KISS ME, KILL ME: chapter 4

"Dengan ini resmi dinyatakan Tahanan 2976, Oh Sehun bersalah akan dua kali percobaan pembunuhan rekan tahanan, Kim Jongin dan menerima hukuman tambahan 50 tahun sebagai tahanan level 2 dibawah kendali dan pengawasan penuh!" Begitulah keputusan dari Hakim untuk Sehun.

Sehun resmi dipindahkan ke penjara khusus tahanan level 2 bersama dengan tahanan lainnya. Dengan menggunakan bus transfer kriminal dengan penjagaan yang ketat. Empat mobil sedan hitam yang dikendarai oleh polisi mengawal bus itu, dua di depan sebagai penunjuk arah dan dua di belakang untuk siaga. Pemindahan tahanan dilakukan saat gelap dan menggunakan rute khusus sehingga tidak terlihat oleh masyarakat sipil.

Awalnya semua berjalan lancar, hingga dari kejauhan terlihat sebuah mobil datang menyusul dengan kecepatan penuh. Mobil itu segera mendekat menuju mobil sedan hitam dibarisan paling belakang. Dari moonroof mobil itu muncul satu sosok lengkap dengan tracking point guns yang telah membidik polisi yang menyetir.

"DUAR!"

"Tiiiiiinnnnnnnnnnnn..."

Suara tembakan bersamaan dengan suara klakson yang berbunyi tanpa henti akibat dari kepala sopir yang menekan klakson setelah tembakan tersebut. Mobil paling belakang itu kehilangan kendali dan menabrak mobil didepannya dan berhasil menyapu kedua mobil itu kepinggir jalan.

"Posterior clear!" Sahut sosok dari kegelapan itu melalui earpiece-nya.

"Dragon and Bear team are down! King need a backup!" Polisi yang ada di dalam bus berkomunikasi dengan mobil di depannya.

"Got it! Fox is on the way!" Mobil paling depan membanting stir, menyingkir dari iringan jalan. Mencoba memelankan mobil dan masuk kembali mengambil posisi di belakang bus.

"I got a new one! Let's split up!" seru sosok itu. Dalam hitungan 3, mobil itu bergeser ke kanan dan dibelakangnya bergeser ke kiri. Ternyata dibalik satu mobil terdapat empat mobil lainnya yang berbaris dan menempel dengan rapih.

Polisi itu ternyata memiliki rekan yang sudah bersiap dengan senjata mengarah pada mobil-mobil itu. "Wah! Ternyata mereka banyak!" seru polisi yang memegang senjata dengan panik. Polisi itu terus menembakkan pistolnya tanpa arah. Sosok yang tadi berhasil melumpuhkan polisi sebelumnya juga berhasil melumpuhkan sopir polisi itu, bersamaan dengan sosok lainnya di mobil sebelah yang berhasil membidik polisi bersenjata itu.

"Fox is down!" Seru polisi yang berjaga didalam bus.

Mobil polisi itupun berhenti seketika. Kelima mobil itupun melewati mobil polisi yang berhenti dan kembali menjadi satu barisan menempel dibelakang bus.

"Ayo lakukan seperti biasa!" Sosok itu memberikan perintah.

Tidak lama empat mobil berpencar mengambil posisi dikedua sisi bus dan satu mobil besar yang tetap siaga dibelakang bus. Dua mobil kemudian menyamakan posisinya disamping mobil sedan polisi yang berada didepan. Mobil polisi itu dikepung, diapit dan dipaksa untuk menyingkir dari iringan jalan.

"Akan aku bereskan bersama Suho hyung!" Lapor Xiumin yang mengapit mobil sedan polisi itu, bersama dengan Suho yang mengendarai mobil satunya. Sedangkan dua mobil lainnya berada disisi bus.

"Target locked! Ya! Yuta! Bawa aku ke sopir bus!" Yang dipanggil Yuta itu mengendarai mobil lebih cepat, berkonsentrasi menyamai kecepatan bus itu.

"DUAR!" suara tembakan terdengar.

"Shit! Sopir itu punya senapan! Back off!" perintah sosok itu pada Yuta.

Yuta pun mundur perlahan. "Johnny, are you okay?" teriak Yuta.

"Yeah, I'm fine! Tembakannya melesat." Johnny kembali masuk ke mobil lewat moonroof mobilnya. "Baekhyun hyung! Sopirnya punya senapan, bisakah kau lewat belakang?" Tanya Johnny pada sosok yang berhasil melumpuhkan dua sopir polisi dibelakang tadi.

"Aku tidak tahu berapa polisi yang ada didalam bus!" jawab Baekhyun melalui earpiece-nya.

