LIBRARY OF MARKHYUCK

Hanya ketidaktaudirian seorang Lee Donghyuck yang hobi meminta Mark Lee untuk menggendongnya

Pairing: MarkHyuck

Warning: typo(s), OOC, cringe, yaoi

DLDR, Happy Reading

Cr: foxpudu

.

.

.

"Hyuck, ayo pulang" ajak Mark datar. Katakanlah lelaki bersurai arang itu sangat lelah dengan latihan sadis yang diberikan pelatihnya tadi. Yang diinginkannya sekarang hanyalah berendam didalam air panas lalu tidur sampai ia puas, mengingat besok adalah hari libur sekolah.

Namun sayang nampaknya Donghyuck,kekasihnya sekaligus orang yang diajaknya tadi, tidak berpikiran hal yang sama sepertinya. Lelaki dengan surai kecoklatan itu tetap setia duduk dikursi yang terdapat diloker lapangan basket sekolah mereka.

Mark menghela napas, tau persis apa yang diinginkan sang kekasih. Diraihnya tas milik Donghyuck dan disampirkannya keatas pundaknya, lalu dengan cepat ia berjongkok didepan Donghyuck.

Tak butuh waktu lama samapi dirasakannya sepasang tangan yang terkalung dilehernya dan ia juga bisa merasakan beban yang tidak bisa dikatakan enteng dipunggungnya. Dengan sekuat tenaga, Mark mencoba berdiri dan berjalan keluar loker.

Entah kenapa ini menjadi hobi baru seorang Lee Donghyuck ketika mereka sudah selesai berlatih basket, yaitu minta digendong saat pulang. Terkadang Mark geleng-geleng kepala sendiri melihat tingkah tidak tahu diri dari kekasihnya, mengingat badan Donghyuck yang hampir sama besarnya dengan dirinya. Ditambah lagi, perannya sebagai kapten dalam tim basket sekolahnya yang selalu membuat Mark bekerja lebih keras untuk tim yang berefek pada berkali lipatnya rasa lelah yang menderanya.

Tapi nyatanya Mark tetap setia menuruti keinginan Donghyuck, terlepas dari segela lelah yang menderanya. Dengan imbalan ucapan terima kasih halus yang langsung dihantarkan dari mulut hangat Donghyuck menuju telinganya serta kecupan-kecupan kecil dileher Mark yang diberikan Donghyuck selama perjalanan mereka cukup untuk membuat Mark senang dan kembali bertenaga.

Itulah juga mengapa Mark selalu mengambil jalan memutar menuju rumah Donghyuck tiap kali kekasihnya itu meminta digendong.

.

.

Flashback

.

.

Semuanya diawali ketika kaki Donghyuck keseleo saat sedang latihan. Salahkan Mark yang dengan seenak jidat mengangkat kaos latihannya sehingga menunjukkan otot perut miliknya yang mau tidak mau membuat Donghyuck kehilangan fokus pada latihannya dan berakhir pada kakinya yang keseleo.

Pelatihnya sudah memberikan pertolongan pertama berupa pijatan-pijatan kecil pada kakinya serta olesan saleb yang katanya bisa meredam rasa sakit dikakinya.

Tapi tetap saja, ketika Donghyuck berniat untuk mengambil tasnya diruang loker ia malah nyaris terjatuh lagi, apabila Mark tidak menangkap tubuhnya.

Tentunya Mark, sebagai kekasih yang baik, menawarkan diri untuk mengantar Donghyuck pulang dengan menggendongnya.

Awalnyapun Donghyuck menolak, tapi karena ia sadar diri bahwa ia tak mungkin bisa pulang, akhirnya ia mengalah dan naik keatas punggung lebarMark.

Kalau Donghyuck boleh jujur, ia tahu kok badannya yang tidak bisa dikatakan kecil dan juga badan Mark yang tidak sebesar rekan-rekan setimnya seperti Jeno, Jaemin, dan Yukhei pasti akan membuat Mark semakin pegal setelah melewati latihan mereka.

Tapi Donghyuck juga tidak bisa berbohong, debaran dan rasa nyaman saat menyender pada punggung lebar itu, saat kedua lengannya memeluk lembut leher Mark, dan juga saat wajahnya berhadapan langsung dengan tengkuk Mark, sangat membuat lelaki berkulit sedikit tan itu ketagihan.

Itulah alasan mengapa Donghyuck sangat suka digendong oleh Mark.

Dan iapun tahu, Mark juga senang menggendongnya.

.

END

.

so tidak jelas wkwk

makasi buat semua yang udah dukung cerita aneh ini hihi