Selamat Membaca...

"Apa anda katakan tadi?bisa tolong di ulang?" Tanya Naruto bingung.

"Kamu adalah anakku!kamu dulu pernah hilang Naruto!!" Teriak Kushina yang sudah berlinang air mata.

Sementara itu Naruto merasa dilema,dia merasa belum percaya kalau wanita tersebut ibunya namun disatu sisi dia merasa kasihan karena wanita tersebut menangis di depannya terlebih saat ini dia sedang bekerja.

"Maaf saja bukannya saya mau mengusir,namun bisakah anda menemui saya lagi setelah jam kerja saya habis?,karena saat ini saya sedang bekerja dan disini juga banyak orang." Ucap Naruto sopan.

"B-Baiklah kalau begitu aku akan menunggumu di cafe sana," Balas Kushina memberi tahu arah tempat tersebut.

Naruto hanya membalas dengan sebuah senyum dan kembali melakukan pekerjaannya sambil memikirkan pembicaraannya tadi dengan wanita tersebut.

'anaknya?bahkan rambutnya saja berbeda dengannku' Batin Naruto bingung.

"Kuoh?"

"Ya Namikaze-san,kamu dipilih sebagai Siswi yang akan ikut melakukan pertukaran pelajar dan hal tersebut sangat bagus untukmu nanti jika ingin masuk perguruan tinggi." Ucap seorang guru dengan jelas.

Arthuria yang mendapat kesempatan tersebut pun sedikit berpikir dalam diamnya.Arthuria kemudian minta izin sebentar untuk membuat keputusannya.

Arthuria kemudia menghubungi Kaa-san nya untuk membicarakan hal tersebut.Saat dia bilang akan di tukar ke kota Kuoh,reaksi Kushina langsung berkata setuju dengan penuh semangat,hal tersebut membuat Arthuria sedikit kaget dan bingung namun dia tidak ambil pusing dan karena Kaa-sannya sudah setuju akhirnya dia kembali ke ruang guru untuk memberitahu kalau dia juga menyetujui hal tersebut.

"Baiklah kalau begitu Minggu depan kamu sudah mulai bersekolah disana Namikaze-san dan saya berharap kamu senang dan baik" disana." Ujar guru tersebut.

"Tentu dan terimakasih Sensei,kalau begitu saya undur diri dahulu," Pamit Arthuria keluar dari ruang guru.

"Huh memangnya kejutan apasih yang ingin di berikan." Guman Arthuria penasaran saat bercakap dengan Kushina.

Jam sudah menunjukkan waktu petang dan Naruto saat ini sudah selesai dengan pekerjaannya dikarenakan tidak ada barang yang harus di antar malam ini.setelah membereskan barang-barangnya,Naruto kemudian mengambil motornya dan membawa ke Cafe untuk bertemu dengan Wanita yang mengaku Ibunya.

"Jadi bisa anda jelaskan secara lengkap kepadaku?" Tanya Naruto serius.

"Baiklah kalau begitu dengarkan ceritaku...," Balas Kushina sembari meminum tehnya terlebih dahulu.

Kushina pun menceritakan kisahnya ketika dulu bersama Minato kehilangan Naruto dan kejadian kejadian yang menimpa mereka setelah hal tersebut.Naruto pun dengan sesakma mendengar cerita dari Kushina hingga dia merasa sedikit iba karena hal yang menimpa mereka.

"Baiklah aku memaafkan mu," Ucap Naruto pelan.

"B-Benarkah ka-alau begitu ayo persiapkan dirimu kita pindah ke Konoha." Balas Kushina antusias.

"Tidak,aku ingin tetep tinggal dan bersekolah disini.Itu sudah keputusan ku," Ujar Naruto memperjelas keinginannya.

"T-Tapi...,"

"Namun jika hanya berkunjung kurasa aku tidak keberatan." Naruto berkata sambil memberikan senyuman terbaiknya.

Hal tersebut membuat para gadis" muda yang sedang berkumpul pun merona semua ketika melihat bagaimana Tampannya muka Naruto termasuk Kushina yang sedikit memerah.(oi inget suami lagipula muka mereka kan mirip).

"Baiklah kalau begitu,namun sebelum aku pulang ada satu permintaan yang aku ingin kamu penuhi," Ujar Kushina serius.

"Apa itu?" Tanya Naruto penasaran.

"Minggu depan...,"

Naruto pun pulang ke apartemennya sekitar pukul 20.00 malam setelah berdiskusi dengan Kushina perihal tadi.Dirinya tidak menyangka bahwa mempunyai seorang adik terlebih lagi seorang Gadis dan Kushina meminta jika dirinya bersedia tinggal bersama selama masa pertukaran ya dan itu membuat Naruto pusing hingga sekarang.

Setelah membuka kunci kamarnya,Naruto kemudian membereskan peralatan kerjanya dan masuk ke Kamar mandi untuk membersihkan diri.

Selagi berputar putar dengan segelut pemikirannya tiba tiba ada yang mengetuk pintu kamarnya dari luar.

*Tok!* *Tok!* *Tok!*

"Siapa ya yang berkunjung?" Guman Naruto bangkit dan melilitkan handuk di pinggangnya untuk menutupi bawahannya.

*Tok!* *Tok!*

"Iya sebentar!" Teriak Naruto dari dalam.

*Kriieeet!*

"Mohon maaf mencari siapa?" Tanya Naruto menyembulkan kepalanya keluar pintu.

"Halo Naru-chan,lama tidak bertemu..," Salam dari seorang Gadis yang berkunjung.

"Oh...," Reaksi Naruto dan langsung menutup pintu.

*Bugh!*

"Ehh kenapa ditutup lagi!bukain dong!...," Teriaknya.

