Hai gaes balik lagi sama aku eh tapi sebelum itu kalian udah baca fic aku sebelumnya kan kali ini aku mau lanjutin nih karena sekarang ini haccan lagi senggang makanya pengin updet cepet semoga kalian tetep senang membaca fic aku ini wkwkw.
Happy reading _
chapter 2
"sasuke-kun kau beneran mau mengajaku kerumahmu? tanya sakura
"hn aku ingin mengenalkanmu dengan keluargaku"
"hehe aku belum siap bertemu mereka aku hanya berpikir tipikal uchiha sepertimu semua" sakura berkata jujur dengan menggaruk belakang kepalanya yang tidak gatal agak takut juga sasuke marah karena berkata seperti itu
"tidak, makanya aku ingin membawamu kesana supaya kau mengenal mereka lebih jauh ibuku orang yang lembut sakura" sasuke menegaskan agar sakura tidak merasa cemas
"hm baiklah" akhirnya sakura menurut"setelah pulang kuliah nanti aku akan menunggumu"sakura hanya terdiam tidak menjawab lagi.
~
~
waktu berjalan dengan cepat sakura sedang berada dikantin menikmati makan siangnya tiba tiba ino dan hinata datang mereka sahabatku tapi raut wajah hinata menunjukan bahawa dia sedang marah sedangkan ino agak cemas mereka sudah berada tepat dihadapan sakura.sakura terkejut bukan main hinata membanjur wajahnya dengan minuman yang dibawanya kenapa ini apa yang terjadi hinata orang yang lemah lembut kan kenapa dia beda sekali dengan hinata yang kukenal kalopun ada masalah atau marah padaku hinata pasti bicara lebih dulu sebelum bertindak seperti ini pikir sakura.
"apa apaan kau ini hinata kenapa kau membanjurku!" sakura berbicara dengan lantang sehingga seisi kantin menengok
"hinata kamu jangan salah paham dulu dong kita bicara baik baik dulu" ino memegangi tangan hinata untuk tenang
"ada apa ini ino bisa kau jelaskan kenapa hinata seperti itu" sakura bertanya kepada ino
"lo ga usah pura pura deh jalang aku tau apa yang kau lakukan dengan naruto-kun!!" hinata membentaknya sakura merasa dirinya dihina oleh hinata lalu sakura menampar pipi kiri hinata
"sakura! kau juga jangan main kasar seperti itu!" kali ini ino yang membentak
"ino tolong katakan pada sahabatmu itu untuk menjaga mulutnya! aku bahkan tidak tau apa apa mengenai ini dia seenaknya saja mengataiku tanpa penjelasan yang jelas!" sakura benar benar marah.
"lo mau tau apa yang terjadi lihat lihat!" hinata membentaknya lagi dengan menunjukan sebuah foto diri sakura dengan naruto yang memegang tangan sakura di taman lalu foto berikutnya tampak naruto memberi bunga kepada sakura, bukan hanya sakura yang terkejut tapi seisi kantin pun tampak terkejut lalu mereka mulai berbisik bisik jelek tentang sakura
"hinata itu-"
" bener bener kan kamu wanita jalang kau bahkan tau naruto-kun berpacaran denganku dan kau juga sudah mempunyai sasuke-kun masih bisa main kotor dibelakang!" hinata memotong perkataan sakura, sakura ingin menjawab lagi tapi hinata dengan cepat mencengkram kerah baju sakura sedangkan ino mencoba menahan hinata.hinata mendekatkan wajahnya ke sakura lalu memiringkan kepalanya dengan seringai tajam suaranya berubah jadi dingin
"kau memang sahabatku tapi sekarang tidak lagi aku sangat membencimu jalang, dan aku tidak tau kau menjadi wanita kasar seperti itu aku juga bisa bersikap sepertimu"suara sakura tercekat, dengan gerakan cepat hinata mengangkat tanganya hendak menampar sakura lalu sakura memjamkan mata tapi tangan hinata berhasil ditahan seseorang 'siapa' batin hinata setelah hinata menengok kesamping ternyata naruto yang menahan hinata disusul sasuke yang langsung melepaskan cengkraman hinata dileher sakura. sakura tebatuk batuk dengan sigap ino langsung memberikan minumanya disisi lain hinata melotot tampak terkejut dengan datangnya naruto hinata juga berontak tapi naruto lebih kuat darinya
"lepaskan aku naruto aku ingin menampar jalang itu!" hinata membentak naruto dan dia juga tidak memanggil naruto dengan suffix-kun
"sakura daijoubu" sasuke merasa cemas dengan keadaan sakura
"aku tidak apa apa sasuke-kun, arigatou ino" lalu mereka bertiga mengalihkan pandangannya kepada hinata dan naruto naruto mencengkram bahu hinata sepertinya hinata juga mulai sesenggukan menangis
"hinata apa yang terjadi padamu apa yang kau lalukan pada sakura-chan" tanya naruto dengan tegas dan sedikit membentak
" terus saja naruto-kun membela sakura kau bahkan tidak benar benar melihatku sebagai kekasihmu kan, kau selalu saja menghabiskan waktu dengan sakura sedangkan aku kau campakan!" suara hinata tampak kembali seperti biasanya
"apa maksudmu hinata?" kali ini pun naruto tampak tenang hinata melepaskan cengkraman naruto dipundaknya"sudahlah kau tidak akan mengerti!" hinata berlari meninggalkan kantin tapi naruto tidak mengejarnya sebagia gantinya ino lah yang mengejar hinata. naruto menghampiri sakura dan bertanya
"sakura-chan kau baik baii saja ?"