"Hanya dua dan satu sopir. Dua polisi sepertinya hanya pistol biasa." Jawab Johnny yang sudah mengintai bus itu dari luar.

"Okay! Lumpuhkan dulu polisi didalam!" perintah Baekhyun ke Johnny. "Taeyong! Bukakan aku jalan dari belakang!"

"Okay, hyung!" jawab Taeyong yang berada di mobil belakang bus. "Lucas! Siapkan alatnya dibelakang!"

"Yah yah, i got it." Dengan muka antusias, Lucas keluar melalui jendela pintu samping dan menembakkan senapan ke kaca belakang bus hingga hancur dan lepas. Kemudian Lucas berpindah ke belakang mobil. Taeyong menghentikan mobil dan berputar kemudian menginjak gas, berjalan mundur mengejar bus itu. Bagian belakang mobil Mercedes-Benz G63 AMG 6x6 itu menempel persis dibagian belakang bus, dan Taeyong berusaha terus menyamai kecepatan bus.

Sementara Johnny berusaha melumpuhkan dua polisi yang ada di dalam bus dengan senapannya dibantu oleh Baekhyun disisi lainnya. Kejadian ini sukses membuat panik tahanan yang ada didalam, namun tidak dengan Sehun. Sehun hanya menikmati suara-suara tembakan itu dengan tersenyum tenang.

Lucas sudah bersiap dengan tali dan melompat ke bagian belakang bus. Ia mengaitkan tali itu pada empat sisi besi pelindung kaca bus dan kembali ke mobil, mengetuk kaca belakang pertanda siap kepada Taeyong. Taeyong kemudian menginjak rem, diikuti dengan tali yang mengulur seiring berjalannya bus. Diwaktu yang tepat, Taeyong menginjak gas dan berjalan berlawanan dengan bus, membuat bus tersebut sedikit tersendat ketika tali meregang diantara mereka.

"Come on, hyung! You can do it!" Lucas memberikan semangat pada Taeyong seperti anak kecil. Dan akhirnya besi itu berhasil lepas dari bus. "Woohooo! We did it!" teriak Lucas senang.

"Clear, hyung!" lapor Taeyong pada Baekhyun.

"Good job!" Puji Baekhyun pada Taeyong dan Lucas. "Xiumin-hyung! Kau ikut denganku masuk ke dalam!" Perintah Baekhyun pada Xiumin yang telah selesai membereskan polisi di belakang.

Xiumin pun menyusul bus itu, sebelumnya berhenti di samping mobil Taeyong. "Lucas, you come with me!" teriak Xiumin sambil bertukar posisi ke samping kursi pengemudi.

"Me? Really? Woah! Oh my God!" Lucas berteriak gembira dan segera menghampiri Xiumin. Mobilpun melaju dengan cepat menyusul Baekhyun.

"Taeyong, kau bisa bereskan ini dan cepat menyusul." Pesan Suho pada Taeyong, yang disambut anggukkan oleh Taeyong kemudian bergegas menyusul Xiumin.

"Chen, bawa aku ke belakang!" Chen yang mengemudi mobil bersama Baekhyun memelankan mobilnya dan mengambil posisi menempel di belakang bus. Kedua polisi sudah berhasil dilumpuhkan sehingga tidak ada lagi halangan di bagian belakang. Tersisa sopir yang memiliki senapan. "Johnny! Alihkan sopir itu!"

Tanpa menunggu lama, Yuta membawa mobil itu melesat dan memotong tepat didepan bus. Sopir itu kemudian menembakkan senapannya ke mobil Yuta dan Johnny. Johnny pun mengeluarkan tembakan hanya untuk menggeretak sopir bus itu, tanpa bermaksud mencelakainya karena bisa berpengaruh buruk pada Baekhyun yang mencoba masuk kedalam. Sedangkan Lucas sudah mensejajarkan mobilnya dengan Chen.

Segera Xiumin keluar melalui jendela dan memanjat atap mobil, kemudian lompat ke atas atap mobil Chen dan bergabung dengan Baekhyun yang mencoba memanjat bagian belakang bus. Sesampainya di dalam bus, Baekhyun melongokkan kepalanya mencoba mencari seseorang diantara yang lainnya. Setelah ketemu, Ia berjalan menuju ke satu orang itu dan duduk dipangkuannya, "Hello, Sehun! Long time no see!" kemudian mengecup pipi Sehun dengan mesra, membuat tahanan lainnya syok dan ribut sedangkan Xiumin hanya bisa geleng-geleng kepala.

"Bitch." Sehun hanya menatap tajam. "Cepatlah, aku sudah pegal!"