Naruto pun yang masih menyenderkan badannya dipintu hanya menghela nafas lelah dan bergumam,"Entah kenapa hari hari ku nanti akan makin merepotkan..,"

"Jadi ada apa kamu kemari Konan-nee?" Tanya Naruto to the point.

"Mouu~ aku datang berkunjung untuk melihat kondisi mu malah di sambut seperti ini sih," Balas Konan sambil menggembungkan pipinya.

"Hah~ baiklah silahkan masuk." Ucap Naruto mempersilahkan dan berlalu dari sana.

Konan pun langsung tersenyum ketika Naruto mengizinkannya,kemudian dirinya masuk dan tak lupa menutup pintu.Dirinya langsung mengambil posisi duduk di salah satu karpet yang biasa Naruto duduki untuk sekedar bersantai.

Tak berselang lama Naruto datang membawa teh manis dengan kondisi sudah selesai berpakaian santai.Kemudian dirinya menaruh di depan Konan yang sedang asik melihat acara di TV .

"Jadi apa alasanmu berkunjung kemari?" Tanya Naruto kembali.

"Oh aku lupa!~ mulai besok aku akan menjadi Guru Bahasa Inggris Di sekolah mu,jadi mulai hari ini aku akan tinggal disini yah...," Ucap Konan dengan nada gembira.

"Oh~ Ok..,"

1 detik.

5 detik.

10 detik.

"APAAAAA!!!!!!!!!" Teriak Naruto yang sukses membuat kuping Konan serasa pecah didalam.

"Apa maksudmu seperti itu dan memangnya kau mau tidur dimana hah?!" Ucap Naruto dengan nada jengkel.

"Hmm~ tidak ada dan bukankah kita bisa tidur seranjang hehehe," Balas Konan menggoda Naruto yang membuat sang empu makin terlihat kesal.

Naruto yang hari harinya sudah merasa merepotkan kemudian masuk ke kamarnya.

"Tau ah! Urus saja urusanmu sendiri...," Ucap Naruto sebelum menutup pintunya.

"Oohh~ seperti itu hihihi." Guman Konan terkikik geli melihat tingkah Naruto.

Setelah itu Konan pun menaruh barang barangnya agar tidak berantakan dan menyiapkan futonnya sendiri di tempat tadi yang dia duduki.

"Mungkin Naru-chan sudah tidur,lebih baik aku tidur juga karena besok pasti akan melelahkan." Guman Konan sambil terlelap dalam tidurnya.

oOo

Konan merupakan Gadis yang tinggal juga satu panti dengan Naruto.Umur mereka terbilang hanya terpaut sekitar 5 Tahunan dan Konan baru saja menyelesaikan kuliahnya untuk menjadi seorang guru.Konan lah dulu yang sering mengajari Naruto dalam hal mata pelajaran sehingga membuat Naruto yang sekarang menjadi pandai.Konan sendiri juga merupakan gadis yang mempunyai otak encer terlebih dalam bidang Bahasa Inggris.

*Kukuruyukkkkkkk!*

"Ehmm~,"

Naruto yang sudah mulai membuka matanya merasakan sesuatu benda berat yang menimpa setengah tubuhnya.ketika menengok dia melihat Konan yang masih tidur dengan muka tenangnya.

Niat Naruto yang ingin membangunkannya dengan cara Kasar pun sirna,mau apalagi karena bagaimanapun Konan jugalah yang membuat dirinya bisa seperti saat ini disekolah jadi dia juga merasa tak enak jika menolak Konan yang ingin tinggal di Apartemennya.

"Hoi bangun,sudah pagi ini," Ucap Naruto sambil menepuk pipi Konan.

Konan yang merasakan sesuatu di mukanya pun membuka matanya.Dia melihat Naruto yang saat ini sedang menatapnya dengan tenang.

"Ohayo~ Naru-chan,"

"Ah Ohayo Konan-nee,lebih baik kamu mandi duluan sana." Ujar Naruto bangkit dari Kasurnya.

"Aku akan membuat sarapan dulu." Imbuh Naruto.

Konan yang melihat sikap Naruto seperti itu hanya tersenyum saja.

"Bodoh...," Gumamnya.

SKIPTIME

Naruto dan Konan pun saat ini sedang dalam perjalanan ke sekolah dengan menggunakan Sepeda Motor milik Naruto.Konan sendiri tampi sangat cantik dengan kemeja putih dibalut Blazer biru dan rok biru sepaha dilapisi Stocking hitam dibawahnya membuat dirinya terlihat begitu dewasa sekali.

Saat sudah sampai ternyata itu menjadi daya tari perhatian para Siswa di Kuoh yang kebetulan baru memasuki pagar utama sekolah.

"Eh coba lihat si Naruto membonceng seorang Wanita dewasa,"

"Eh? Mana mana aku mau lihat!"

"Wah cantik sekali yaa,"

"Betul apalagi rambut se pundaknya itu membuat dia makin terlihat menggoda."

"Kau dan otak mesummu,"

"Hei aku tidak mesum tapi super mesum."

Seperti itulah reaksi para Siswa yang melihat Kecantikan Konan ketika baru tiba disekolah ini.

"Kalau begitu aku masuk kelas duluan." Ucap Naruto berlalu dari sana.

"Eh tunggu sebentar!" Balas Konan memegang pergelangan tangan Naruto.

"Ada apa lagi?" Tanya Naruto bingung.

"Jam istirahat nanti temui aku di Kantin yaa," Jawab Konan penuh harap.

"Hah~ baiklah kalau begitu sampai nanti." Balas Naruto melanjutkan jalannya.

Konan pun langsung menuju ruang Kepala Sekolah untuk menyelesaikan Administrasi pekerjaan dirinya.

Bersambung...