"aku baik, kau tidak mengejar hinata naruto ?" kali ini sakura yang bertanya
" tidak biarkan dia sendiri dulu, ahh maaf atas kelakuan hinata tadi ya sakura-chan, oy teme bawa sakura-chan ke uks nanti dia malah kenapa napa" dengan cengiran khasnya naruto menambahkan.
"hn" hanya seperti itulah sasuke menanggapi.
~
"Hinata tunggu" pekik ino akhirnya ino berhasil mengejar hinata lalu ini menahan pergelangan hinata
"lepaskan ino aku mau pulang" masih dengan keadaan menangis hinata berontak. ino menahan bahu hinata lalu memeluk hinata sepertinya ino merasa kasihan dengan keadaan hinata
"aku tau perasaanmu hinata" ino mengelus punggung hinata sepertinya dia sedikit tenang sekarang
"aku benci benci ino kau lihat sendiri kan bahkan naruto-kun tidak mengejarku dia tidak peduli padaku" ino melepaskan pelukanya
" masih ada aku sahabatmu yang mengejarmu" ino mengatakan dengan nada serius
"kau tidak akan meninggalkanku kan ino ?" kali ini hinata yang bertanya
"tidak akan"
"hanya kau sahabat satu satunya yang aku punya ino kurasa aku tidak sanggup bertemu sakura lagi bahkan banyak sekali orang yang peduli dengan sakura seperti sasuke-kun atau naruto-kun sedangkan diriku tak ada satupun"
ino memeluk hinata lagi tangisanya sedikit mereda
"aku tidak akan meninggalkanmu hinata percayalah"
"arigatou ino-chan, aku ingin pulang"
"baiklah"
~
naruto sakura dan sasuke sedang berjalan dikoridor yeah waktu kuliah sudah selesai dan mereka akan pulang
"aku cemas dengan hinata" tiba tiba sakura berbicara
"tidak apa apa sakura-chan kau tidak perlu khawatir aku akan berbicara dengan hinata-dattebayo"
"lagi pula itu hanyalah kesalah pahamanya saja" sasuke menambahkan, sakura menunduk dia mengalihkan topik pembicaraan.
"apa kita jadi kerumahmu sasuke-kun?" sakura bertanya
"hn"
"kau tidak mengajaku teme ?" naruto protes karena sakura saja yang diajak kerumah sasuke untuk apa naruto ikut ikutan kesana
"kau berisik dobe"
"pokoknya aku ikut"
"tidak"
"ikuuuutt"
"terserah kau saja, kau berisik"
sakura tersenyum melihat kelakuan mereka tanpa ada yang tau diantara ketiganya bahwa ada yang mengintip dibalik tembok orang itu adalah hinata dia belum pulang ternyata.
