat kearah meja di belakang perempuan itu, menaruh sebuah amplop. Dia mundur beberapa langkah kebelakang, lagi.
"Maafkan saya nyonya, saya hanya mendapat sedikit informasi tentangnya. Saya merasa kesulitan. Maafkan saya." Sang sekertaris membungkuk 900. Dia merasa kurang maksimal menjalankan tugasnya.
Sang wanita berbalik menatap intens sekertarisnya, dia tersenyum tipis. Sangat tipis, dengan tatapan mata yang sedikit tajam. Dia memandang amplop coklat yang ada di depannya, dia mengambil. Dan membuka nya. Dia melihat foto seorang pria tampan dan beberapa foto lainnya. Dengan berbagai tulisan di bawahnya, seperti biodata yang cukup rumit. Dia tersenyum halus, menatap foto-foto itu sendu. Sedikit mengusap foto itu.
"Sudah lama ne ? …. Tunggulah, aku janji akan menyelamatkanmu dari pria busuk itu. Tunggulah sebentar lagi"
Changkyunie ….
.
Seoul Hospital, South Korea
Terlihat sebuah van mengerem mendadak di depan pintu Emergency, Hyungwoon keluar terlebih dahulu. Membuka pintu tengah van. Sang manager ? dia berlari ke dalam emergency. Meminta bantuan.
Pintu tengah terbuka, Wonho dan Shownu keluar, Kihyun yang masih di dalam mobil membnatu Shownu juga Wonho menarik keluar Changkyun yang tak sadar dengan pelan. Takut menyakiti Changkyun lebih. Kihyun mendorong pelan tubuh lemas Changkyun , setelah aman berada di tangan Shownu, Kihyun keluar sambil membawa kantong cairan infus yang masih terhubung dengan lengan Changkyun. Tubuh lemah Changkyun berada aman di kedua lengan Shownu, kepalanya terkuali lemah di dada Changkyun
"Bertahanlah sedikit lagi Changkyun-ah …." Shownu berbisik pelan, dan berjalan agak terburu masuk ke adalam emergency.
Sang manager keluar bersama beberapa perawat dan membawa sebuah stretcher.
"SHOWNU-AH … baringkan Changkyun disini. Palli …" Shownu yang mendengar hal itu, bagai ter-pause. Dia seperti enggan melepaskan Changkyun dari pelukannya. Ia eratkan tubuh Changkyun semakin mendekat kearahnya.
"HYUNG ! HYUNG !" Kihyun yang melihat Shownu hanta diam, berteriak. Mencoba mengembalikan kesadaran hyung nya itu. Dia tak perduli jika ia di rumah sakit sekarang. Ini hal genting, nyawa adiknya berada dalam bahaya, dan hyungnya satu ini hanya diam saja. Apakah dia tak tahu jika wajah Changkyun sudah menggambarkan daruratnya situasi ini ?
"Bi.. bi .. arkan a.. a.. aku saja yang membawanya. Aku ingin ber.. bersamanya" Shownu memelas kepada sang manager. Sang manager tak habis pikir. Dia tahu perasaan Shownu. Tapi Changkyun harus segera diberi perawatan. Membantahnya akan memperlambat penanganan bagi Changkyun. Dia harus memberi pengertian kepada anak asuhnya ini. Dia menghela nafas pelan.
"Shownu-ah … biarkan perawat dan dokter yang menangani Changkyun eoh ?. serahkan semuanya pada perawat dan dokter oke ? Sekarang hyung mohon, baringkan Changkyun disini. Lihatllah dia, aku berjanji, Changkyun akan baik-baik saja. Dia anak yang luar biasa . Oke ?''
Shownu yang mendengar itu segera melihat kearah wajah Changkyun, pucat pasi. Jangan lupakan darah yang terus menetes membasahi celana dan lantai rumah sakit.
Apa yang aku lakukan Tuhan ?
Sejenak ego yang tadi menguasainya mendadak lenyap. Walaupun keinginan untuk tetap bersama Changkyun masih tinggi di otaknya. Perawat yang menunggu melihat keadaan pasiennya, merasa harus segera menyadarkanya akan situasi ini.
"Maaf, bisa mohon cepat ? percayalah pada kami. Kami akan menyelamatkannya. Sekarang, saya mohon baringkan Changkyun-ssi di stretcher ini. Kami harus cepat, jika tidak kami takut keadaannya akan memburuk"
Perlahan Shownu membaringkan Changkyun keatas stretcher, mengusap pelan kepala Changkyun.
"Hyung disampingmu, akan selalu disampingmu. Jangan takut. Arrachi ?"
Shownu beralih menggenggam tangan Changkyun yang dingin, memberitahu jika apa yang dia katakan itu benar.
Perawat mengambil infuse yang berada ada di tangan Kihyun. Dan mematikan alirannya. Sang perawat memberi aba-aba untuk mendorong stretcher itu menuju ruang emergency.