"Ouch! Aku sakit hati." Baekhyun pun mencoba melepaskan Sehun dari borgol yang ada di kaki, tangan dan lehernya. Sedangkan Xiumin mencoba untuk melindungi Sehun dan Baekhyun dari tahanan lainnya yang juga berusaha kabur.

"Hei tenanglah!" Xiumin menembak salah satu tahanan yang lolos dan berusaha menerobos Sehun.

Sehun kemudian berhasil lompat ke mobil Chen. Kemudian Chen menginjak rem dan membiarkan Lucas mengambil alih posisinya tepat dibelakang bus. "Xiumin hyung, I'm coming!" teriak Lucas, yang hanya bisa direspon gelengan kepala oleh Xiumin. Namun bukan Xiumin yang lompat, melainkan Baekhyun. "Woah! Aku bersama idolaku!" Mata Lucas berbinar melihat Baekhyun.

"Duh! Cepatlah menyingkir agar Xiumin bisa keluar!" Jawab Baekhyun malas.

Mobil Lucas kemudian berganti dengan mobil Suho yang sudah ada tepat disampingnya. Kemudian Xiumin lompat ke mobil Suho dan masuk kedalamnya.

"We clear! Target is safe!" Lapor Xiumin pada Johnny, yang direspon Johnny dengan tembakan tepat dikepala sopir bus itu. Bus kemudian hilang kendali dan menabrak bagian belakang mobil Yuta yang kemudian terguling-guling di jalan dan akhirnya terbakar.

Dari kejauhan terdengar mobil polisi dan helikopter yang mendekat kearah mereka. "Kita harus kembali secepatnya!" Perintah Sehun pada earpiece yang Ia dapatkan dari Chen dan langsung dipatuhi oleh anak-anak buahnya. "Baekhyun, bersiaplah. Kita akan menjemput kekasihmu besok." Ujar Sehun sambil menyandarkan dirinya pada kursi penumpang.

"Heh, kekasihku atau kekasihmu?" Baekhyun mencibir Sehun.

"Sudahlah, aku sedang lelah." Jawab Sehun malas.

Chen dan anak buah lainnya hanya bisa tertawa.

"Mau pulang kemana, Sehun?" tanya Chen dengan suara lembut.

"Ke basecamp. Aku tidak mau melihat muka ayah."

"Got it!"

Mobil Yuta dan Johnny memimpin di depan, diikuti oleh mobil Chen, mobil Lucas, mobil Suho dan mobil Taeyong.

.

.

.

Shtpnk's memo

Halo readers, apa kabar? Jadi beginilah kelanjutannya hehe mungkin terlalu banyak cast pembantu, dan yang belum tau NCT akan shtpnk jelaskan dibawah. Buat yang gak mau ada NCT, ya silahkan gak usah dibaca ya readers :) Hope you guys like it

[1] Cast pendukung:

Baekhyun (Byun Baek-hyun) umur 27 tahun, teman dan kaki tangan Sehun, bertugas dibidang senjata api bersama Chen dan Xiumin (CBX), memiliki sifat manja, bitchies

Chen (Kim Jong-dae) umur 27 tahun, termasuk grup CBX dan kaki tangan Sehun

Xiumin (Kim Min-seok) umur 30 tahun, termasuk grup CBX, ahli dalam alat-alat berat

Suho (Kim Jun-myeon) umur 28 tahun, seorang anak mafia di Korea, teman bermain Sehun, bukan anak buah Sehun

Yuta (Yuta Nakamoto) umur 24 tahun, seorang anak dari yakuza Jepang, ahli dalam berkendara motor dan mobil, bertugas bersama Johnny

Johnny (John Jun Suh) umur 25 tahun, bertugas dibidang otomotif bersama Yuta dan persebarannya ke manca negara

Taeyong (Lee Tae-yong) umur 24 tahun, ahli dalam berkendara mobil, bertugas mengedarkan narkotika dikalangan remaja di Korea bersama Lucas (Duo Drugs)

Lucas (Wong Yuk-hei) umur 21 tahun, seorang anak dari mafia Cina, Duo Drugs bersama Taeyong, sifatnya masih seperti anak kecil dengan badan yang besar

[2] Ada lima mobil yang digunakan untuk menyelamatkan Sehun:

Mercedes-Benz G63 AMG 6x6 dikendarai Taeyong dan Lucas dan membawa alat derek

Toyota GR Supra dikendarai Xiumin yang kemudian dikendarai Lucas

Koenigsegg Regera dikendarai Yuta dan Johnny

Mercedes-AMG GT C Roadster dikendarai Chen dan Baekhyun

Porsche 718 Boxster dikendarai oleh Suho yang mengapit mobil polisi bersama mobil Xiumin