"seandainya aku bisa sepertimu sakura-chan" hinata bergumam pada diri sendiri
"aku benar benar membencimu"
~
~
sepulang sekolah saat ini sakura saat ini sakura berada dipekarangan rumah uchiha dia mengekori sasuke dari belakang sampai saat tiba didepan pintu
"hn masuklah" kata sasuke sakura masuk dia berjalan didepan sedangkan sasuke dibelakangnya sampai tiba diruang tamu sakura melihat seorang dengan rambut pirang pucat 'siapa' batinya dia menghentikan langkah sasuke terheran
"ada apa sakura ?" tanyanya sakura tidak menjawab sasuke melewati sakura lalu dia juga sedikit terkejut melihat seseorang duduk di sofa orang itu menyapanya
"ara sasuke-kun lama tidak bertemu nee" ucap orang itu dia berlari menghampiri sasuke langsung tanpa basa basi orang itu memeluk sasuke, sakura terkejut melihat kelakuannya
"shion lepaskan" dengan paksa sasuke mendorong tubuh shion 'shion siapa dia sasuke tidak pernah bercerita kepadaku' pikir sakura setelah shion melepaskan pelukanya sasuke langsung menyeret tangan sakura untuk mengikutinya kekamarnya tapi sebelum sampai dikamar ibunya baru saja keluar dari dapur dengan membawa cemilan serta ocha dia berjengit lalu memandang sakura, sakura pun jadi gugup
"sasuke-kun kau sudah pulang" tanya mikoto
"hn kenapa ada wanita itu disini bu" sasuke balik bertanya
"tentu saja ibu mengundangnya kau denganya kan sudah kami jodohkan" sasuke melotot sedangkan sakura hatinya mencelos mendengarnya
"siapa yang membuat lelucon seperti itu aku tidak mencintainya dan aku juga sudah mempunyai pacar dan dia ada disampingku" sasuke mengatakanya dengan tegas sakura menunduk
" dia pacarmu apa apaan itu sama sekali tidak ada cantik cantiknya rambutnya juga norak warnanya pink" ucap mikoto sinis sakura sudah berkaca kaca hendak menangis
"aku tidak suka jika ibu mengatainya seperti itu!" sasuke tidak sengaja membentaknya
" kau lebih cocok dengan shion dari pada wanita itu"sakura benar benar tidak tahan dia berlari sambil menangis sasuke hendak mengejarnya tapi shion dan ibunya menahanya
"lepaskan aku sialan" sasuke berhasil terlepas shion menyeringai dalam hati dia berkata 'kejar saja sasuke-kun tapi kau tidak akan bersamanya lagi karena perjodohan kita tidak akan gagal'sakura berlari sekuat tenaga sampai dia sempat melihat sasuke mengejarnya akhirnya sasuke berhasil mengejar sakura dengan menahan pergelangan tanganya
"sasuke-kun apa sebenarnya ini siapa dia ?" dengan sesenggukan sakura bertanya
"dia mantanku dulu sakura" sasuke mengendurkan pergelangan tangan sakura dia menunduk
"maaf aku tidak pernah menceritakannya padamu dan soal perjodohan itu aku tidak tau pasti aku akan menolaknya"
" itu tidak mungkin walaupun kau menolaknya dan tetap bersamaku ibumu bahkan tidak menginginkanku" sakura berkata sambil tersenyum entahlah senyum apa itu lalu sakura melanjutkan
" aku hanya tidak ingin nanti permasalahanya tambah berat jika aku bersamamu ibumu mungkin saja akan menyiksaku jika kau sedang tidak dirumah sedangkan jika kau dirumah dia akan bersikap seolah olah dia menyayangiku" sasuke tidak bisa berkata kata lagi"sakura kalau kau bepikir seperti itu-"
"sudahlah sasuke-kun aku lelah aku ingin pulang"
"biar kuantar"
sakura tidak bisa menolak yeah tau sendiri lah sasuke orangnya
"baiklah"
~
~
sejak saat itu sakura berfikir kenapa banyak sekali masalah yang datang seperti dikampusnya banyak anak anak yang menjauhinya entahlah walaupun masih ada sasuke dan naruto yang disampingnya tapi sepertinya anak anak tambah membencinya sampai sakura juga pernah dibully saat sasuke maupun naruto tidak ada disisinya bahkan ino juga sepertinya lebih memilih hinata dari pada dirinya padahal jika karena kejadian dikantin waktu lalu, sedangkan foto foto itu hanyalah kesalah pahaman apa naruto tidak menjelaskannya pada hinata ?
disisi lain sakura juga sering diajak sasuke kerumahnya walupun sakura selalu menolaknya tapi sasuke selalu saja memaksanya jadi sakura hanya menuruti perkataanya tapi lihat sendiri kan jika sakura kesana dia selalu dicacimaki dicemooh. lantas sakura berbicara dengan sasuke, sakura meminta untuk putis denganya karena tidak tahan dengan situasi sulit sepertu ini
"aishiteru sasuke-kun sayonara"
sejak saat itu sakura meminta izin kepada ayah dan ibunya untuk melanjutkan kuliahnya di suna dia menjelaskan semuanya memang ayah ibunya sempat menolak tapi demi kebaikan sakura akhirnya sakura diizinkan.
~
~
sakura membuka matanya dia masih berada dipesawat sepertinya dia bermimpi tentang kenangan kenanganya dulu dan sekarang dia benar benar akan kembali sebentar lagi dia akan sampai dibandara lalu ayah ibu gaara yang akan menjemputnya.
"semoga tidak ada hal buruk yang terjadi disini" sakura bergumam
"kau mengatakan sesuatu" gaara yang juga sedang tidur tampaknya terbangun
"aa tidak kita akan segera sampai"
.
.
TBC
uwaaaa maaf kalo gaje tapi hanya itu yang terlintas diotaku semoga kalian ga bosen dan ga kecewa ya :(
maaf disini belum ketemu sasuke dulu