Tiba di depan ruang emergency, sang perawat memberi tahu jika mereka harus menunggu di luar. Itu merupakan standar rumah sakit. Mereka mengangguk dan menunggu di kursi tunggu depan ruang Emergency.
45 menit kemudian
Sebuah stretcher keluar dari pintu emergency, terlihat seorang pemuda yang mereka kenal terbaring lemah diatasnya. Dua orang perawat dan seornag dokter ikut keluar. Kedua perawat mendorong stretcher tersebut menjauh dari ruang emergency, sedangkan sang dokter berhenti di depan mereka berempat dan mengangguk. Sang manager yang melihat gelagat sang dokter ikut mengangguk pelan. Dia tahu
"Kihyun-ah, Wonho-ah, kalian temani saja Changkyun. Aku dan Shownu akan berbicara sebentar dengan dokter. Ku serahkan Changkyun pada kalian"
Mereka berdua mengangguk dan berjalan agak terburu mengikuti stretcher yang membawa Changkyun.
"Perkenalkan saya dokter Kim Soo Jeon. Changkyun-ssi baik-baik saja sekarang. Dia sempat mengalami pendarahan yang lumayan banyak. Tapi, kami sudah memberi tranfusi darah kepada Changkyun-ssi. Kami akan merawat dan memantau keadaan Changkyun-ssi samapi besok. Jika keadaannya membaik, maka Changkyun-ssi bisa pulang besok setelah pemeriksaan rutin pagi hari."
Mendengar hal itu terbesit rasa sakit di hati Shownu, bagaimana bisa adiknya masuk rumah sakit. Dia sangat anti dan hati-hati jangan sampai ada membernya masuk rumah sakit ataupun sakit walaupun itu hanya demam biasa. Di samping itu dia masih bersyukur jika Changkyun tidak apa-apa. Syukurlah ….
"Tapi, dari apa yang saya periksa tadi, saya rasa Changkyun-ssi memiliki beban pikiran yang berat. Ini bisa menganggu stabilitas tubuh dan fikirannya. Apalagi jika itu adalah trauma masa kecil. Trauma yang muncul setelah sekian lama terlupakan, dapat bagaikan boomerang saat orang itu dewasa. Ingatan yang tiba-tiba muncul, dapat membuat seseorang tidak bisa membedakan mana yang benar dan yang salah. ingatan antara masa lalu dan sekarang akan tercampur. Dan akan semakin memperparah traumanya. Support dari orang terdekat sangatlah berguna Changkyun-ssi. Jadi berikan dia perhatian dan ruang untuk meminimalisir kekambuhan traumanya"
Penjelasan panjang yang diucapkan oleh sang dokter membuat tercengang sang manager, tapi tidak bagi Shownu yang sudah mengetahui masa lalu dari dongsaengnya. Shownu menggenggam tangan sang manager, tersirat mengatakan 'aku akan menjelaskan semuanya, jadi aku mohon diamlah hyung'.
Isyarat yang di keluarkan Shownu, membuat sang manager sedikit merasa ambigu. Tapi yasudah lah … dia akan mengikutin apa kata Shownu.
"Baik uisa, kami mengerti. Kami akan melakukan apa yang uisa sarankan" Shownu mendahului ucapan apa yang akan manager katakana. Death glare dari sang manager. Biarlah.
" Saya permisi. Selamat pagi" sang dokter membungkuk dan pergi berlalu.
Mereka berdua …
"Jelaskan padaku sekarang Shownu-ah!" tatapan intimidasi penuh dengan keingin tahuan.
.
.
.
Incheon Airport, South Korea
"Kita bergerak sekarang. Kita ambil apa yang jadi milikku. Kali ini pastikan dia tidak akan lolos"
Seorang berjalan menembus keramaian bandara, sekitar 10 bodyguard berpakaian hitam, jas rapi dan kacamata membungkuk hormat kepadanya.
Tunggu aku Changkyunie, tak akan aku biarkan kau lari lagi. Kau akan menebus pelarianmu 9 tahun ini. HAHAHA…
Dia tersenyum licik
.
.
.
TBC
Haloooo AIMA COMEBACK.
# UPDATE KILAT #
(Karena mungkin minggu depan aima engga bisa update, soalnya aima ada ujian blok dan hari senin aima bakal penyuluhan ke desa-desa (Maklum menuju mahasiswa tua. Doakan aima yaa .. hehe
Cinta kalian semua 3 eaaaa ... )
Intinya…. Chapter selanjutnya semua chara bakal keluar semua. Dan semuanya bakal jelas
Oke ?
Maafkan jika ceritanya seakan muter-muter, karena aima pengen para reader semua ngerasain berada di plot itu
JEONGMAL MIANHAMNIDA (Bungkuk - bungkuk 90o)
Selamat membaca… tolong review buat tulisan author menjadi lebih baik.
Hai Free Reader II (catatan aja… silahkan Follow FF ini untuk dapat notif jika FF ini update. Dan jangan lupa +Favorite biar author juga tambah semangat nulisnya.
TRIMAKASIH
